Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Data MUI: Hanya 22 produk obat yang bersertifikat halal

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Kamis, 12 Des 2013
  • print Cetak

Obat-obatan menjadi salah satu kebutuhan penting masyarakat luas saat ini. Tapi beberapa saat yang lalu, ada berita mengejutkan yang menyebutkan bahwa beberapa obat ternyata mengandung babi dan tidak halal. Berita ini sontak membuat bingung dan meresahkan masyarakat.

Menteri Kesehatan, Nafsiah Mboi membenarkan bahwa ada beberapa obat yang mengandung minyak babi. Tapi, dia juga menjelaskan jika obat-obatan tersebut bukan berbahan dasar babi. Minyak babi digunakan sebagai katalisator obat tersebut yang akan hilang dalam prosesnya.

Minyak Babi Sebagai Katalisator
Dalam prosesnya, katalis tersebut tidak akan tersisa dalam obat atau vaksin yang telah jadi. “Menurut pendapat para ahli kami bahwa yang ada itu, hanya dalam prosesnya, dalam tripsinnya. Dan itu tidak dalam bentuk sama, masih dalam bentuk katakanlah babi. Katalis itu numpang lewat dan di produk aslinya sudah tidak ada, hanya mempercepat dan memperbaiki tapi dalam produknya sendiri tidak ada,” jelas Nafsiah ketika ditanya soal hal ini dari berbagai informasi yang kami kumpulkan.

Pada umumnya obat-obat yang ada sekarang bukan dibuat langsung di Indonesia. Maka dari itu, pihak farmasi akan kesulitan mencari komponen yang haram atau tidak. Mecari alternatif bahan lain yang tidak haram juga menjadi hal yang tidak mudah. Karena bahan-bahan kimia tersebut sulit diolah juga penelitian obat juga merupakan hal yang kompleks dan membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Obat-obat yang dikeluarkan juga pasti sudah lulus tahap tes keamanan dan mutu, jadi sudah aman untuk dikonsumsi.

Meskipun demikian, hal ini masih menjadi pertimbangan bagi Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk mengeluarkan fatwah halal atau haramnya obat tersebut. Kementrian Kesehatan dan MUI akan bekerja sama menggandeng Majelis Kehormatan Kedokteran Syariah untuk membahas hal ini. Dari 30 ribu obat yang diproduksi oleh sekitar 206 perusahaan di Indonesia, hanya ada lima perusahaan dengan sebanyak 22 produk obat yang telah bersertifikat halal. Data ini diambil dari website resmi MUI, halalmui.org.

Bagi masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama Islam, hal ini tentu sangat meresahkan. Terlebih lagi jika isu ini menyangkut obat-obatan. Nah ladies, apa pendapat Anda tentang hal ini.(wasp)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tempat Maksiat Menjamur, Santri Musthofawiyah Unjuk Rasa ke Kantor Bupati Madina

    Tempat Maksiat Menjamur, Santri Musthofawiyah Unjuk Rasa ke Kantor Bupati Madina

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekitar seribu santri Pesantren Musthofaiyah Purba Baru melakukan unjuk rasa ke kantor Bupati Mandailing Natal (Madina), Senin (30/3) menuntut bupati agar menutup seluruh kafe esek-esek. Mereka berjalan kaki dari pondok pesantren Musthafawiyah menuju kantor bupati berjarak sekira 3 kilo meter. Dalam orasinya, pengunjuk rasa meminta Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution […]

  • Rombongan NNB Diamuk Massa

    Rombongan NNB Diamuk Massa

    • calendar_month Senin, 1 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tuntut Pelaku Ditangkap, Warga Sisipa Blokir Jalan Warga Desa Siloung, Sialang, dan Parindoan atau Sisipa, Kecamatan Batang Toru, Tapsel, memblokir jalan dengan mendirikan tenda dan menanam pohon karet, Minggu (31/7) pagi. Aksi ini menyebabkan kemacetan sekitar 3 kilometer selama 6 jam. Menurut Kades Sisipa Ikhlas Rambe, pemblokiran jalan tersebut merupakan buntut dari aksi pengeroyokan yang […]

  • KPU Madina Peringkat I Keterbukaan Informasi Publik se-Sumut

    KPU Madina Peringkat I Keterbukaan Informasi Publik se-Sumut

    • calendar_month Rabu, 6 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – KPU Madina kembali meraih Peringkat I Pengelolaan Keterbukaan Informasi Publik se-Sumut, kategori “Sangat Patuh” sebagai Lembaga Non Struktural yang terus berkomitmen untuk memberikan akses informasi kepada masyarakat. Raihan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mandailing Natal (Madina) itu berdasar pada pelaksanaan Pilkada Madina tahun 2015. Penghargaan tersebut secara langsung diberikan oleh Ketua KPU […]

  • AKIBAT KEKUASAAN TERPISAH DARI AL-QURAN

    AKIBAT KEKUASAAN TERPISAH DARI AL-QURAN

    • calendar_month Jumat, 13 Nov 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Islam adalah agama paripurna. Tak ada satu pun bidang kehidupan umat manusia yang tidak diatur oleh syariah Islam. Syariah Islam mengatur tatacara ibadah, akhlak, makanan dan minuman, berpakaian, muamalah hingga politik dan bernegara. Demikianlah kesempurnaan Islam. Ini sesuai dengan firman Allah SWT: الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ اْلإِسْلاَمَ دِينًا Pada hari […]

  • Hutan Bakau di Natal Telah Punah

    Hutan Bakau di Natal Telah Punah

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      NATAL (Mandailing Online) – Hutan Bakau (Mangrove) yang dulunya tumbuh subur dan berkembang elok ada di pinggiran sungai dan pantai laut di Desa Sikara-kara Kecamatan Natal, Mandailing Natal, kini sudah tak nampak lagi secara kasat mata. Hanya tinggal kenangan. Sejak tahun 2012, kawasan hutan bakau ini digarap oleh PT. Tri Bahtera Srikandi untuk dijadikan […]

  • Mencium Aroma Sereh dalam “Model Pembangunan Alternatif” Madina

    Mencium Aroma Sereh dalam “Model Pembangunan Alternatif” Madina

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ketika Pemerintah Belajar Sistem — Organisasi Tani Justru Tidak Diajak     Oleh: Tim Mandailing Epicentrum   Ada sesuatu yang menarik dari langkah Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal belakangan ini. Di tengah kebiasaan lama pembangunan daerah yang sering berhenti pada pembagian bibit dan proyek musiman, Pemkab Madina justru terlihat mulai bergerak ke arah yang lebih serius: […]

expand_less