Minggu, 30 Agu 2026
light_mode

Data MUI: Hanya 22 produk obat yang bersertifikat halal

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Kamis, 12 Des 2013
  • print Cetak

Obat-obatan menjadi salah satu kebutuhan penting masyarakat luas saat ini. Tapi beberapa saat yang lalu, ada berita mengejutkan yang menyebutkan bahwa beberapa obat ternyata mengandung babi dan tidak halal. Berita ini sontak membuat bingung dan meresahkan masyarakat.

Menteri Kesehatan, Nafsiah Mboi membenarkan bahwa ada beberapa obat yang mengandung minyak babi. Tapi, dia juga menjelaskan jika obat-obatan tersebut bukan berbahan dasar babi. Minyak babi digunakan sebagai katalisator obat tersebut yang akan hilang dalam prosesnya.

Minyak Babi Sebagai Katalisator
Dalam prosesnya, katalis tersebut tidak akan tersisa dalam obat atau vaksin yang telah jadi. “Menurut pendapat para ahli kami bahwa yang ada itu, hanya dalam prosesnya, dalam tripsinnya. Dan itu tidak dalam bentuk sama, masih dalam bentuk katakanlah babi. Katalis itu numpang lewat dan di produk aslinya sudah tidak ada, hanya mempercepat dan memperbaiki tapi dalam produknya sendiri tidak ada,” jelas Nafsiah ketika ditanya soal hal ini dari berbagai informasi yang kami kumpulkan.

Pada umumnya obat-obat yang ada sekarang bukan dibuat langsung di Indonesia. Maka dari itu, pihak farmasi akan kesulitan mencari komponen yang haram atau tidak. Mecari alternatif bahan lain yang tidak haram juga menjadi hal yang tidak mudah. Karena bahan-bahan kimia tersebut sulit diolah juga penelitian obat juga merupakan hal yang kompleks dan membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Obat-obat yang dikeluarkan juga pasti sudah lulus tahap tes keamanan dan mutu, jadi sudah aman untuk dikonsumsi.

Meskipun demikian, hal ini masih menjadi pertimbangan bagi Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk mengeluarkan fatwah halal atau haramnya obat tersebut. Kementrian Kesehatan dan MUI akan bekerja sama menggandeng Majelis Kehormatan Kedokteran Syariah untuk membahas hal ini. Dari 30 ribu obat yang diproduksi oleh sekitar 206 perusahaan di Indonesia, hanya ada lima perusahaan dengan sebanyak 22 produk obat yang telah bersertifikat halal. Data ini diambil dari website resmi MUI, halalmui.org.

Bagi masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama Islam, hal ini tentu sangat meresahkan. Terlebih lagi jika isu ini menyangkut obat-obatan. Nah ladies, apa pendapat Anda tentang hal ini.(wasp)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rutinitas Ketua DPRD Madina Jelang Lebaran: Berbagi Rezeki dengan Penarik Becak

    Rutinitas Ketua DPRD Madina Jelang Lebaran: Berbagi Rezeki dengan Penarik Becak

    • calendar_month Senin, 2 Mei 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Siapa yang tak kenal dengan Ketua DPRD Mandailing Natal (Madina) Erwin Efendi Lubis? Ternyata Ketua DPC Gerindra ini punya rutinitas menjelang lebaran yaitu berbagi rezeki dengan penarik becak di kawasan Gunungtua Panyabungan. Seperti hari ini, Minggu (1/5) puluhan penarik becak sudah berkumpul di salah satu warung dekat Ladang Sari, Gunungtua. Para […]

  • Batu Cincin Madina Mulai Diincar Kolektor Luar

    Batu Cincin Madina Mulai Diincar Kolektor Luar

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bahan baku batu cincin dari kawasan Mandailing Natal (Madina) saat ini menjadi incaran kolektor dari Medan dan Sumatra Barat. “Karena yang tercatat saat ini daerah kita memiliki 17 macam jenis batu mulia,” Sarman Amir Nasution MA menjawab wartawan di acara pameran batu cincin di Panyabungan, Minggu (8/2/2015). “Hanya saja batu […]

  • Siapkan SDM Berkualitas, Bupati Lantik Pokja Bunda PAUD Madina Tahun 2021

    Siapkan SDM Berkualitas, Bupati Lantik Pokja Bunda PAUD Madina Tahun 2021

    • calendar_month Kamis, 30 Sep 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam rangka menyiapkan generasi masa depan dengan sumber daya manusia (SDM) berkualitas, Bupati Mandailing Natal H. M. Ja’far Sukhairi Nasution melantik kelompok kerja (Pokja) Bunda PAUD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Tahun 2021 di aula Dinas Pendidikan Madina, Kamis (30/9). Acara yang dihadiri oleh Bunda PAUD Madina Hj. Eli Maharani M. Ja’far […]

  • Awalnya Mengajak Muslim untuk Murtad, Misionaris Ini Justru Terpikat Islam

    Awalnya Mengajak Muslim untuk Murtad, Misionaris Ini Justru Terpikat Islam

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    “Selama bertahun-tahun, saya berusaha membujuk muslimin di negara saya untuk murtad. Namun saya justru mendapat mimpi yang membujuk saya untuk memeluk Islam,” ujar Musa Bangura, seorang misionaris asal Sierra Leone Afrika, mengawali kisahnya. Bukan menjalankan tugas sebagai misionaris, Bangura justru tertarik dengan Islam. Bukan menyudutkan agama Islam agar muslimin tertarik untuk murtad, Bangura justru mendapati […]

  • Potensi Banjir dan Longsor di Madina Untuk September-Nopember

    Potensi Banjir dan Longsor di Madina Untuk September-Nopember

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 6Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kecamatan Panyabungan dan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal (Madina) berpotensi mengalami bencana banjir tingkat menengah dan rendah di bulan September 2013. Sementara pada bulan Oktober potensi banjir tingkat rendah berada di Kecamatan Siabu, Panyabungan dan Muara Batang Gadis. Di bulan Nopember, lagi-lagi Kecamatan Panyabungan, Muara Batang Gadis dan Siabu berpotensi banjir […]

  • PACARAN BERUJUNG TRAGIS

    PACARAN BERUJUNG TRAGIS

    • calendar_month Senin, 13 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Anita Safitri, S.Pd Aktivis dakwah & anggota Komunitas Madina Menulis Bunuh diri dijadikan jalan terakhir oleh mahasiswi cantik berinisial NWR yang sedang menempuh pendidikan di Universitas Brawijaya (UB) Malang. NWR ditemukan warga dalam kondisi tewas di sebelah makam ayahnya pada Kamis (2/12/2021) dengan menenggak racun. Polisi menemukan sisa cairan dalam botol plastik di lokasi […]

expand_less