Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Aishah Schwartz, Hidayah dan Burkini

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 14 Nov 2013
  • print Cetak

Satu dekade silam, Aishah Schwartz memutuskan menjadi Muslim. Putusan ini diambilnya, setelah 41 tahun tak pernah tahu apa itu Islam dan Muslim.

Kini, ia kian memahami mengapa Allah memberikan hidayah kepadanya. “Subhanallah, aku bersyukur menjadi Muslim,” kata dia seperti dikutip onislam.net, Rabu (13/11).

Sebelum menjadi Muslim, Aishah gemar berenang. Ia bahkan rutin mengunjungi laut Merah setiap tahunnya. Setelah menjadi Muslim, ada sejumlah adaptasi yang perlu dilakukan. Intinya, Islam tidak menghalangi hobi berenang Aishah.

“Islam itu mendorong kita memberikan prioritas untuk menjaga kesehatan tubuh. Kesehatan ini mencakup pikiran, tubuh dan jiwa,” kata dia.

Umar bin Khattab, kata dia, seperti diriwayatkan Tabarani, menyuruh anaknya berenang, berkuda dan memanag. Ini artinya, berenang ini memberikan manfaat yang cukup besar bagi kesehatan tubuh.

Berenang, kata Aisha, merupakan olahraga multifungsi yang melatih peningkatan aktivitas otak, kontrol berat badan, jantung sehat dan lainnya. “Pertanyaannya, tidak mungkin aku mengenakan bikini. Lalu apa yang aku kenakan,” tanya dia.

Soal ini, Aisha pusing bukan kepalang. Akhirnya, ia coba berenang dengan mengenakan abaya. Yang terjadi saat itu, ia tak bisa berenang, karena abaya yang dikenakannya menyulitkannya.

“Alhamdulillah, saat itu mulai dikenal burkini, pakaian renang yang menutupi seluruh tubuh kecuali wajah, tangan dan kaki,” kata dia.

Menurut Aisha, burkini ini menyeimbangkan antara kebutuhan dan kewajiban seorang Muslimah. Setiap Muslimah butuh olahraga guna menjaga kesehatan, namun ia juga wajib menjaga auratnya. Burkini menjadi jembatan itu.

“Tapi Anda jangan salah, burkini bukan milik Muslimah saja, kalangan non-Muslim bisa memakainya. Saya ingat, ada tetangga saya yang non-Muslim memesan burkin,” kata dia.(rmol)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siswa yang tak Terlibat Injak Alquran, Diminta Tetap Tenang

    Siswa yang tak Terlibat Injak Alquran, Diminta Tetap Tenang

    • calendar_month Jumat, 30 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    SELUMA, – Siang kemarin Wakil Bupati Seluma, Mufran Imron, SE langsung turun ke lapangan dengan mendatangi SMAN 6 Seluma, yang heboh karena kasus sejumlah siswa menginjaak Alquran saat disumpah oknum gurunya. Dia datang menggunakan mobil Daihatsu APV Nopol B 1509 ZFI. Setibanya di SMAN 6 Seluma, Mufran langsung melihat-lihat ke dalam ruangan kelas siswa setelah […]

  • Ketua DPRD: Pemkab dan RSU Harus Segera Tolong Torkis

    Ketua DPRD: Pemkab dan RSU Harus Segera Tolong Torkis

    • calendar_month Senin, 20 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Ketua DPRD Madina As Imran Khaitamy Daulay mendesak Pemerintah Kabupaten Madina dan lembaga terkait dan RSUD Panyabungan menolong Torkis dengan tindakan cepat. Imran Khaitamy, kepada wartawan Senin (20/2) melalu telepon seluler, mengatakan, setelah mengetahui melalui media tentang penderita penyakit Talasemia, dia langsung mengontak ke pihak RSUD Panyabungan supaya memperhatikan pasien itu lebih […]

  • Balada Keterpaksaan Impor Garam, Sampai Kapan?

    Balada Keterpaksaan Impor Garam, Sampai Kapan?

    • calendar_month Selasa, 30 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Alfisyah S.Pd Guru dan Pegiat Literasi Islam Garam oh garam kenapa engkau murah? Macam mana aku tak murah karena banyak garam impor. Impor oh impor kenapa garam di impor? Macam mana aku tak diimpor….karena terpaksa impor. Itulah sepenggalan lagu bernada mirip lagu bersambung dalam tontonan serial anak-anak Upin dan Ipin. Muatan lagu ini senada […]

  • Kejati Sumut Selamatkan Uang Negara Rp 3,1 miliar

    Kejati Sumut Selamatkan Uang Negara Rp 3,1 miliar

    • calendar_month Selasa, 23 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, – Sepanjang Januari sampai Juni 2013, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) telah menyelamatkan uang negara dari kasus korupsi sebanyak Rp 3,1 miliar. Kepala Kejati Sumut Bambang Setyo Wahyudi yang dijumpai di ruangannya usai peringatan Hari Bhakti Adhyaksa, Senin (22/7/2013), uang negara dari kasus korupsi, yang ditangani tindak pidana khusus sebanyak Rp3.110.698.000. Adapun 98 […]

  • Intensif Tangani Kasus Korupsi

    Intensif Tangani Kasus Korupsi

    • calendar_month Selasa, 4 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara akan mengintensifkan penanganan kasus korupsi di Sumut Tahun 2011 ini. Hal ini dikatakan Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejatisu Erbindo Saragih melalui telepon kepada wartawan di Medan, Senin (03/01/2011). Dikatakannya, terungkapnya berbagai kasus dugaan korupsi di Sumut tidak terlepas dari peran serta masyarakat untuk melaporkan dugaan korupsi ke kejaksaan. ”Laporan tersebutlah […]

  • Jalan Lintas Pantai Barat Longsor di Dua Titik

    Jalan Lintas Pantai Barat Longsor di Dua Titik

    • calendar_month Senin, 4 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA Akibat hujan yang terus mengguyur Kabupaten Mandailing Natal sejak beberapa hari terakhir ini, mengakibatkan longsor di dua titik jalan lintas provinsi menuju Pantai Barat Madina tepatnya di Kecamatan Batang Natal. Jalan sepanjang sekitar 35 kilometer tersebut menjadi langganan longsor setiap tahunnya di musim penghujan. Informasi dihimpun METRO dari Imsaruddin (22), warga Desa Tarlola, Kecamatan […]

expand_less