Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

Genjot PAD Dari Air Bawah Tanah, Sosialisasi Digalakkan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 20 Des 2013
  • print Cetak

NATAL (Mandailing Online) – Upaya mengenjot pendapatan asli daerah terus digerakkan Pemkab Mandailing Natal (Madina), salah satunya dari sektor air bawah tanah.

Salah satu kiatnya melakukan sosialisasi kepada para pengusaha yang memanfaatkan air bawah tanah bagi kegiatan komersil.

Kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan Dinas Pertambangan dan Energi Madina di mess Pemprovsu di Natal, Kamis (19/12/2013) termasuk dalam rangkaian upaya itu.

Peserta terdiri dari para pengusaha depot isi ulang air minum, restoran/rumah makan, hotel/penginapan, pengusaha perkebunan dan lainnya.

Kepala Bidang Geologi dan Sumber Daya Mineral Dinas Pertambangan dan Energi Madina, M.Affan menyatakan sosialisasi ini sesuai dengan Peraturang Bupati Madina Nomor 58 Tahun 2011 dengan target peningkatan pendapatan asli daerah melalui kesadaran untuk membayar retribusi pemanfaatan air bawah tanah dari para pengusaha.

Target dari sosialisasi, selain timbulnya kesadaran untuk membayar retribusi, juga diharapkan terjalinnya hubungan yang erat antara pemerintah dan subjek pajak.

Para subjek pajak juga diupayakan kian memahami mengerti tentang peraturan pemanfaat air bawah tanah serta memahami kewenangan pemerintah daerah.

Lebih rinci dijelaskan Affan, yang dimaksud dengan air bawah tanah adalah mata air, sumur bor/sumur galian, yang dimanfaatkan untuk kepentingan komersil yang tidak terpisahkan dari satu kesatuan.

Sebagai contoh, misalkan saja sebuah perusahaan perkebunan yang memiliki ratusan karyawan dan harus memenuhi kebutuhan air bagi rumah tangga para karyawannya, maka dibuatlah sumur bor.

“Memang air dari sumur bor tersebut digunakan untuk keperluan para masyarakat yang ada di wilayah perusahaan sebagai karyawannya, namun hal itu berada pada wilayah kewajiban dan tanggung jawab pihak perusahaan untuk menyediakannya kepada semua kariawannya, nah seperti ini sudah diwajibkan untuk membayar pajak retribusi pemanfaatan air bawah tanah sesuai dengan ketentuan peraturan pemerintah daerah,” imbuhnya.

Peliput : Muhammad Ali Hanafiah
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua SMSI Sumut Dukung Kapolda Whisnu Hermawan Berantas Narkoba

    Ketua SMSI Sumut Dukung Kapolda Whisnu Hermawan Berantas Narkoba

    • calendar_month Jumat, 14 Mar 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Medan, ( Mandailing Online ) Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Sumatera Utara mendukung penuh Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto SIK MH memberantas peredaran narkoba di Sumut. SMSI Sumut memastikan ikut menjadi bagian dari upaya pemberantasan tersebut bersama jajaran kepolisian di seluruh wilayah Sumut. Hal tersebut disampaikan langsung Ketua SMSI Sumut, Erris […]

  • Nanan Soekarno Jadi Wakapolri

    Nanan Soekarno Jadi Wakapolri

    • calendar_month Selasa, 1 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta : Komjen Pol Nanan Soekarna diangkat sebagai Wakil Kepala Kepolisian RI menggantikan Komjen Pol Jusuf Manggabarani. “Pengangkatan tersebut berdasarkan surat telegram Kapolri nomor STR/159/II/2011 tanggal 28 Februari 2011 Tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dalam Jabatan Baru di Lingkungan Polri,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Polri Brigjen Pol Ketut Untung Yoga Ana di Jakarta, […]

  • Prodi Gagal Akreditasi Dibubarkan, Dilarang Terima Mahasiswa Baru

    Prodi Gagal Akreditasi Dibubarkan, Dilarang Terima Mahasiswa Baru

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Ristek-Dikti) Muhammad Nasir merespon banyaknya program studi (prodi) kampus negeri yang tidak lulus akreditasi. Dia mengatakan, prodi-prodi itu dilarang menerima mahasiswa baru. Nasir menuturkan pengelola PTN harus fair terhadap penilaian dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Ketika hasil penilaian BAN-PT menetapkan ada prodi yang tidak lulus […]

  • Penataan Kota Panyabungan, Pedagang Kaki Lima Direncanakan Pindah ke Bekas Bioskop Tapanuli

    Penataan Kota Panyabungan, Pedagang Kaki Lima Direncanakan Pindah ke Bekas Bioskop Tapanuli

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – “Saya berharap kepada instansi terkait agar menata pedangang kaki lima yang ada di tepi jalan agar di pindahkan ke suatu tempat yang strategis,” Kata Bupati Madina Dahlan hasan Nasution. Itu dikatakan bupati pada kegiatan bakti gotong royong bersama pimpinan SKPD dan staf pemerintahan di Panyabungan, Jumat (31/10). Dahlan mengatakan […]

  • Kepdes 6 Bulan Tak Digaji, Akibat Keterlambatan Desa

    Kepdes 6 Bulan Tak Digaji, Akibat Keterlambatan Desa

    • calendar_month Kamis, 25 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Gaji kepala desa yang tersendat sejak Januari 2013, akibat keterlambatan pihak desa sendiri. Itu terungkap saat sejumlah kepala desa dari Kecamatan Siabu bertemu dengan Sekretaris Daerah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Daud Batubara, Rabu (24/7/2013) di ruang kerja Sekda. Usai pertemuan itu, beberapa kepala desa menjawab wartawan menyatakan bahwa keterlembatan pencairan gaji […]

  • Pendemo di PMD Madina Dinilai Masyarakat Tabuyung Syarat Kepentingan

    Pendemo di PMD Madina Dinilai Masyarakat Tabuyung Syarat Kepentingan

    • calendar_month Selasa, 6 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

      Tokoh masyarakat, Pemuda dan Mahasiswa desa Tabuyung saat musyawarah bahas kemelut desa ( ist) TABUYUNG – Mandailing Online : Ikatan Mahasiswa dan Masyarakat Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal kecam aksi Mahasiswa Cipayung Plus yang dinilai terlalu ikut campur urusan Desa mereka dan sarat kepentingan kelompok. Raismal Lubis tokoh pemuda desa […]

expand_less