Jumat, 6 Mar 2026
light_mode

Rugikan Negara Rp10 M Mantan Kadinkes Labusel Ditahan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 22 Jul 2013
  • print Cetak

MEDAN, – Penyidik Subdit III/Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Poldasu, Jumat (19/7), akhirnya melakukan penahanan terhadap lima tersangka dugaan korupsi pengadaan alat-alat kesehatan (alkes) di Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel).

“Sekarang tersangkanya masih dalam perjalanan, dijemput anggota kita dari sana (Labusel, red). Kelimanya akan langsung kita tahan,” ujar Direktur Reskrimsus Polda Sumut, Kombes Pol Sadono Budi Nugroho, usai Salat Jumat, di Mapoldasu.

Dijelaskana Sadono, penahanan itu dilakukan karena pihaknya telah memperoleh hasil audit resmi dari Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sumut yang menyebutkan kerugian Negara dalam dugaan korupsi pengadaan alkes di Labusel sebesar Rp10 miliar.

Sadono tak menampik, saat ditanya apakah salah seorang tersangka tersebut adalah mantan Kadis Kesehatan Labuhanbatu Selatan, Dr Rusman Lubis, “Ya, salah satunya dia (Dr.Rusman Lubis,red),” tegas Sadono.

Kasus dugaan korupsi yang terjadi pada alat kesehatan kedokteran dan KB ini muncul kepermukaan saat serahterima 3 unit Refrigerator Centrifuge dalam keadaan rekondisi dan 2 unit Incubator Transport yang diprkirakan mencapai Rp3 miliar.

Besarnya kerugian negara pada kasus dugaan korupsi yang terjadi pada kegiatan pengadaan alat kesehatan kedokteran dan KB tahun anggaran 2012, dengan sumber dana yang berasal dari APBD-TB dengan DIPA No.

3230/024-04.4.01/02/2012 tanggal 22 Mei 2012 sebesar Rp23 miliar tersebut, diperkirakan mencapai Rp10 M dikorupsi oleh tersangka.

Sementara itu, Kasubbid Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PID) Humas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan menjelaskan, kelima tersangka yang bakal dijebloskan ke sel masing-masing berinisial Jw, Jt (rekanan), Tn alias As, Syn dan R.

“Rencana tindak lanjutnya kita adalah, memeriksa saksi lainnya yang dianggap perlu dan berkaitan dengan kasus tersebut,” kata MP Nainggolan.

Perwira menengah ini juga menambahkan, penyidik Subdit Tipikor Polda Sumut juga tengah menangani kasus dugaan korupsi alkes di lima kabupaten/kota lainnya, yakni Kabupaten Samosir, Kabupaten Tobasa, Kabupaten Tapteng, Kabupaten Sibolga dan Kabupaten Paluta.

Sebelumnya, penyidik telah menetapkan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Syarulan sebagai tersangka dugaan korupsi proyek pengadaan alat kesehatan (alkes) dan Keluarga Berencana (KB) di Dinas Kesehatan (Dinkes) Labusel.

Penetapan itu setelah penyidik memeriksa Syarulan dan Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Labusel, Drs Rusman Lubis secara intensif sejak, Senin (8/4) yang lalu.

Dalam kasus ini, penyidik juga telah melakukan pemblokiran terhadap rekening rekanan Dinkes Labusel berinisial JW, JP, T dan H. Para tersangka disangka melanggar pasal 2 ayat (1) pasal 3 Undang-Undang (UU) Nomor 31/1999 Jo yang telah diubah dan diperbaharui dengan UU Nomor 20/2001 yo pasal 55 ayat (1) ke 1e KUHPidana dengan Nomor Laporan Polisi (LP) LP/197/II/2013/SPKT-II tertanggal 18 Februari 2013. Berbagai barang bukti terkait kasus itu diantaranya 3 Refrigrator telah disita petugas.

