Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Kepdes Huta Tua: RN Bukan Pengedar Ganja

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 13 Agt 2014
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Meski pihak Polres Mandailing Natal (Madina) menyatakan RN sebagai pelaku pengedar ganja, tetapi pengakuan berbeda justru dicuatkan Kepala Desa Pardomuan, Mahlil.

Kepada wartawan di RSU Panyabungan, Senin (11/8/2014) Mahlil mengatakan bahwa apa yang disangkakan oleh Polisi menuduh RN (18) seorang pengedar ganja adalah tuduhan tak berdasar.

“Yang saya tahu sebelumnya ada orang yang menjual sepeda motor pada RN dan selama ini bahwa RN pekerjaanya jual beli sepeda motor, dan tadi malam aparat kepolisian dari polres Madina sebanyak tiga mobil dan dua sepeda motor mendatangi rumah RN dan terjadilah peristiwa itu,” katanya.

RN tewas ditembak polisi di rumahnya Desa Huta Tua saat polisi melakukan penangkapan. Pihak Polres Madina menyatakan bahwa RN sudah lama menjadi target.

Mahlil menyesalkan tindakan aparat kepolisian yang melakukan penangkapan dengan cara menembak di rumah korban, dimana tembakan dilakukan sebanyak tiga kali, satu peluru tembus dibagian leher dan dua peluru masih bersarang di leher RN.

“Saya selaku kades menyayangkan sikap anggota Polres Madina yang main tembak saja, seharusnya aparat yang melakukan penangkapan tersebut dengan cara melumpuhkanya bukan membunuh,” katanya.

Dikatakannya, kejadian ini diketahui dari pengakuan orang tua RN yang menghubunginya via telepon sewaktu berada di Pasar Baru Panyabungan, mendapat kabar dari orang tua RN dia lansung pulang untuk memastikan kejadian tersebut.

“Namun di perjalananya saya berjumpa dengan rombongan polisi yang melakukan penangkapan tersebut, dan ketika saya tanyakan apakah ada penggerebekan dan menyembabkan meninggalanya RN, namun aparat memberikan jawaban pastikan dulu ke desa bapak baru laporkan pada kami,” jelasnya menirukan ucapan aparat polisi tersebut.

Kapolres Mandailing Natal, AKBP Mardiaz Sik melalui Kasat Reskrim.AKP .Wira Prayatna SH.Sik kepada sejumlah wartawan di RSU Panyabungan menyatakan bahwa RN sudah lama menjadi target operasi, namun baru kali ini berhasil ditangkap di rumahnya dan sewaktu dilakukan penangkapan tersangka melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri sehingga dengan terpaksa anggota yang melakukan penangkapan melumpuhkan tersangka dengan timah panas.

Peliput : Maradotang Pulungan
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kabut Asap Selimuti Madina

    Kabut Asap Selimuti Madina

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Beberapa hari terakhir kabut asap menyelimuti wilayah Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Sejauh ini belum ada pernyataan resmi pemerintah daerah soal tingkat Indeks Standar Polusi di Madina. Pantauan Mandailing Online Kamis dan Jum’at (18-19/9/2014) sejumlah pengendara sepeda motor terlihat memakai masker. Para warga sangat resah terhadap kehadiran kabut. Sementara itu, beberapa […]

  • KPU Madina Luncurkan SMS Center Sidalih 08126066548

    KPU Madina Luncurkan SMS Center Sidalih 08126066548

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bagi warga Mandailing Natal (Madina) yang ingin mengetahui apakah sudah terdaftar sebagai pemilih untuk Pilkada Madina, pihak KPU Madina telah meluncurkan program Sort Message Service (SMS). Nomor SMS Sidalih tersebut adalah 08126066548. SMS Center ini merupakan upaya KPU Mandailing Natal (Madina) untuk mensosialisasikan daftar pemilih kepada masyarakat, selain telah juga […]

  • 14 KPU Kota/Kab Sumut Sudah Anggarkan Pilkada 2015

    14 KPU Kota/Kab Sumut Sudah Anggarkan Pilkada 2015

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Pemprov Sumut Hasiholan Silaen mengatakan, empat belas kabupaten/kota yang direncanakan menggelar Pilkada pada tahun 2015 sudah memasukkan atau mengusulkan anggaran Pilkada dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah. “Semua sudah memasukkan ke dalam APBD. Tapi, walaupun sudah dianggarkan tidak bisa langsung keluar. Harus menunggu regulasi dari pemerintah mengenai tahapan-tahapan Pilkada,” kata Silaen […]

  • APBD Madina 1,5 Triliun, Dibahas Dalam Waktu Singkat

    APBD Madina 1,5 Triliun, Dibahas Dalam Waktu Singkat

    • calendar_month Rabu, 6 Jan 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Para anggota DPRD Madina yang mensahkan APBD Tahun anggaran 2016 bukan saja bertanggungjawab kepada rakyat, tetapi juga bertanggungjawab kepada Allah SWT jika pembahasan Rancangan APBD itu memiliki unsur kesengajaan tak dibahas secara serius. Pada Selasa (5/1) DPRD mensahkan APBD Mandailing Natal (Madina) sebesar Rp. 1.505.647.106.422. Pembahasan dilakukan hanya sekitar 5 hari […]

  • Pemkab Madina Terima Kepulangan Jemaah Haji

    Pemkab Madina Terima Kepulangan Jemaah Haji

    • calendar_month Sabtu, 23 Jul 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution dan Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution menerima 393 Jamaah Haji Kelompok Terbang (Kloter) Pertama di Asrama Embarkasi Medan, Sabtu (23/7). 393 jemaah haji di kloter pertama ini pun berasal dari Kabupaten Tapanuli Tengah, Mandailing Natal, Serdang Bedagai dan Kota Medan. Selain […]

  • Kerugian Petani Simpang Duhu Lombang 120 Juta

    Kerugian Petani Simpang Duhu Lombang 120 Juta

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Gambar tanaman padi yang dilantak arus sungai Aek Sabut di Desa Simpang Duhu, Ulu Pungkut PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kerugian petani di Desa Simpang Duhu Lombang, Kecamatan Ulu Pungkut, Mandailing Natal (Madina) diperkirakan 120 juta rupiah pasca mengamuknya sungai Aek Sabut yang meluluhlantakkan tanaman padi sekira 8 hektar. Data itu dilansir Kepala Dinas Pertanian dan […]

expand_less