Selasa, 16 Jun 2026
light_mode

Pemda Bisa Ambil Alih Otorita Asahan

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Senin, 16 Des 2013
  • print Cetak

JAKARTA – Setelah PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) 100 persen menjadi milik pemerintah RI, maka Otorita Asahan ke depan sudah tidak punya peran lagi. Dulunya, Otorita Asahan dibentuk sebagai badan yang mewakili pemerintah RI dalam pengelolaan Inalum, sedangkan pihak Jepang membentuk Nippon Asahan Aluminium (NAA).

Lantas mau diapakan Otorita Asahan ke depan? Apakah langsung dibubarkan? Hingga saat ini belum ada keputusan dari pihak pemerintah. Namun, anggota Komisi VI DPR Nasril Bahar tidak setuju jika badan yang kini dipimpin Effendi Sirait itu dibubarkan, dengan alasan terkait nasib karyawannya.

Nasril menyodorkan opsi, alangkah baiknya Otorita Asahan sebagai sebuah lembaga tetap dipertahankan, namun perannya yang diubah. Yakni dijadikan badan penghubung Pemprov Sumut dan 10 kabupaten/kota di seitar Danau Toba dalam keikutsertaannya mengelola Inalum.

“Jadi struktur Otorita Asahan diubah, mewakili Pemprov Sumut dan 10 kabupaten/kota. Orang-orangnya di struktur yang diganti, karyawannya tetap,” ujar Nasril Bahar kepada JPNN kemarin (15/12).

Disebutkan, Pemprov Sumut dan 10 kabupaten/kota memang perlu memiliki wadah khusus dalam keikutsertaannya mengelola Inalum. “Karena tidak mungkin misalnya 10 pemda itu sendiri-sendiri mengurusi Inalum,” ujar politisi dari PAN itu.

“Jadi Otorita Asahan nantinya bisa menjadi penghubung pemda dengan Inalum,” imbuhnya lagi.

Dikatakan, opsi itu lebih sebagai cara untuk menyelamatkan para karyawan Otorita Asahan. Karena bagaimana pun, lanjutnya, para karyawan Otorita Asahan sudah sangat paham mengenai seluk-beluk Inalum.

Jika  Pemprov Sumut dan 10 kabupaten/kota tidak mau mengambil alih Otorita Asahan, saran Nasril, karyawan Otorita Asahan bisa dialihkan statusnya menjadi karyawan Inalum.

“Karena bisa juga pemda menggunakan BUMD sebagai pihak yang mewakili pemda dalam mengurusi Inalum. Tapi saya lebih mendorong agar pemda memanfaatkan Otorita Asahan saja,” pungkas Nasril yang duduk di komisi yang membidangi masalah industri itu. (jpnn)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalan Longsor, 9 Desa di Ulu Pungkut Sempat Terisolasi

    Jalan Longsor, 9 Desa di Ulu Pungkut Sempat Terisolasi

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      ULU PUNGKUT (Mandailing Online) – Curah hujan yang masih cukup tinggi menyebabkan tanah longsor melanda jalur Kotanopan-Ulupungkut, Mandailing Natal (Madina), menyebabkan 9 desa di Kecamatan Ulu Pungkut terisolasi sejak Jum’at hingga Minggu pagi (22-23/11). Sejak Jum’at, pihak Dinas Bina Marga Provsu UPTD Kotanopan terus melakukan pembersihan material longsor dari jalan raya. Dan pada Minggu, jalur […]

  • Haji dan HAM

    Haji dan HAM

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Ibadah haji yang dilaksanakan umat Islam setiap tahun, sungguh sarat dengan nilai-nilai moral univerasal, terutama nilai-nilai HAM. Ritual haji yang melibatkan empat arsitek kemanusiaan teladan (Adam, Ibrahim, Ismail, dan Muhammad SAW.) merefleksikan evolusi hidup manusia. Setiap evolusi hidup manusia pada dasarnya adalah belajar tentang HAM. Memakai pakaian ihram mengharuskan manusia belajar menegakkan keadilan, persamaan, dan […]

  • Panyabungan Ibu Kota Kabupaten (3-habis)

    Panyabungan Ibu Kota Kabupaten (3-habis)

    • calendar_month Jumat, 16 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Terbuka dan Egaliter Oleh: Basyral Hamidi Harahap Sejarahwan Mandailing Land Hunter Istilah land hunter, pemburu tanah, yang ditulis oleh DR. Michel Van Langenberg dalam North Sumatra Under the Dutch Colonial Rule: Asfects of Structural Change yang dimuat dalam Review of Indonesian and Malaysian Affairs, vol.II no.1-2, 1997, dikutip oleh Prof. Dr. Usman Pelly dalam […]

  • Lantik Pejabat Eselon

    • calendar_month Kamis, 6 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Lantik: Sekretaris Daerah M Daud Batubara atas nama bupati Madina Hidayat Batubara melantik pejabat eselon II,III dan IV di gedung serba guna, Parbangunan, Rabu (4/6/2013). Sebanyak 169 PNS yang ikut dalam rotasi jabatan itu. Eselon II terdapat 6 orang. Sementara eselon III dan IV sebanak 163 orang. (foto: Maradotang Pulungan/Mandailing Online)

  • Fakhrizal Efendi Nasution : Naposo Bulung Adalah Pagar Desa

    Fakhrizal Efendi Nasution : Naposo Bulung Adalah Pagar Desa

    • calendar_month Senin, 13 Agt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN UTARA (Mandailing Online) – Anggota DPRD Sumut, H. Fakhrizal Efendi Nasution menyatakan bahwa Naposo Bulung merupakan pagar desa yang sangat potensial dalam pranata sosoal. Itu dikatakan Fakhrizal dalam pidato sambutannya di pelantikan Naposo Nauli Bulung Kelurahan Mompang Jae, Kecamatan Panyabungan Utara, Mandailing Natal, Minggu (12/8/2018). Politisi dari Partai Hanura ini diundang tokoh masyarakat menghadiri […]

  • Bupati: Tindak Jika Terbukti Jual Beli Proyek

    Bupati: Tindak Jika Terbukti Jual Beli Proyek

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Plt Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution ternyata tidak siap memberikan komentar seputar jual beli paket Proyek tahun anggaran 2014 yang banyak diributkan para kontraktor di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Madina. “Saya tidak mengomentari yang saya tidak tau dan tidak jelas,” kata Dahlan hasan menjawab wartawan melalui SMS telefon seluler, […]

expand_less