Minggu, 6 Sep 2026
light_mode

Toke Kulit Manis Tewas Dilinggis

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 29 Jan 2013
  • print Cetak

SIDIMPUAN, (MO) – Toke atau pengumpul kulit manis, Sugeng Rajamin (24), ditemukan tewas di dalam saluran air di pinggir Jalan Abdul Haris Nasution, Kelurahan Batunadua Julu, Kecamatan Padangsidimpuan (Psp) Batunadua, Kota Psp, Minggu (27/1) sekitar pukul 10.00 Wib. Diduga, korban tewas akibat dihantam linggis.

Informasi yang dihimpun wartawan dari Polres Tapsel, kemarin menyebutkan, sesuai laporan Polsek Batunadua, korban tercatat sebagai warga RT 12 Dusun Margoyoso, Kelurahan Pandan Langa, Kecamatan Geragaai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi.

Kapolres Psp AKBP Budi Hariyanto melalui Kasatreskrim AKP AA Siregar SSos didampingi Kasubbag Humasy AKP Indra F Dalimunthe, menerangkan, barang-barang yang ditemukan di sekitar TKP adalah satu unit linggis yang diduga kuat sebagai alat yang digunakan pelaku untuk memukul bagian belakang kepala korban hingga tersungkur dan tewas.

Lalu, ada juga satu mangkuk pecah, sandal, dompet berisikan uang pecahan Rp100 ribu serta kartu identitas dan ATM.

Korban merupakan toke kulit manis yang baru beberapa hari berada di Kota Psp untuk melakukan transaksi barang dagangan bersama relasinya. Untuk memperlancar bisnis yang sedang dijalaninya, ia mengontrak di salah satu rumah warga di Kelurahan Batunadua, Kecamatan psp Batunadua, Kota Psp.

Dan, pada malam Minggu (26/1) sekitar pukul 23.00 korban ditemani salah seorang warga setempat pergi jalan-jalan menghabiskan malam menuju pakter (lopo) tuak yang berada di Jalan Abdul Haris Nasution.

Di lokasi itu, korban sempat bertemu dengan seorang laki-laki dan seorang perempuan yang diduga pelayan pakter. Namun, berselang beberapa jam kemudian cekcok terjadi antara lelaki kenalannya yang diawali dengan hilangnya handphone milik korban di tempat pakter tuak tersebut.

Akhirnya cekcok terus berlanjut hingga diduga kuat diakhiri dengan pemukulan dengan linggis yang mengakibatkan korban tewas pada malam itu. Lalu, besoknya ditemukan telungkup di dalam saluran air itu.

Berdasarkan hasil olah TKP, dompet korban ditemukan sekitar 5 meter dari jasadnya. Informasi lainnya menyebutkan, diduga kuat sebelum dibunuh korban sempat dirampok dan setelah tersungkur baru dijarah uang bawaannya untuk bisnis kulit manis itu.

Pasalnya, dari hasil temuan di lapangan, tak satupun barang berharga milik korban ditemukan, hanya dompet yang diduga terlempar atau sengaja dilempar korban ke semak saat terjadinya aksi itu. “Modus oprandi dari kejadian masih dalam lidik,” tukasnya.

Pantauan wartawan di lokasi kejadian Senin (28/1), suasana pakter di pinggir jalan itu tampak sepi dan terkunci, beberapa warga menyebutkan, Minggu (27/1) pagi, ditemukan jasad korban di saluran air. Menurut warga mayat itu bukan warga setempat.

“Nggak kenal kami, tapi kabarnya dia itu warga pendatang,” kata warga yang enggan menyebutkan namanya ini. (metro)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pamekasan Alokasikan Rp 1,5 Miliar untuk Guru Ngaji

    Pamekasan Alokasikan Rp 1,5 Miliar untuk Guru Ngaji

    • calendar_month Kamis, 14 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PAMEKASAN, (MO)-Pemkab Pamekasan, Madura, Jawa Timur, mengalokasi anggaran sebesar Rp1,5 milian untuk memberikan bantuan insentif kepada para guru ngaji yang ada di wilayah itu. Menurut Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Pamekasan Munafi, Kamis, jumlah bantuan untuk guru ngaji ini naik dibanding tahun 2012. Sebab ketika itu, jumlah guru ngaji yang mendapatkan bantuan hanya Rp1 […]

  • Harimau Terperangkap Jerat Babi Hutan

    Harimau Terperangkap Jerat Babi Hutan

    • calendar_month Jumat, 27 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BATANG NATAL (Mandailing Online) – Seekor harimau terjerat perangkap babi hutan. Itu terjadi di Desa Batu Madinding Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Tali jerat itu dipasang petani untuk menangkap hama babi yang sering merusak tanaman kebun. Panogu, pemilik perangkap terperangah melihat perangkapnya sudah menjerat seekor harimau, Kamis (26/11). Belum diketahui pasti umur dan […]

  • Acara Pembukaan PRSU dengan Upacara Adat Mandailing Natal

    Acara Pembukaan PRSU dengan Upacara Adat Mandailing Natal

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Cahaya lampu berkilatan dari paviliun-paviliun, panggung utama dan sepanjang jalan di areal Tapiandaya di Jalan Gatot SUbroto Medan. Cahayanya melesat, membias di jalanan dan dinding bagunan yang mendadak berubah bagai tarian. Puluhan warga Mandailing Natal (Madina) dengan batik khas bangsa Mandailing tampak berbaris menanti kedatangan tamu istimewa Gubernur Gatot Pujo Nugroho. Lima dayang […]

  • Lapak Pedagang Jajanan Sore Aek 8 Panyabungan Dibongkar

    Lapak Pedagang Jajanan Sore Aek 8 Panyabungan Dibongkar

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jika Anda pelanggan kuliner jajanan sore di Jl. Willem Iskander, kawasan Aek 8, Panyabungan, maka mulai hari ini tak lagi dapat menikmatinya. Tim Satpol PP Kabupaten Mandailing Natal (Madina) telah membongkar lapak-lapak kuliner itu, Senin (6/4/2026). Lapak-lapak berbentuk saung berbahan kayu itu selama ini menjadi tempat berjualan pedagang kuliner tingkat […]

  • Kerugian PT Sorikmas Mining Mencapai Rp70 Miliar

    Kerugian PT Sorikmas Mining Mencapai Rp70 Miliar

    • calendar_month Minggu, 5 Jun 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Demo warga Desa Hutagodang Muda, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) berujung bentrok dan pembakaran camp milik PT Sorikmas Mining di Tor Sihayo, pada 29 Mei 2011 lalu. Akibat pembakaran camp PT Sorikmas Mining yang dilakukan warga, kerugian PT Sorikmas Mining mencapai Rp70 miliar dan tuntutan masyarakat Desa Hutagodang Muda terhadap PT Sorikmas Mining […]

  • Buntut Laporan Polisi Kades Sirambas, 7 Warganya Diperiksa Polisi

    Buntut Laporan Polisi Kades Sirambas, 7 Warganya Diperiksa Polisi

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kasus 7 orang warga Desa Sirambas, Kecamatan Panyabungan Barat yang dilaporkan Kadesnya sebab rusak kantor Desa masih terus bergulir di kekepolisian. Warga Desa sebut Kades tak obyektif. Selasa Kemarin, (15/10) 3 (Tiga) Warga Desa itu diperiksa kepolisian untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Hal itu disampaikan Taufik salah seorang suami terduga pelaku. […]

expand_less