Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Oknum Dewan Terjaring Razia Mesum

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 7 Agt 2012
  • print Cetak

BINJAI, (MO)- Tim gabungan Polres Binjai dan Pemko Binjai, kembali melakukan razia hotel-hotel kelas melati dan hiburan karaoke di Kota Rambutan, Sabtu (4/8) tengah malam. Dari operasi ini, petugas mengamankan sejumlah pasangan tanpa identitas resmi dari kamar hotel, termasuk diantaranya oknum wakil rakyat Langkat.

Keterangan diperoleh, razia pertama kali dilakukan di Jalan T Amir Hamzah, Binjai Utara. Sasaran pertama petugas adalah Café Idola, yang dijadikan tempat hiburan karaoke. Dari lokasi ini, petugas tak berhasil menemukan pasangan selingkuh ataupun narkoba.

Lantas, tim gabungan bergegas menuju kafe lesehan Bunda di Jalan Ringroad Binjai-Deliserdang. Setibanya di Kafe Lesehan Bunda, petugas tak mampu berbuat banyak, setelah pemilik kafe dengan begitu akrab menjual nama salah seorang petugas yang juga berkantor di satu institusi hukum di Kota Binjai, dan membuat petugas langsung angkat kaki setelah sedikit terlibat perbincangan dan negosiasi dengan pemilik kafe.

Usai dari Kafe Lesehan Bunda, tim bergerak menuju hotel-hotel kelas melati di Jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Binjai Timur. Namun sayang, petugas tidak merazia semua hotel yang ada, seperti Hotel Binjai dan Lestari.

Meski tidak merazia Hotel Lestari dan Hotel Binjai, tapi petugas mengobrak-abrik seluruh ruangan Hotel Garuda yang bersebelahan dengan kedua hotel yang tidak dirazia tadi. Dari dalam hotel, sejumlah pasangan selingkuh kaget mengetahui kehadiran petugas.

Bahkan, sepasang penghuni kamar yang mengendarai mobil Honda Jazz BK 29 VS diduga oknum DPRD Langkat berinisial AM langsung terburu-buru keluar dari dalam kamar dan memasuki mobilnya. Aksi pria itu akhirnya gagal saat mau memundurkan kenderaannya karena menabrak petugas Satuan Samapta Polres Binjai yang kemudian memaksa pengemudi mobil memakai baju kaos berkera itu turun dari dalam mobilnya.

Sementara itu, teman wanitanya MS, mengendarai mobil Honda Jazz warna silver B 183 LK juga kabur dari dalam kamar dan masuk kedalam mobilnya. Meski berulang kali dibujuk dan dipaksa petugas untuk keluar dari mobil, namun wanita yang disebut-sebut pegawai di Kecamatan Stabat itu, tak bersedia membuka kaca mobilnya, hingga petugas pun meninggalkannya di teras hotel.

Kasat Reskrim AKP Aris Fianto mengatakan tidak semua orang dibawa karena tidak semua yang terjaring terpantau.(ndi.sumutpos)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 6.000 Ton Beras Segera Masuk ke Sumut

    6.000 Ton Beras Segera Masuk ke Sumut

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – 6.000 ton beras Public Service Obligation (PSO) asal Jawa Timur akan segera memasuki Sumatera Utara untuk memperkuat stok beras Bulog. “Dengan akan masuknya beras dari Jatim sebanyak 6.000 ton dalam pekan ini, maka stok Bulog Sumut akan bertambah menjadi 30.000 ton,” kata Humas Bulog Sumut, Rudi Adylin, di Medan, (7/4). ini. Stok beras […]

  • WNI dipaksa wajib militer di Singapura?

    WNI dipaksa wajib militer di Singapura?

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Bergabungnya dua Warga Negara Indonesia (WNI) dengan militer Singapura, mendapat protes keras dari Panglima TNI Jenderal Moeldoko terhadap pemerintah Singapura. Hal ini diketahui, saat dilakukannya latihan gabungan Indonesia-Singapura di Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah beberapa waktu lalu. Bahkan, Moeldoko sempat mengancam Panglima Angkatan Bersenjata Singapura melalui hubungan telepon, soal WNI yang bergabung dengan […]

  • Saipullah-Atika Menang di MK

    Saipullah-Atika Menang di MK

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      JAKARTA (Mandailing Online) – Mahkamah Konstitusi (MK) menolak seluruh permohonan Paslon nomor urut 1, Harun Mustafa Nasution–M. Ikhsan Nasuton (ON MA) dalam sidang putusan yang digelar di Ruang Sidang MK, Jakarta pada Senin (24/2/2025) dalam perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Kepala Daerah (PHPU Kada) Madina tahun 2024. Dengan demikian Pilkada Mandailing Natal (Madina) tahun […]

  • Layanan KTP Gratis Masih Terkendala di Labuhanbatu

    Layanan KTP Gratis Masih Terkendala di Labuhanbatu

    • calendar_month Kamis, 28 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    RANTAUPRAPAT : Selama kurun waktu delapan bulan pemerintahan Tigor Suhari belum banyak yang dapat kita perbuat, walau upaya ke arah perbaikan dan perubahan terus kita laksanakan namun tantangan dan cobaan masih banyak kita hadapi seperti tersendatnya pelaksanaan program KTP Gratis. Ungkapan itu disampaikan Wakil Bupati Labuhanbatu Suhari Pane ketika memberikan pidato arahan dan bimbingan pada […]

  • Kisah Mahasiswa Panyabungan di Thailand, Menunggu e-KTP Sejak Tahun 2017

    Kisah Mahasiswa Panyabungan di Thailand, Menunggu e-KTP Sejak Tahun 2017

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

      Persoalan blangko e-KTP habis atau mesin pencetak rusak atau server KTP bermasalah di Kabupaten Mandailing Natal sudah menjadi penyakit yang belum sembuh. Dan rakyat selalu menghela nafas. Lantas, bagaimana jika mahasiswa yang kuliah di luar negeri butuh e-KTP, namun selalu mentok oleh “penyakit “ itu? Ini keluhan seorang mahasiswa yang kuliah di Thailand. Yang […]

  • Polres Madina Investigasi Dugaan Data Palsu Covid-19

    Polres Madina Investigasi Dugaan Data Palsu Covid-19

    • calendar_month Selasa, 7 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Penetapan Kabupaten Madina PPKM Level 4 sebaran covid-19 oleh Mendagri diduga akibat data palsu yang dikirim oknum pejabat Dinas Kesehatan kepada pemerintah pusat. Kapolres Madina, AKBP Horas Tua Silalahi kepada media menjelaskan akan melakukan penyelidikan terkait indikasi data palsu penyebab penetapan PPKM Level 4 untuk Kabupaten Madina. “Kita akan investigasi masalah […]

expand_less