Kamis, 15 Okt 2026
light_mode

Mulai 2014, Penilaian Perilaku PNS Diperketat

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 17 Sep 2013
  • print Cetak

JAKARTA, – Aturan baru yang mengatur mengenai penilaian kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) akan mulai diterapkan mulai tahun depan. Berdasar Peraturan Pemerinta (PP) Nomor 46 Tahun 2011, penilaian akan didasarkan pada Sasaran Kerja Pegawai (SKP) dan perilaku kerja PNS.

Di pasal 15 PP tentang Prestasi Kerja PNS itu dinyatakan, bobot nilai unsur SKP 60 persen dan perilaku kerja 40 persen. Penilaian dilakukan oleh atasan langsung.

Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Wamenpan-RB) Eko Prasojo mengatakan, dengan sistem yang baru ini setiap pegawai harus memiliki sasaran kerja berupa target kerja yang merupakan turunan dari tugas pokok dan fungsi PNS bersangkutan.

“Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2011 akan berlaku pada instansi pusat dan daerah mulai tahun 2014. Jadi wajib dilaksanakan,” tegas Eko Prasojo dalam keterangannya, kemarin.

Di PP dinyatakan, setiap PNS wajib menyusun SKP berdasarkan rencana kerja tahunan instansi. SKP memuat kegiatan tugas jabatan dan target yang harus dicapai dalam kurun waktu penilaian yang bersifat nyata dan dap at diukur. PNS yang tidak menyusun SKP dijatuhi hukuman disiplin sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Untuk unsur perilaku, yang dinilai aspek orientasi pelayanan, integritas, komitmen, disiplin, kerja sama, dan kepemimpinan.

Eko Prasojo menjelaskan, pihaknya sudah intensif menyosialisasikan aturan baru ini. Dikatakan, penilaian dengan sistem terbaru ini nantinya berkaitan dengan tunjangan ke masing-masing PNS.

“Untuk pengawasan SKP, Kementerian PANRB dan BKN melakukan pengawasan terus menerus, karena kaitanya dengan Tunjangan Kinerja yang harus sampai ke level individu,” ujar Wamen. (jpnn)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tak Punya Uang 300 Ribu Biaya Melahirkan, RSU Panyabungan Tahan Ibu dan Bayinya

    Tak Punya Uang 300 Ribu Biaya Melahirkan, RSU Panyabungan Tahan Ibu dan Bayinya

    • calendar_month Kamis, 18 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Akibat tidak mampu membayar biaya persalinan, seorang ibu dan bayinya berasal dari keluarga miskin ditahan pihak Rumah Sakit Umum RSU Panyabungan. Hingga Kamis sore (18/2) Rodiah dan bayi laki-lakinya masih tertahan di rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal sejak melahirkan 3 hari lalu. Dia dan Aswir suaminya warga Kelurahan Panyabungan […]

  • Polri: Pilkada Langsung Lebih Rawan

    Polri: Pilkada Langsung Lebih Rawan

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Usulan penghapusan kewenangan Mahkamah Konstitusi (MK) menangani sengketa pemilukada serta penolakan MA kembali menangani sengketa Pemilukada membuat wacana penghapusan pemilukada langsung mencuat. Sejumlah pihak menilai pengembalian pemilihan kepala daerah ke DPRD juga berimbas pada potensi kerusuhan horizontal akibat bentrokan massa pendukung calon-calon yang berlaga. Mabes Polri mengakui pemilihan kepala daerah melalui pilkada langsung […]

  • Bantuan 500 Kartu BPJS Kerja: Ilusi Perlindungan atau Jurus Selamat?

    Bantuan 500 Kartu BPJS Kerja: Ilusi Perlindungan atau Jurus Selamat?

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        Oleh: Muhammad Ludfan Nasution Ketua Konfederasi Sarikat Buruh Muslim Indonesia (Sarbumusi) NU Mandailing Natal     Ada yang terasa janggal setiap kali buruh dirayakan dengan angka. Bantuan 500 kartu BPJS Ketenagakerjaan untuk pekerja rentan di Mandailing Natal dari Pemprov Sumut, memunculkan dugaan buruk. Seremoni dalam suasana yang rapi, penuh simbol, dan tentu saja […]

  • Bupati Salurkan Gaji kepada Pasien RSUD Panyabungan

    Bupati Salurkan Gaji kepada Pasien RSUD Panyabungan

    • calendar_month Jumat, 11 Nov 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution kembali membagikan gaji pokoknya kepada masyarakat. Kali ini, janji kampanye itu diserahkan kepada pasien rawat inap di RSUD Panyabungan, Kecamatan Panyabungan, Madina, Sumut, Jum’at (11/11/2022). Pada kesempatan itu, Sukhairi menyempatkan diri berbincang bersama pasien dan keluarga menanyakan keluhan mereka. Sukhairi mengatakan penyerahan gaji […]

  • Bupati Diminta Sosialisasikan Dana Pendidikan

    Bupati Diminta Sosialisasikan Dana Pendidikan

    • calendar_month Senin, 13 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Bupati Madina, Hidayat Batubara didesak untuk mensosialisasikan dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah untuk tingkat SLTA serta bantuan bagi pelajar yang masuk ke perguruan tinggi yang ditampung di APBD Madina tahun 2012. Sebab, pasca pengesahan APBD, masyarakat luas belum banyak mengetahui kebijakan di sektor pendidikan tersebut. Program ini merupakan salah satu kebijakan bupati […]

  • 2 Bulan, 3 Kali Lantik Pejabat

    2 Bulan, 3 Kali Lantik Pejabat

    • calendar_month Jumat, 4 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    59 Pejabat Madina Dilantik MADINA Penjabat Bupati Mandailing Natal Ir Aspan Sofian Batubara MM melantik 59 pejabat eselon II, III dan IV, Selasa (1/3). Sebelumnya bulan Februari lalu, Aspan juga telah dua kali melantik pejabat di Pemkab Madina. Pelantikan 59 pejabat tersebut menyahuti tentang Perda Susunan Organisasi Tata Pemerintahan (Suorta) baru tahun 2010. Pj Bupati […]

expand_less