Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Kasus Maga, Pemerintah Daerah Harus Tegas Terhadap PT.SMGP

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 22 Jan 2015
  • print Cetak

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah harus tegas soal status PT. SMGP (Sorik Marapi Geothermal Power). Hal itu diperlukan agar tidak ada konflik di lapangan, dan tidak ada pro kontra di masyarakat.

Kalau SK (Surat Keputusan) pencabutan IUP oleh bupati Mandailing Natal (Madina) beberapa waktu lalu dinyatakan sah dan berkekuatan hukum, maka bupati Madina harus mengambil langkah taktis penghentian keseluruhan aktivitas PT. SMGP di kawasan wilayah Sorik Marapi serta langkah hukum terhadap siapapun yang melanggar SK pencabutan izin itu.

Tetapi jika SK pencabutan izin itu tidak berkekuatan hukum, hanya akal-akalan saja, maka bupati harus pula  bertanggungjawab secara hukum terhadap konflik yang terjadi pada masyarakat Sorik Marapi sekitarnya.

Hanya seja, sejauh ini pemerintah daerah dinilai lamban dalam mengantisipasi dampak dari kebijakannya tentang geothermal.

“Pemerintah khususnya bupati, baik sebagai kepala daerah maupun sebagai kepala pemerintahan mestinya mengamankan surat keputusannya sehingga tidak menimbulkan pro kontra di tengah rakyatnya,” kata anggota DPRD Madina, Imran Khaitamy Daulay,SH, Kamis (22/1) terkait kasus kerusuhan Maga yang menyebabkan satu orang tewas.

Ketika dikeluarkan SK pencabutan izin harusnya disosialisasikan kepada rakyat dan melakukan langkah-langkah persuasif agar terhindar dari efek-efek negatif dari sikap dan kebijakan yang  dikeluarkan bupati.

“Untuk DPRD Madina, kemarin kita berharap penggunaan hak interpelasi di dewan akan menghasilkan rekomendasi-rekomendasi dewan untuk langkah-langkah arif bupati dalam menyikapi kasus geothermal,” imbuhnya.

Tetapi,  pelaksanaan interplasi itu ternyata kandas karena saat ini hanya tinggal 18 anggota dewan yang menginginkan hak interplasi.

Ke depan, Imran berharap komisi terkait di DPRD segera mengagendakan pemanggilan bupati Madina melalui kepala Dinas Pertambangan, kepala Bagian Hukum dan SKPD lainnya yang ada hubungannya dengan  masalah geothermal.

Kemudian hasil pembahasan di komisi DPRD itu membentuk tim dan berangkat berkonsultasi ke pemerintah pusat dan provinsi, sekaitan dengan SK (Surat Keputusan) pencabutan izin yang telah diterbitkan bupati.

“Apabila SK pencabutan izin oleh bupati tersebut oleh pemerintah pusat dan provinsi dinyatakan sah dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, maka DPRD Madina harus meminta bupati untuk  menghentikan semua aktivitas PT SMGP. Dan apabila SK pencabutan izin itu ternyata tidak sesuai dengan ketentuan yang ada, maka DPRD Madina harus meminta bupati untuk mengklarifikasi dan mencabut kembali SK pencabutan izin itu,” katanya.

Peliput  : Dahlan Batubara

 

 

 

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Panyabungan Serbu Pasar Beras Murah

    Warga Panyabungan Serbu Pasar Beras Murah

    • calendar_month Kamis, 31 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) Pagi ini Kamis 31/8/2023 Ratusan warga di Pasar Lama Panyabungan, Mandailing Natal ( Madina ) menyerbu pasar murah beras yang digelar Pemkab Madina. ada 7 ton beras ukuran 5 kg yang jual dengan harga Rp.49.500/ Saknya atau Rp.9900/ kg nya. Operasi pasar ini sendiri digelar ditengah tengah naiknya harga beras di […]

  • Budidaya Jengkol Belum Diseriusi

    • calendar_month Senin, 3 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Di Mandailing Natal (Madina) belum ada petani yang menekuni budidaya jengkol secara terrencana dan tertata dan berskala luas. Meski ada yang sengaja menanam, tetapi hanya sebatas tanaman sampingan. Padahal, kebutuhan terhadap buah jengkol termasuk cukup tinggi di pasaran. Di Madina saja, dalam perhari sekitar 800 kilo gram mampu diserap konsumen. “Belum […]

  • Bawaslu Madina Sebut Tak Bisa Ungkap Nama Cakada yang Dipanggil

    Bawaslu Madina Sebut Tak Bisa Ungkap Nama Cakada yang Dipanggil

    • calendar_month Rabu, 13 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Mandailing Natal (Bawaslu Madina) melalui Koordinator Penanganan Muhammad Amin menyebut pemanggilan calon kepala daerah (Cakada) tidak bisa diliput media karena merupakan bagian dari informasi yang dikecualikan. Hal itu dia sampaikan ketika dikonfirmasi mengenai ada-tidaknya Cakada yang dipanggil untuk klarifikasi. “Itu, kan, secara tidak langsung menjawab dari saksi, […]

  • Mahir Berbahasa Inggris di usia SD, FKP Kunjungi Hamzah Nasution

    Mahir Berbahasa Inggris di usia SD, FKP Kunjungi Hamzah Nasution

    • calendar_month Senin, 27 Nov 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MALINTANG (Mandailing Online) – Forum Komunikasi Pendidik (FKP) Mandailing Natal (Madina) mengunjungi Imam Hamzah Nasution murid SD Negeri 052 Malintang di rumah Tuo-nya, Desa Malintang, Senin (27/11/2023). Imam Hamzah sudah mampu berbahasa Inggris, dipelajarinya secara autodidak. Kunjungan dan penyerahan bingkisan ini dilakukan FKP dalam rangka Hari Jadi PGRI ke 78 tanggal 25 November 2023. Atas […]

  • Pembangkit Listrik Panas Bumi Diusulkan Pindah ke Sitinjak

    Pembangkit Listrik Panas Bumi Diusulkan Pindah ke Sitinjak

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Mandailing Natal diminta mencoba mempertimbangkan pemindahan konsentrasi pembangunan pembangkit listrik panas bumi ke kawasan Sitinjak dan Batang Natal sekitar. Demikian dikatakan tokoh pemuda Panyabungan Selatan, Tan Gozali kepada Mandailing Online, kemarin  di Panyabungan. Alasannya, bahwa di kawasan Sitinjak juga terdapat ditemukan potensi panas bumi yang tak kalah dari potensi […]

  • Sorikmas Mining Butuh 500 Pekerja

    Sorikmas Mining Butuh 500 Pekerja

    • calendar_month Rabu, 29 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan PT Sorikmas Mining (SM) membutuhkan sekitar 500-an tenaga kerja saat masa eksploitasi atau produksi, yang direncanakan dimulai akhir tahun 2011 mendatang. Perusahaan tersebut juga akan mengutamakan karyawan atau pekerja lokal yang berasal dari Mandailing Natal dengan mengedepankan keahlian yang dimilikinya. Leohara Situmeang, Bagian Humas PT SM, saat ditemui METRO di kantornya yang terletak di […]

expand_less