Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Bantuan Korban Sinabung Dipelototi BPK

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Selasa, 21 Jan 2014
  • print Cetak

JAKARTA – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dijadwalkan mengunjungi para pengungsi korban erupsi Gunung Sinabung pada 23 Januari 2014. Namun, sekitar 8.000 ribu paket bantuan dari SBY sudah tiba di Pelabuhan Belawan, pada Sabtu (18/1) dan langsung didistribusikan.

Bantuan paket makanan, minuman dan obat-obatan siap disebar di 89 titik dan ditujukan bagi 26.174 ribu pengungsi di Tanah Karo, Sumut.

Keterangan resmi dari Kantor Sekretariat Kabinet menjelaskan, paket yang diangkut KRI Teluk Banda Aceh diserahkan secara simboli oleh Pangdam I BB, Mayjen TNI Istu Hari SE, MM kepada Bupati Tanah Karo, Kena Ukur Karo Jambi Surbakti.

“Untuk mencegah penyimpangan, pengelolaan bantuan didampingi, dikendalikan, dan diawasi secara langsung oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)  bekerja sama dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi,” demikian keterangan resmi Setkab.

Sejumlah bantuan pemerintah yang telah disalurkan bagi pengungsi Sinabung juga dibeber. Antara lain lewat BNPB telah disalurkan dana sebesar Rp 20,1 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Karo. Sebanyak Rp 7,5 miliar sendiri telah siap dipakai untuk membantu kebutuhan warga yang tinggal di lokasi pengungsian.

Dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyediakan beasiswa dan kebutuhan-kebutuhan pendidikan di Karo. Disebutkan juga, Kementerian Sosial telah mengirimkan bantuan logistik sebesar Rp 16 miliar pada akhir 2013 dan awal 2014 , antara lain berupa lauk pauk, family kids, peralatan dapur, dan paket sandang.

Sedang dari Kementerian Pekerjaan Umum meningkatkan penyaluran air bersih bagi 26.174 jiwa atau 8.160 KK yang tersebar di 89 tempat pengungsian.

Terpisah, Juru Bicara Partai Demokrat Ikhsan Modjo, membantah tudingan sebagian kalangan yang menyebut Presiden lambat dalam menangani bencana Sinabung, juga banjir bandang Manado. Juga ada yang menuding, SBY hanya sibuk dengan kegiatan partainya.

Ikhsan mengatakan, sejak minggu lalu sudah melakukan rapat kabinet terkait bencana alam dan memberikan instruksi kepada para menteri terkait, termasuk BNPB, untuk mengambil tindakan cepat.

“Jangan lupa, Presiden melakukan kegiatan sebagai Ketum PD hanya di weekend atau hari libur,” tegas Ikhsan, kemarin. (jpnn)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • NU dan Muhammadiyah Kompak Lebaran 8 Agustus

    NU dan Muhammadiyah Kompak Lebaran 8 Agustus

    • calendar_month Selasa, 6 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA, – Hari Raya Idul Fitri atau 1 Syawal 1434 H dipastikan akan jatuh pada Kamis, 8 Agustus 2013. Dengan demikian, tidak akan terjadi perbedaan hari raya Lebaran antara pemerintah dan Nahdlatul Ulama maupun Muhammadiyah yang sudah jauh hari menetapkan Idul Fitri pada 8 Agustus. Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma’ruf Amin mengatakan, bahwa […]

  • Keberadaan 13 WNA di PT.SMGP Akan Didalami Pemkab Madina

    Keberadaan 13 WNA di PT.SMGP Akan Didalami Pemkab Madina

    • calendar_month Kamis, 12 Jan 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal akan mendalami keberadaan 13 warga negara asing di PT. Sorik Marapi Geothermal Power (PT.SMGP). Pendalaman itu dilakukan untuk memastikan apakah ke 13 orang itu hanya melakukan kunjungan atau menjadi pekerja.    Kepala Dinas Disnakertrans Kabupaten Mandailing Natal, Syamsir Lubis kepada wartawan, Selasa (10/1)  menyebutkan dari laporan bulanan, tenaga kerja PT.SMGP serta […]

  • Jalan Muara Sipongi-Pakantan Kuabangan Kerbau

    Jalan Muara Sipongi-Pakantan Kuabangan Kerbau

    • calendar_month Kamis, 15 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PAKANTAN (Mandailing Online) – Kerusakan jalan jalur Muara Sipongi-Pakantan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) beberapa bulan terakhir semakin parah. Kondisi ini menyebabkan waktu tempuh dari Muara Sipongi ke Pakantan memakan waktu yang lebih lama, plus kina menyulitkan mobilisasi barang dan orang. Pantauan di lapangan, Rabu (14/8/2013), hampir disepanjang jalan ini aspalnya semuanya sudah terkelupas, yang tersisa […]

  • Gegara Kedapatan Mencuri, Anak Dibawah Umur Dipukuli di Desa Tegal Sari Natal, Videonya Viral

    Gegara Kedapatan Mencuri, Anak Dibawah Umur Dipukuli di Desa Tegal Sari Natal, Videonya Viral

    • calendar_month Sabtu, 22 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA- Mandailing Online: Sebuah video penyiksaan anak dibawah umur beradar di group WhatsApp. Dalam video itu terlihat seorang anak disiksa sekelompok orang dengan cara kepala dipukul pakai tangan dan diancam disulut api rokok. Dalam video itu terdengar percakapan terkait pencurian rokok. Setelah ditelusuri, lokasi kejadian diketahu di Desa Tegal Sari Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal […]

  • Sejumlah Desa Banjir di Siabu

    Sejumlah Desa Banjir di Siabu

    • calendar_month Rabu, 23 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      SIABU (Mandailing Online) – Sejumlah desa di Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal dilanda banjir pada Selasa (22/10) malam. Dari informasi yang didapat desa-desa yang terkena banjir tersebut adalah Desa Lumban Dolok,Tangga Bosi I,III hingga Tanggabosi IIII, Muara Batang Angkola, Kelurahan Simangambat dan Desa Huraba I dan II, Malintang dan Huta Puli. Hujan yang melanda […]

  • Proyek Pemerintah Belum Setahun Sudah Rusak

    Proyek Pemerintah Belum Setahun Sudah Rusak

    • calendar_month Jumat, 6 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LINGGA BAYU (Mandailing Oniline) – Pemerintah dihimbau mengubah pola kebijakan pertanggungjawaban pemakaian uang negara dari pola pertanggungjawaban administrasi kepada pola pertangungjawaban kualitas. Sistem pertanggungjawaban administrasi memiliki banyak kelemahan, dibuktikan banyaknya pembangunan sarana publik yang tidak tepat sasaran dan tidak berkualitas. Bahkan banyak bangunan pemerintah yang mubazir. Sistem pertanggungjawaban administrasi hanya memfokuskan pada hitungan kecocokan antara […]

expand_less