Sabtu, 7 Mar 2026
light_mode

Jalur Medan-Berastagi Kembali Normal

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 17 Feb 2013
  • print Cetak

Pemilik Bus Rugi Puluhan Juta

Pemilik Bus Rugi Puluhan Juta

BERASTAGI, (MO)-
Jalan Negara jalur Medan-Tanahkaro-Kutacane yang sempat mengalami lumpuh total Jumat ( 15/2), berangsur normal pada Sabtu (16/2). Kerja keras petugas menggunakan alat berat sejak Jumat malam, berhasil membuka jalur utama yang menghubungkan 2 propinsi dan 12 kabupaten ini.

Setelah berfungsi normal sekira pukul 16.00 WIB, lalulintas kembali dapat dilalui walaupun masih pada kondisi padat merayap. Sistem buka tutup di areal utama tebing longsor sejak Sabtu pagi, tetap diberlakukan. Laju kenderaan terpaksa perlahan, karena di sana-sini tumpukan tanah belum terbuang semuanya ke dalam jurang. Situasi padat merayap tetap terlihat hingga tikungan Amoy, Desa Bandar Baru, Kecamatan Sinolangit Deli Serdang, sementara yang mengarah ke Berastagi sudah lengang ketika langkah menjejak di depan Taman Hutan Raya Bukit Barisan Tongkoh, Dolat Rakyat.

“Di tengah cuaca yang sesekali hujan, seluruh kekuatan dikerahkan guna mengatasi akibat longsoran jalan ini, kini kita fokus terlebih dahulu pada tindakan pengamanan jalur lalu lintas,” ujar Pitoyo, Kapos Lantas Doulu Berastagi.

Sedangkan tiga kenderaan roda empat yang satu diantaranya masuk ke jurang sedalam 100 meter, belum dilakukan langkah lebih maju.

Menurut Pitoyo, pihaknya baru mengevakuasi sepeda motor yang juga tersapu tanah. Mobil yang menjadi korban baru akan dievakuasi dan diamankan dalam waktu dekat. “Prioritas tetap harus kita utamakan di sini. Usai memastikan jalanan bisa dilalui, baru nantinya mobil yang terseret dan kini masih berada di TKP, kita evakuasi dengan bantuan truk derek,” sambung Pitoyo.

Padatnya arus jalan diakibatkan enggannya pemilik kenderaan melintasi jalur alternatif yang menghubungkan Doulu ke Berastagi. Jalur itu melalui jalan tembus Sibayak II yang terdapat di antara dua Desa, Semangat Gunung dan Jaranguda Kecamatan Merdeka. Dari pantauan, jalur itu hanya dimanfaatkan pemilik kenderaan asal Berastagi sekitarnya.
Pengusaha Tranportasi Rugi Puluhan Juta

BERASTAGI- Musibah longsor yang terjadi di jalan lintas sumatera (Jalinsum) Medan-Berastagi di Km 59, Sabtu (16/2) mengakibatkan puluhan transportasi umum Medan-Kabanjahe dan arah sebaliknya berhenti beroperasi. Sejumlah bus dari arah Kabanjahe yang belum sempat terjebak memilih jalan alternatif dari Siantar menuju Medan. Alhasil para pengusaha transportasi mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.

Petugas loket di PO Borneo, Logos Sinuraya, mengatakan, longsor yang terjadi di Jalinsum Medan-Berastagi mengakibatkan sejumlah bus mereka tidak dioperasikan. Selain ratusan calon penumpang telantar, kerugian yang dialami perusahaan mencapai jutaan rupiah.

“Setiap hari ada empat trip bus dari Medan menuju Kabanjahe. Banyak calon penumpang yang terpaksa pulang karena bus tak diberangkatkan. Kami bilang ditunda samapi besok (hari ini, Red),” ujarnya.

Kerugian lain adalah para supir bus yang belum sempat terjebak memutar bus dari jalur alternatif Siantar menuju Medan. Akibatnya jarak tempuh Kabanjahe ke Medan yang cuma butuh waktu perjalanan dua jam membengkak menjadi delapan jam.

“Ada beberapa bus yang memutar dari Siantar lewat Seribudolok,” katanya. Dai mengakui supir meminta pengertian penumpang untuk menambah ongkos, namun itu dilakukan dengan negosiasi. ‘’Tak bisa menutup kerugian yang lain, itu sekadar membayar biaya tambahan bahan bakar,” katanya.
Hal senada dikeluhkan manajemen Sumatera Transport (Sutra). Menurut Popy, salah seorang staf, meskipun longsor bus Sutra tetap beroperasi. “Kami tetap jalan tapi jam keberangkatan ditunda. Kepada calon penumpang yang telanjur beli tiket kami informasikan jalur Medan-Berastagi macet parah,” ujarnya.

