Jumat, 28 Agu 2026
light_mode

Istana: Penyadapan Berpotensi Ganggu Hubungan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 18 Nov 2013
  • print Cetak

JAKARTA – Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono telah mengetahui ramainya pemberitaan seputar penyadapan oleh Australia terhadap dirinya, Ibu Negara Ani Yudhoyono dan sejumlah tokoh.

Menurut Staf Khusus Presiden bidang Hubungan Internasional, Teuku Faizasyah, pemerintah Australia perlu memberi klarifikasi pada Indonesia terkait enyadapan itu.

“Sepengetahuan saya menlu telah menyampaikan informasi awal ke Bapak Presiden atas berita yang mengemuka tersebut. Pemerintah Australia perlu klarifikasikan hal ini ke Pemerintah Indonesia,” kata Faizasyah melalui keterangan pers pada wartawan, Senin, (18/11).

Faizasyah menyesalkan aksi penyadapan itu. Ia menyatakan itu akan berpotensi ganggu hubungan kerjasama antara Australia dan Indonesia yang telah terjalin selama ini.

“Klarifikasi dari mereka penting untuk menjernihkan suasana. Adanya berita tersebut saja sudah berpotensi mengganggu hubungan,” tegas Faizasyah.

Directorate Signal Defense (DSD) Australia dikabarkan telah menyadap pembicaraan telepon Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan lingkaran dekatnya. Dari dokumen bocoran Edwad Snowden yang dimuat harian The Guardian itu terungkap bahwa sejumlah nama yang disadap memang memiliki posisi penting.

Secara rinci, DSD menulis daftar nama pejabat Indonesia yang disadap mulai semester kedua 2007, lengkap dengan merek handphone yang disadap. Misalnya, dari sejumlah nama pejabat tinggi, diketahui baru Boediono dan Dino Patti Djalal yang sudah menggunakan BlackBerry. Lainnya masih menggunakan Nokia yang kala itu begitu populer.

Lantas siapa saja yang disadap DSD? Dalam laporan bertitel “IA Ladership Targets + Handsets” diketahui bahwa Presiden SBY ada di nomor pertama daftar sadapan. Selanjutnya ada nama Ibu Negara Kristiani Herawati atau yang lebih dikenal dengan panggilan Bu Ani. Keduanya diketahui menggunakan gadget Nokia E90-1.

Nomor ketiga dalam daftar sadapan itu adalah Boediono dengan BlackBerry Bold 9000. Nomor empat dalam daftar sadapan adalah Jusuf Kalla dengan handphone Samsung SGH-Z370.

Kemudian nama Dino Patti Djalal yang kala itu menjadi Juru Bicara Kepresidenan untuk urusan luar negeri menempati urutan kelima. Dari dokumen DSD itu diketahui bahwa Dino menggunakan BlackBerry Bold 9000.

Di urutan keenam ada Andi Mallarangeng yang kala itu masih Juru Bicara Kepresidenan untuk dalam negeri. Pria yang belakangan jadi Menteri Pemuda dan Olahraga itu diketahui menggunakan handphone Nokia E71.

Sedangkan Hatta Rajasa yang kala itu menjadi Menteri Sekretars Negara ada di nomor urut tujuh dalam daftar pejabat yang disadap DSD. Hatta menggunakan handphone Nokia E90-1.

Menteri Keuangan kalau itu, Sri Mulyani juga masuk dalam daftar nama yang disadap. Berada di urutan kedelapan dalam daftar nama versi DSD, Sri Mulyani diketahui menggunakan handphone Nokia E90-1.

Selanjutnya Widodo AS yang kala itu menjadi menkopolhukam masuk dalam daftar sadapan di urutan sembilan. Mantan Panglima TNI AL itu menggunakan handphone Nokie E66.

Sedangkan di urutan sepuluh daftar sadapan adalah Sofyan Djalil yang kala itu menjadi menteri BUMN. Sofyan diketahui menggunakan handphone Nokia E90-1. (flo/jpnn)

Putra Presiden Tewas dalam Kecelakaan Pesawat

MOSKOW–Kecelakaan pesawat terjadi di Rusia dan menewaskan 50 orang di dalamnya. Di antara korban tewas adalah Irek Minnikhanov, putra Presiden Republik Tatarstan.

Komite penyidik resmi, Vladimir Markin, mengatakan kepada Rossiya 24 TV bahwa sejumlah pakar sedang memeriksa apakah kualitas bahan bakar dan kondisi cuaca menjadi faktor yang berkontribusi terhadap kecelakaan. Pasalnya, saat peristiwa naas terjadi Kazan dalam kondisi diguyur hujan.

Seperti dilansir laman BBC (17/11), pesawat naas Boeing 737 berangkat dari Moscow dan mencoba untuk mendarat tetapi pesawat ini malah meledak dalam benturan yang terjadi Minggu malam (17//11) malam Wib.

Total ada 44 penumpang dan enam kru dalam penerbangan maskapai Tatarstan Airlines. Selain putra presiden Tatarstan, turut menjadi korban adalah Aleksander Antonov, yang menjadi kepala Layanan Keamanan Federal Tatarstan.

