Jumat, 29 Mei 2026
light_mode

Genjot PAD Dari Air Bawah Tanah, Sosialisasi Digalakkan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 20 Des 2013
  • print Cetak

NATAL (Mandailing Online) – Upaya mengenjot pendapatan asli daerah terus digerakkan Pemkab Mandailing Natal (Madina), salah satunya dari sektor air bawah tanah.

Salah satu kiatnya melakukan sosialisasi kepada para pengusaha yang memanfaatkan air bawah tanah bagi kegiatan komersil.

Kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan Dinas Pertambangan dan Energi Madina di mess Pemprovsu di Natal, Kamis (19/12/2013) termasuk dalam rangkaian upaya itu.

Peserta terdiri dari para pengusaha depot isi ulang air minum, restoran/rumah makan, hotel/penginapan, pengusaha perkebunan dan lainnya.

Kepala Bidang Geologi dan Sumber Daya Mineral Dinas Pertambangan dan Energi Madina, M.Affan menyatakan sosialisasi ini sesuai dengan Peraturang Bupati Madina Nomor 58 Tahun 2011 dengan target peningkatan pendapatan asli daerah melalui kesadaran untuk membayar retribusi pemanfaatan air bawah tanah dari para pengusaha.

Target dari sosialisasi, selain timbulnya kesadaran untuk membayar retribusi, juga diharapkan terjalinnya hubungan yang erat antara pemerintah dan subjek pajak.

Para subjek pajak juga diupayakan kian memahami mengerti tentang peraturan pemanfaat air bawah tanah serta memahami kewenangan pemerintah daerah.

Lebih rinci dijelaskan Affan, yang dimaksud dengan air bawah tanah adalah mata air, sumur bor/sumur galian, yang dimanfaatkan untuk kepentingan komersil yang tidak terpisahkan dari satu kesatuan.

Sebagai contoh, misalkan saja sebuah perusahaan perkebunan yang memiliki ratusan karyawan dan harus memenuhi kebutuhan air bagi rumah tangga para karyawannya, maka dibuatlah sumur bor.

“Memang air dari sumur bor tersebut digunakan untuk keperluan para masyarakat yang ada di wilayah perusahaan sebagai karyawannya, namun hal itu berada pada wilayah kewajiban dan tanggung jawab pihak perusahaan untuk menyediakannya kepada semua kariawannya, nah seperti ini sudah diwajibkan untuk membayar pajak retribusi pemanfaatan air bawah tanah sesuai dengan ketentuan peraturan pemerintah daerah,” imbuhnya.

Peliput : Muhammad Ali Hanafiah
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madina Galang Dana Untuk Palestina

    Pemkab Madina Galang Dana Untuk Palestina

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melakukan pengajian akbar sekaligus penggalangan dana bagi perjuangan kemerdekaan rakyat Palestina, Selasa (9/12) di mesjid Agung Nur Ala Nur, Panyabungan. Pengajian akbar tersebut menampilkan Sekretaris Umum Ulama Council of Palestina, Al Ustadz Syekh Ahmad Muqbil selaku pembicara di Sekda Madina M. Yusuf Msi, MUI Madina, […]

  • Tanah Ulayat Bukan Tanah Nagara, Patuan Mandailing Siapkan Konsolidasi

    Tanah Ulayat Bukan Tanah Nagara, Patuan Mandailing Siapkan Konsolidasi

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Masih banyak masyarakat berasumsi tanah ulayat telah menjadi tanah negara. Padahal tidak demikian. Kajian hukum yang dilakukan Forum Pelestarian dan Pengembangan Adat dan Budaya Kabupaten Mandailing Natal (FPPAB Madina) bahwa negara tidak pernah mengabaikan perkara ini. Negera jelas mengakui. “Bahkan negara memfasilitasi inventarisasi tanah ulayat itu,” kata Raja Panusunan Mandailing […]

  • BEASISWA HARUS TEPAT SASARAN

    BEASISWA HARUS TEPAT SASARAN

    • calendar_month Selasa, 12 Mar 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Penyaluran dana beasiswa harus tepat sasaran agar para mahasiswa dan mahasiswa dari keluarga yang kurang mampu dapat menikmati program yang beranjak dari visi misi pendidikan gratis tersebut. Lebih dari itu, upaya pemerintah daerah dalam hal ini eksekutif dan legislatif dalam memberikan dan mendorong peluang yang seluas-luasnya kepada seluruh anak didik […]

  • Jembatan Penghubung Sinunukan-Batahan Berbahaya

    Jembatan Penghubung Sinunukan-Batahan Berbahaya

    • calendar_month Selasa, 26 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SINUNUKAN (Mandailing Onlie) – Jembatan di titik Desa Air Apa KM 18, penghubung antara Kecamatan Sinunukan dengan Kecamatan Batahan, rusak parah. Lantai jembatan sudah banyak yang lapuk dan lepas menyebabkan lantai jembatan menjadi bolong-bolong. Warga terpaksa menempelkan bantalan papan tebal agar kenderaan roda dua bisa melewatinya meski sangat berbahaya. Ironisnya. Akses kenderaan roda empat hanya […]

  • Lira Medan Minta Penegak Hukum Usut Pembangunan CBD

    Lira Medan Minta Penegak Hukum Usut Pembangunan CBD

    • calendar_month Jumat, 11 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Central Business District (CBD) dibangun di lahan eks Lapangan Golf Polonia, Medan. Saat ini pengerjaannya sedang berlangsung. Namun pembangunan CBD menuai protes dari masyarakat setempat dan yang lainnya karena dinilai merusak lingkungan. Pembangunan CBD juga dianggap mengganggu keamanan dan kenyamanan aktivitas Bandara Polonia. Pasalnya, jarak proyek CBD hanya 150 meter dari landasan pacu dari […]

  • Neil Iskandar Daulay : Keluarga Mustafawiyah Telah Bangun Pondasi Pendidikan Keagamaan di Madina

    Neil Iskandar Daulay : Keluarga Mustafawiyah Telah Bangun Pondasi Pendidikan Keagamaan di Madina

    • calendar_month Selasa, 12 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Jakarta ( Mandailing Online ) : Masih ingat nama Ir. H. Neil Iskandar Daulay seorang Pengusaha Indonesia dan politikus Partai Golkar anak dari Alm. H Amru Daulay Bupati Madina pertama. Dengan mantap hati memberi dukungan kepada Harun Mustafa Nasution dan Ichwan Husein Nasution sebagai calon bupati dan wakil bupati kabupaten madina nomor urut 1. Dukungan […]

expand_less