Selasa, 1 Sep 2026
light_mode

Kasus Ganja Mulai Disidangkan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
  • print Cetak


Panyabungan, Sidang perdana empat terdakwa pengisap ganja, Heriansyah Hanzali Dalimunthe (PNS), Dedek Ispensyah Siregar (PNS), Edi Syahputra (wiraswasta) dan Samsuddin Batubara alias Manambin, digelar di Pengadilan Negeri Panyabungan, Desa Mompang Julu, Kecamatan Panyabungan Utara, Selasa (23/11/2010).

Sidang dengan agenda pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum Sahrul Harahap SH, dipimpin langsung Ketua PN Panyabungan Ikhwan Effendi SH MH.

JPU dalam dakwaannya menyebutkan, keempat tersangka dijerat Pasal 111 Ayat 1 Undang Undang No 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun penjara, subsider Pasal 127 dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara.

Seusai pembacaan dakwaan, kepada Ketua Majelis Hakim, keempat tersangka mengakui apa yang dibacakan oleh JPU semuanya benar tanpa adanya paksaan dari pihak manapun.

Saat Ketua Majelis Hakim menanyakan apakah keempat tersangka memiliki penasehat hukum, Heriansyah Hanzali Dalimunthe dan Samsuddin Batubara alias Manambin menjawab tidak memiliki penasehat hukum dan akan membela diri sendiri.

Sedangkan Edi Syahputra dan Dedek Ispansyah yang berkas perkaranya di gabung satu berkas, menjawab masih mencari penasehat hukum. Namun untuk sidang pembacaan dakwaan kali ini, keduanya belum ada pengacara.

Setelah pembacaan dakwaan dan sesi tanya jawab selesai, Ketua Majelis Hakim Ikhwan Effendi SH MH menskor sidang sampai tanggal 2 Desember 2010 mendatang dengan agenda mendengarkan keterangan.

Sementara itu, Anggota DPRD Madina Iskandar Hasibuan menyoroti kasus ganja yang telah banyak membuat masyarakat Madina bingung. Karena dulunya sempat dinyatakan yang menjadi tersangka dan ditahan Polres Madina sebanyak enam orang. Kenyataannya yang disidangkan hanya empat orang terdakwa.

“Kita sangat mengaharapkan agar Pengadilan Negeri Panyabungan benar-benar jeli dan tidak bermain-main memutuskan hukuman dalam kasus ini, sebab akibat kasus ini banyak opini miring yang telah mencemarkan pengakan supremasi hukum di Madina, karena beberapa waktu lalu para tersangka tidak ditahan bagaikan tidak bersalah,” ujarnya.

Namun setelah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Panyabungan pada 4 Oktober 2010 lalu, dari keenam tersangka yang dilimpahkan hanya empat tersangka, dibagi menjadi tiga berkas perkara. Jadi, Iskandar sekali lagi meminta kejaksaan maupun pengadilan jangan bermain-main dengan kasus ini. (BS-026)
Sumber : Berita Sumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Oknum Guru SMPN 4 Siantar Dituding Jual Lembaran Ujian

    Oknum Guru SMPN 4 Siantar Dituding Jual Lembaran Ujian

    • calendar_month Jumat, 3 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PEMATANGSIANTAR : Orang tua siswa/i di SMP Negeri 4Kota Pematangsiantar merasa resah adanya tindakan salah seorang oknum guru yang menjual lembaran ujian. Uniknya lembaran soal itu bidang study seni budaya itu dijual oknum guru berinisial ESN pada seluruh siswa/i kelas 2. Menurut salah seorang orang tua siswa, yang tidak bersedia disebut namanya, mengatakan, tindakan guru […]

  • Oknum Guru PPPK yang Jadi Anggota BPD di Madina Akhirnya Mundur

    Oknum Guru PPPK yang Jadi Anggota BPD di Madina Akhirnya Mundur

    • calendar_month Jumat, 6 Des 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Setelah diberi pilihan menjadi guru PPPK atau Anggota BPD Desa Hutarimbaru, Gempar Alama guru PPPK yang ditugaskan di SDN 378 Sikara Kara, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal( Madina ) akhirnya mengambil sikap untuk tetap menjadi guru PPPK dan mundur sebagai anggota BPD Desa Hutarimbaru, Panyabungan Timur. Lewat surat yang ditandatangani Gempar […]

  • Viral, Video Aksi Polisi Tangkap Pembawa Narkoba Jenis Ganja di Panyabungan

    Viral, Video Aksi Polisi Tangkap Pembawa Narkoba Jenis Ganja di Panyabungan

    • calendar_month Kamis, 13 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Sumber Video Group Forum Anak Madina PANYABUNGAN( Mandailing Online ) aktraksi  penangkapan diduga pelaku pembawa narkoba jenis ganja di kota Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal Viral di Media sosial. Dalam video tersebut, seorang pemuda berpakaian preman di duga polisi sedang mengikat tangan seorang lelaki dan dikerumuni warga tepatnya jalan raya di depan masjid raya kota Panyabungan […]

  • JANJI YANG TERLUPAKAN

    JANJI YANG TERLUPAKAN

    • calendar_month Selasa, 25 Sep 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Cerpen JANJI YANG TERLUPAKAN Karya : WAHYUNI LUBIS     Entah apa yang paling menyakitkan dari janji yang terlupakan. Awalnya saja yang meyakinkan. Namun akhirnya berahir juga dengan kata selamat tinggal. Untukmu nama yang pernah kusebut dalam do’a. Kau sungguh ahli dalam luka. Dengan sengaja kau membuat hatiku patah untuk yang kedua. Aku tidak tau […]

  • Kopi Luwak Mandailing Dipromosikan ke Jepang

    Kopi Luwak Mandailing Dipromosikan ke Jepang

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    TAPSEL, – Organisasi perdagangan dan industri Jepang (The Japan Chamber of Commerce and Industry International Division) melalui Mr Hiroyuki Amaya, bermitra dengan Forum Pengelolaan DAS Lintas Kabupaten dan Lembaga Sipirok Lestari, membuka peluang promosi kopi luwak Sipirok dan Pakantan ke Provinsi Sizuoka dan Fukuoka di Jepang. Seperti yang dikatakan ketua Forum Pengelolaan DAS (Daerah Aliran […]

  • Banyak Proyek Belum Siap, Tapi Dibayar 100 Persen

    Banyak Proyek Belum Siap, Tapi Dibayar 100 Persen

    • calendar_month Senin, 7 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kabid Perbendaharaan Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Madina, Sahri Ahmad KDT Harahap, Jum’at (4/1) mengakui pihaknya telah membayar 100 persen pada setiap paket proyek yang dikerjakan tahun anggaran 2012. Pengakuan Sari Ahmad ini kontan mengejutkan, karena masih banyak proyek yang masih terbengkalai alias tidak selesai dikerjakan 100 persen hingga limit […]

expand_less