Kamis, 4 Jun 2026
light_mode

Situs Islam di Barus dihantam banjir

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 3 Des 2012
  • print Cetak

MEDAN, (MO) – Salah satu situs bersejarah, yakni makam para aulia (ulama) pengembang Agama Islam di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, mengalami rusak dihatam arus Sungai Sirahar, akibat banjir yang melanda daerah tersebut.

“Makam aulia berlokasi di Desa Kinali, Kecamatan Barus tergerus banjir sepanjang 386 meter, dan rubuh,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tapanuul Tengah (Tapteng), Bonaparte Manurung ketika dihubungi dari Medan, kemarin.

Kota Barus terletak di pinggir Pantai Barat Pulau Sumatera. Barus pernah menjadi pusat peradaban pada abad 1-17 M sehingga menjadi salah satu tujuan wisata serta bagi para peneliti arkeologi Islam, baik dari dalam dan luar negeri.
Di Kecamatan Barus terdapat 44 makam aulia (ulama) yang sangat berjasa dalam membangun dan mengembangkan Islam di kawasan itu.

Bonaparte mengatakan, makam aulia mengalami kerusakan cukup parah, saat terjadinya banjir di Kecamatan Barus, Minggu (11/11).

Makam tersebut hampir hanyut diterjang arus Sungai Sirahar, akibat banjir yang terjadi di daerah tersebut.

Bahkan, menurut dia, bangunan makam bersejarah pendiri Agama Islam tersebut, tidak kokoh lagi akibat terus dihantam banjir.

Apalagi, jelasnya, bangunan makam aulia itu sudah berusia cukup tua dan mencapai ratusan tahun.

“Jadi, jika makam tersebut terus dilanda banjir dan terjadinya abrasi, dikhawatirkan akan hancur. Bukti peninggalan bersejarah di Barus akan hilang,” ucap dia.

Dia mengatakan, bangunan bersejarah tersebut, harus tetap dipertahankan dan dijaga kelestariannya, sehingga tidak hilang akibat dihantam bajir.

“Bupati Tapanuli Tengah, Raja Bonaran Situmeang juga prihatin melihat kondisi makam aulia, ketika meninjau tempat bersejarah itu di Desa Kinali,” kata Bonaparte.

Landa empat kecamatan

Sementara itu, banjir dan tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, Minggu (11/11) melanda empat kecamatan, yakni yakni Kecamatan Barus, Kecamatan Tapian Nauli, Kecamatan Pandan dan Kecamatan Lumut.

Di Kecamatan Tapian Nauli, dua desa terjadi longsor, yakni Dusun Sibura-bura Desa Tapian Nauli I menghancurkan satu rumah warga milik Barani Zanolo Hulu (30) dan menewaskan putranya Noverianto Hulu (3).

Selain itu, tanah longsor tersebut menutupi badan Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) di Desa Sitahuis, Kilometer 35, Kabupaten Tapteng.

Kemudian, tanah longsor di Jalan Pakat-Barus yang menutupi badan jalan sepanjang lebih kurang 25 meter, sehingga mengganggu arus lalu lintas di daerah tersebut.

Selanjutnya, longsor yang terjadi di Kecamatan Pandan, yakni terjadi abrasi atau pengikisan pinggiran Sungai Pandan dan hanya berjarak dua meter dari rumah penduduk.

Bahkan, abrasi tersebut bisa menimbulkan jebolnya Sungai Pandan dan dapat mengancam keselamatan penduduk di Desa Aek Tolang dan Kelurahan Pandan.

Banjir di Desa Lumut Maju, Kecamatan Lumut mengakibatkan terputusnya satu buah jembatan yang terbuat dari kayu yang selama ini dijadikan sebagai tempat penyeberangan bagi penduduk setempat.

Selain itu, banjir tersebut juga merendam 150 rumah warga di Desa Lumut Maju, dan 120 kepala keluarga terpaksa diungsikan ke tempat yang lebih aman, untuk menjaga hal-hal yang tidak diingini.