Para penyidik sendiri kini sedang melakukan pemeriksaan untuk mengetahui apakah kecelakaan disebabkan oleh kesalahan teknis atau kesalahan dari kru pesawat. Namun, beberapa laporan mengatakan, pilot berusia 47 tahun bernama Rustem Salikhov, sudah mencoba untuk mendaratkan pesawat beberapa kali sebelum akhirnya celaka.

Seorang wartawan yang pernah naik pesawat sama dari Kazan ke Moskow pada Minggu pagi mengatakan kepada televisi Rusia, Channel TV, bahwa ada getaran sangat kuat saat pesawat mendarat di ibu kota Rusia.

“Ketika kami mendarat, tidak jelas apakah (getaran) itu karena angin yang kuat, walau di Moskow cuaca tampak baik, atau karena masalah teknis dalam penerbangan,” kata Lenara Kashafutdinova. (jpnn)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Gabah Capai Rp4.100 per Kg

    Harga Gabah Capai Rp4.100 per Kg

    • calendar_month Rabu, 14 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PALAS, (MO)- Harga gabah kering kembali naik lagi hingga dilevel Rp4.100 per kilogram setelah mengalami kenaikan dua bulan lalu dari Rp3.800 per kilogram. Tongku Mual Siregar (40), salah seorang toke pengumpul gabah kering di Kabupaten Padang Lawas (Palas) mengatakan, harga gabah terus mengalami kenaikan di pasaran, namun gabah sangat sulit didapat saat ini. Sehingga, banyak […]

  • DPRD Madina Fokuskan Pembebasan Warga Batahan I dari Tahanan Polisi

    DPRD Madina Fokuskan Pembebasan Warga Batahan I dari Tahanan Polisi

    • calendar_month Rabu, 30 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPRD Madina saat ini memprioritaskan mengeluakan 13 warga Batahan I dari tahanan polisi. Itu dikatakan Ketua DPRD (Mandailing Natal ) Madina, Hj. Leli Hartati menjawab wartawan usai memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II yang dihadiri warga Batahan I Kecamatan Batahan, Rabu (30/3/2016). Mengenai nasib rekomendasi Pansus DPRD Madina tentang pencabutan […]

  • Penyakit Flu Burung Serang Desa Huraba II Siabu

    Penyakit Flu Burung Serang Desa Huraba II Siabu

    • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Pasca ditemukannya penyakit Ende ganas awal Mei lalu di Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), kini Dinas Pertanian dan Peternakan Pemkab Madina menemukan penyakit flu burung. Kasus flu burung ini ditemukan di Desa Huraba II, Kecamatan Siabu pada Sabtu (20/05/2011) lalu. Data yang diperoleh wartawan, awalnya banyak ayam masyarakat mati mendadak sehingga masyarakat melapor […]

  • Rekreasi Sambil Menjala Ikan di Lubuk Larangan Aek Pohon

    Rekreasi Sambil Menjala Ikan di Lubuk Larangan Aek Pohon

    • calendar_month Minggu, 28 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Manndailing Online) – Lubuk larangan di Sungai Aek Pohon, Pidoli, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) dibuka untuk halayak umum, Minggu (28/4/2013). Daya tarik lubuk larangan benar-benar selalu memikat sejak dahulu. Ratusan penduduk Madina dari berbagai penjuru kecamatan tumpah ruah di sepanjang aliran sungai dan bergerombol dalam titik-titik lubuk. Mereka membawa jala. Tetapi ada juga yang […]

  • Madina Lagi-lagi Mutasi: Sinergi Birokrasi atau Kolaborasi Kekuasaan?

    Madina Lagi-lagi Mutasi: Sinergi Birokrasi atau Kolaborasi Kekuasaan?

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Tim Mandailing Epicentrum   Mutasi sebanyak 166 pejabat di lingkungan Pemkab Mandailing Natal, Rabu (20/5/2026) bukan lagi sekadar berita pelantikan. Reposisi ini sudah naik kelas menjadi pesan politik birokrasi. Mutasi terlalu besar untuk disebut rutinitas. Terlalu luas untuk dianggap sekadar penyegaran. Dan, terlalu cepat untuk dilepaskan dari agenda konsolidasi kekuasaan pemerintahan baru. Di […]

  • PETI dan Jatuhnya Korban Jiwa: Bukti Kegagalan Pemerintah Mengurus Rakyat

    PETI dan Jatuhnya Korban Jiwa: Bukti Kegagalan Pemerintah Mengurus Rakyat

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

      Oleh : Irwan H Daulay | Pemerhati Ekonomi Menurut pemberitaan Mandailing Online, telah terjadi musibah di lokasi PETI Dompeng, Desa Simanguntong, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal, pada Rabu (18/3/2026). Laporan yang diterima menyebutkan tiga orang tertimbun material tambang. Dua orang dinyatakan meninggal dunia, sementara satu orang lainnya berhasil selamat. Hingga saat ini, identitas […]

expand_less