Popy mengaku tak ada kenaikan tarif. Ongkos dari Medan dengan tujuan Kabanjahe tetap dipatok Rp13 ribu, Berastagi Rp10 ribu, dan Sibolangit Rp8 ribu per orang. “Meskipun tadi malam macet, ongkos masih normal,” katanya.

Dia tak menyangkal pihaknya mengalami kerugian akibat banyaknya penumpang yang menunda keberangkatan karena tak mau terjebak macet. “Sepi penumpang karena banyak yang batal berangkat. Padahal kalau Jumat dan Sabtu, penumpang bus selalu penuh. Tadi malam sepi sekali,” katanya.
Seorang penumpang bermarga Silalahi yang ditanyai Sumut Pos di halte keberangkatan, Sabtu (17/2) malam, terpaksa batal mengunjungi kerabatnya di Berastagi. “Sebetulnya akan berangkat malam ini, tapi ada kabar longsor ya ditunda dululah. Kalau besok sudah bisa dilewati ya, berangkat besok saja,” katanya. (sp)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • TNI AL Buka Kesempatan Jadi Tamtama Karier

    TNI AL Buka Kesempatan Jadi Tamtama Karier

    • calendar_month Jumat, 3 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BELAWAN : Berdasarakan telegram Kasal Nomor 116/ SPER/ 1110 Twu. 1108. 1300, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) membuka kesempatan kepada putra terbaik bangsa untuk didik menjadi Tamtama Prajurit karier TNI AL tahun 2011. Syarat umum, Warga Negara Indonesia yang beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia kepada Negara Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila […]

  • Atap Rumah Kompos Raib

    Atap Rumah Kompos Raib

    • calendar_month Selasa, 20 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Keberadaan Mesin Tak Jelas SIPIROK- Kurangnya perawatan, perhatian serta bertanggung jawab pemerintah daerah melalui instansinya terlihat dari keberadaan bangunan rumah kompos yang dibangun di Pasar Sipirok, Kabupaten Tapsel sudah tidak berfungsi lagi. Ketika METRO mengunjunginya Senin (19/9), kondisi gedung yang merupakan bantuan Danamon Peduli dengan ukuran sekitar 20X6 meter tersebut tidak memiliki atap lagi. Bukan […]

  • Polisi Belum Temukan Penculik Anak di Jakarta

    Polisi Belum Temukan Penculik Anak di Jakarta

    • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA : Anggota Polres Jakarta Timur belum berhasil menemukan Firsansah Erza Gibari. Balita berusia 1 tahun 6 bulan ini diduga diculik dari rumahnya di Kelurahan Baru, RT 4 / RW 1, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur. “Kami masih terus melakukan pencarian dan menyebarkan foto serta ciri-ciri korban di terminal, stasiun, dan kantor polisi,” kata Kepala […]

  • Paslon Harun-Ichwan Seolah Hanya Diperjuangkan Partai Gerindra

    Paslon Harun-Ichwan Seolah Hanya Diperjuangkan Partai Gerindra

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor 1 Harun-Ichwan seolah hanya diperjuangkan Partai Gerindra. Pandangan itu muncul, karena selama debat kandidat berlangsung di Sapadia Hall, Gunungtua, Padang Lawas Utara (Paluta) , Kamis (14/11/2024). Paslon ini beberapa kali menyampaikan nama partai itu dan ketua umumnya. ‘Kami di Gerindra’, ‘Partai Gerindra’, adalah […]

  • Camat Minta Calhaj Doakan Panyabungan Timur Jauh dari Bencana

    Camat Minta Calhaj Doakan Panyabungan Timur Jauh dari Bencana

    • calendar_month Rabu, 3 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) – Camat Panyabungan Timur,  Aidil Faturrahman S.Sos mengharapkan kepada para calon haji dari Panyabungan Timur mendoakan kecamatan itu jauh dari bencana dan musibah. Harapan itu disampaikan camat pada acara pelepasan jamah haji asal Panyabungan Timur  Rabu, (3/8). Selain itu camat juga mengharapkan kepada  para jamaah juga mendoakan agar  Panyabungan Timur kedepannya […]

  • PKB Madina Kangkangi Rekom Rakorwil LPP PKB Sumut

    PKB Madina Kangkangi Rekom Rakorwil LPP PKB Sumut

    • calendar_month Rabu, 25 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Salah satu hasil Rakorwil LPP PKB Sumut belum lama ini di Medan merekomendasikan setiap anggota DPRD wajib untuk mendaftar kembali sebagai Bacaleg dan mendapat prioritas pada Pileg 2019. Akan tetapi, hasil Rakorwil yang dihadiri Ketua dan Sekretaris DPC PKB Madina beserta Anggota Fraksi PKB DPRD Madina Muhammad Ludfan Nasution, ternyata […]

expand_less