Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Ribuan anak korban banjir Singkil tidak sekolah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 17 Nov 2012
  • print Cetak


Banda Aceh, (MO) – Ribuan anak dari puluhan desa yang diterjang banjir di Kabupaten Aceh Singkil dilaporkan tidak bisa sekolah karena sarana sekolah mereka rusak akibat bencana alam tersebut.

“Memprihatinkan pelajar yang sekolahnya terendam banjir dipastikan tidak bisa beraktivitas, karena sebagian besar sarana tidak bisa digunakan,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh Jarwansyah yang dihubungi dari Banda Aceh, Jumat.

Dia menyebutkan, misalnya bangku atau meja sekolah yang terbuat dari bahan triplek tentunya tidak bisa digunakan karena rusak akibat berhari-hari terendam air, selain juga buku pelajaran yang hancur saat banjir.

“Kondisi itu nantinya akan saya laporkan juga kepada Gubernur Aceh Zaini Abdullah atau Wagub Muzakkir Manaf,” katanya dia menambahkan.

Tapi, Jarwansyah menjelaskan kondisi air yang sebelumnya sempat merendam puluhan desa di sejumlah desa di Aceh Singkil kini mulai surut dan tidak ada lokasi penumpukan warga mengungsi.

“Sebagai persiapan memang sudah dibangun dapur umum dan tempat pengungsian, tapi masyarakat korban lebih banyak yang mengungsi sementara di rumah saudaranya yang tidak terkena banjir,” kata dia menjelaskan.

Sementara Pemkab Aceh Singkil saat ini sedang melakukan pendataan kerugian material yang ditimbulkan sebagai dampak banjir terburuk sepanjang tahun 2012.

Dipihak lain, Jarwansyah menjelaskan pihaknya kini sedang dalam perjalanan ke Kutacane Kabupaten Aceh Tenggara untuk membawa bantuan yang akan disalurkan ke korban banjir bandang di daerah tersebut.

“Banjir bandang merendam sejumlah desa di Kutacane sejak Kamis Rabu (14/11). Kami membawa bantuan yang akan disalurkan kepada masyarakat korban di daerah itu,” kata dia menambahkan.

Ia menyebutkan, pihak Dinas Sosial Aceh telah menyalurkan bantuan ke korban banjir di Kutacane antara lain berupa sebanyak 150 kardus mie instan, 3000 kaleng ikan sarden, kecap dan sambal masing-masing 480 botol, 100 paket makanan siap saji dan 240 kiter minyak goreng.

Selanjutnya paket family kit, kit were dan food were masing-masing sebanyak 50 paket, serta tercatat 200 lembar tenda gulung untuk korban banjir Aceh Tenggara.

(A042/S023)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berdiri Sejak 2007, Lubuk Kapundung II Belum Punya SD

    Berdiri Sejak 2007, Lubuk Kapundung II Belum Punya SD

    • calendar_month Senin, 30 Agt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LUBUK KAPUNDUNG II (Mandailing Online) – Selain pembangunan fisik (infrastruktur), pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) juga sangat perlu dalam memajukan daerah. Salah satunya adalah pendidikan. Desa Lubuk Kapundung II di wilayah Siulangaling, Kecamatan Muara Batang Gadis tidak memiliki dua keistimewaan itu. Selain jalan darat yang belum terealisasi, hingga hari ini sejak mekar pada tahun 2007 […]

  • Pemprov Sumut Siap Dampingi Desa Sali Baru untuk Pengajuan IPR

    Pemprov Sumut Siap Dampingi Desa Sali Baru untuk Pengajuan IPR

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MEDAN (Mandailing Online) – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyatakan siap memberikan pendampingan teknis proses pengajuan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) kepada Desa Sali Baru, Muara Batang Gadis, Mandailing Natal. Kesiapan itu termasuk pendampingan proses izin lingkungan yang menjadi fondasi utama dalam proses pengajuan IPR. Itu disampaikan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral […]

  • Pengacara Minta Direktur PT. Palmaris Hadir di Pengadilan

    Pengacara Minta Direktur PT. Palmaris Hadir di Pengadilan

    • calendar_month Kamis, 14 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Persidangan 12 warga Batahan I, Kecamatan Batahan yang dituduh mencuri buah sawit milik PT. Palmaris Raya, memanas, Rabu (13/7/2017) di Pengadilan Negeri Mandailing Natal. Pasalnya,  Kuasa Hukum warga Batahan I, Subur Siregar,SH ngotot agar Direktur PT. Palmaris dihadirkan di persidangan, tetapi majelis hakim yang diketuai Eri Iriawan, SH menolak dengan alasan […]

  • Bulog Hentikan Beli Beras Petani Sumut

    Bulog Hentikan Beli Beras Petani Sumut

    • calendar_month Senin, 21 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan (Mandailing Online) – Bulog Sumatera Utara (Sumut) menghentikan pembelian beras petani di angka 310 ton karena harga jual yang jauh di atas harga pembelian pemerintah (HPP). “Yah memang masih di 310 ton seperti di awal tahun karena Bulog tidak bisa membeli lebih lanjut akibat terbentur pada harga jual yang mahal,” kata Humas Bulog Sumut, […]

  • SRI dan BPGC Bantuk  Tim Pengembangan Kopi Mandailing

    SRI dan BPGC Bantuk Tim Pengembangan Kopi Mandailing

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sumatera Rainforest Institute (SRI) dan Batang Pungkut Green Conservation (BPGC) sepakat membentuk tim pengembangan kopi Mandailing.  Tujuannya, mengupayakan kembali kejayaan kopi Mandailing.   Demikian disampaikan Penasehat BPGC Iswar Matondang didampingi direktur SRI Rasyid Assaf Dongoran,M.Si kepada wartawan, Rabu (4/3) di Panyabungan. Gerakan tim dinyatakan sebagai bentuk respon terhadap keluhan petani […]

  • Kontraktor Bandara Madina Bantah Pakai Galian C Tanpa Izin, Berikut Progres Pembangunannya

    Kontraktor Bandara Madina Bantah Pakai Galian C Tanpa Izin, Berikut Progres Pembangunannya

    • calendar_month Kamis, 1 Jun 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) : PT. Modern Widya Technical menjelaskan semua supplier atau penyedia material kontruksi untuk Bandara Malintang Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) memiliki izin. Hal ini diungkapkan oleh Raharjo, salah seorang tim material dari PT. Modern Widya Technical. Menurut Raharjo, semua supplier yang diberikan tanggung jawab menyediakan material memiliki izin, sehingga dia […]

expand_less