Minggu, 6 Sep 2026
light_mode

Polwan Kenakan Jilbab, Sanksi Menanti

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 10 Jun 2013
  • print Cetak

JAKARTA – Para Polwan muslim di Indonesia tampaknya masih harus menunggu untuk bisa mengenakan jilbab. Pasalnya, hingga kini aturan pakaian tersebut belum dibuat. Alhasil, hingga kini polwan yang beragama Islam belum diperbolehkan mengenakan jilbab sebagai bagian dari pakaian dinasnya.

Aturan jilbab bagi polwan muslim hanya ada di Nangroe Aceh Darussalam. Itu pun bukan berasal dari aturan internal kepolisian, melainkan mengikuti aturan yang dibuat pemprov NAD. Saat di berbagai daerah Polri masih melarang penggunaan jilbab bagi Polwan, NAD justru sebaliknya. Polwan muslim wajib mengenakan jilbab di sana.

“Aturan di kepolisian memang tidak boleh berjilbab,” terang Wakapolri Komjen Nanan Soekarna, Minggu (9/6).

Di lingkungan Mabes Polri, masih terdapat kekhawatiran kinerja polwan akan terganggu jika mengenakan jilbab. Karenanya, aturan penggunaan jilbab belum masuk dalam regulasi mengenai pakaian dinas Polri.

Menurut Nanan, karena aturan yang ada belum membolehkan polwan untuk berjilbab, maka semua polwan wajib mengikuti. Jika nekat mengenakan jilbab, sang polwan bisa kena sanksi teguran. Lain halnya jika sudah ada aturan, minimal berupa Peraturan Kapolri, yang memasukkan jilbab dalam daftar pakaian dinas.

Nanan mengatakan, pihaknya paham jika ada sejumlah polwan yang ingin mengenakan jilbab. Sayangnya, aturan belum menolerir adanya polwan yang mengenakan jilbab.

“Kalau keberatan sebetulnya ya silakan, tidak jadi polwan,” tambah perwira yang akan memasuki masa pensiun itu. (jpnn)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harun Mustafa Nasution Dorong Penegakan Hukum yang Setimpal Bagi Tersangka Pembunuh Anak Paskibra di Madina

    Harun Mustafa Nasution Dorong Penegakan Hukum yang Setimpal Bagi Tersangka Pembunuh Anak Paskibra di Madina

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ): Harun Mustafa Nasution seorang politikus dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Sumut meminta penegakan hukum yang tepat bagi pelaku pembunuhan terhadap Diva Febriani siswa Paskibra di Kecamatan Natal, Mandailing Natal ( Madina ) Harun yang juga putra daeah madina itu mengatakan masalah pembunuhan adalah isu serius yang memerlukan penanganan hukum […]

  • Aneh..! Meski Sudah Asesmen, Satu per Satu Pejabat Pemkab Madina Ngajukan Pengunduran Diri

    Aneh..! Meski Sudah Asesmen, Satu per Satu Pejabat Pemkab Madina Ngajukan Pengunduran Diri

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA|| Mandailing Online- Kabar mengejutkan datang dari lingkungan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. Tiga pejabat eselon II telah menyatakan pengunduran diri dari jabatan mereka sebagai Kepala Dinas, yaitu Kepala Dinas Lingkungan Hidup Khairul ST, Kepala Dinas Perhubungan Adi Wardhana, dan Kepala Dinas Keuangan dan Aset Daerah Yas Adu Sakirin. Dari ketiga pejabat tersebut, hanya […]

  • Sudah 4 Balon Bupati Mendaftar ke PKB Madina

    Sudah 4 Balon Bupati Mendaftar ke PKB Madina

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Hingga Rabu (6/5) sudah empat bakal calon bupati Madina mengembalikan formulir alias mendaftar ke DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Mandailing Natal (madina).   Keempat bakal calon itu adalah Dahlan Hasan Nasution, Ivan Iskandar Batubara, Saparuddin Haji Lubis dan Muhammad Jafar Suhairi Nasution. Saparuddin Haji Lubis dan Muhammad Jafar Suhairi Nasution […]

  • Pemkab Madina Akhirnya Dapat Jatah 100 CPNS

    Pemkab Madina Akhirnya Dapat Jatah 100 CPNS

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 6Komentar

    MEDAN, – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) akhirnya turut mendapat jatah pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2013. Kaiman Turnip, Kabid Pengadaan dan Pembinaan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemprov Sumut mengatakan, Pemkab Madina lamban menerima formasi pengadaan CPNS karena pengusulannya tidak secara barengan dengan 14 kabupaten/kota lainnya. “Hari ini baru turun dari Menpan formasi […]

  • Suhu Bumi Memanas, Kita Wajib Was-was

    Suhu Bumi Memanas, Kita Wajib Was-was

    • calendar_month Kamis, 22 Jun 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Ari Nurainun,SE Aktivis Muslimah, Pemerhati Kebijakan Publik Di negeri ini tak hanya suhu politik yang memanas, suhu di permukaan bumi juga memanas. Hal ini diungkapkan oleh Mardiono (54), petani sayur dari Kampung Baru, Kelurahan Teluk Bayur, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Kenaikan suhu di Berau yang mencapai 0,95 derajat celsius dalam 16 […]

  • Lanjutan Pembangunan Mesjid Al Muhajirin Tabuyung Butuh Dana

    Lanjutan Pembangunan Mesjid Al Muhajirin Tabuyung Butuh Dana

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Masjid Al-Muhajirin di Km18, Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal (Madina) butuh dana pembangunan lanjutan. bangunan masjit selama ini jenis kayu, warga berinisiatif melakukan rehab berat dan mengganti fisik kayu dengan beton atas swadaya masyarakat. Tetapi pengerjaan terhambat, lantaran tak mencukupinya biaya. Karena itu, masyarakat berharap adanya […]

expand_less