Rabu, 17 Jun 2026
light_mode

Puluhan Pegawai PLN Curhat Soal Korupsi

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Jumat, 20 Des 2013
  • print Cetak

JAKARTA – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) baru saja meluncurkan buku anti korupsi berjudul ‘Saatnya Hati Bicara jilid 2’. Buku setebal 342 ini merupakan kelanjutan dari buku dengan judul yang sama yang diluncurkan pada Maret 2013 lalu.

Sesuai dengan judulnya, buku ini berisi kumpulan 59 tulisan pegawai dari berbagai level jabatan tentang pengalamannya dalam menghadapi korupsi, suap dan gratifikasi serta harapannya terhadap program ‘PLN Bersih’.

“Pembuatan buku anti korupsi ‘Saatnya Hati Bicara jilid 2’ ini merupakan bagian dari kampanye program ‘PLN Bersih’ kepada para pegawai PLN di seluruh Indonesia beserta stakeholders yang terkait,” ujar Direktur Utama PLN Nur Pamudji saat menghadiri peluncuran buku tersebut di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Kamis (19/12).

Nur juga menegaskan bahwa program ‘PLN Bersih’ itu tidak sekadar berbicara no suap dan no gratifikasi, tapi juga berbicara konflik kepentingan. Menurutnya, tidak sedikit para pegawai PLN yang memanfaatkan jabatannya untuk membantu teman atau kerabatnya mempermudah urusan dengan PLN.

“Seperti kasus di suatu area PLN, seorang kepala unit PLN menangkap pencuri listrik dan si pencuri terkena denda atau tagihan susulan lebih dari Rp 1 miliar. Ternyata pencuri listrik ini mempunyai kerabat yang bekerja di PLN bahkan, menjadi pejabat pula di PLN Pusat. Tentu hal ini akan menjadi konflik kepentingan, karena si pejabat PLN itu akan berusaha mempengaruhi pegawai PLN lainnya yang menangani kasus tersebut,” papar Nur.

Bahkan kata Nur, tak menutup kemungkinan pejabat itu bisa berusaha menekan general manager, manajer, agar dendanya bisa dikurangi dan sebagainya. “Orang PLN tidak boleh melakukan hal-hal seperti ini,” tegas Nur.

Maka itu Nur sangat mengapresiasi para pegawai yang menyumbangkan tulisan dan pengalamannya dalam menghindari korupsi, suap dan gratifikasi di buku ini. (jpnn)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kronologi Menjelang Pembakaran Camp Sorikmas Mining

    Kronologi Menjelang Pembakaran Camp Sorikmas Mining

    • calendar_month Rabu, 11 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    Panyabungan (MO) – Pembakaran camp PT. Sorikmas Mining (PT.SM) di perbukitan Sambung pada Sabtu (7/7) lalu tidak terlepas dari dinamika aktivitas warga yang melalukan penambangan emas tanpa izin (PETI) atau penambang liar di sana. Sejak pertengahan November 2011, warga penambang emas tanpa izin mulai menjamur mengambil batuan di wilayah kontrak karya (KK) PT.SM di perbukitan […]

  • 2012, Target PAD Alat Berat Dinas PU Harus Diawasi

    2012, Target PAD Alat Berat Dinas PU Harus Diawasi

    • calendar_month Rabu, 4 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Pendapatan asli daerah (PAD) dari pemakaian alat berat di Dinas PU Kabupaten Mandailing Natal (Madina), diduga belum mencapai target yang telah ditentukan. Untuk itu ke depan harus dimaskimalkan dan diawasi penggunaanya secara transparan. Hal itu sampaikan Ketua Jaringan Aktifis Mahasiswa Sumatera Utara (JAMSU) Iswadi Batubara kepada wartawan di Panyabungan, Senin (02/01/2012). Katanya, tidak tercapainya […]

  • Pegawai Honor Diberhentikan, Klinik Malaria Madina Tutup

    Pegawai Honor Diberhentikan, Klinik Malaria Madina Tutup

    • calendar_month Senin, 9 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Pemberhentian pegawai honor di lingkungan Pemkab Mandailing Natal (Madina) mulai 2 Januari 2012 lalu berdasarkan Surat Edaran Sekda M Daud Batubara, berimbas kepada kebutuhan masyarakat endemis malaria tersebut. Sebab, semua honorer medis yang bertugas Kantor Penanggulangan Malaria Center juga telah diberhentikan. Dampak pemberhentian tersebut, klinik pelayanan pengobatan malaria di Kota Panyabungan terpaksa ditutup karena […]

  • Tokoh Bergelar Sutan (Willem) Iskander Itu Layak Jadi Pahlawan Nasional (bagian 3)

    Tokoh Bergelar Sutan (Willem) Iskander Itu Layak Jadi Pahlawan Nasional (bagian 3)

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Tim Mandailing Epicentrum   Willem Iskander dan Ironi Tokoh Besar yang Dilupakan Negara   Ada ironi besar dalam sejarah Indonesia: > Tidak semua tokoh besar otomatis masuk ingatan nasional. Sebagian tenggelam. Sebagian terlupakan. Sebagian kalah populer. Dan Willem Iskander mungkin salah satu contohnya. Padahal banyak penelitian menyebut keturunan Sutan Diaru ini termasuk pelopor […]

  • Harga Jengkol Naik

    • calendar_month Senin, 3 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam dua pekan terakhir harga jengkol di Pasar Baru Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengalami kenaikan dari Rp.12.000 menjadi Rp.16.000 per kilo gram. Itu untuk kategori buah jengkol yang masih segar. Untuk kategori buah jengkol yang sudah layu atau stok lama masih dapat dibeli dengan harga 10.000 per kilo gram. “Harga […]

  • Kisah Nyai Jepang dan Praktek Prostistusi di Aceh

    Kisah Nyai Jepang dan Praktek Prostistusi di Aceh

    • calendar_month Jumat, 5 Agt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ketika Jepang masuk ke Aceh, mereka juga membawa ratusan perempuan dukungan, pemuas birahi para tentara dalam perang dunia kedua. Orang Aceh menyebut para perempuan itu sebagai Nyai Jepang, sementara orang Jepang sendiri menamainya Jugun Ianfu . Kisahnya hampir sama dengan tempat prostistusi masa kolonial Belanda berkuasa di Aceh yang dibangun pensiunan tentara berkebangsaan Yahudi bernama […]

expand_less