Jumat, 15 Mei 2026
light_mode

Anggota DPRD Aniaya Pengantar Jenazah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 29 Okt 2010
  • print Cetak

GUNUNG SITOLI-; Sungguh apes nasib Anuari Bu’ulolo (27) alias Anwar, warga Desa Lolowa’u Kecamatan Lolowa’u, Nias Selatan (Nisel). Sudah menolong oknum anggota DPRD Nisel berinisial YN (36), justru balasannya ia dipukul dan dikeroyok YN dan keluarganya. Peristiwa itu terjadi di Jalan Karet Gunung Sitoli, Rabu (27/10). Tidak terima, Anwar membuat pengaduan ke Polres Nias.

Korban kepada METRO, Kamis (28/10) menerangkan, peristiwa tersebut berawal meninggalnya ayah YN di Medan. Kemudian Kepala Puskesmas Lolomatua meminta korban dan temannya penjemputan jenazah.

“Kami menjemput jenazah ke Bandara Binaka, Gunung Sitoli, Senin (25/10) dengan menggunakan ambulans. Jenazah tidak langsung dibawa ke Nisel, namun terlebih dahulu disemayamkan di Gunung Sitoli selama dua hari,” ujarnya.

Rabu (27/10) sekira pukul 12.00 WIB, jenazah akan diberangkatkan ke kampung halamannya di Desa Tumari, Kecamatan Lolomatua, Nisel.

“Tiba-tiba datang salah seorang anggota keluarga anggota dewan sembari berkata, ‘bagaimana jika saudara pindah ke mobil yang lain? Biar ibu saya yang di sini’. Kemudian saya bicara dengan sopir ambulans. Namun saat sedang bicara, tiba-tiba abang YN datang dan memarahi saya sambil mengatakan, ‘kenapa lama kali kamu turun? Apakah yang meninggal itu suami kamu?’ Mendengar itu saya langsung turun dan mendatangi ibu YN untuk menuntunnya ke mobil ambulans,” terang Anuari.

Saat itu korban sempat bertanya kepada ibu YN dengan mengatakan, “Kenapa sikap kalian seperti itu pada kami? Bahkan kami telah bantu untuk antarkan jenazah ke kampung”.

Sesudah ibu YN dinaikkan ke mobil ambulans, dan korban menutup pintu mobil serta melintas di depan mobil dan mendatangi sopir. Namun dari belakang, YN mengikutinya. “Belum sempat saya bicara dengan sopir, YN berkata kepada saya, ‘apa lagi masalahnya?’ Kemudian YN menampar saya,” tutur korban.

Melihat dirinya ditampar, keluarga YN yang lain mendatanginya bersama-sama. Bukannya melerai, justru mereka mengeroyok korban.

“Ada yang memukul, ada yang menendang saya. Ketika ada kesempatan lolos, saya melarikan diri, tapi masih dikejar. Sykurlah saat saya dikeroyok, salah seorang anggota Polantas kebetulan lewat dan menolong saya. Kebetulan lagi, lewat abang saya naik mobil dan melihat saya. Saya lari ke mobilnya dan langsung ke Polres Nias. Pemukulan itu saya perkirakan berlangsung selama 15 menit. Teman saya (sopir, red) yang hendak melerai juga kena pukul dan dipaksa langsung mengantarkan jenazah. Saya harap pihak kepolisian segera menindaklanjuti laporan saya,” ujarnya.

Kasat Reskrim Polres Nias, AKP E Hulu SH, Kamis (28/10) via telepon membenarkan laporan pengaduan itu sudah ditangani. “Kasus ini memang sudah ada masuk, dan saat ini sedang ditindaklanjuti,” ujarnya.

Sementara Ketua KNPI Nias, Dalifati Ziliwu mengaku sangat menyesalkan kejadian tersebut.

