Sabtu, 13 Jun 2026
light_mode

Askolani Buka Suara Soal Pekan Budaya Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 20 Nov 2019
  • print Cetak

 

Askolani Nasution

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Budayawan Mandailing, Askolani Nasution angkat bicara soal kegiatan “Pekan Budaya Mandailing Natal 2019”.

Mantan Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan Madina itu menyatakan prihatin terhadap kegiatan itu.

Dikatakannya, Pekan Kebudayaan bukanlah acara seremonial belaka, juga bukan satu hari.

Harusnya, kata Askolani, Pekan Kebudayaan berdurasi beberapa hari, dengan berbagai kegiatan yang bersifat pertunjukan, pagelaran hingga lomba ragam budaya dalam berbagai media untuk merangsang penguatan entitas kebudayaan di Mandailing Natal.

Dia merujuk pada Pekan Budaya Mandailing Natal 2019 yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Madina pada Senin (18/11/2019) di gedung Serbaguna, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) lalu.

“Konsep ‘Pekan Budaya Madina’ yang saya usulkan dulu di Dinas Pendidikan Madina, sekurang-kurangnya dilaksanakan tiga hari di tahun 2019,” katanya melalui akun facebook pribadinya Askolani II pada Selasa (19/11).

“Tujuannya, selain untuk memperdalam wawasan dan apresiasi terhadap budaya daerah, juga untuk membuka ruang kreativitas seni,” tulis Askolani.

Bentuk kegiatan yang diusulkannya meliputi : a) Pertunjukan musik tradisi seperti Gordang Sambilan, Onang-Onang, Sitogol, Ungut-Ungut, dan bentuk-bentuk musik tradisi lain dari empat wilayah adat;

b) Pertunjukan musik kolaborasi tradisi dengan modern;

c) Pementasan drama/teater, monolog, dan drama musikal;

d) Baca puisi atau musikalisasi puisi berbahasa daerah;

e) Pertunjukan tari tradisi dan tari kreasi yang berakar budaya empat wilayah adat;

f) Pemutaran film berakar budaya daerah, film pendidikan, atau film dokumenter.

“Semua kegiatan itu melibat para pelaku seni budaya yang ada di daerah, para seniman, dan melibatkan sekolah-sekolah,” ungkap Askolani.

“Dengan cara itu sekurang-kurangnya semua para pelaku seni-budaya diberi ruang dan mereka memperoleh insentif dari karya mereka. Karena saya tahu, para seniman-budayawan di daerah ini tidak pernah digubris sebagaimana layaknya,” imbuhnya.

Oleh karena itu, Askolani menyatakan heran mengapa Pekan Kebudayaan itu hanya sehari dan miskin kegiatan.

“Mengapa jadinya hanya sebatas seremonial sehari?,” tulis Askolani heran.

Sejauh ini belum diperoleh penjelasan dari Dinas Pendidikan Madina.

Peliput : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • DCS Dapil 5 PAN Madina

    DCS Dapil 5 PAN Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 5 dari PAN Madina. Memperebutkan 9 kursi Meliputi Kecamatan Panyabungan Utara, Siabu, Bukit Malintang, Huta Bargot dan Naga Juang.

  • Warga Madina Dihimbau Menunda “Horja”

    Warga Madina Dihimbau Menunda “Horja”

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Segenap warga Mandailing Natal yang sudah merencanakan resepsi pernikahan atau “Horja” agar ditunda. Penundaan “mambaen horja” ini satu dari 8 poin himbauan yang tertuang dalam Keputusan Bersama Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tertanggal 27 Maret 2020. Himbauan itu diterbitkan Forkopimda Mandailing Natal mencermati perkembangan terkini Covid-19. Tujuh […]

  • Tak Berkategori

    Kebun Kopi Mandailing Mulai Berkembang di Ulu Pungkut

    • calendar_month Jumat, 3 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Perkebunan kopi di Desa Simpang Banyak Julu dan Desa Simpang Banyak Jae Kecamatan Ulu Pungkut Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terus menggeliat. Dorongan Dinas Kehutanan dan Perkebunan Madina terhadap warga di dua desa ini sejak tahun 2007 merangsang gairah penduduk mengembangkan kopi Mandailing di kawasan itu. “Animo warga untuk berkebun kopi ini […]

  • Ratusan Guru Menanti Transfer Tunjangan Fungsional

    Ratusan Guru Menanti Transfer Tunjangan Fungsional

    • calendar_month Sabtu, 25 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sebanyak 923 guru non pegawai PNS yang bernaung di bawah lingkungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menanti dana tunjangan fungsional guru non PNS dari Kantor Perbendaharaan Negara (KPPN), ditransfer ke rekening bank masing-masing. Hal ini disampaikan Kepala Kantor Kemenag Madina, Drs H Muksin Batubara MPd, melalui Kepala Seksi Madrasah dan Pendidikan Agama […]

  • Warga Tuntut Ketua DPRD Tapanuli Tengah Mundur

    Warga Tuntut Ketua DPRD Tapanuli Tengah Mundur

    • calendar_month Selasa, 26 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tapanuli Tengah: Unjuk rasa warga yang tergabung dalam Forum Lampu Merah (FLM) Pandan di depan Gedung DPRD Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, Senin (25/10), diwarnai keributan. Kericuhan terjadi saat pendemo mendorong pagar kantor DPRD karena tidak diperbolehkan masuk ke dalam gedung. Petugas Satpol PP bersikeras tidak memasukkan para demonstran meski turun hujan. Salah satu ketua anggota […]

  • Atika Rekom Pelarangan Tambang Ilegal Kotanopan

    Atika Rekom Pelarangan Tambang Ilegal Kotanopan

    • calendar_month Kamis, 4 Apr 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tambang emas ilegal di pinggiran sungai Batang Gadis kawasan Kotanopan bakal terhenti. Pertemuan banyak pihak di aula kantor bupati Mandailing Natal (Madina), Kamis (4/4/2024) membahas tambang itu yang mencuatkan kesimpulan melarang aktivitas tambang. Pertemuan itu dipimpin Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution; Kapolres Madina, AKBP Arie Sofandi Paloh; Dandim […]

expand_less