Sementara Kabag Humas Pemkab Labusel Hasan Basri Harahap mengaku belum mengetahui penahanan mantan Kadis Kesehatan Dr Rusman Lubis oleh Poldasu. “Kami belum mendapat kabar dari Poldasu,” katanya. (metro)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antinarkoba kurikulum di 5 PT Sumut

    Antinarkoba kurikulum di 5 PT Sumut

    • calendar_month Sabtu, 8 Des 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO) – Materi tentang pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba menjadi kurikulum pendidikan di lima perguruan tinggi (PT) baik negeri dan swasta di Sumatera Utara. Direktur Pusat Informasi Masyarakat Antinarkoba Sumut, Zulkarnain Nasutinon di Medan, mengatakan, kelima perguruan tinggi itu adalah USU, IAIN Sumatera Utara, Universitas Santo Thomas, Universitas Tjut Nyak Dien, dan Universitas […]

  • Gratifikasi seks lebih berbahaya

    Gratifikasi seks lebih berbahaya

    • calendar_month Senin, 14 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) – Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mengatakan banyak orang yang lebih tahan terhadap gratifikasi uang, dibandingkan gratifikasi seksual. “Itu fakta, gratifikasi seksual itu kadangkala lebih dahsyat daripada gratifikasi uang, itu ada banyak,” kata Mahfud di Menara Bidakara, Jakarta, hari ini. Ia melanjutkan, banyak orang yang kebal dengan uang tapi tidak kebal dengan […]

  • Dinilai Banyak Masalah, Masyarakat Desa Sirambas Demo Kades nya

    Dinilai Banyak Masalah, Masyarakat Desa Sirambas Demo Kades nya

    • calendar_month Jumat, 30 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dinilai banyak masalah yang timbul ditangan Kepala Desa, ratusan warga Desa Sirambas Panyabungan Barat, Mandailing Natal ( Madina) tuntut agar Kepala Desa Sirambas dicopot dari Jabatan. ” Ini kades tidak adil dan tidak transparansi soal Anggaran Dana Desa. Banyak program yang tidak terealisasi ditambah persoalan desa yang ambil tindakan sendiri […]

  • Ketua PKS Madina : Bersama Kerja Kunci Sukses Program Partai

    Ketua PKS Madina : Bersama Kerja Kunci Sukses Program Partai

    • calendar_month Senin, 22 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Seluruh fungsionaris Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan kader harus bersama bekerja dalam mensinergiskan program partai. Itu ditekankan Ketua DPTD PKS Kabupaten Mandailing Natal, H. Wahiddin Arjun, Lc, Senin (22/2/2021) dalam sambutannya pada reses TS II 2020-2021 anggota DPRD Sumut, Abdul Rahim Siregar,ST.MT di Panyabungan. Bekerja bersama atau bersama bekerja merupakan kekuatan […]

  • Seputar 3 Warga Ditusuk & Ditembak saat Kibotan

    Seputar 3 Warga Ditusuk & Ditembak saat Kibotan

    • calendar_month Rabu, 28 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pelaku Belum Tertangkap, Puluhan Warga Ngeronda MADINA- Sedikitnya 40 orang menjaga Desa Gunung Baringin, Kecamatan Panyabungan Timur, setiap malam. Ini dilakukan warga, mengingat pelaku penusukan dan penembakan oleh warga Hutatua, belum juga ditemukan hingga pekan ketiga. Tokoh pemuda Desa Gunung Baringin Abdul Kholiq, kepada METRO, Minggu (25/9), mengatakan, tingkat ketakutan warga telah menurun dibandingkan pasca […]

  • LP Labuhan Ruku Dibakar

    LP Labuhan Ruku Dibakar

    • calendar_month Senin, 19 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Napi Hajar Komandan Sipir LABUHANRUKU, – Lembaga Permasyarakatan (LP) Kelas IIa Labuhan Ruku Kabupaten Batubara, Sumut, dibakar. Ratusan napi diperkirakan kabur. Hingga Minggu malam (18/8) masih terjadi perang batu. Kepala keamanan LP yang merangkap Plt Kalapas, S Berutu, kepada Metro Asahan (Grup JPNN) mengatakan, kejadian pertama sekitar pukul 15.00 WIB dan diperkirakan ratusan napi berhasil […]

expand_less