Sabtu, 6 Jun 2026
light_mode

BNN dan Polres Razia Rutin Narkoba

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 2 Agt 2013
  • print Cetak

TAPSEL, – Dalam rangka mengantisipasi, mengendalikan dan memberantas peredaran narkoba di tengah masyarakat, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) bersama Satuan Narkoba Polres Tapsel secara rutin dan kontiniu terus menggelar razia narkoba di wilayah kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), dengan prioritas di Jalinsum.

Razia narkoba tersebut berlangsung selama 6 hari sejak 29 Juli 2013 sampai 2 Agustus 2013, dipimpin langsung Kepala BNNK Tapsel Drs H Bahori Harahap, dengan prioritas razia dilakukan terhadap kenderaan tertutup atau box dan melakukan penyelidikan di tempat-tempat yang dicurigai sebagai lokasi peredaran narkoba.

Kepala BNNK Tapsel Drs H Bahori Harahap, Kamis (1/8) mengatakan, razia dilakukan guna meminimalisir peredaran narkoba di tengah masyarakat, terutama generasi muda serta memutus mata rantai peredaran narkoba di Tapsel, juga upaya mempersempit ruang gerak pengedar narkoba di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini juga sebagai bagian dari kegiatan rutin menuju Indonesia bebas narkoba 2015, sekaligus memutus mata rantai peredaran narkoba di tengah masyarakat, terutama generasi muda,” kata Bahori.

Disebutkannya, dalam operasi ini pihaknya tetap menjalin koordinasi dengan Polres Tapsel, khususnya Satuan Narkoba untuk membantu dan bekerjasama menggelar razia itu. Selain itu, BNNK dan Polres juga akan merazia kafe dan tempat yang berpotensi sebagai peredaran dan penyimpanan barang terlarang tersebut.

“Kita melibatkan seluruh personil BNNK dan dibantu personil Polres Tapsel dari Sat Narkoba,“ paparnya.

Buhori menambahkan, sasaran operasi ini khususnya kepada setiap kendaraan, baik roda dua maupun roda empat yang melintas dan memeriksa barang bawaan, terutama jenis box dan mobil pribadi serta bagasi mobil, untuk memastikan kendaraan tidak membawa barang haram masuk ke wilayah Tapsel.

Dan operasi ini juga sebagai tindak lanjut dari arahan Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu pada saat safari Ramadan di seluruh wilayah Tapsel selaku menekankan kepada masyarakat dan kalangan pemuda untuk menjauhi, menghindari dan mewaspadai peredaran barang haram narkoba, karena akan membunuh generasi muda.

“Memang operasi ini belum membuahkan hasil. Namun Bupati Tapsel sangat mendukung program ini untuk terus digelar dan dilaksanakan secara rutin, tidak saja di lokasi jalanan, tetap di tempat-tempat hiburan dengan melibatkan intelijen BNNK, “ ungkap Bahori. (metro)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Permintaan Katering di Panyabungan Meningkat

    Permintaan Katering di Panyabungan Meningkat

    • calendar_month Rabu, 5 Des 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Permintan katering jenis kue-kuean dan nasi meningkat dalam sebulan terakhir di kota Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal. Peningkatan permintaan umumnya berasal dari organisasi masyarakat, organisasi partai politik dan sekolah-sekolah yang melakukan kegiatan maupun acara internal. Kondisi ini menggambarkan meningkatnya tren katering serta sebagai gambaran makin menggeliatnya sektor sosial politik dan sosial kemasyarakatan […]

  • Idul Fitri, Salaman dan Toleransi di Tengah Keberagaman

    Idul Fitri, Salaman dan Toleransi di Tengah Keberagaman

    • calendar_month Senin, 2 Mei 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Moechtar Nasution   Idul Fitri sebagai hari kemenangan bukan hanya bermakna sebagai pembebasan sekaligus pembersihan secara personal menuju kefitrian setelah berjuang sebulan penuh melaksanakan Ibadah Shoum namun juga memiliki makna perekat dan pemersatu diantara sesama masyarakat ditengah kemajemukan beragama yang merupakan anugerah dari Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa untuk bangsa Indonesia. Inilah […]

  • Masyarakat Desa Harus Nikmati Pembangunan

    Masyarakat Desa Harus Nikmati Pembangunan

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN  TIMUR (Mandailing Online) –  Pemerataan pembanguna perlu dilaksanakan, khususnya di daerah pedesaan agar masyarakat desa juga dapat menikmati pembangunan. Itu dikatakan Anggota DPRD Mandailing Natal (Madina) Syahriawan “Kocu” Nasution dari Partai Bulan Bintang di hadapan masyarakat Desa Tebing Tinggi Panyabungan Timur dalam rangkaian Reses di daerah pemilihan Madina I, Jum’at (4/9) lalu. “ […]

  • MARSIDAO-DAO (episode 37)

    MARSIDAO-DAO (episode 37)

    • calendar_month Rabu, 17 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Nanisuratkon : Dahlan Batubara Sonima goritna namarnyae marsituhuk, ngada tardokon bage aha. Ubat do nalalu, situhuk ngada pe adong tu murakna. Jaru pe songoni, laing pupu do kehe Si Siti mar huta balian mangomo. Angke, sada ibana maia na manjalaki tu bagasna nibaen madung jumolo amang ni daganakna. Urker-urker do ia i saba […]

  • PUPR Madina Optimis Awal 2024 Gedung Pasar Baru Bisa Difungsikan

    PUPR Madina Optimis Awal 2024 Gedung Pasar Baru Bisa Difungsikan

    • calendar_month Kamis, 8 Jun 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online) : adanya kesalahpahaman antara Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah terkait lanjutan pembangunan pasar baru panyabungan diakui Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR ) Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) Elpi Yanti Harahap. ” Kesalahpahaman itu sudah selesai. Selasa Minggu lalu, kami sudah sepakat dengan Kementerian PUPR mana yang menjadi […]

  • Rakyat Tertindas Akibat Pemimpinnya Tidak Ahli

    Rakyat Tertindas Akibat Pemimpinnya Tidak Ahli

    • calendar_month Jumat, 3 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Khutbah Ustaz Yahyauddin Nasution di Mesjid Agung Panyabungan   Panyabungan ( MO)- Figur pimpinan yang tidak tepat salah satu penyebab munculnya ketidakadilan pada berbagai aspek, sehingga rakyat berada pada posisi tertindas. Ketidakberesan urusan pemerintahan diakibatkan dipimpin oleh pemimpin yang bukan ahlinya. Demikian inti khutbah khatib Jum’at Ustaz  H.Yahyauddin Nasution, Lc di mesjid agung An-Nur, […]

expand_less