Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

TNI AU minta maaf

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 17 Okt 2012
  • print Cetak

JAKARTA, (MO) – Kasus pemukulan wartawan Riau Pos Didik, Ryan Fb Anggoro (LKBN Antara), Ari Nadem (Tv-One), dan Robi (RTv). Selain wartawan, dua mahasiswa Universitas Islam Riau (UIR) juga ditinju oknum anggota TNI AU karena kedapatan mengambil foto bangkai pesawat Hawk 200 yang jatuh di samping rumah warga

Semua pihak menyayangkan peristiwa ini. Bagaimana seorang awak media menjadi korban pemukulan oleh TNI

Kadispen TNI AU, Marsma TNI Azman Yunus, dalam dialog interaktifnya menyampaikan permintaan maaf atas nama TNI dalam kasus ini. Beliau mengatakan kasus pemukulan yang dilakukan oleh Letkol Robert Simanjuntak bersama anggotanya merupakan faktor emosi sesaat.

Pihaknya menjelaskan bahwa terjadi kesalahpahaman antara pihak wartawan dan TNI. Menurutnya TNI melarang wartawan mendekat demi alasan keamanan, tetapi wartawan tersebut tetap maju mendekat. Sehingga inilah yang menyebabkan emosi TNI memuncak dan bertindak anarkis.

Azman menambahkan, tindakan anarkis yang dilakukan oleh Letkol Robert Simanjuntak ini akan mendapatkan sanksi yang sesuai.

Tidak hanya penganiayaan, sejumlah oknum TNI yang berjaga-jaga di lokasi insiden pesawat jatuh juga merampas beberapa kamera milik pewarta foto yang tengah bertugas. “Tiba-tiba, begitu saya datang mendekat ke lokasi langsung di pukul di bagian berut,” kata Rian, pewarta Antara.

Rian juga mengaku kehilangan kamera dan kacamata yang ia bawa dan kenakan saat melakukan peliputan di lokasi insiden. “Saya dipukul dibagian wajah dan punggung juga perut hingga memar,” kata Didik, pewarta foto Riaupos.

Didik juga mengaku kamera foto yang dibawanya dirampas oleh oknum TNI usai pemukulan terhadapnya. “Waktu itu saya juga dipijak-pijak, kayak binatang. Untung saja ada Polisi Militer dan saya diamankan ke dalam mobil,” katanya.

Insiden penganiayaan terhadap sejumlah awak media tersebut berlangsung secara beruntun hingga menyebabkan kalangan ini mengalami luka-luka.

Informasi di lokasi kejadian, selain wartawan sejumlah warga juga turut menjadi korban penganiayaan oknum TNI di lokasi insiden pesawat jatuh.

Oknum anggota tersebut juga menyita sejumlah handphone milik warga yang mencoba mengabadikan peristiwa tersebut.
Bahkan peristiwa penganiayaan warga dan sejumlah awak media itu dilakukan di hadapan anak-anak Sekolah Dasar (SD). Sejauh ini, atas sejumlah insiden kekerasan itu, pihak TNI AU belum dapat dikonfirmasi lebih lanjut.(Tvone)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sobir Lubis Bantu Korban Kebakaran Kotasiantar

    Sobir Lubis Bantu Korban Kebakaran Kotasiantar

    • calendar_month Rabu, 13 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anggota DPRD Madina, Sobir Lubis menyalurkan bantuan kepada para keluarga korban kebakaran di Kotasiantar, Panyabungan, Rabu (13/11/2019). Penyerahan bantuan ini diwakili adiknya Hanapi Lubis di lokasi kebakaran kepada perwakilan korban Amiruddin Hasibuan. Bantuan berupa 10 kodi seng dan 2 kubik kayu. Pada Selasa kemarin atau beberapa jam pasca kebakaran Sobir […]

  • Madina Persiapkan MTQ Tingkat Kabupaten

    Madina Persiapkan MTQ Tingkat Kabupaten

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menggelar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXIV tingkat kabupaten. Berlangsung dari 21 hingga 24 Februari 2025, dan menjadi bagian dari peringatan HUT ke-26 Madina serta persiapan menyambut bulan suci Ramadan. Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Madina, Bahrudin Juliadi, mengatakan bahwa MTQ merupakan agenda tahunan untuk menanamkan nilai-nilai […]

  • Fraksi Partai Golkar Madina: PT Rendy Harus Tunaikan Hak Plasma Masyarakat

    Fraksi Partai Golkar Madina: PT Rendy Harus Tunaikan Hak Plasma Masyarakat

    • calendar_month Minggu, 17 Okt 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Seharusnya kehadiran investor di suatu daerah bertujuan untuk memberikan dampak baik pada sektor sosial dan ekonomi. Namun, Keberadaan PT Rendy Permata Raya masih terus menimbulkan persoalan. Alih-alih meningkatkan ekonomi masyarakat di wilayah Singkuang I, Muara Batang Gadis, Mandailing Natal (Madina) justru kewajiban memberikan hak plasma masyarakat tidak terpenuhi. Menanggapi hal tersebut, […]

  • JK: Film Anti-Islam, Umat Muslim Jangan Anarkis

    JK: Film Anti-Islam, Umat Muslim Jangan Anarkis

    • calendar_month Senin, 17 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JK menilai, perbuatan sang sutradara sudah melanggar hukum. Makasar, (MO) – Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla mengecam beredarnya dan dibuatnya film “Innocence of Muslim” yang dinilai menistakan agama Islam. Menurut Jusuf Kalla, meski marak protes, umat Islam seluruh dunia diimbau tidak bersikap anarki. “Semoga reaksi itu tidak dilakukan dengan anarki,” kata Jusuf Kalla usai meresmikan […]

  • TKA di Madina Dominasi dari Negara China

    TKA di Madina Dominasi dari Negara China

    • calendar_month Kamis, 20 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA : Mandailing Online– Data Tenaga Kerja Asing ( TKA) di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) masih di nominasi perusahaan panas bumi PT. Sorik Marapi Geotermal Power ( SMGP ) yang beroperasi di Kecamatan Puncak Sorik Marapai. Kepala Dinas Tenaga Kerja Madina menyebut, ada 28 orang TKA dari Negara China yang bekerja di PT. […]

  • Askolani Buka Suara Soal Pekan Budaya Madina

    Askolani Buka Suara Soal Pekan Budaya Madina

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Budayawan Mandailing, Askolani Nasution angkat bicara soal kegiatan “Pekan Budaya Mandailing Natal 2019”. Mantan Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan Madina itu menyatakan prihatin terhadap kegiatan itu. Dikatakannya, Pekan Kebudayaan bukanlah acara seremonial belaka, juga bukan satu hari. Harusnya, kata Askolani, Pekan Kebudayaan berdurasi beberapa hari, dengan berbagai kegiatan yang […]

expand_less