Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

Kepdes Huta Tua: RN Bukan Pengedar Ganja

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 13 Agt 2014
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Meski pihak Polres Mandailing Natal (Madina) menyatakan RN sebagai pelaku pengedar ganja, tetapi pengakuan berbeda justru dicuatkan Kepala Desa Pardomuan, Mahlil.

Kepada wartawan di RSU Panyabungan, Senin (11/8/2014) Mahlil mengatakan bahwa apa yang disangkakan oleh Polisi menuduh RN (18) seorang pengedar ganja adalah tuduhan tak berdasar.

“Yang saya tahu sebelumnya ada orang yang menjual sepeda motor pada RN dan selama ini bahwa RN pekerjaanya jual beli sepeda motor, dan tadi malam aparat kepolisian dari polres Madina sebanyak tiga mobil dan dua sepeda motor mendatangi rumah RN dan terjadilah peristiwa itu,” katanya.

RN tewas ditembak polisi di rumahnya Desa Huta Tua saat polisi melakukan penangkapan. Pihak Polres Madina menyatakan bahwa RN sudah lama menjadi target.

Mahlil menyesalkan tindakan aparat kepolisian yang melakukan penangkapan dengan cara menembak di rumah korban, dimana tembakan dilakukan sebanyak tiga kali, satu peluru tembus dibagian leher dan dua peluru masih bersarang di leher RN.

“Saya selaku kades menyayangkan sikap anggota Polres Madina yang main tembak saja, seharusnya aparat yang melakukan penangkapan tersebut dengan cara melumpuhkanya bukan membunuh,” katanya.

Dikatakannya, kejadian ini diketahui dari pengakuan orang tua RN yang menghubunginya via telepon sewaktu berada di Pasar Baru Panyabungan, mendapat kabar dari orang tua RN dia lansung pulang untuk memastikan kejadian tersebut.

“Namun di perjalananya saya berjumpa dengan rombongan polisi yang melakukan penangkapan tersebut, dan ketika saya tanyakan apakah ada penggerebekan dan menyembabkan meninggalanya RN, namun aparat memberikan jawaban pastikan dulu ke desa bapak baru laporkan pada kami,” jelasnya menirukan ucapan aparat polisi tersebut.

Kapolres Mandailing Natal, AKBP Mardiaz Sik melalui Kasat Reskrim.AKP .Wira Prayatna SH.Sik kepada sejumlah wartawan di RSU Panyabungan menyatakan bahwa RN sudah lama menjadi target operasi, namun baru kali ini berhasil ditangkap di rumahnya dan sewaktu dilakukan penangkapan tersangka melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri sehingga dengan terpaksa anggota yang melakukan penangkapan melumpuhkan tersangka dengan timah panas.

Peliput : Maradotang Pulungan
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rakyatlah Yang Selalu Salah

    Rakyatlah Yang Selalu Salah

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Siti Khadijah Sihombing Pemerintah mengatakan anggaran kesehatan untuk penanganan Covid-19 yang sebesar Rp87,55 triliun tidak akan bertambah hingga akhir tahun walaupun kasus positif Covid-19 saat ini semakin banyak dengan jumlah penambahan rata-rata per hari di atas 1000 kasus. Melalui Staf Ahli Bidang Pengeluaran Negara Kementerian Keuangan Kunta Wibawa Dasa Nugraha mengatakan kasus positif saat […]

  • Berkas Lengkap, Tak Ada Dasar Mendiskualifikasi Saipullah

    Berkas Lengkap, Tak Ada Dasar Mendiskualifikasi Saipullah

    • calendar_month Selasa, 19 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua Komisi Pemilihan Umum Mandailing Natal (KPU Madina) Muhammad Ikhsan Matondang menegaskan pihaknya tidak memiliki dasar untuk mendiskualifikasi calon bupati Madina nomor urut 2, H. Saipullah Nasution, SH, MM, karena semua tahapan verifikasi berkas pencalonannya sudah dinyatakan lengkap. Terkait regulasi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Nagara (LHKPN) Saipullah Nasution, Ikhsan mengatakan KPU […]

  • Wabup Atika Buka Seminar Ilmiah di GSG

    Wabup Atika Buka Seminar Ilmiah di GSG

    • calendar_month Jumat, 12 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution membuka Seminar Ilmiah di Gedung Serbaguna, Desa Parbangunan, Panyabungan, Jumat (12/8/2022). Seminar dengan tema ‘Mahasiswa Penting Mahasiswa Peduli Stunting, Ciptakan Generasi Emas, Cerdas, Kreatif, dan Inovatif’ tersebut menghadirkan pembicara yaitu, Drs Askolani Nasution dan Abdul Latif Lubis. Dalam sambutannya, Atika menyampaikan bangga […]

  • Sungai Aek Mata Meluap

    Sungai Aek Mata Meluap

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sungai Aek Mata meluap menyebabkan jalan protokol di jantung kota Panyabungan digenangi air berakibat terganggunya arus lalu lintas, Jum’at (8/5). Sejauh ini belum ada laporan kasus perumahan penduduk diterjang arus sungai, meski air sempat masuk ke kawasan pemukiman di sepanjang bantaran sungai. Sungai yang membelah kota Panyabungan ini meluap akibat […]

  • Kejari Tetapkan Kadis dan Mantan Kadis Kelautan Madina Tersangka Korupsi

    Kejari Tetapkan Kadis dan Mantan Kadis Kelautan Madina Tersangka Korupsi

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Onine) – Kejaksaan Negeri Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) telah menetapkan mantan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Madina berinisial KS dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Madina berinisial ZMN menjadi tersangka terkait dugaan tindak pidana korupsi dana APBD 2012 dan 2013 di instansi itu. “Hingga saat ini kita baru bisa menetapkan dua oknum […]

  • Alhamdulillah..Mualaf Ini Tempuh 7.000 km untuk Berhaji

    Alhamdulillah..Mualaf Ini Tempuh 7.000 km untuk Berhaji

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MAKKAH – Seorang Mualaf asal Prancis bersama istrinya menempuh perjalanan 7.000 km untuk melaksanakan ibadah haji. Keduanya mendapat undangan dari Raja Saudi. “Ketika saya mendengar adzan untuk kali pertama, saya terguncang. Saya tidak bisa menjelaskan bagaimana situasi itu. Tapi saya ikuti suara itu dalam hati saya hingga akhirnya menuju Islam,” ucap Alexander yang kemudian mengganti […]

expand_less