Selasa, 21 Jul 2026
light_mode

Iskandar Hasibuan Diteror

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 28 Nov 2012
  • print Cetak

MADINA, (MO) – Kerap menyerukan agar seluruh masyarakat Mandailing Natal (Madina) sama-sama menjaga kondusifitas dan stabilitas sosial serta tidak terprovokasi, Ketua Komisi 1 DPRD Madina, Iskandar Hasibuan malah dihujani pesan singkat bernada “teror” dan ancaman. Namun Iskandar menegaskan tidak akan gentar.

Sebab menurut dia apa yang dia sampaikan adalah suatu hal yang normatif demi menjaga stabilitas masyarakat dan terlaksananya program pembangunan pemerintahan di bawah kepemimpinan Hidayat-Dahlan. “Tidak ada niat apapun kecuali kita ingin Madina ini kodusif dan masyarakat tidak terpengaruh atas isu-isu yang tidak berdasar.

Sebab menurut dia apa yang dia sampaikan adalah suatu hal yang normatif demi menjaga stabilitas masyarakat dan terlaksananya program pembangunan pemerintahan di bawah kepemimpinan Hidayat-Dahlan. “Tidak ada niat apapun kecuali kita ingin Madina ini kodusif dan masyarakat tidak terpengaruh atas isu-isu yang tidak berdasar.

Sebab saya khawatir akibat tindakan provokasi ini terus berlanjut, maka akan menghambat kinerja pemerintahan yang korban kan masyarakat kita sendiri, hanya itu saja. Tetapi beberapa hari ini sudah ada puluhan pesan (sms) saya terima, semuanya bernada ancaman dan teror dari orang-orang tak bertanggungjawab.
Buktinya pengirim pesan selalu nomor yang berbeda dan ketika ditelepon tidak ada yang mau bertanggung jawab,” terang Iskandar Hasibuan yang suka bicara blak-blakan itu kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (27/11). Dijelaskannya, seruan yang dia sampaikan di media beberapa hari terakhir ini tidak bermaksud untuk menyinggung atau menuduh siapa provokator itu.

Imbauan itu mengajak masyarakat agar berpikir realistis dan tidak terpengaruh atas tindakan-tindakan yang bisa mempengaruhi program pembangunan di Madina. Kendati demikian, Iskandar menegaskan tidak akan takut dan gentar untuk menyuarakan ajakan menjaga kondusifitas di Madina. Sebab menurut dia, sebaik apapun yang diperbuat dan disampaikan, pasti ada yang pro dan kontra.

”Apalagi yang menyangkut kepentingan komunitas atau kelompok. Artinya, sebaik apapun yang dilakukan, pasti ada kontraversi. Dan saya selaku wakil rakyat tidak akan membiarkan masyarakat saya terprovokasi, apalagi melakukan tindakan-tindakan yang merugikan dirinya sendiri. Dan apabila ada yang tidak suka dengan apa yang saya sampaikan, saya siap berargumentasi. Namun apabila aksi teror dan ancaman ini terus berlanjut, saya siap membawanya ke jalur hukum,” tegasnya.

Mengenai situasi politik di Madina paska sejumlah kelompok masyarakat mendatangi wakil bupati Dahlan Hasan Nasution, menurut Iskandar itu hal yang biasa dan sudah merupakan proses demokrasi, dimana rakyat mengadu kepada pemimpinnya. ”Semuanya sudah ada ketentuan dan mekanismenya, jika tidak atas kepemimpinan Hidayat-Dahlan, silahkan sampaikan secara terbuka biar bisa dibicarakan bersama. Yang kita kesalkan adalah adanya “intrik” yang bisa merusak kondusifitas masyarakat dan tatanan pemerintahan,” tambahnya. (idw)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi Kawal Kegiatan Ibadah Peringatan HUT OPM

    Polisi Kawal Kegiatan Ibadah Peringatan HUT OPM

    • calendar_month Sabtu, 1 Des 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAYAPURA, (MO)- Kepolisian Jayapura tetap mengawal kegiatan ibadah yang dilakukan sekelompok kecil masyarakat untuk memperingati lahirnya Organisasi Papua Merdeka (OPM), Sabtu (1/12/2012). Pengawalan itu dilakukan karena polisi tidak menggeluarkan izin namun mereka tetap ingin melaksanakan ibadah dan berjanji tidak akan ada pengibaran bintang kejora. Hal itu dikatakan Wakapolda Papua Brigjen Paulus Waterpauw, Sabtu (1/12/2012) pagi. […]

  • KPU Madina Tetapkan Dahlan-Sukhairi dan Yusuf-Imron

    KPU Madina Tetapkan Dahlan-Sukhairi dan Yusuf-Imron

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mandailing Natal, Senin (24/8) menetapkan dua pasangan calon bupati/wakil bupati untuk Pilkada Madina 2015. Kedua pasangan yang ditetapkan adalah pasangan Drs. H. Dahlan Hasan Nasution-H. Jakfar Sukhairi Nasution dan pasangan Drs. HM. Yusuf Nasution,Msi – H. Imron Lubis,S.Pd.MM. Penetapan kedua pasangan ini berdasar Keputusan KPU Mandailing Natal […]

  • Payabulan

    Payabulan

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Salah satu tujuan wisata lokal di Mandailing Natal adalah Payabulan, Desa Pangkat Kec. Puncak Sorik Marapi. Alam Payabulan yang sejuk, asri, dengan latar pegunungan Tor Sihite salah satu daya tarik wisatawan lokal di Mandailing Natal.(hol)

  • Lebaran, Pemandian Alam dan Kolam Renang Ramai

    Lebaran, Pemandian Alam dan Kolam Renang Ramai

    • calendar_month Rabu, 29 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (MO) – Sepekan sudah lebaran, tempat – tempat rekreasi keluarga, baik pemandian alam maupun kolam renang di Mandailing Natal (Madina) ramai dikunjungi warga. Water Bum di Kelurahan Dalan Lidang Kecamatan Panyabungan sudah ramai dikunjungi warga sejak lebaran hari ke-2. Begitu juga dengan pemandian alam lainnya seperti pemandian Air Panas di Sibanggor dan pemandian di […]

  • Bupati Madina Segera Disidang di Medan

    Bupati Madina Segera Disidang di Medan

    • calendar_month Senin, 22 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Berkas perkara Bupati Mandailing Natal, Sumatera Utara, Hidayat Batubara, dalam waktu dekat ini akan segera dilimpahkan ke pengadilan tindak pidana korupsi. Hidayat Batubara bakal disidangkan di Pengadilan Tipikor Pengadilan Negeri Medan, Sumut. “Disidang di Medan dan kami segera memberikan surat rekomendasi kepada Mendagri Gamawan Fauzi untuk menonaktifkan Bupati Mandailing Natal,” kata Juru Bicara Komisi Pemberantasan […]

  • Islamophobia Perempuan dan Hijab

    Islamophobia Perempuan dan Hijab

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Sumiati Tinggal di Sibanggor, Madina, Sumut   Pendahuluan Media asal Jerman Deutch Welle (DW) membuat video kontroversial yang menggiring pada sentimen Islamphobia. Konten video ini dibagikan melalui akun Twitternya, @dw_indonesia pada Jumat 25 September 2020. “Apakah anak-anak yang dipakaikan jilbab itu memiliki pilihan atas apa yang ingin ia kenakan?,” tulis DW Indonesia. DW […]

expand_less