Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Jalan ke Aek Nabara Jenis Tanah dan Berbahaya

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 15 Agt 2013
  • print Cetak

BATANG NATAL (Mandailing Online) – Kondisi jalan menuju Desa Aek Nabara Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) masih berjenis jalan tanah dan sempit hanya mampu dilewati kenderaan roda dan berbahaya jika tak hati-hati melewatinya.

Desa ini sudah terlalu lama dalam penantian panjang mengharapkan infrastruktur yang memadai layaknya sebuah desa yang berada di wilayah negara yang merdeka.

Jalan ke desa ini, selain masih jalan tanah, juga memiliki banyak tanjakan maupun tikungan tajam. Nyawa warga senantiasa terancam jika tidak hati-hati berkendara, sebab jurang yang dalam selalu menganga.

“Selain mudah celaka, jalur itu juga menyulitkan bagi pertumbuhan ekonomi di masyarakat apalagi untuk membawa hasil komoditas seperti karet, kulit manis dan hasil hutan lainnya,” ujar warga, Ahmad Sukri kepada wartawan, Kamis (15/8/2013).

“Kita mengharapkan kepada Pemkab Madina melalui Dinas PU untuk melaksanakan pembangunan menuju desa ini,” imbuhnya.

Dijelaskannya, desa itu berjumlah sekitar 200 kepala keluarga yang pada umumnya hidup dari hasil perkebunan dan pertanian, sebagian perikanan. Untuk menjual hasil usaha terpaksa diangkut dengan kenderaan roda dua.

“Panjang jalan ini hanya sekitar 9 kilo meter. Apabila musim hujan jalan ini sangat sulit dilalui karena licin dan kenderaan mudah jatuh, makanya harus ekstra hati-hati, dan musim kemarau akan mengakibatkan banyak debu,” ujarnya.

Sementara itu Mara Halim, tokoh pemuda Batang Natal menambahkan, baru-baru ini Wakil Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution telah berkunjung ke desa tersebut, tentunya sudah tahu bagaimana kondisi jalan menuju Desa Aek Nabara.

“Memang sudah sangat wajar pembangunan jalan ke desa itu, mengingat pertumbuhan ekonomi satu daerah haruslah mempunyai infrastruktur memadai, terutama jalan. Karena itu jika pemerintah belum sanggup langsung membangun aspal hotmik, paling tidak secara bertahap ataupun tahap awalnya itu perkerasanlah,” katanya.

Peliput : Maradotang Pulungan
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPKH Wilayah I Salahi Prosedur di Ulu Pungkut

    BPKH Wilayah I Salahi Prosedur di Ulu Pungkut

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ULU PUNGKUT (Mandailing Online) – Terkait penolakan 13 desa di Ulu Pungkut terhadap hasil pemancangan batas hutan lindung di Kecamatan Ulupungkut, Mandailing Natal (Madina) dinilai akibat pihak BPKH Wilayah I Sumatera Utara menyalahi prosedur. “Tanda batas yang dibuat BPKH Wilayah I telah menyalahi karena tidak pernah melakukan pertemuan dengan masyarakat Ulu Pungkut, akibatnya masyarakat merasa […]

  • Sri Mulyani Bertemu Kembali dengan Presiden SBY

    Sri Mulyani Bertemu Kembali dengan Presiden SBY

    • calendar_month Sabtu, 9 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Nusa Dua, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berjalan dengan Mantan Menteri Keuangan yang kini menjabat Managing Director Bank Dunia, Sri Mulyani seusai mengadakan pertemuan di Jimbaran, Bali, Jumat (8/4). Mantan Menteri Keuangan, Sri Mulyani, untuk pertama kalinya bertemu kembali dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sejak bermarkas di Washington DC, Amerika Serikat, sebagai Managing Director Bank Dunia. […]

  • Sudah Harga Karet Murah, Padi Pula Gagal Panen

    Sudah Harga Karet Murah, Padi Pula Gagal Panen

    • calendar_month Kamis, 8 Des 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Sudah menjerit akibat harga komoditas karet alam yang murah, kini diperparah bakalan gagal panen padi akibat sawah direndam banjir. Itu nasib yang menimpa penduduk Desa Hutapuli dan Hutaraja Kecamatan Siabu, Mandailing Natal. Mayoritas hamparan sawah di dua desa itu digasak banjir dalam sepekan terakhir menyebabkan tanaman padi yang telah menguning alias […]

  • Komisi 1 : Pembangunan Lapangan Anggora Butuh Lanjutan

    Komisi 1 : Pembangunan Lapangan Anggora Butuh Lanjutan

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      KOTANOPAN (Mandailing Online)- Komisi 1 DPRD Madina memandang lapangan Anggora di Kotanopan harus mampu menjadi pendorong pengembangan dunia olahraga di Mandailing Julu. Oleh karena itu, lanjutan pembangunannya harus menjadi perhatian ke depan. Berdasar itu, Komisi 1 DPRD Madina meninjau lapangan olahraga Anggora di Kotanopan, Kamis(14/11/2019). Peninjauan yang dipimpin langsung Ketua Komisi 1 Sobir Lubis, […]

  • UN 11 provinsi ditunda, memprihatinkan

    UN 11 provinsi ditunda, memprihatinkan

    • calendar_month Senin, 15 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      JAKARTA, (MO)  – Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Djamal Azis mengungkapkan keprihatinannya atas ditundanya pelaksanaan Ujian Nasional Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) di 11 provinsi. “Kami menyatakan keprihatinan atas hal ini. Penundaan UN dengan alasan teknis dari pihak percetakan menandakan ketidaksiapan pihak pelaksana dalam menjalankan tugas yang dibebankan kepadanya,” kata anggota DPR […]

  • Tidak Ada Ampun, PUPR Madina Komitmen Tindak Kontraktor Nakal

    Tidak Ada Ampun, PUPR Madina Komitmen Tindak Kontraktor Nakal

    • calendar_month Senin, 10 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR ) Mandailing Natal, Sumatera Utara berkomitmen menindak tegas para penyedia jasa atau kontraktor yang tidak melaksanakan tugas pembangunan infrastruktur tidak sesuai kontrak dan peraturan yang berlaku. Pj Kepala Dinas PUPR Madina Evi Yanti Harahap menekankan, komitmen itu ditegaskan guna menjamin kualitas dan […]

expand_less