Sabtu, 14 Mar 2026
light_mode

Mahasiswa Masih Kuasai Kampus FK UISU

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Jumat, 3 Jan 2014
  • print Cetak

MEDAN- Mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) masih menguasai kampus mereka di Jalan Sisingamangaraja, Medan, Kamis (2/1).

Padahal, sebelumnya pihak yayasan telah melaporkan delapan mahasiswa ke Polresta Medan atas penguasaan kampus tersebut.

“Sampai saat ini kami masih melakukan penutupan kampus. Hari ini sudah genap 34 hari, sebulan lebih sudah kami tutup dan alhamdulilah, 90 persen teman-teman kami mendukung,” kata Reza mewakili Kesatuan Aksi Mahasiswa Fakultas Kedokteran UISU (KAM FK UISU) kepada wartawan Sumut Pos (Grup JPNN), Kamis (2/1).

Penguasaan kampus ini, kata Reza, akan terus dilakukan sampai 5 tuntutan mereka dikabulkan. Adapun kelima tuntutan tersebut yakni, percepatan pendaftaran mahasiswa ke dalam Evaluasi Program Studi Berbasis Evaluasi Diri (EPSBED), penyatuan UISU, pembayaran uang kuliah setelah EPSBED keluar serta audit keuangan FK UISU dan turunkan Dekan FK Rahmat Nasution disepakati.

“Kita tidak tahu sampai kapan, yang jelas sampai kelima tuntutan kita dipenuhi,” tegasnya.

Saat disinggung masalah telah dilaporkannya delapan mahasiswa FK UISU atas penguasaan kampus oleh pihak Yayasan UISU Almunawwarah, ia mengaku pihaknya tidak merespon hal tersebut.

“Kami tidak peduli mau dilaporkan atau tidak, terserah. Nama-nama yang mereka laporkan itu juga tidak ada diantara kami semua. Semua nama salah ejaannya, itu juga bukan nama asli kita,” ujar Reza.

Aksi ini, tambah Reza juga mendapat dukungan dari orangtua mahasiswa. Bahkan beberapa orang tua mahasiswa siap terlibat.

“Sebenarnya banyak orangtua yang resah karena anaknya tidak kuliah. Tetapi setelah dijelaskan, ternyata orangtua mereka ikut mendukung. Begitu juga dengan orangtua saya, bahkan mereka mau ikut terlibat bila nantinya masalah ini tidak selesai,” katanya.

Menurutnya, melakukan proses belajar mengajar dengan keadaan konflik seperti saat ini juga tidak memiliki manfaat. “Percuma saja kami belajar kalau kondisinya seperti ini. Kita di sini bicara soal akademik, sistem akademik seperti apa bukan soal siapa yang menjadi pimpinan atau pemerintahannya,” katanya.

Menanggapi hal ini, Humas Yayasan UISU Al-Munawwarah, Ahmad Riza Siregar mengharapkan agar mahasiswa FK UISU mau peduli, khususnya dengan apa yang pihaknya telah lakukan, yakni  melaporkan delapan mahasiswa ke Polresta Medan.

“Kita sudah bawa ini ke ranah hukum, harusnya mereka peduli. Kalau mereka mau melakukan aksi ya silakan. Menyampaikan tuntutan tidak mesti seperti ini. Saat ini memang belum ada lanjutan dari pihak kepolisian, tapi kita akan terus pertanyakan ini,” katanya.

UISU, lanjutnya, satu-satunya lab virus flu burung untuk Regional I Pulau Sumatera yang merupakan bantuan dari WHO melalui Litbangkes RI.

