Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

Minggu Pembuka JiFFest 2013, SUKSES!

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 21 Nov 2013
  • print Cetak

Setelah absen selama dua tahun, JiFFest (Jakarta International Film Festival) kembali di gelar di bulan November 2013. Pemutaran film yang dimulai akhir pekan lalu berlangsung dengan sangat sukses. JiFFest 2013 menghadirkan dua program highlights, Pop Up Festival dan Retrospective Bong Joon Ho yang diadakan dari hari Jumat (15/11) sampai dengan Minggu (17/11).

Tiga film Indonesia terpilih menjadi film pembuka di hari pertama JiFFest; Elesan deq a Tutuq, The Mangoes dan Toilet Blues. Semua film tersebut diputar di Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia. Penonton terus berdatangan dan akhirnya memuncak saat pemutaran film Toilet Blues karya Dirmawan Hatta. Banyak penonton Toilet Blues yang hadir satu setengah jam lebih awal untuk mengantri pemutaran film tersebut.

Pemutaran film hari Sabtu dan Minggu juga tidak kalah populer dari pemutaran film hari Jumat. Pemutaran film untuk segmen Pop Up Festival terus menjadi segmen favorit dari semua pengunjung yang datang ke JiFFest. Antrian registrasi film terlihat sangat panjang dan calon penonton pun dengan sabar menunggu saat meja registrasi buka. Penonton terus membludak sampai tiket Pop Up Festival selalu habis di setiap pemutaran film. Total kursi yang tersedia sekitar 150 pun langsung dipenuhi penonton, bahkan panitia perlu menambah menjadi 170 kursi demi memenuhi antusiasme penonton.

Pada waktu yang bersamaan, segmen Retrospective Bong Joon Ho juga diselenggarakan di Blitz Megaplex, Grand Indonesia. Segmen ini memutarkan film-film karya Bong Joon Ho seperti Barking Dogs Never Bite (2000), Memories of Murder (2003), The Host (2006), Mother (2009) dan Snowpiercer (2013). Pemutaran Snowpiercer perdana di Asia setelah Korea Selatan merupakan highlight dari segmen retrospeksi ini. Pemutaran Snowpiercer ini adalah pemutaran khusus untuk para pendukung JiFFest dari program Save JiFFest.

JiFFest 2013 untuk pertama kalinya juga mengadakan acara Indonesia Filmmakers Gathering pada hari minggu, 17 November 2013 di Galeri Indonesia Kaya dan Satin Lounge Blitz Megaplex, Grand Indonesia. Acara ini diharapkan untuk bisa menjadi sebuah ajang dimana industri perfilman Indonesia bisa saling memberikan inspirasi dari masing-masing film yang sedang diproduksi. Acara gathering ini dihadiri banyak sutradara, produser, aktor dan pendukung industri film seperti, Teddy Soeriaatmadja, Alex Komang, Oka Antara, Tara Basro, Kimo Stamboel, Timo Tjahjanto, Maya Barack Evans, Iko Uwais, Yayan Ruhiyan, Karina Salim, Arifin Putra, Sigi Wimala, Salman Aristo, Upi, Mouly Surya, Yadi Sugandi, dan lain-lainnya.

Program Highlight JiFFest 2013 berikutnya adalah World Cinema yang akan diadakan hari Sabtu tanggal 23 November 2013 di Epicentrum XXI. Tiket program World Cinema bisa dibeli langsung tanggal 23 November di lokasi pemutaran. Segmen World Cinema menghadirkan film-film dari berbagai pelosok dunia seperti, The Perks of Being a Wallflower, The Bling Ring, Ilo Ilo, 12 Years a Slave dan A Touch of Sin.(mo/hol)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Petugas Kebersihan Dipecat, Inspektorat Sumut Surati Bupati Madina

    • calendar_month Kamis, 6 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Inspektorat Provinsi Sumut atas nama Gubsu memerintahkan Bupati Mandailing Natal melakukan penyelidikan kebenaran informasi pemberhentian sekitar 20 petugas kebersihan secara sepihak oleh Kabid Kebersihan Badan LHKP, Firman Lubis. Perintah itu melalui Surat Inspektorat Sumut bernomor 605/R/2013 tertanggal 16 Mei 2013 dan ditandatangani Kepala Inspektorat Sumut Ir H Djalil Azwar MSi. Surat […]

  • Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014

    Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014. Ruang I. (Sesi I) Hari :  Senin, Pukul : 08.00 s/d 10.00 wib Tanggal : 15 Desember 2014   NO.   RUANG UJIAN   NO. PESERTA   NAMA PESERTA 1 BKD MANDAILING NATAL Gedung SGB 1 52132000777 SERIANI 2 BKD MANDAILING NATAL Gedung SGB 1 52132000778 […]

  • Kualitas Tanggul Sungai Aek Pohon Disorot DPRD Sumut

    Kualitas Tanggul Sungai Aek Pohon Disorot DPRD Sumut

    • calendar_month Rabu, 22 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kualitas tanggul penahan banjir di Sungai Aek Pohon, Kelurahan Pidoli Dolok, Kecamatan Panyabungan, Madina menjadi perhatian serius 9 legislator DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Ketahanan tanggul yang dibangun tahun 2021 itu dinilai rendah. Kasus ini akan menjadi bagian dari beberapa poin perhatian DPRD Sumut dalam menilai LPJP (Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Pembangunan) […]

  • Batu Akik Asal Batam Ini Dibanderol Senilai Rp 5 Miliar

    Batu Akik Asal Batam Ini Dibanderol Senilai Rp 5 Miliar

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    BATAM – Bongkahan batu permata masih menawarkan sejuta sensasi bagi penggemar atau pecinta batu akik. Mereka tanpa lelah mencari dan memburu batu hingga ke pelosok-pelosok daerah terpencil sekalipun di bagian negri ini.  Tak terkecuali dengan pencinta batu akik di kota Batam. Setelah melalui proses pencarian yang panjang, akhirnya mereka menemukan jenis batu yang menjadi ciri […]

  • Bulung Gadung Naiduda Goreng dari Mandailing Malaysia (bagian 1)

    Bulung Gadung Naiduda Goreng dari Mandailing Malaysia (bagian 1)

    • calendar_month Kamis, 22 Des 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Dahlan Batubara   Menu bulung gadung naiduda (daun ubi tumbuk) termasuk satu dari sekian ragam gulai khas Mandailing. Satu etnis yang bermukim di kawasan selatan Sumatera Utara. Bulung gadung naiduda ini dimasak memakai santan kelapa dan biasanya ditambah dengan perancah berupa udang kering atau ikan asin atau ikan salai. Tetapi apakah Anda pernah […]

  • Potret Buruk Akhlak Remaja Masa Kini

    Potret Buruk Akhlak Remaja Masa Kini

    • calendar_month Kamis, 1 Des 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Radayu Irawan, S.Pt Penulis, tinggal di Padangsidimpuan Rusaknya akhlak remaja masa kini, kian hari kian menjadi. Jika dahulu, orangtua dijunjung tinggi dan disegani, kini malah di-bully. Viral-nya sebuah video remaja di Tapanuli Selatan yang menendang seorang nenek sontak meramaikan media massa. Netizen sangat geram dan kesal menyaksikan video tersebut. Timbul komentar-komentar dengan harapan, remaja […]

expand_less