Kabupaten Tapanuli Tengah secara administratif terdiri dari 15 kecamatan dengan 145 Desa dan 15 kelurahan.
Luas wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah adalah 2.194,98 kilometer persegi (KM2) atau 219.498 hektare, dengan jumlah penduduk 290.545 jiwa.(antara)
Comments

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 17 Rumah Rusak Dihantam Banjir

    17 Rumah Rusak Dihantam Banjir

    • calendar_month Sabtu, 27 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Plt Bupati Beri Bantuan PALAS – Plt Bupati Palas H Ali Sutan Harahap (TSO) membantu korban banjir di wilayah Desa Sianggunan dan Hulim, Kecamatan Sosopan pada Kamis (25/10) kemarin pasca terjadi banjir Aek Sosopan yang mengalir di sekitar pemukiman warga yang mengakibatkan 17 unit rumah rusak dua hari lalu. Dalam kesempatan tersebut, Kaban Penanggulangan Bencana […]

  • Ganja, Anggur, Fiqih

    Ganja, Anggur, Fiqih

    • calendar_month Minggu, 2 Feb 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        Oleh : Dahlan Batubara   Tanaman ganja harusnya bukan haram. Sebagaimana tanaman aren bukan tanaman haram. Pun singkong tidak haram. Buah anggur juga bukan haram. Tanaman ganja dibutuhkan dunia farmasi sebagai obat penyakit ganas, antara lain : kanker, parkinson, multiple sclerosis, efilepsi, arhtritis. Juga untuk kosmetik. Dari 1262 senyawa di dalam tanaman ganja, […]

  • Ketua DPW PKB Sumut dan Rombongan Iringin Anis-Cak Imin Daftar ke KPU

    Ketua DPW PKB Sumut dan Rombongan Iringin Anis-Cak Imin Daftar ke KPU

    • calendar_month Kamis, 19 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Jakarta ( Mandailing Online ) – Rombongan DPW PKB Sumatera Utara (Sumut) turut mengantar pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) ke Kantor KPU untuk mendaftar sebagai calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres) yang diusung Koalisi Perubahan, Kamis (19/10/2023). Rombongan PKB Sumut itu langsung dipimpin Ketua DPW PKB Sumut HM Jakfar Sukhairi […]

  • MUI perkirakan Idul Fitri serentak 8 Agustus

    MUI perkirakan Idul Fitri serentak 8 Agustus

    • calendar_month Senin, 5 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Jakarta, – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Ma’ruf Amin, memperkirakan perayaan Idul Fitri 1434 Hijriah akan berlangsung serentak pada Kamis, 8 Agustus mendatang. “Insya Allah Lebaran tahun ini bareng,” kata Ma’ruf saat konferensi pers di Jakarta, Senin. Dia mengatakan, perayaan Lebaran tahun ini kemungkinan berlangsung serentak pada 8 Agustus 2013 karena saat itu posisi […]

  • Sejarah Pembentukan TAMAN NASIONAL BATANG GADIS

    Sejarah Pembentukan TAMAN NASIONAL BATANG GADIS

    • calendar_month Rabu, 15 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Usulan pembentukan TNBG secara formal diajukan kepada Menteri Kehutanan melalui Surat Bupati Madina No.522/982/Dishut/2003 tertanggal 8 April 2003 dan kepada Gubernur Propinsi Sumatera Utara No.522/1837/Dishut/2003 tertanggal 16 September 2003 dan No.522/2036/Dishut/2003 tanggal 29 Oktober 2003. Usulan ini mendapatkan dukungan positif dari pemerintah pusat maupun pemerintah propinsi. Dengan banyaknya dukungan dari berbagai elemen masyarakat, Gubernur Propinsi […]

  • Sempat di Razia, Pelaku Tambang Emas Ilegal di Kawasan TNBG Madina Kembali Beroperasi

    Sempat di Razia, Pelaku Tambang Emas Ilegal di Kawasan TNBG Madina Kembali Beroperasi

    • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ): Sungai aek nabontar di kawasan taman nasional batang gadis ( TNBG ), Desa Batahan Kotanopan menjadi salah satu lokasi aktifitas tambang emas ilegal di Wilayah hukum Polsek Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ). Lokasi itu pun sempat dirazia petugas dari TNBG. Meski aktifitas penambangan dengan menggunakan alat berat sempat […]

expand_less