“Kita harapkan pihak kepolisian segera menindaklanjuti laporan ini, tanpa ada perbedaan hukum,” ujarnya. (son)
Sumber : Metro Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • QRIS dan KKP Diharap Genjot ETPD di Madina

    QRIS dan KKP Diharap Genjot ETPD di Madina

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam upaya meningkatkan capaian Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD), Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) berupaya terus mendorong implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD). Hal ini sebagaimana hasil dalam rapat evaluasi Roadmap dan rencana aksi ETPD Kabupaten Mandailing Natal Tahun 2021-2025 berlangsung di aula kantor bupati Madina, Jumat (4/10/2024). Rapat […]

  • PT SMGP Bantu Korban Kebakaran di Longat

    PT SMGP Bantu Korban Kebakaran di Longat

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN BARAT (Mandailing Online) – PT Sorik Marapi Geothermal Power (PT.SMGP) memberikan bantuan kepada korban kebakaran di Kelurahan Longat OTP Geotermal, Jumat (10/4) lalu. Sebanyak 6 kepala keluarga memperoleh bantuan dalam bentuk renovasi rumah, diserahkan oleh Manager Sustainability PT. SMGP Apriadi Djamhurie Gani kepada Lurah Longat Abdul Kholid  didampingi Camat Panyabungan Barat Muhammad Amin. […]

  • 150 Miliar APBN Tahun ini Untuk Pembangunan Jalan di Batahan dan Muara Batang Gadis

    150 Miliar APBN Tahun ini Untuk Pembangunan Jalan di Batahan dan Muara Batang Gadis

    • calendar_month Selasa, 25 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) demi menunjang infrastruktur Kawasan Ekonomi Khusus ( KEK ) di Kabupaten Mandailing Natal, Presiden melalui Impres nya tahun ini mengalokasikan anggaran untuk pembangunan jalan  pelabuhan Palimbungan Batahan di Kecamatan Batahan senilai Rp 100 miliar. Selain di Kecamatan Batahan, di Kecamatan Muara Batang Gadis juga dialokasikan anggaran senilai Rp 50 miliar. Bupati […]

  • Mubarak Bajak SMS untuk Sebarkan Pesan

    Mubarak Bajak SMS untuk Sebarkan Pesan

    • calendar_month Jumat, 4 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LONDON, – Intervensi Pemerintah Mesir terhadap layanan telekomunikasi masih terus berlangsung. Setelah sempat mematikan jaringan internet dan layanan telepon, kali ini Presiden Hosni Mubarak pun menggunakan jaringan telekomunikasi untuk menyebarkan pesan SMS ke semua nomor ponsel di Mesir untuk mendukung pemerintah. Para pengguna layanan seluler Vodafone di Mesir mengabarkan banyak yang menerima pesan SMS tersebut […]

  • Hore, Jabatan Kepdes di Madina Resmi 8 Tahun

    Hore, Jabatan Kepdes di Madina Resmi 8 Tahun

    • calendar_month Kamis, 18 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA -Mandailing Online: 370 dari 377 Kepala Desa di Mandailing Natal resmi menjabat 8 (Delapan) Tahun setelah dikukuhkan Bupati Madina Muhammad Ja’kfar Sukhairi. Kamis, (18/07/2023). Sebelumnya usia masa jabatan kepdes dalam satu periode hanya 6 tahun kini Kata Bupati Madina Para Kepdes yang sebelumnya sudah pernah dilantik pada Pilkades 2023 lalu, telah resmi menjabat 8 tahun […]

  • Di Madina Habis Bimtek Kades Muncul Bimtek BPD

    Di Madina Habis Bimtek Kades Muncul Bimtek BPD

    • calendar_month Kamis, 7 Des 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- Ternyata Dana Desa di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) tidak hanya dibuat untuk Bimtek Kepala Desa Saja. Tahap ke III Pencairan dana desa tahun 2023 ini juga dialokasikan anggaran untuk Bimtek BPD ( Badan Permusyawaratan Desa ). Anggarannya mencapai Rp.4000.000/ desa nya. Di Kecamatan Siabu sendiri ada 26 Desa. […]

expand_less