Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

TNI AU minta maaf

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 17 Okt 2012
  • print Cetak

JAKARTA, (MO) – Kasus pemukulan wartawan Riau Pos Didik, Ryan Fb Anggoro (LKBN Antara), Ari Nadem (Tv-One), dan Robi (RTv). Selain wartawan, dua mahasiswa Universitas Islam Riau (UIR) juga ditinju oknum anggota TNI AU karena kedapatan mengambil foto bangkai pesawat Hawk 200 yang jatuh di samping rumah warga

Semua pihak menyayangkan peristiwa ini. Bagaimana seorang awak media menjadi korban pemukulan oleh TNI

Kadispen TNI AU, Marsma TNI Azman Yunus, dalam dialog interaktifnya menyampaikan permintaan maaf atas nama TNI dalam kasus ini. Beliau mengatakan kasus pemukulan yang dilakukan oleh Letkol Robert Simanjuntak bersama anggotanya merupakan faktor emosi sesaat.

Pihaknya menjelaskan bahwa terjadi kesalahpahaman antara pihak wartawan dan TNI. Menurutnya TNI melarang wartawan mendekat demi alasan keamanan, tetapi wartawan tersebut tetap maju mendekat. Sehingga inilah yang menyebabkan emosi TNI memuncak dan bertindak anarkis.

Azman menambahkan, tindakan anarkis yang dilakukan oleh Letkol Robert Simanjuntak ini akan mendapatkan sanksi yang sesuai.

Tidak hanya penganiayaan, sejumlah oknum TNI yang berjaga-jaga di lokasi insiden pesawat jatuh juga merampas beberapa kamera milik pewarta foto yang tengah bertugas. “Tiba-tiba, begitu saya datang mendekat ke lokasi langsung di pukul di bagian berut,” kata Rian, pewarta Antara.

Rian juga mengaku kehilangan kamera dan kacamata yang ia bawa dan kenakan saat melakukan peliputan di lokasi insiden. “Saya dipukul dibagian wajah dan punggung juga perut hingga memar,” kata Didik, pewarta foto Riaupos.

Didik juga mengaku kamera foto yang dibawanya dirampas oleh oknum TNI usai pemukulan terhadapnya. “Waktu itu saya juga dipijak-pijak, kayak binatang. Untung saja ada Polisi Militer dan saya diamankan ke dalam mobil,” katanya.

Insiden penganiayaan terhadap sejumlah awak media tersebut berlangsung secara beruntun hingga menyebabkan kalangan ini mengalami luka-luka.

Informasi di lokasi kejadian, selain wartawan sejumlah warga juga turut menjadi korban penganiayaan oknum TNI di lokasi insiden pesawat jatuh.

Oknum anggota tersebut juga menyita sejumlah handphone milik warga yang mencoba mengabadikan peristiwa tersebut.
Bahkan peristiwa penganiayaan warga dan sejumlah awak media itu dilakukan di hadapan anak-anak Sekolah Dasar (SD). Sejauh ini, atas sejumlah insiden kekerasan itu, pihak TNI AU belum dapat dikonfirmasi lebih lanjut.(Tvone)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Komoditas Naik, Rakyat Makin Tercekik

    Harga Komoditas Naik, Rakyat Makin Tercekik

    • calendar_month Senin, 10 Jan 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Ummu Taqiyya Aktivis Dakwah, Mompreneur   Kenaikan harga bahan pokok seakan sudah menjadi hal biasa, apalagi saat menjelang hari-hari besar ummat beragama. Harga komoditas pangan akan terus merangkak naik hingga Januari 2022. Dwi Andreas menyatakan bahwa kenaikan harga komoditas seperti cabai, minyak goreng dan telur mengalami kenaikan dan telah melewati batas psikologis, tapi ini […]

  • Miniatur Gordang Sambilan

    Miniatur Gordang Sambilan

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Dua gadis Mandailing memperlihatkan miniatur Gordang Sambilan di Kampoeng Kaos Madina, Panyabungan, Mandailing Natal. Kampoeng Kaos Madina terus memproduksi kerajinan aksesoris budaya Mandailing dalam upaya memperkenalkan lebih intens kebudayaan Mandailing di Indonesia dan luar negeri. (foto/naskah: Dahlan Batubara)

  • GENTA BIROKRASI DALAM TUJUAN GOOD GOVERNANCE

    GENTA BIROKRASI DALAM TUJUAN GOOD GOVERNANCE

    • calendar_month Rabu, 22 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    ANTARA HARAPAN DAN KENYATAAN Oleh : Muklis Nasution* Birokrasi adalah sebuah system dimana setiap warga Negara akan selalu berhubungan dengan aktivitas Pemerintahan. Bahkan pada saat sesorang masih berada dalam kandungan ibunya ia sudah berhubungan dengan system ini, seperti saat sang ibu akan memeriksakan kandungannya baik itu di Puskesmas atau Rumah Sakit atau setelah lahir ia […]

  • Hilangnya Detektor Gas Mengancam Nyawa Masyarakat

    Hilangnya Detektor Gas Mengancam Nyawa Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Terungkapnya penyebab hilangnya alat detektor gas yang terpasang di permukiman warga dekat wilayah kerja perusahaan (WKP) PT SMGP dinilai dapat mengancam nyawa masyarakat. Hal itu disampaikan Ketua DPRD Erwin Efendi Lubis, Selasa (29/3), ketika dimintai tanggapan terkait adanya warga yang disuruh pihak perusahaan mengambil detektor gas tersebut. “Siapa pun pelakunya sangat […]

  • Nasdem Minta Maaf

    Nasdem Minta Maaf

    • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      JAKARTA – Ketua DPP Partai Nasdem Taufik Basari sadar banyak anggota masyarakat kecewa kepada partainya karena kasus korupsi yang menjerat sejumlah kader. Karena itu Taufik atas nama partai menyampaikan permohonan maaf kepada mereka. “Fakta ada kader Partai Nasdem tersangka, kami akui. Kalau ada yang kecewa terhadap peristiwa ini, Partai Nasdem meminta maaf,” kata Taufik […]

  • Padi Varietas IF16, Menghasilkan 12 Ton/Ha

    Padi Varietas IF16, Menghasilkan 12 Ton/Ha

    • calendar_month Sabtu, 28 Sep 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Petani di Mandailing Natal (Madina) bisa bergembira. Saat ini sudah ada varietas padi yang mampu menghasilkan gabah 12 ton per hektar. Asosiasi Bank Benih dan Teknologi Tani Indonesia (AB2TI) yang memperkenalkan varietas padi unggul IF (Indonesian Farmers) 16. AB2TI adalah asosiasi yang didirikan petani. Selain disebut tahan hama penyakit seperti wereng batang cokelat, penggerak […]

expand_less