Kamis, 25 Jun 2026
light_mode

Nelayan bakal punya rumah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 8 Jul 2012
  • print Cetak

nelayan

PATI –
Pemerintah melalui Keputusan Presiden Nomor 10/2001 tentang Program Peningkatan Kehidupan Nelayan (PKN) akan menyiapkan rumah murah untuk nelayan mulai tahun 2012.

“Sebagai nakhoda program PKN, pemerintah telah menyiapkan Rp3 triliun pada tahun ini,” kata Menteri Kelautan dan Perikanan, Sharif C. Sutardjo, dalam siaran persnya, hari ini.

Menurut dia, anggaran sebesar itu untuk pembangunan rumah sangat murah, listrik murah, sarana air bersih, memfasilitasi kesehatan, fasilitasi pendidikan, fasilitasi “basic safety training”, pengerukan PPI, dan budidaya rumput laut.

Selain membangun rumah sangat murah, program PKN yang “dikeroyok” oleh 12 kementerian ini juga akan membuat pekerjaan alternatif dan tambahan pada keluarga nelayan, skema UMK dan KUR, pembangunan SPBU solar, pembangunan ‘cold storage’, angkutan umum murah, fasilitas sekolah, puskesmas, dan fasilitas “bank rakyat”.

Pada acara Silaturahmi Paguyuban Nelayan se-Pantura dan Penutupan Pelatihan Budidaya Perikanan di Kabupaten Pati, Jawa Tengah ini, Sharif mengatakan bahwa program PKN ini akan berlangsung bertahap hingga 2014.

Dengan menyisir rumah tangga miskin nelayan di 816 pelabuhan perikanan/pangkalan pendaratan ikan (PP/PPI), katanya, sedikitnya pada 2012 ini sebanyak 400 PP/PPI menjadi fokus pelaksanaan program PKN yang terdiri atas 1.426 desa, 112.037 rumah tangga sasaran nelayan tidak mampu.

“Saya yakin program ini mampu memberikan stimulus terhadap kehidupan nelayan, khususnya dalam pembenahan infrastruktur kelautan dan perikanan” katanya.

Ia mengatakan bahwa untuk mendukung mendukung program tersebut, pada tahun ini Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyediakan delapan ribu orang tenaga penyuluh perikanan atau meningkat sebesar 33,3 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

“Jumlah tersebut akan terus meningkat setiap tahunnya. Sedikitnya 12 ribu orang pada 2013 dan 15 ribu orang pada 2014. Keberadaan tenaga penyuluh perikanan tersebut kami harapkan dapat melakukan pembinaan dan pendampingan kepada pelaku usaha perikanan, khususnya pelaku usaha perikanan skala kecil agar lebih mandiri dan berdaya saing” katanya.

Selain Program PKN, KKP juga mengalokasikan anggaran PNPM Mandiri KP jauh lebih besar dan jangkauan kolompok penerima lebih banyak.

“Sebanyak 9.800 kelompok akan menerima bantuan dengan alokasi dana sebesar Rp783,52 miliar, termasuk di 16 kabupaten/kota lokasi pengembangan desa pesisir tangguh (PDPT) dapat tercapai pada 2012 atau naik 84,49 persen dibanding tahun sebelumnya,” katanya.(antara)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rivalitas Abdul Haris Nasution vs Zulkifli Lubis (bagian 2 dari 2 tulisan)

    Rivalitas Abdul Haris Nasution vs Zulkifli Lubis (bagian 2 dari 2 tulisan)

    • calendar_month Rabu, 3 Agt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Suatu hari, kepala Stasiun Padalarang, yang berada di wilayah Divisi Siliwangi, ditembak PMC. “Maka terpaksa PMC ditindak. Semua badan penyelidik yang beroperasi dibawah markas besar atau kementerian pertahanan di Yogya, berangsur-angsur kena penertiban oleh Divisi saya,” aku Nasution dalam Memenuhi Panggilan Tugas: Kenangan Masa Muda (1989: 217). Seperti Lubis, Nasution juga tak ketinggalan ikut Republik. […]

  • Tindak Lanjuti Surat Kapolres, Bupati Tinjau Ulang Jadwal Pilkades

    Tindak Lanjuti Surat Kapolres, Bupati Tinjau Ulang Jadwal Pilkades

    • calendar_month Senin, 12 Des 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Jafar Sukhairi Nasution mengatakan akan meninjau ulang jadwal pemilihan kepala desa (Pilkades) pada Desember 2022 ini sehubungan dengan keluarnya surat Kepala Polisi Resor Madina AKBP H. M. Chairul Akbar tentang Penjadwalan Ulang Tahapan Pemungutan Suara Pilkades Mandailing Natal. “Kami sudah menerima surat itu, dan tentu […]

  • Pengguna jalan harapkan Pemda cepat atasi longsor di Simarrobu.

    Pengguna jalan harapkan Pemda cepat atasi longsor di Simarrobu.

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Kenderaan terjebak dalam longsor jalan di Desa Simarrobu Kec. Batang Natal. Pengguna  jalan mengharapkan Pemda agar cepat membersihkan material longsor yang tertimbun kejalan.(hol)  

  • Adjie Massaid Meninggal Mendadak Usai Main Bola

    Adjie Massaid Meninggal Mendadak Usai Main Bola

    • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jangan Tinggalin Aku… JAKARTA-Kepergian Raden Pandji Chandra Pratomo Samiadji Massaid atau biasa dipanggil Adjie Massaid untuk selamanya, yang meninggal akibat diduga serangan jantung usai bermain sepak bola di lapangan bola Lebak Bulus membuat sang istri, Angelina Sondakh sontak histeris. Derai air mata tak sanggup menunjukkan kepedihannya. Angie pun memohon agar tidak ditinggalkan oleh suami tercintanya. […]

  • DPRD Akan Tangani Kasus BOS

    DPRD Akan Tangani Kasus BOS

    • calendar_month Rabu, 25 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (MO) – Sekretaris Komisi 1 DPRD Mandailing Natal (Madina) Iskandar Hasibuan mengungkapkan pihaknya akan memanggil para kepala sekolah SD, SMP, SMA/SMK, manager BOS, Kepala Dinas Pendidikan dan jajarannya. Pemanggilan itu terkait mencuatnya kasus-kasus penyalahgunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di sekolah-sekolah di Madina. “Paling lambat akhir bulan Juli 2012 ini Pimpinan DPRD akan memanggil […]

  • Ungkap Kasus Smart Village. Arief Sarankan Kajari Madina Panggil Kades Secara Acak

    Ungkap Kasus Smart Village. Arief Sarankan Kajari Madina Panggil Kades Secara Acak

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MEDAN ( Mandailing Online )- Kasus dugaan korupsi desa digital Smart Village 2023 yang saat ini ditangani oleh Kejaksaan Negeri Mandailing Natal (Kejari Madina) tampaknya masih jalan ditempat. Demikian ditegaskan Aktivis Anti Korupsi Sumatera Utara (Sumut), Arief Tampubolon yang selama ini terus menyoroti kasus dugaan korupsi bersumber dari Dana Desa 2023 di kabupaten Madina ini, […]

expand_less