Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Minggu Pembuka JiFFest 2013, SUKSES!

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 21 Nov 2013
  • print Cetak

Setelah absen selama dua tahun, JiFFest (Jakarta International Film Festival) kembali di gelar di bulan November 2013. Pemutaran film yang dimulai akhir pekan lalu berlangsung dengan sangat sukses. JiFFest 2013 menghadirkan dua program highlights, Pop Up Festival dan Retrospective Bong Joon Ho yang diadakan dari hari Jumat (15/11) sampai dengan Minggu (17/11).

Tiga film Indonesia terpilih menjadi film pembuka di hari pertama JiFFest; Elesan deq a Tutuq, The Mangoes dan Toilet Blues. Semua film tersebut diputar di Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia. Penonton terus berdatangan dan akhirnya memuncak saat pemutaran film Toilet Blues karya Dirmawan Hatta. Banyak penonton Toilet Blues yang hadir satu setengah jam lebih awal untuk mengantri pemutaran film tersebut.

Pemutaran film hari Sabtu dan Minggu juga tidak kalah populer dari pemutaran film hari Jumat. Pemutaran film untuk segmen Pop Up Festival terus menjadi segmen favorit dari semua pengunjung yang datang ke JiFFest. Antrian registrasi film terlihat sangat panjang dan calon penonton pun dengan sabar menunggu saat meja registrasi buka. Penonton terus membludak sampai tiket Pop Up Festival selalu habis di setiap pemutaran film. Total kursi yang tersedia sekitar 150 pun langsung dipenuhi penonton, bahkan panitia perlu menambah menjadi 170 kursi demi memenuhi antusiasme penonton.

Pada waktu yang bersamaan, segmen Retrospective Bong Joon Ho juga diselenggarakan di Blitz Megaplex, Grand Indonesia. Segmen ini memutarkan film-film karya Bong Joon Ho seperti Barking Dogs Never Bite (2000), Memories of Murder (2003), The Host (2006), Mother (2009) dan Snowpiercer (2013). Pemutaran Snowpiercer perdana di Asia setelah Korea Selatan merupakan highlight dari segmen retrospeksi ini. Pemutaran Snowpiercer ini adalah pemutaran khusus untuk para pendukung JiFFest dari program Save JiFFest.

JiFFest 2013 untuk pertama kalinya juga mengadakan acara Indonesia Filmmakers Gathering pada hari minggu, 17 November 2013 di Galeri Indonesia Kaya dan Satin Lounge Blitz Megaplex, Grand Indonesia. Acara ini diharapkan untuk bisa menjadi sebuah ajang dimana industri perfilman Indonesia bisa saling memberikan inspirasi dari masing-masing film yang sedang diproduksi. Acara gathering ini dihadiri banyak sutradara, produser, aktor dan pendukung industri film seperti, Teddy Soeriaatmadja, Alex Komang, Oka Antara, Tara Basro, Kimo Stamboel, Timo Tjahjanto, Maya Barack Evans, Iko Uwais, Yayan Ruhiyan, Karina Salim, Arifin Putra, Sigi Wimala, Salman Aristo, Upi, Mouly Surya, Yadi Sugandi, dan lain-lainnya.

Program Highlight JiFFest 2013 berikutnya adalah World Cinema yang akan diadakan hari Sabtu tanggal 23 November 2013 di Epicentrum XXI. Tiket program World Cinema bisa dibeli langsung tanggal 23 November di lokasi pemutaran. Segmen World Cinema menghadirkan film-film dari berbagai pelosok dunia seperti, The Perks of Being a Wallflower, The Bling Ring, Ilo Ilo, 12 Years a Slave dan A Touch of Sin.(mo/hol)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukungan Pemda dalam Pengembangan Kopi Tak Bisa Ditawar-tawar

    Dukungan Pemda dalam Pengembangan Kopi Tak Bisa Ditawar-tawar

    • calendar_month Kamis, 1 Sep 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Perlunya dukungan pemerintah daerah dalam upaya pengembangan dan peningkatan kuantitas maupun kualitas Kopi Mandailing tidak bisa lagi ditawar-tawar. Hal itu disampaikan salah satu pengusaha yang bergerak di bidang Kopi Mandailing Palit Hanafi Lubis usai menerima sertifikat nilai (cupping score) dari panitia Jogja Coffee Week (JCW). “Dengan persiapan apa adanya sudah bisa […]

  • Bupati Menciptakan Kesempatan Rakyat Berusaha

    Bupati Menciptakan Kesempatan Rakyat Berusaha

    • calendar_month Kamis, 1 Agt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati adalah sebuah jabatan yang diberikan amanah dan kewenangan mengatur sumber daya negara untuk digunakan sebesar-besarnya dalam menyusun kebijakan publik dan mendekatkan urusan pemerintahan kepada rakyat. Itu diungkap Irwansyah Nasution,SP pengamat Mandailing Natal (Madina) kepada Mandailing Online via aplikasi WhatsApp, Kamis (1/8/2024). Belau adalah Alumni Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara. Oleh […]

  • Ketika MBG Tidak Bergizi

    Ketika MBG Tidak Bergizi

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Hadi Kartini Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari awal perencanaannya sudah menjadi perbincangan yang kontroversial. Mulai dari dana yang dipakai untuk membiayai program ini, sampai harga yang ditetapkan per porsi makanan. Ditambah masalah yang dihadapi setelah program ini berjalan. Pembayaran biaya program MBG yang tidak lancar kepada penyelenggara penyediaan MBG dan sekarang adanya keracunan […]

  • Pembongkaran Lapak Jajanan Sore, Kebijakan Mematikan Ekonomi Daerah

    Pembongkaran Lapak Jajanan Sore, Kebijakan Mematikan Ekonomi Daerah

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pembongkaran lapak-lapak pedagang kuliner jajanan sore di pinggiran Jl. Willem Iskander, kawasan Aek 8, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) menimbulkan keprihatinan karena mematikan usaha masyarakat. Memutus harapan para pelaku usaha kecil untuk berkembang. Mematikan peluang pengembangan ekonomi daerah. Memenggal lapangan kerja di tengah tingginya angka rakyat pengaggur. Sekitar 2O unit usaha mati, […]

  • Tapsel Didominasi Pelamar Guru

    Tapsel Didominasi Pelamar Guru

    • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sampai hari keenam pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Jumat (26/11), total pelamar yang mendaftar mencapai 675 pelamar. Dari jumlah tersebut, pelamar guru atau untuk tenaga pendidik mendominasi, yakni, mencapai 409 pelamar. Disusul tenaga kesehatan sebanyak 170 pelamar, sedangkan untuk tenaga teknis 96 pelamar. “Untuk tenaga kependidikan atau guru 409 […]

  • Riadi Husnan: Empat Sektor Bagi Perluasan Lapangan Kerja Baru

    Riadi Husnan: Empat Sektor Bagi Perluasan Lapangan Kerja Baru

    • calendar_month Selasa, 31 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO)-Anggota DPRD Madina dari PKS, H.Riadi Husnan menilai pemerintahan Hidayat-Dahlan belum memperlihatkan secara kongkrit terobosan bagi perluasan lapangan kerja bari di Mandailing Natal (Madina). Kepada Mandailing Online di gedung DPRD Madina, Riadi melihat setidaknya ada 4 sektor  yang memerlukan terobosan-terobosan bagi perluasan lapangan kerja baru. Terobosan-terobosan itu terkait dengan pertumbuhan ekonomi serta merangsang munculnya […]

expand_less