Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Oknum Dewan Terjaring Razia Mesum

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 7 Agt 2012
  • print Cetak

BINJAI, (MO)- Tim gabungan Polres Binjai dan Pemko Binjai, kembali melakukan razia hotel-hotel kelas melati dan hiburan karaoke di Kota Rambutan, Sabtu (4/8) tengah malam. Dari operasi ini, petugas mengamankan sejumlah pasangan tanpa identitas resmi dari kamar hotel, termasuk diantaranya oknum wakil rakyat Langkat.

Keterangan diperoleh, razia pertama kali dilakukan di Jalan T Amir Hamzah, Binjai Utara. Sasaran pertama petugas adalah Café Idola, yang dijadikan tempat hiburan karaoke. Dari lokasi ini, petugas tak berhasil menemukan pasangan selingkuh ataupun narkoba.

Lantas, tim gabungan bergegas menuju kafe lesehan Bunda di Jalan Ringroad Binjai-Deliserdang. Setibanya di Kafe Lesehan Bunda, petugas tak mampu berbuat banyak, setelah pemilik kafe dengan begitu akrab menjual nama salah seorang petugas yang juga berkantor di satu institusi hukum di Kota Binjai, dan membuat petugas langsung angkat kaki setelah sedikit terlibat perbincangan dan negosiasi dengan pemilik kafe.

Usai dari Kafe Lesehan Bunda, tim bergerak menuju hotel-hotel kelas melati di Jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Binjai Timur. Namun sayang, petugas tidak merazia semua hotel yang ada, seperti Hotel Binjai dan Lestari.

Meski tidak merazia Hotel Lestari dan Hotel Binjai, tapi petugas mengobrak-abrik seluruh ruangan Hotel Garuda yang bersebelahan dengan kedua hotel yang tidak dirazia tadi. Dari dalam hotel, sejumlah pasangan selingkuh kaget mengetahui kehadiran petugas.

Bahkan, sepasang penghuni kamar yang mengendarai mobil Honda Jazz BK 29 VS diduga oknum DPRD Langkat berinisial AM langsung terburu-buru keluar dari dalam kamar dan memasuki mobilnya. Aksi pria itu akhirnya gagal saat mau memundurkan kenderaannya karena menabrak petugas Satuan Samapta Polres Binjai yang kemudian memaksa pengemudi mobil memakai baju kaos berkera itu turun dari dalam mobilnya.

Sementara itu, teman wanitanya MS, mengendarai mobil Honda Jazz warna silver B 183 LK juga kabur dari dalam kamar dan masuk kedalam mobilnya. Meski berulang kali dibujuk dan dipaksa petugas untuk keluar dari mobil, namun wanita yang disebut-sebut pegawai di Kecamatan Stabat itu, tak bersedia membuka kaca mobilnya, hingga petugas pun meninggalkannya di teras hotel.

Kasat Reskrim AKP Aris Fianto mengatakan tidak semua orang dibawa karena tidak semua yang terjaring terpantau.(ndi.sumutpos)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ratusan CPNS Mengundurkan Diri, Bukti Gagalnya Sistem Kapitalisme

    Ratusan CPNS Mengundurkan Diri, Bukti Gagalnya Sistem Kapitalisme

    • calendar_month Kamis, 9 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Anita Safitri, S.Pd Anggota Majelis Taklim Islam Kaffah & Madina Menulis Setelah dinyatakan lolos seleksi CPNS 2021, kini ratusan calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) memutuskan untuk mengundurkan diri. Berdasarkan data Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang mengundurkan diri sebanyak 100 orang dari 112.513 orang total keseluruhan yang dinyatakan lolos seleksi tersebut. (KOMPAS.com, 27/05/2022) Kepala […]

  • 6 Calon Bupati Palas Terima Nomor Urut

    6 Calon Bupati Palas Terima Nomor Urut

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PALAS, – KPUD Kabupaten Palas resmi menetapkan nomor urut dari 6 pasangan calon bupati dan wakil bupati Palas peserta Pemilukada Palas periode 2013-2018 pada rapat pleno terbuka di Mess Sibuhuan, Kamis (18/7). Penetapan tersebut dituangkan dalam surat keputusan nomor urut calon yang memenuhi syarat sebagai peserta pemilihan bupati dan wakil bupati Kabupaten Palas tahun 2013 […]

  • Georgette Lepaulle Tak Pernah Merasa Terlambat Ucapkan Syahadat

    Georgette Lepaulle Tak Pernah Merasa Terlambat Ucapkan Syahadat

    • calendar_month Jumat, 13 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Ia memutuskan menjadi seorang Muslimah karena tertarik dengan keramahan Muslim di sekelilingnya. Dalam usianya yang menginjak 91 tahun, Georgette Lepaulle memutuskan masuk Islam. Meski sudah tua nan renta, ia tidak pernah merasa terlambat dalam membuat langkah terbaik dalam hidupnya. Georgette sebenarnya sudah lama tahu tentang Islam karena ia mempunyai tetangga Muslim. Rumahnya yang berada di […]

  • Mendagri: Pembahasan Pemekaran Tak Mendesak

    Mendagri: Pembahasan Pemekaran Tak Mendesak

    • calendar_month Selasa, 4 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    57 Pemekaran tak Ada Masuk Kategori Baik JAKARTA-Mendagri Gamawan Fauzi menjelaskan, grand design penataan daerah yang akan dijadikan acuan pemekaran daerah, telah dimasukkan dalam draf rancangan revisi UU Nomor 32 Tahun 2004. Hal ini dianggap penting agar ada payung hukum bagi grand design sebagai acuan pemekaran. “Karena ketika grand design akan diaplikasikan, maka harus ada […]

  • Kunker DPRD: Kualitas Pendidikan Madina Jauh Tertinggal

    Kunker DPRD: Kualitas Pendidikan Madina Jauh Tertinggal

    • calendar_month Sabtu, 26 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Kualitas pendidikan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) jauh tertinggal dibandingkan dengan Kabupaten Kendal, Provinsi Jawa Tengah. Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi I DPRD Madina Dodi Martua di Panyabungan, Ahad (20/03/2011), setelah pulang kunjungan kerja dari Kendal. Padahal, apabila dilihat dari banyaknya sekolah, alokasi dana, sarana dan prasarana di Madina, tidak berbeda jauh dengan […]

  • Pasca Pengesahan Perda Perampingan SKPD

    Pasca Pengesahan Perda Perampingan SKPD

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Isu Mutasi Pejabat Eselon Mulai Merebak MADINA- Pasca pengesahan perda tentang perampingan SKPD, isu mutasi pejabat eselon di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mulai merebak. Informasi yang diterima METRO dari sejumlah instansi membenarkan isu mutasi pejabat itu terjadi, Hal itu dipicu adanya penyesuaian dengan Susunan Organisasi Tata Pemerintahan (Suorta) atau perampingan sejumlah Satuan Kerja […]

expand_less