Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Pemkab Madina korupsi cetak sawah?

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 25 Okt 2013
  • print Cetak

MEDAN (Mandailing Online) – Dinas Pertanian dan Peternakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madina diduga korupsi melalui anggaran program belanja cetak sawah pada Tahun Anggaran (TA) 2011 dan 2012.

Ini merupakan sebuah bukti tidak profesionalnya kedua dinas tersebut. Pasalnya, sebagai pihak pengguna anggaran, kedua dinas itu sangat jelas mengabaikan program kesejahteraan rakyat.

Kordinator Aliansi Mahasiswa Masyarakat Peduli Birokrasi Bersih (AMPBB), Hajrul Aswat Siregar mengatakan, pihaknya telah melakukan investigasi dan analisa terhadap program belanja cetak sawah di Kabupaten Madina TA 2011 dan 2012. Namun Dinas Pertanian & Peternakan Pemkab Madina, yang merupakan pihak pengguna anggaran menolak dan mengabaikannya.

Ia menjelaskan, hal ini terlihat jelas pada program cetak sawah seluas 450 Ha dengan anggaran Rp4,5 miliar di anggaran 2011. Tapi pengalokasiannya di Desa Banjar Aur Kecamatan Sinunukan Kabupaten Madina seluas 200 Ha, dan di Tunas Karya Sikara-Kara Madina, seluas 250 Ha diduga tumpang tindih. “Pengerjaannya asal jadi dan tidak sesuai dengan ukuran lahan, sehingga pengerjaannya ditaksir hanya 40 persen,” ketusnya, hari ini.

Selain itu, ucapnya, anggaran TA 2012 untuk pemetaan sawah itu menggunakan dana sebesar Rp7 miliar ditambah pengalihan dari Tapanuli Selatan (Tapsel) dengan target pengeluaran Rp10 juta/hektar, yang seharusnya lahan tersebut mencapai 900 Ha. Namun, pelaksanaannya terindikasi kental dengan penyalahgunaan dan dugaan korupsi, karena tidak sesuai dengan petunjuk teknis.

“Kami menduga luas lahan juga tidak sesuai dengan yang dikerjakan. Untuk itu kita meminta aparat hukum memeriksa Kadis (Kepala Dinas, red) Pertanian Kabupaten Madina, dan meminta Polda Sumut untuk secepatnya menyelidiki dugaan korupsi Belanja Cetak Sawah tersebut. Selain tiu kita juga berharap agar seluruh elemen memperhatikan kasus ini,” pungkasnya.(wasp)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Walikota: CPNS Gate Tidak Terulang Lagi

    Walikota: CPNS Gate Tidak Terulang Lagi

    • calendar_month Selasa, 9 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pematangsiantar, Walikota Pematang Siantar Hulman Sitorus SE meminta masyarakat agar melaporkan dugaan kecurangan database honorer. Jika terbukti ada kecurangan akan diberikan sanksi tegas bagi pejabat yang terlibat. “Saya akan menerima seluruh aspirasi dan laporan tentang adanya dugaan permainan “kotor” dalam pembuatan database sementara honorer yang akan diangkat menjadi CPNS,” kata Walikota Hulman Sitorus SE melalui […]

  • Survey: Mayoritas Warga Nilai Kepala Desa Tidak Kompeten

    Survey: Mayoritas Warga Nilai Kepala Desa Tidak Kompeten

    • calendar_month Selasa, 1 Agt 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Mayoritas responden, atau sebesar 29 persen merasa persoalan pembangunan dan ekonomi desa terletak pada kepala desa dan aparaturnya tidak kompeten. Demikian dilansir Kompas.com, Senin (31/7/2023). Jajak pendapat Litbang Kompas periode Juli 2023 merekam pendapat publik soal berbagai persoalan utama dalam meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat desa. Kemudian, sebanyak 24,3 persen responden […]

  • Dua Supir ALS Tersangka

    Dua Supir ALS Tersangka

    • calendar_month Jumat, 1 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Kepolisian menetapkan tersangka terhadap supir I dan II Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) tujuan Medan-Bengkulu yang masuk jurang di Kawasan Aek Latong, kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), menewaskan 19 orang penumpangnya pada Sabtu (25/6) lalu. “Saat ini supir I bernama Unggul dan supir II, Rahmat masih diburu pihak kepolisian di wilayah Sumut […]

  • Alat Berat Milik Penambang Emas Ilegal di Kotanopan Kembali Beroperasi. Sebutan Todung Mulya Lubis Polisi dan Pemerintah ” Ommission ” Takberarti

    Alat Berat Milik Penambang Emas Ilegal di Kotanopan Kembali Beroperasi. Sebutan Todung Mulya Lubis Polisi dan Pemerintah ” Ommission ” Takberarti

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Kotanopan ( Mandailing Online ): Pelaku tambang emas ilegal kembali mengoperasikan alat berat jenis excavator  di wilayah hukum Polsek Kota Nopan tepatnya di antara desa jambur tarutung dan aek kapesong, di Kecamatan Kota Nopan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ). Dalam video pendek yang dikirimkan warga pada Minggu sore 16/3/2025 terlihat alat berat milik pelaku […]

  • Mobil Dinas Rusak, Camat Ranto Baek Nekat Sewa Mobil

    Mobil Dinas Rusak, Camat Ranto Baek Nekat Sewa Mobil

    • calendar_month Kamis, 27 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) ternyata ada Camat di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) yang nekat menyewa mobil untuk menunjang aktifitas kerjanya sebagai kepala wilayah, pasalnya mobil dinasnya mengalami kerusakan parah dibagian mesin sehingga tidak bisa di gunakan. Camat Ranto Baek kabarnya nekat menyewa mobil tersebut selama 3 bulan terakhir, ia menyewa mobil itu dengan […]

  • Pamekasan Alokasikan Rp 1,5 Miliar untuk Guru Ngaji

    Pamekasan Alokasikan Rp 1,5 Miliar untuk Guru Ngaji

    • calendar_month Kamis, 14 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PAMEKASAN, (MO)-Pemkab Pamekasan, Madura, Jawa Timur, mengalokasi anggaran sebesar Rp1,5 milian untuk memberikan bantuan insentif kepada para guru ngaji yang ada di wilayah itu. Menurut Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Pamekasan Munafi, Kamis, jumlah bantuan untuk guru ngaji ini naik dibanding tahun 2012. Sebab ketika itu, jumlah guru ngaji yang mendapatkan bantuan hanya Rp1 […]

expand_less