Minggu, 8 Mar 2026
light_mode

Puluhan Pegawai PLN Curhat Soal Korupsi

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Jumat, 20 Des 2013
  • print Cetak

JAKARTA – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) baru saja meluncurkan buku anti korupsi berjudul ‘Saatnya Hati Bicara jilid 2’. Buku setebal 342 ini merupakan kelanjutan dari buku dengan judul yang sama yang diluncurkan pada Maret 2013 lalu.

Sesuai dengan judulnya, buku ini berisi kumpulan 59 tulisan pegawai dari berbagai level jabatan tentang pengalamannya dalam menghadapi korupsi, suap dan gratifikasi serta harapannya terhadap program ‘PLN Bersih’.

“Pembuatan buku anti korupsi ‘Saatnya Hati Bicara jilid 2’ ini merupakan bagian dari kampanye program ‘PLN Bersih’ kepada para pegawai PLN di seluruh Indonesia beserta stakeholders yang terkait,” ujar Direktur Utama PLN Nur Pamudji saat menghadiri peluncuran buku tersebut di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Kamis (19/12).

Nur juga menegaskan bahwa program ‘PLN Bersih’ itu tidak sekadar berbicara no suap dan no gratifikasi, tapi juga berbicara konflik kepentingan. Menurutnya, tidak sedikit para pegawai PLN yang memanfaatkan jabatannya untuk membantu teman atau kerabatnya mempermudah urusan dengan PLN.

“Seperti kasus di suatu area PLN, seorang kepala unit PLN menangkap pencuri listrik dan si pencuri terkena denda atau tagihan susulan lebih dari Rp 1 miliar. Ternyata pencuri listrik ini mempunyai kerabat yang bekerja di PLN bahkan, menjadi pejabat pula di PLN Pusat. Tentu hal ini akan menjadi konflik kepentingan, karena si pejabat PLN itu akan berusaha mempengaruhi pegawai PLN lainnya yang menangani kasus tersebut,” papar Nur.

Bahkan kata Nur, tak menutup kemungkinan pejabat itu bisa berusaha menekan general manager, manajer, agar dendanya bisa dikurangi dan sebagainya. “Orang PLN tidak boleh melakukan hal-hal seperti ini,” tegas Nur.

Maka itu Nur sangat mengapresiasi para pegawai yang menyumbangkan tulisan dan pengalamannya dalam menghindari korupsi, suap dan gratifikasi di buku ini. (jpnn)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • General Manager KP.USU Tak Bisa Masuk Ke Perkebunan KP.USU

    General Manager KP.USU Tak Bisa Masuk Ke Perkebunan KP.USU

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekretaris Koperasi Maju Bersama Jaya, Parwis Batubara yang merupakan mitra KP.USU, Senin (27/10) mengatakan bahwa PT. ALN dinilai sangat arogan. Sejak 9 September 2014, General Manager KP.USU, Hotri Pulungan tidak bisa masuk ke lokasi KP.USU untuk melakukan tugasnya sebab dilarang oleh manajemen PT.ALN melewati portal yang diklaim PT.ALN sebagai jalan […]

  • Bayi Mata Satu Lahir di Madina

    Bayi Mata Satu Lahir di Madina

    • calendar_month Kamis, 13 Sep 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bayi memiliki mata satu lahir di RSU Panyabungan, Mandailing Natal, Kamis (13/9/2018). Infomasi yang dihimpun di RSU Panyabungan, bayi ini merupakan anak ke-5 dari pasangan Yulianti dan Rianto berasal dari pulau Jawa berdomisili di Kayujati, Panyabungan. Menurut keterangan sejumlah warga Kayujati, Rianto berprofesi pekerja tambang emas di kawasan perbukian Hutabargot […]

  • Banggar Kangkangi Ketetapan Bamus,  Produk DPRD Madina Dikhawatirkan Cacat Hukum

    Banggar Kangkangi Ketetapan Bamus, Produk DPRD Madina Dikhawatirkan Cacat Hukum

    • calendar_month Selasa, 18 Sep 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Banggar Kangkangi Ketetapan Bamus, Produk DPRD Madina Dikhawatirkan Cacat Hukum   PANYABUNGAN (Mandailing Onlne) – Badan Anggaran DPRD Madina dinilai mengangkangi jadwal pembahasan Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2017 yang ditetapkan pihak Badan Musyawarah DPRD Madina. Kondisi ini dikhawatirkan menghasilkan produk DPRD yang cacat hukum. Dampaknya, pihak Fraksi Golkar menilai Badan Anggaran (Banggar) DPRD […]

  • Diperkosa Majikan, Ancam Bunuh Diri

    Diperkosa Majikan, Ancam Bunuh Diri

    • calendar_month Selasa, 5 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TKI di Arab Saudi BANYUWANGI- Lagi – lagi tenaga kerja Indonesia (TKI) di Arab Saudi mengalami perlakuan yang tidak layak oleh majikannya. Siti Ratih Purnamasari namanya. Perempuan remaja berusia 19 tahun asal Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur ini acap menerima siksaan dan ancaman perkosaan dari majikannya. Makanya, Siti terus mengancam akan bunuh diri andai dirinya tak […]

  • Ribuan Warga Blokir Jalinsum, Tuntut SMGP Angkat Kaki Dari Madina

    Ribuan Warga Blokir Jalinsum, Tuntut SMGP Angkat Kaki Dari Madina

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ribuan  warga dari lima kecamatan di Mandailing Natal (Madina) menutup jalur negara atau jalan lintas sumatera, Selasa ( 11/11) menuntut pemerintah agar mengeluarkan PT.Sorik Marapi Gheotermal Power (SMGP) dari Madina. Gerakan masyarakat 5 kecamatan ini merupakan lanjutan dari aksi-aksi unjukrasa sebelumnya. Kondisi ini menunjukkan situasi investasi eksplorasi panas bumi bagi […]

  • Pantau Corona, Di Madina 17 Orang ODP

    Pantau Corona, Di Madina 17 Orang ODP

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) Jumlah warga dalam status Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kabupaten Mandailing Natal, Sumut saat ini terdata 17 orang. Dilansir media Antara, Kepala Dinas Kesehatan Mandailing Natal, dr. Syarifuddin Lubis didampingi Kadis Informatika dan Komunikasi Mandailing Natal, Drs. Sahnan Pasaribu kepada wartawan, Selasa (24/3/2020) menyampaikan, mereka yang ODP itu dikarenakan baru datang dari daerah […]

expand_less