Rabu, 29 Jul 2026
light_mode

Askolani Buka Suara Soal Pekan Budaya Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 20 Nov 2019
  • print Cetak

 

Askolani Nasution

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Budayawan Mandailing, Askolani Nasution angkat bicara soal kegiatan “Pekan Budaya Mandailing Natal 2019”.

Mantan Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan Madina itu menyatakan prihatin terhadap kegiatan itu.

Dikatakannya, Pekan Kebudayaan bukanlah acara seremonial belaka, juga bukan satu hari.

Harusnya, kata Askolani, Pekan Kebudayaan berdurasi beberapa hari, dengan berbagai kegiatan yang bersifat pertunjukan, pagelaran hingga lomba ragam budaya dalam berbagai media untuk merangsang penguatan entitas kebudayaan di Mandailing Natal.

Dia merujuk pada Pekan Budaya Mandailing Natal 2019 yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Madina pada Senin (18/11/2019) di gedung Serbaguna, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) lalu.

“Konsep ‘Pekan Budaya Madina’ yang saya usulkan dulu di Dinas Pendidikan Madina, sekurang-kurangnya dilaksanakan tiga hari di tahun 2019,” katanya melalui akun facebook pribadinya Askolani II pada Selasa (19/11).

“Tujuannya, selain untuk memperdalam wawasan dan apresiasi terhadap budaya daerah, juga untuk membuka ruang kreativitas seni,” tulis Askolani.

Bentuk kegiatan yang diusulkannya meliputi : a) Pertunjukan musik tradisi seperti Gordang Sambilan, Onang-Onang, Sitogol, Ungut-Ungut, dan bentuk-bentuk musik tradisi lain dari empat wilayah adat;

b) Pertunjukan musik kolaborasi tradisi dengan modern;

c) Pementasan drama/teater, monolog, dan drama musikal;

d) Baca puisi atau musikalisasi puisi berbahasa daerah;

e) Pertunjukan tari tradisi dan tari kreasi yang berakar budaya empat wilayah adat;

f) Pemutaran film berakar budaya daerah, film pendidikan, atau film dokumenter.

“Semua kegiatan itu melibat para pelaku seni budaya yang ada di daerah, para seniman, dan melibatkan sekolah-sekolah,” ungkap Askolani.

“Dengan cara itu sekurang-kurangnya semua para pelaku seni-budaya diberi ruang dan mereka memperoleh insentif dari karya mereka. Karena saya tahu, para seniman-budayawan di daerah ini tidak pernah digubris sebagaimana layaknya,” imbuhnya.

Oleh karena itu, Askolani menyatakan heran mengapa Pekan Kebudayaan itu hanya sehari dan miskin kegiatan.

“Mengapa jadinya hanya sebatas seremonial sehari?,” tulis Askolani heran.

Sejauh ini belum diperoleh penjelasan dari Dinas Pendidikan Madina.

Peliput : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kenalkan Alam pada Anak, TK Model Kunjungi Silangitkoi

    Kenalkan Alam pada Anak, TK Model Kunjungi Silangitkoi

    • calendar_month Rabu, 26 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebagai upaya mengenalkan alam dan kehidupan binatang kepada anak, para guru TK Model Negeri Panyabungan mengunjungi tempat wisata Sawah 3 Dimensi Silangitkoi Hutasiantar, Panyabungan, pada Rabu (26/1). Kegiatan belajar di luar lingkungan sekolah ini merupakan bagian dari materi puncak tema binatang. Kepala TK Model Negeri Panyabungan Rabiah, S.Pd kepada Mandailing Online […]

  • Al Washliyah Berangkatkan Tim Logistik Kemanusiaan ke Pantai Barat

    Al Washliyah Berangkatkan Tim Logistik Kemanusiaan ke Pantai Barat

    • calendar_month Sabtu, 25 Des 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Organisasi Islam Al Jam’iyatul Washliyah Mandailing Natal (Madina) memberangkatkan Tim Logistik Kemanusiaan ke Pantai Barat, Sabtu (25/12). Tim Logistik Kemanusiaan dilepas secara langsung oleh Wakil Ketua Mukhtar Nasution didampingi pimpinan dan kader Gerakan Pemuda Al Washliyah serta pengurus Muslimat Al Washliyah. Tim Logistik Kemanusiaan nantinya akan mendistribusikan sumbangan swadaya kader, warga […]

  • SMAN 2 Plus Sipirok Mulai Penerimaan

    SMAN 2 Plus Sipirok Mulai Penerimaan

    • calendar_month Rabu, 20 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIPIROK- Sebagai salahsatu langkah pada penerimaan siswa baru, siswa kelas X dan XI SMAN 2 Plus Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) menggelar sosialisasi Penerimaan Siswa Baru (PSB) ke beberapa SLTP di kampung halaman masing-masing. Kegiatan tersebut merupakan program Yayasan Pendidikan Marsipature Hutana Be (YPMHB) yang setiap tahunnya digelar. Tujuan kegiatan ini merupakan upaya memberikan pemahaman […]

  • Usulan Bronjong di Sungai Batang Natal, Pemkab Harus Selektif

    Usulan Bronjong di Sungai Batang Natal, Pemkab Harus Selektif

    • calendar_month Jumat, 4 Feb 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Madina harus selektif meneliti setiap proposal usulan pembangunan bronjong di pinggiran Sungai Batang Natal. Tidak semua abrasi sungai Batang Natal diakibatkan bencana alam secara murni. Bisa jadi banyak titik pinggiran Sungai Batang Natal dan anak sungai lainnya rusak akibat aktifitas pertambangan liar menggunakan alat berat. Oleh karenanya sangat naif apabila […]

  • Potret Miris RSUD Panyabungan. Sampah Medis Menggunung, TPS Jorok, Pasien Terancam Infeksi

    Potret Miris RSUD Panyabungan. Sampah Medis Menggunung, TPS Jorok, Pasien Terancam Infeksi

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN || Mandailing Online – Ironi layanan kesehatan terjadi di RSUD Panyabungan. Di saat rumah sakit ini fokus ingin menjadi  rumah sakit rujukan, kondisi pengelolaan sampah justru amburadul. Pantauan wartawan, Rabu (6/5/2026), tumpukan sampah menggunung di bangunan TPS RSUD Panyabungan. Sampah plastik, botol infus, hingga limbah medis tercampur meluber keluar ruangan hingga ke tanah merah. […]

  • Solat Subuh Berjamaah Penguat Akhlak Generasi Muda

    Solat Subuh Berjamaah Penguat Akhlak Generasi Muda

    • calendar_month Minggu, 17 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Solat Subuh berjamaah bagi kalangan pelajar menjadi kunci penting bagi penguatan iman dan akhlak generasi muda. Oleh karena itu harapan Bupati Madina, Ja’far Sukhairi Nasution agar para pelajar membiasakan solat Subuh berjamah patut didukung semua pihak. Tak dapat disangkal, arus globalisasi dimana segala ragam budaya global terutama sekulerisme begitu mudah merasuki […]

expand_less