Sabtu, 13 Jun 2026
light_mode

Penjarakan Dahlan Hasan Jika Korupsi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 7 Jun 2013
  • print Cetak

LEMBAH SORIK MARAPI (Mandailing Online) – Meski dengan nada berkelakar, Wakil Bupati Mandailing Natal Dahlan Hasan Nasution meminta agar dirinya diawasi bahkan dipenjarakan jika dia berbuat korupsi.

Itu diungkapkannya dalam pidato sambutannya pada pelantikan santri kelas VII Angkatan VI Pesantren Roihanul Jannah, Lembah Sorik Marapi, Kamis (6/6/ 2013).

Bahkan wakil bupati juga dengan nada kelakar meminta hadirin mengizinkannya melantik para hadirin menajdi petugas KPK yang mampu bergerak cepat dan bertindak cepat di Madina.

“Saya mohon izin kepada hadirin sekalian agar saya diperkenankan ‘melantik’ bapak/ibu, saudara/saudari hadirin sekalian menjadi KPK. Dengan begitu kita bisa bertindak cepat, termasuk memenjarakan Dahlan Hasan Nasution jika dia korupsi,” katanya disambut tepuk tangan yang hadir.

Peliput: Ludfan Nasution
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dana Pekerjaan Relokasi Pasar Baru Panyabungan Masih Misteri

    Dana Pekerjaan Relokasi Pasar Baru Panyabungan Masih Misteri

    • calendar_month Selasa, 24 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pengerjaan pematangan lahan untuk relokasi Pasar Baru Panyabungan sudah berjalan sekitar sebulan. Namun, sember dananya hingga kini masih misteri. Kepala Dinas Keuangan Kabupaten Mandailing Natal, Kamal Rangkuti mengaku belum ada pencairan dana untuk biaya relokasi sementara Pasar Baru Panyabungan itu. Estimasi biaya untuk relokasi ini juga belum diumumkan Pemkab Madina. Namun, […]

  • Sering Teror Remaja, 2 PNS Madina Ditangkap

    • calendar_month Rabu, 29 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Satu Senjata Api Jenis Air Soft Gun Diamankan PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dua orang oknum pegawai negeri sipil Pemkab Mandailing Natal (Madina) ditangkap polisi, Selasa malam (28/5/2013) sekira pukul 21.30 WIB di lapangan Aek Godang, Panyabungan. Keduanya berinisial IE dan MF. Satu senjara api jenis air soft gun revolver wing gun warna hitam, 6 buah […]

  • MARSIDAO-DAO (episode 24)

    MARSIDAO-DAO (episode 24)

    • calendar_month Senin, 30 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Nanisuratkon : Dahlan Batubara Tar pukul 12 marayak kotu Luhur, parobanan ni mait ma ostang i jolo bagas i. Alak najaji pe madung rongom i alaman i. Si Poso totop do i lambung  ni Muklan. Si Pikek i bagas paombar-ombar jugukanna dohot inang nia. Ngada sajia onok, opat alak kahanggi dohot anakboru paijur […]

  • Pasokan Gabah Sulit, Pengilingan Padi di Panyabungan Terancam Gulung Tikar

    Pasokan Gabah Sulit, Pengilingan Padi di Panyabungan Terancam Gulung Tikar

    • calendar_month Rabu, 13 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online )- Para pemilik penggilingan padi Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ), terancam gulung tikar. Pasalnya, sudah lebih dari dua pekan pabrik penggilingan padi mereka tidak beroperasi karena minimnya pasokan padi dari petani. Rabu Seperti penggilingan padi milik Walid di Desa Darus Salam, sejak dua pekan terakhir tidak beroperasi. Para pekerjanya […]

  • POLISI MACAM PREMAN Di NAGA JUANG

    POLISI MACAM PREMAN Di NAGA JUANG

    • calendar_month Selasa, 26 Mar 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    DI BINANGA 1 TEWAS, 6 LUKA-LUKA PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pola yang diperlihatkan polisi di Naga Juang, Mandailing Natal, mengarah pada gaya preman terhadap para penambang emas di bukit Sihayo, Jum’at (22/3) lalu. Ini bertolak belakang dengan pencanangan Kapolri di awal tahun 2013 yang bersemangat pemberantasan premanisme yang dimulai dari Jakarta terbukti dengan penangkapan Hercules […]

  • ATAS NAMA GALUNDUNG

    ATAS NAMA GALUNDUNG

    • calendar_month Minggu, 7 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Ada banyak kata ternyata yang mati, zaman melupakannya. Tapi ada juga banyak kata yang kembali terpilih, karena zaman tak melupakannya. Sebutlah “galundung” sebuah idiom yang tiba-tiba meneror pola perhatian kita. Ia bukan sekedar alat pemecah batu. Kalau hanya itu, ia tidak akan lebih hebat dari palu, martil, “indalu” atau “batu panggilingan”, meskipun dalam konteks fungsi […]

expand_less