“Kalau sempat itu rusak atau dirusak makan Medan akan tercemar flu burung. Sudah hampir sebulan ditutup, dokter yang bertugas juga tidak bisa masuk jadi saat ini itu tidak ada pengawasan,” katanya. (jpnn)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ada Tiga Skenario yang Bisa Batalkan Jokowi Jadi Presiden

    Ada Tiga Skenario yang Bisa Batalkan Jokowi Jadi Presiden

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Walau telah ditetapkan sebagai pemenang Pemilu Presiden 2014 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), masih ada beberapa hal yang bisa mengganjal Joko Widodo sebelum dilantik sebagai Presiden RI. Setidaknya, kata Direktur Eksekutif Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID) Jajat Nurjaman, ada tiga skenario yang dapat batalkan pelantikan Jokowi. Pertama, permohonan untuk mundur dari posisinya sebagai Gubernur […]

  • Besok Komisi III DPRD Madina Tinjauan Lapangan Proyek Jalan Pintu II Kantor Bupati yang Baru Berapa Bulan Selesai Sudah Retak

    Besok Komisi III DPRD Madina Tinjauan Lapangan Proyek Jalan Pintu II Kantor Bupati yang Baru Berapa Bulan Selesai Sudah Retak

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ): Terkait proyek peningkatan Jl. Utama Komplek Perkantoran Payaloting (Pintu II) senilai Rp.1.977.000.000 baru beberapa bulan seleai nanun sudah retak di bagian bahu jalan beton tanpa tulangan. Komisi III DPRD Madina akan melakukan kunjungan lapangan. Hal ini diungkapkan Teguh W Hasahatan selaku Wakil Ketua Komisi III DPRD Madina didampingi anggota Komisi  […]

  • Sorikmas Mining Sumbang Sepeda Untuk Haornas

    Sorikmas Mining Sumbang Sepeda Untuk Haornas

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 5Komentar

    Senior Community Relations Officer PT Sorikmas Mining Hidayat Harahap mewakli manajemen perusahaan tambang itu memberikan bantuan 2 unit sepeda kepada panitia Haornas 2013 Mandailing Natal, 6 September 2013. Sepeda itu diterima langsung oleh Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan Pariwisata Madina yang juga sebagai Panitia Penyelengara Haornas. Bantuan 2 unit sepeda ini sebagai partisipasi PT. Sorikmas […]

  • Ayah Bupati yang Dibekuk KPK itu Sosok Pendiam

    Ayah Bupati yang Dibekuk KPK itu Sosok Pendiam

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Penangkapan Anggota Komisi IV Adriansyah oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapat tanggapan dari sejumlah anggota dewan di Senayan. Mereka meminta kasus ini tidak disangkutpautkan dengan institusi DPR. “Jangan digeneralisasikan dengan institusi, karena itu kan bersangkutan dengan oknum,” ujar Ketua Komisi III Aziz Syamsuddin di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (9/4). Anggota Komisi IV […]

  • Nasib Guru Honorer Yang Semakin Horor

    Nasib Guru Honorer Yang Semakin Horor

    • calendar_month Kamis, 2 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Leni Irna Chintya Batubara, S.Pd Aktivis dakwah, guru Semakin lama nasib honorer semakin memprihatinkan. Bagaimana tidak, banyak permasalahan yang dihadapi oleh seorang guru yang masih berstatus honorer. Dengan gaji yang tidak wajar atau tidak sesuai dengan pengabdian yang mereka telah lakukan hingga kesejahteraan para guru honorer tidak jelas. Kisah mendapatkan gaji 250 ribu perbulan […]

  • Harun Mustafa Nasution di Do’a kan Mudir Ma’had Darul Ulum Muaramais Jadi Bupati Madina

    Harun Mustafa Nasution di Do’a kan Mudir Ma’had Darul Ulum Muaramais Jadi Bupati Madina

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Muaramais ( Mandailing Online) : Calon Bupati Mandailing Natal ( Madina) Harun Mustafa Nasution beserta mudir pondok pesantren mustafawiyah purba baru H. Mustafa Bakri Nasution kunjungi Mudir Ma’had Darul Ulum Muaramais Syeh H. Mawardi Lubis yang sedang terbaring sakit. Rabu 16/10/2024. Dalam kunjungan itu, Harun Mustafa Nasution pun di Do’a kan agar dimudahkan mendapatkan keinginan […]

expand_less