Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Poldasu tinjau lokasi PT SRL

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 17 Okt 2012
  • print Cetak

PADANG LAWAS, (MO) – Kedatangan Komisaris Polisi Khairul dari Reskrim Polda Sumut, didamping oleh Kapolsek Aek Nabara (Barumun AKP. S. Siregar), Kanit Reskrim Polsek Aek Nabara Barumun (IPDA. Lubis) dan empat anggota kepolisian berpakaian preman mendatangi Masyarakat Desa Tobing Tinggi, Kecamatan Aek Nabara Barumun, kabupaten Padang Lawas.

Informasi diterima hari ini, kedatangan Kompol Khairul ingin mendalami permohonan Perlindungan Kelompok Tani torang Jaya Mandiri (KTTJM) Nomor 004/V/KTTJM/012 tertanggal 10 Agutus 2012, yang ditujukan kepada Presiden, Kapolri, Plt. Gubsu, DPRD Sumut, Kapolda Sumut, Plt. Bupati Padang Lawas dan DPRD Padang Lawas.

Kompol Khairul dalam peninjauan lokasi konflik, mempertanyakan sudah berapa lama masyarakat mengusahai lahan tersebut, serta dasar pengusahaan masyarakat. dalam pertemuan yang terlihat santai, masyarakat menjelaskan kronologis penguasaan tanah. Tanah yang diklaim masyarakat yang tergabung KTTJM seluas lebih kurang 1525 Ha, ini dikuasai atas dasar jual beli yang diyakinkan oleh Pemerintah setempat (Kepala Desa, Camat dan berbagai pihak) dan dikuatkan dengan akta Camat dan surat Desa.

Dasar pengaduan KTTJM, karena rekomendasi DPRD Sumut tanggal 6 juli 2012 yang isinya masyarakat yang memiliki 215 surat agar kembali mengusahai lahan sesuai dengan surat yang dimiliki, serta keamanannya dijamin oleh Polda Sumatera Utara. Namun rekomendasi ini tidak dijalankan oleh Kapolda Sumatera Utara. Hal ini dijelaskan oleh P. Butarbutar (Ketua Kelompok Tani) sejak dikeluarkannya rekomendasi DPRD Sumut, pihak PT. SRL terus mengerjain lahan yang di usahai oleh masyarakat. bahkan tanaman masyarakat terus diracun. Bahkan pengaduan masyarakat pada tanggal 13 Juli ke Polsek Aek Nabara Barumun tidak berani diterima oleh pihak Polsek.

Kedatangan Reskrim Polda Sumut ini hamper tidak terjadi dan menjadi pembahasan pada pertemuan ini. Karena pihak masyarakat salah paham, dan takut kejadian Sinur Situmorang terulang. Ketika tanggal 25 mei 2012 terjadi pembakaran rumah masyarakat. tanggal 27 Mei Sinur Situmorang ditelpon oleh Polsek Aek Nabara Barumun untuk hadir member keterangan kerugian rumah-rumah yang dibakar, tetapi ketika Sinur Situmorang datang kePolsek justru Sinur Situmorang ditahan dan ditangkap. Bahkan 2 bulan setelah dikeluarkan rekomendasi DPRD Sumut, Polres Tapanuli Selatan meminjam Sinur Situmorang di pinjam oleh Polres Tapsel untuk disidik dengan tuduhan penyerobotan lahan milik PT. SRL.(wasp)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ikan Mas Panggang Laris Untuk Menu Berbuka Puasa

    Ikan Mas Panggang Laris Untuk Menu Berbuka Puasa

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ikan mas panggang merupakan salah satu menu kesukaan saat berbuka puasa bagi masyarakat Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Hal itu terlihat ketika penjual ikan mas panggang di pusat jajanan berbuka puasa Pasar Baru Panyabungan dikerumuni pembeli, Senin (15/7). Harga ikan mas panggang ini juga relatif terjangkau, hanya 10.000 rupiah per ekor […]

  • Merek Susu Berbakteri Beredar

    Merek Susu Berbakteri Beredar

    • calendar_month Selasa, 15 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Menkes Sebut Itu Isu Menyesatkan JAKARTA-Tak kunjung dirilisnya merek susu yang terkontaminasi bakteri enterobacter sakazakii oleh pemerintah dimanfaatkan pihak yang tak bertanggung jawab. Kini beredar email, pesan singkat, dan pesan Blackberry Messenger (BBM) yang berisi daftar sejumlah merek susu formula dan makanan bayi ternama di Indonesia. Pesan itu menyebut merek-merek susu ternama itu masuk dalam […]

  • Pertemuan Tertutup Elit PKS di Rumah Hilmi Berlangsung Hingga Subuh

    Pertemuan Tertutup Elit PKS di Rumah Hilmi Berlangsung Hingga Subuh

    • calendar_month Kamis, 13 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pertemuan tertutup elit PKS di kediaman Ketua Majelis Syuro Ustadz Hilmi Aminudin di Pondok Madani RT 03/RW 09, Kampung Babakan Bandung, Desa Pagerwangi, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) berlangsung hingga subuh (kamis, 13/6). Meski pertemuan itu berlangsung lama hingga larut malam, para awak media menunggu di depan rumah bos PKS itu. Namun […]

  • Polres Madina Tangkap Pencuri Sepeda Motor

    Polres Madina Tangkap Pencuri Sepeda Motor

    • calendar_month Jumat, 27 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Polres Madailing Natal menangkap satu orang pencuri sepeda motor. Penangkapan ini merupakan hasil pemburuan terhadap pelaku pencurian kendaraan bermotor yang akhir-akhir ini sangat meresahkan masyarakat. “Tersangka berinisial NT (20 tahun) warga Jalan Lintas Timur, Panyabungan,” ungkap Kasat Reskrim Polres Madina, AKP Hendro Sutarno kepada wartawan, Jum’at (27/5) di Mapolres Madina. “Pada […]

  • Harun Nasution Akan Kembali Pimpin IMI Sumut Periode 2026-2030

    Harun Nasution Akan Kembali Pimpin IMI Sumut Periode 2026-2030

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MEDAN|| Mandailing Online – Harun Mustafa Nasution dipastikan kembali menahkodai Pengurus Provinsi Ikatan Motor Indonesia Sumatera Utara untuk periode 2026-2030. Ia menjadi satu-satunya Bakal Calon Ketua yang lolos penjaringan dan akan diusung dalam Musyawarah Provinsi IMI Sumut 2026. Musprov IMI Sumut dijadwalkan berlangsung  hari ini Selasa, 2 Juni 2026 di Medan. Agenda utamanya adalah pemilihan […]

  • Gubsu dan 10 Bupati-Walikota Segera Bersikap Soal Inalum

    Gubsu dan 10 Bupati-Walikota Segera Bersikap Soal Inalum

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Negosiasi pengambilalihan PT Inalum antara pemerintah pusat melalui tim negosiasi dengan pihak Jepang, akan berakhir 31 Oktober 2013. Namun sejauh ini, Provinsi Sumut bersama 10 kabupaten/kota yang ikut dalam keanggotaan tim, tidak pernah dilibatkan dalam pembicaraan oleh pemerintah pusat. Merasa tidak adil dengan perlakuan tersebut, Gubernur Sumut dan 10 bupati/walikota sekawasan […]

expand_less