Kamis, 16 Jul 2026
light_mode

LSM kritisi ratifikasi perjanjian kabut asap

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Jumat, 19 Sep 2014
  • print Cetak

Para pegiat lingkungan menuntut Indonesia menindaklanjuti ratifikasi perjanjian rencana kawasan ASEAN tentang kabut asap dengan bersikap lebih tegas terhadap pihak yang menyebabkan kebakaran hutan.

LSM Greenpeace mengatakan, walaupun pihaknya menyambut baik keputusan pemerintah Indonesia itu, pihaknya khawatir kesepakatan ini tidak berdampak banyak apabila tidak ditindaklanjuti dalam upayakongkrit.

“Meratifikasi perjanjian asap lintas batas ini,akan menjadi kecil manfaatnya, kalau tidak diikat, kalau tidak ditindaklanjuti dengan komitmen perlindungan hutan dan gambut yang kuat juga dari pemerintah,” kata juru kampanye hutan LSM Greenpeace, Teguh Surya kepada wartawan BBC Indonesia, Heyder Affan, Rabu (17/09) sore.

Selasa (16/09) kemarin, DPR dan Pemerintah Indonesia meratifikasi perjanjian rencana kawasan ASEAN untuk mengatasi kabut asap akibat pembakaran hutan dan lahan, setelah tertunda lebih dari 10 tahun.

Dengan meratifikasi perjanjian ini, Pemerintah Indonesia harus memperkuat kebijakan kebakaran hutan dan asap.

“Pentingnya bahwa Pemerintah Indonesia didorong untuk lebih care(peduli) pada persoalan-persoalan lingkungan itu,” kata anggota DPR Totok Darmawan, yang terlibat langsung dalam proses ratifikasi perjanjian ini, kepada BBC Indonesia.

Indonesia, lanjutnya, juga harus aktif terlibat dalam proses pengambilan keputusan bersama negara-negara di wilayah ASEAN tentang masalah kabut asap.

“Makanya, kita sekarang harus siap,” kata Totok.

kabut asap2

‘Kami sudah imun’

Sementara itu, warga kota Pekan Baru, Provinsi Riau, mengaku sudah sejak tiga hari belakangan kembali “terganggu” akibat kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan di wilayah Sumatra.

“Sudah kita hari ini gelap banget, dan sangat terasa kita menghirup udara seperti itu,” kata Nur Azlina, yang berprofesi sebagai dosen, kepada BBC Indonesia.

Dia terkadang mengaku frustasi terhadap persoalan kabut asap. “Karena saya sudah mengalami sejak zaman kuliah pada tahun 1997,” ungkapnya.

Adapun Zulmansyah, warga kota Pekan Baru lainnya mengatakan, dirinya sudah merasa “terbiasa” dengan kabut asap yang belakangan sering terjadi.

“Kayaknya kita ini sudah imun,” katanya dengan tawa getir. “Karena sudah mengalaminya berkali-kali.”

Walaupun merasa terbiasa dengan kabut asap, warga Pekan Baru bernama Zulfahmi berkata: “Walaupun tidak ada tanggapan langsung dari pemerintah, namun kami tidak bosan untuk mengkritik.”

kabut asap3

Tidak sehat

Kabut Asap menyesakkan dari kebakaran hutan dan lahan di Indonesia seringkali menyebar ke negara-negara tetangga, sehingga menimbulkan kemarahan di Malaysia dan Singapura.

Berbagai usaha di masa lalu untuk mengontrol asap tidak terlalu membawa pengaruh positif, kata pegiat lingkungan.

Hal ini ditandai kabut asap terjadi semakin sering dan parah dalam beberapa tahun terakhir.

Hari Senin lalu, polusi udara Singapura meningkat ke tingkat tidak sehat, sementara pemerintah Indonesia gagal dianggap mengendalikan kebakaran di hutan tropis Sumatra.

kabut asap 4

Sumber : BBC

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Binsar Nasution : Mundur Dari Jabatan Bukan Tipologi Pejabat Madina ” ada sesuatu diluar kebiasaan”

    Binsar Nasution : Mundur Dari Jabatan Bukan Tipologi Pejabat Madina ” ada sesuatu diluar kebiasaan”

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA||Mandailing Online- Fenomena mundurnya sejumlah Kepala Dinas dilingkungan Pemkab Madina menjadi sorotan. Beragam penilaian muncul termasuk dari Politisi Partai Demokrat Madina Binsar Nasution. Binsar menilai, mundurnya sejumlah Kepala Dinas di lingkungam Pemkab Madina penuh tanda tanya karena bukan tipologi Pejabat Madina mengundurkan diri. ” penuh tanda tanya karena bukan tipologi pejabat di madina mengundurkan diri. […]

  • Roving Seminar KI, Atika Bawa Kopi Takar

    Roving Seminar KI, Atika Bawa Kopi Takar

    • calendar_month Kamis, 14 Apr 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam rangka kegiatan roving seminar Kekayaan Intelektual di Medan yang dilaksanakan di Medan (13-14 Maret), Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution membawa paket Kopi Takar untuk diserahkan kepada Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly, Plt. Dirjen Kekayaan Intelektual, dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno […]

  • Rekontruksi Pembunuhan Jaringan Narkoba di Kecamatan Tambangan

    Rekontruksi Pembunuhan Jaringan Narkoba di Kecamatan Tambangan

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAMBANGAN (Mandailing Online) – Polres Mandailing Natal (Madina), Selasa (25/3) melakukan pemeriksaan secara rekontruksi jalannya perkara tindak pidana pembunuhan berencana dan pencurian dengan kekerasan yang terjadi 25 Februari 2014 lalu di kebun karet Aek Siporik, Desa Simangambat, Kecamatan Tambangan. Kapolres Madina, AKBP. Mardiaz KD, Sik yang memimpin langsung rekontruksi. Sementara tersangka Amiruddin Rangkuti alias Jamir […]

  • Perempuan Pilih Perempuan Bergema

    Perempuan Pilih Perempuan Bergema

    • calendar_month Jumat, 8 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Perkumpulan pengajian kaum ibu di Kelurahan Panyabungan II, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sahata atau sepakat mencoblos gambar yang ada foto perempuan pakai jilbab dengan gincu (lipstik) agak merah di Pilkada 2024. Perempuan pilih perempuan pun bergema di kelurahan itu. Nur Ainun, salah satu anggota pengajian rutin Jumat tersebut, didampingi ibu-ibu yang […]

  • Daftar parpol yang dicoret ikut Pemilu 2014

    Daftar parpol yang dicoret ikut Pemilu 2014

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) mendiskualifikasi atau mencoret sejumlah partai peserta Pemilu 2014. Otomatis, partai-partai ini nantinya tidak bisa ikut Pemilu 2014. Hanya, pencoretan dilakukan pada beberapa daerah, tidak bersifat nasional. Pencoretan lantaran terlambat menyerahkan dana kampanye dari jadwal yang sudah ditentukan. Ada sembilan partai yang dicoret dari sejumlah daerah. Diantara partai-partai itu adalah […]

  • Beca kotanopan

    Beca kotanopan

    • calendar_month Selasa, 16 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Menakjubkan…. jarang-jarang pespa dijadikan becak… Hanya di Kotanopan. Ini objek wisata yang sangat menarik

expand_less