Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Sumur Bor Panas Bumi Sarulla Meledak

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Jumat, 13 Des 2013
  • print Cetak

TAPUT – Uji coba sumur bor panas bumi Sol Sarulla Operations Ltd di Sil I Desa Silangkitang, Kecamatan Pahaejae, Taput berujung ledakan, Rabu (11/12) sekira pukul 10.00 WIB. Puluhan warga sekitar panik mendengar dentuman keras dan kepulan asap tebal, beberapa di antaranya sempat pingsan karena ketakutan.

Informasi dihimpun dari lokasi, setelah ledakan yang mengguncang kawasan sekitar, warga panik dan berhamburan ke luar rumah. Getaran dan suara ledakan juga terasa hingga ke desa tetangga. Selain itu, mereka jugan
sempat mengira terjadi gempa bumi dan akan ada ledakan berikutnya.

“Kami panik dan ketakutan. Suara ledakan itu sangat keras. Daerah sini sampai bergetar. Ada beberapa warga yang pingsan. Kami pikir ada gempa bumi dan sumur gas bumi itu akan meledak lagi,” ujar sejumlah warga yang merasakannya.

Setelah ledakan, terlihat kepulan asap putih tebal membumbung ke udara. Warga yang marah lantas mendatangi lokasi. Puluhan warga desa setempat dan desa tetangga Pangaloan yang berang kemudian mendatangi Kantor Sol Sarulla Operations Ltd yang berjarak sekitar 2 kilometer dari lokasi kejadian.

Untung saja Kapolsek Pahae Jae AKP M Sihombing dan Danramil setempat Kapten H Damanik bersama anggotanya segera tiba di lokasi dan mencoba menenangkan warga yang emosi. Setelah situasi sudah cukup tenang, warga kemudian menyampaikan protes dan tuntutan mereka secara tertulis yang diterima staf Kantor Sol Sarulla Operations Ltd.

“Kami menolak cara kerja Sol seperti ini. Selama ini kami sudah cukup percaya ini aman. Tapi pihak perusahaan selalu tertutup. Kalau ada warga yang mempertanyakan prosedur keselamatan, tidak ditanggapi. Kami masih mau selamat,” ujar seorang warga yang protes Mauliate Sitompul.

Menurut warga, uji coba tersebut belum pernah disosialisasikan kepada mereka sebelumnya. Dalam hal itu, warga menilai pihak humas perusahaan tidak becus bekerja. “Humasnya ini tidak becus kerja. Tidak pernah ada sosialiasi mau uji coba seperti ini,” kata warga.

Sementara itu Asisten Humas Marlan Sitompul mengaku tidak dapat menjelaskan penyebab ledakan secara teknis. Sedangkan tuntutan warga tersebut akan disampaikannya ke pimpinannya. Disepakati, sebelum ada penjelasan dan jaminan keamanan dari pihak perusahaan, aktivitas kerja di sumur tersebut dihentikan sementara. (sumutpos).

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lubuk Larangan : Pecandu Hingga Pembeli (1)

    Lubuk Larangan : Pecandu Hingga Pembeli (1)

    • calendar_month Rabu, 19 Jun 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Catatan : Dahlan Batubara   Hari panen Lubuk Larangan adalah hari meriah. Orang-orang selalu berjibun ruah di sepanjang aliran sungai dan tepian sungai. Sejak pukul 6 hingga 7 pagi, ratusan sepeda motor akan menderu-deru di sepanjang jalan raya menuju desa yang memanen Lubuk Larangan. Sepeda motor-sepada motor itu dikendarai para penangkap ikan yang membawa […]

  • Lomba Kebun Kopi, Kuatkan Mutu Produk Petani

    Lomba Kebun Kopi, Kuatkan Mutu Produk Petani

    • calendar_month Senin, 19 Agt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Lomba Kebun Kopi Arabika Spesiality di Mandailing Natal selama 4 bulan sukses terlaksana. Berbagai perkebunan kopi arabika yang dikelola petani di Mandailing Natal (Madina) disertakan dalam lomba. Lomba itu sendiri berlangsung selama 4 bulan, dimulai sejak Mei hingga Agustus 2019. Diselenggarakan gabungan 3 lembaga, yakni PT. Kopi Rakyat Indonesia (PT.KRI); […]

  • Hakim PTTUN Tolak Gugatan Ali Mutiara-Safron

    Hakim PTTUN Tolak Gugatan Ali Mutiara-Safron

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Putusan Hakim PTTUN Medan dikabarkan menolak gugatan Ali Mutiara-Safron dalam sidang sengketa Pilkada Madina pada sidang pembacaan putusan, Jum’at pagi (18/9). Kabar putusan PTTUN (Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara) Medan ini beredar di Panyabungan, Jum’at. Hanya saja, apakah PTTUN menolak secara kesuluran atau sebagian, sejauh ini belum diketahui. Hingga berita ini […]

  • Yayasan Mataniari Genjot Program Investasi Kehutanan Berbasis Masyarakat

    Yayasan Mataniari Genjot Program Investasi Kehutanan Berbasis Masyarakat

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Yayasan Mataniari Sian Madina yang berbasis di Mandailing Natal (Madina) terus bergerak mengkampanyekan sekaligus menggenjot Program Investasi Kehutanan Berbasis Masyarakat. Program ini merupakan upaya Yayasan Mataniari melestarikan hutan dalam sumbangsihnya bagi mitigasi emisi karbon global yang juga sekaligus memperkuat posisi kesejahteraan masyarakat yang bermukim di zona penyagga hutan. Sebab, hutan adalah asset sumber daya […]

  • Penipuan MLM Dari Rp 35 Miliar, Uang di Rekening Ade Kini hanya Rp 2 Juta

    Penipuan MLM Dari Rp 35 Miliar, Uang di Rekening Ade Kini hanya Rp 2 Juta

    • calendar_month Senin, 11 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BALIKPAPAN – Pemeriksaan aparat kepolisian Polres Balikpapan terhadap Ade Farida, tersangka kasus penipuan senilai Rp 35 miliar terus dilakukan. Selain meminta keterangan para korban yang sudah melapor dan menyita aset Ade, pihak kepolisian pun masih menelusuri aliran dana di tiga rekening Ade. Termasuk korban-korban lainnya yang belum melapor. Senin (11/4/11), beberapa aparat Reskrim Polres Balikpapan […]

  • Gubsu dan 10 Bupati-Walikota Segera Bersikap Soal Inalum

    Gubsu dan 10 Bupati-Walikota Segera Bersikap Soal Inalum

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Negosiasi pengambilalihan PT Inalum antara pemerintah pusat melalui tim negosiasi dengan pihak Jepang, akan berakhir 31 Oktober 2013. Namun sejauh ini, Provinsi Sumut bersama 10 kabupaten/kota yang ikut dalam keanggotaan tim, tidak pernah dilibatkan dalam pembicaraan oleh pemerintah pusat. Merasa tidak adil dengan perlakuan tersebut, Gubernur Sumut dan 10 bupati/walikota sekawasan […]

expand_less