Sabtu, 6 Jun 2026
light_mode

Puluhan Hektar Sawah Diserang Hama Tikus & Ulat

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 14 Feb 2012
  • print Cetak

PALAS- Sekitar 10 hektar lebih lahan persawahan yang usia padinya sekitar 2,5 bulan di wilayah Desa Parannapa Jae Kecamatan Barumun Tengah (Barteng), Palas mengalami penyakit daun. Dipastikan, tanaman ini terserang hama tikus dan ulat.
Seorang petani Parannapa Jae, Tongku Siregar didampingi sejumlah petani lainnya mengatakan, hama tikus dan ulat tersebeut sudah berlangsung sekitar 1 bulan lebih menyerang padi mereka. Antisipasi yang dilakukan warga adalah mengusir hama tikus dan ulat tersebut dengan menyemprot obat yang dijual di pasaran toko obat pertanian. Sedangkan untuk hama tikus, dengan mengusirnya secara alamiah berupa membongkar lobang-lobang sarang tikus di areal pertanian.
“Luas sawah mencapai 50 hektar lebih di areal sab bolak tersebut. Namun belum semuanya terkena serang hama. Jika terus diserang hama, maka seluruh warga akan mengalami gagal panen tahun,“ terangnya.
Dilanjutkannya, hama tersebut tergolong sangat ganas, karena hama memekan batang padi sampai habis secara satu per satu termasuk daun padi juga terpotong.
“Jenis jenis ulatnya kami tidak tahu. Yang jelas ribuan ulat itu sangat ganas, dan memakan daun padi hingga kandas terpotong,” ucap mereka.
Kadis Pertanian Palas, Ir Syahrir Harahap mengatakan, pihaknya akan mencek kondisi tersebut ke lapangan, dengan berkordinasi dengan petugas penyuluh lapangan (PPL) kecamatan. Dan besok (Selasa, 14/2, red,) pihaknya akan turun langsung ke lapangan.
“Kita kordinasikan dulu dengan PPL lapangan,besok (Selasa red,). Kita akan turun ke lapangan untuk meneliti dan memeriksa jenis hama ulat apa yang menyerang areal pertanian warga. Kita juga akan mencari jenis obat semprot untuk mengusir hama itu dan berbagai jenis sudah ada di kantor,” tukasnya. (amr/mer.metrotabagsel)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPRD Madina Akhirnya Masuk Penjara

    Anggota DPRD Madina Akhirnya Masuk Penjara

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Akhirnya anggota DPRD Mandailing Natal (Madina) Ali Makmur Nasution dieksekusi tim Kejaksaan Negeri Panyabungan, Rabu (12/2/2014) sekira pukul 17.30 WIB. Di bawah kawalan pegawai Kejari Panyabungan, Ali Makmur berjalan di belakang petugas, bergegas masuk mobil menunuju Lapas klas II-B Sipapaga, Panyabungan. Kasi Intel Kejari Panyambungan, Muhammad Yusuf SH ketika dikonfirmasi mengatakan, […]

  • Realisasi PBB Masih 40 Persen

    Realisasi PBB Masih 40 Persen

    • calendar_month Selasa, 18 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Capaian realisasi penerimaan PBB P2 di Kabupaten Mandailing Natal untuk tahun 2012 hanya berkisar 40 persen, dengan potensi terget sebesar 1 milyar rupiah. Posisi itu juga sama di tahun 2011. Rendahnya capaian realisasi tersebut akibat nama wajib pajak tidak sesuai dengan objek pajak. Itu terjadi akibat belum ada pemutakhiran data pada […]

  • Eksekusi Duo Bali Nine Setelah Rabu Mendatang

    Eksekusi Duo Bali Nine Setelah Rabu Mendatang

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    CILACAP  – Dua terpidana mati asal Australia, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran, telah menerima pemberitahuan resmi dari otoritas Indonesia kalau mereka akan menjalani eksekusi mati setelah Rabu (29/4) pagi. Pasangan Duo Bali Nine ini menerima surat pemberitahuan resmi mengenai penundaan eksekusi mereka. Namun kapan tanggal pasti pelaksanaan eksekusi mati mereka tidak diumumkan. Hari ini saudara […]

  • Tanggapan Atas Indonesia Vs Malaysia”Berdamai dengan tetangga”

    Tanggapan Atas Indonesia Vs Malaysia”Berdamai dengan tetangga”

    • calendar_month Rabu, 1 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Hubungan Malaysia dan Indonesia kembali memanas setelah insiden penangkapan tiga pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan yang diklaim telah melewati perbatasan Indonesia. Benar atau salah sampai saat ini belum dapat kepastian hukum yang jelas hingga membuat dua pihak saling member tanggapan negative.Aksi demonstrasi pun terjadi unuk membebaskan tiga orang tersebut, namun Malaysia tidak terima atas perlakuan […]

  • Gemasu Unjukrasa, Dukung Kejatisu Usut Dugaan Korupsi Taman Raja Batu

    Gemasu Unjukrasa, Dukung Kejatisu Usut Dugaan Korupsi Taman Raja Batu

    • calendar_month Rabu, 7 Mar 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MEDAN (Mandailing Online) – Ratusan massa yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Sumatera Utara (Gemasu) berunjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera  Utara (Kejatisu), Selasa (6/3). Massa menyatakan mendukung penuh terhadap langkah Kejatisu dalam penyelidikan dugaan korupsi pembangunan objek wisata  Taman Raja Batu dan Tapian Siri-siri Syariah di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang diduga […]

  • Warga Sipirok Desak Pos Lalulintas Ternak Difungsikan

    Warga Sipirok Desak Pos Lalulintas Ternak Difungsikan

    • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Baru Direhab Sudah Dipenuhi Semak Belukar SIPIROK- Pos Lalulintas ternak yang baru direhab beberapa bulan lalu, kini sudah dipenuhi semak belukar, karena tak difungsikan. Gedung di Jalan Raya Sipirok-Padangsidimpuan, Lingkungan Hutaraja, Kelurahan Baringin, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) itu, seakan jadi proyek pemubaziran uang saja.Warga mendesak agar bangunan tersebut segera difungsikan. Seperti diungkapkan Faisal […]

expand_less