Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

Mahasiswa Mandailing Natal di Padang Adakan MTQ di kecamatan siabu

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Senin, 26 Jan 2015
  • print Cetak

Panyabungan (Mandailing Online) – Pelajar dan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Mahasiswa Mandailing Natal (IPMM) Padang akan melaksanakan kegiatan MTQ Tingkat MDA di Kecamatan Siabu. Kegiatan yang rencananya akan berlangsung tanggal 28-29 Januari ini diniatkan sebagai upaya meningkatkan siar Islam di daerah ini. Sebanyak 25 madrasah tingkat MDA akan mengikuti berbagai cabang lomba, baik Lomba Musabaqah, Lomba Pidato, dan Lomba Ayat Pendek. Selain tropy dan piagam penghargaan, lomba ini juga memberikan uang pembinaan kepada masing-masing pemenang nanti.

Ketua Panitia Lomba, Ali Wardana menyebutkan bahwa berbagai persiapan sudah dilakukan, baik menyangkut tugas-tugas organisasi komite (OC) maupun persiapan bahan-bahan lomba (SC). Semua itu, katanya, merupakan niat baik bersama untuk menggairahkan siar Islam di kawasan ini. “Kita berharap melalui lomba ini, anak-anak dibangkitkan semangatnya untuk mendalami nilai-nilai Islam sebagai ciri khas masyarakat Mandailing Natal yang agamis,” katanya.

Hal senada juga disampaikan Abner, ketua IPMM periode ini. Selama ini katanya IPMM hanya bergerak pada gerakan-gerakan kemahasiswaan saja. “Sudah waktunya IPMM turun ke masyarakat melakukan gerakan sosial,” katanya.

IPMM pada awalnya terbentuk tahun 1986 oleh para pelajar mahasiswa dan sesepuh masyarakat yang ada di Kota Padang ketika itu. Awalnya berdiri hanya diikuti puluhan anggota saja. Tujuannya untuk memberikan perlindungan kepada para pelajar mahasiswa yang berasal dari Mandailing Natal ketika itu. Generasi pertama organisasi ini dipimpin oleh para aktifis mahasiswa asal Mandailing Natal di Padang. Mereka antara lain Hibban Nasution, Kohar Hasibuan, Rasoki Siagian, Syaiful Anwar Matondang, Askolani Nasution, dll. Awal tahun 2000, IPMM sempat digabungkan dengan IMA Madina. Tapi karena perbedaan pola perjuangan, IPMM kembali disapih menjadi organisasi mandiri. Tentu karena menyadari bahwa IPMM dibentuk untuk memberikan dorongan semangat dan perlindungan sosial bagi para pelajar dan mahasiswa yang sedang melanjutkan studi di Sumatera Barat. IPMM tidak bergerak di politik praktis, hanya berjuang di ranah pemberdayaan sosial saja sambil memberi pemikiran-pemikiran yang konstruktif untuk memajukan kawasan Mandailing Natal. Karena itu, tahun lalu misalnya IPMM sempat melaksanakan seminar sehari kebudayaan Mandailing Natal di Padang.

Terkait hal itu, Askolani Nasution, Sekretaris Umum IPMM Kota Padang tahun 1990-1992, menyebutkan bahwa persoalan yang dihadapi mahasiswa zaman dulu dengan sekarang memang jauh berbeda. Dulu mahasiswa sebagian besar hanya menghadapi faktor biaya studi, sekarang ada kekhawatiran terhadap memudarnya nilai-nilai sosial budaya daerah. “Sebagian besar mahasiswa tidak paham entitas Mandailing, dan itu sepatutnya menjadi perhatian bersama kita,” katanya.

Dr. Yahya, M.Pd., penasehat IPMM yang juga dosen di Universitas Negeri Padang, mengharapkan agar melalui kegiatan ini ada satu wadah bagi anak-anak untuk mengembangkan bakat dan potensinya di bidang seni budaya Islam. Dan para anggota IPMM yang jumlahnya lebih dari 300 orang, sepatutnya makin mampu mewujudkan gerakan-gerakan sosial yang bisa memajukan kawasan Mandailing Natal ke depan. Karena itu, MTQ ini dilaksanakan dan akan terus dilakukan secara bergiliran setiap tahunnya di setiap kecamatan yang ada di Mandailing Natal.

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tabagsel Memiliki Ratusan Desa Sangat Tertinggal

    Tabagsel Memiliki Ratusan Desa Sangat Tertinggal

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MEDAN (Mandailing Online) – Empat kabupaten di kawasa Tabagsel, Sumtatera Utara masih memiliki ratusan desa berkategori Sangat Tertinggal. Data ini menjadi bahasan Yayasan Rumah Konstitusi Indonesia (YRKI) dengan Wakil Ketua I DPRD Sumut, H. Harun Mustafa Nasution dalam satu audiensi di ruang Wakil Ketua I DPRD Sumut, Selasa (13/11/2019). Di Kabupaten Padang Lawas Utara […]

  • 4 Bulan Hancur, Gedung SD Simpang Tolang Belum Diperbaiki

    4 Bulan Hancur, Gedung SD Simpang Tolang Belum Diperbaiki

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      KOTANOPAN (Mandailing Online) – Gedung SD Negeri 197 Desa Simpang Tolang, Kecamatan Kotanopan, Mandailing Natal (Madina) sudah hancur sejak April lalu, tetapi hingga kini belum juga diperbaiki pemerintah daerah. Gedung sekolah itu hancur setelah ditimpa pohon yang tumbang. Satu ruangan sekolah tidak bisa dipakai untuk belajar. Untuk sementara, siswa terpaksa dialihkan belajar di ruangan […]

  • Kilang Padi di Panyabungan Utara Terendam Banjir

    Kilang Padi di Panyabungan Utara Terendam Banjir

    • calendar_month Kamis, 9 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kilang padi milik Abdul Halim Siregar di Desa Sukaramai, Kecamatan Panyabunga Utara, Kabupaten Mandailing Natal, dilanda banjir, Selasa (07/02/2012). Akibat banjir setinggi 90 cm tersebut, beras sebanyak 40 goni (1,2 ton), terendam. Sebagian lapangan jemuran amblas diterjang arus parit Aek Panuncangan. Banjir dan angin kencang disertai hujan deras melanda Kecamatan Panyabungan Utara, Selasa petang. Belasan […]

  • Istri Otak Pembunuhan Suami, Pembunuh Bayaran Dibekuk

    Istri Otak Pembunuhan Suami, Pembunuh Bayaran Dibekuk

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN –  Petugas dari Sat Reskrim Polres Padangsidimpuan, Sumut, bergerak cepat setelah Nurhayani Siregar, ibu tiga anak, mengakui telah membayar orang untuk membunuh suaminya, Armansyah Harahap (39). Dalam hitungan jam, setelah Nurhayani mengakui perbuatannya, sekitar pukul 16.00 WIB, Selasa (8/9), polisi menangkap tiga pelaku lainnya. Ironisnya, ketiga pelaku yang ditangkap itu diketahui satu keluarga yang […]

  • Runding Farm dan Kampoeng Kaos Madina, Sinergi Para Penggiat Nilai Tambah (1)

    Runding Farm dan Kampoeng Kaos Madina, Sinergi Para Penggiat Nilai Tambah (1)

    • calendar_month Kamis, 22 Agt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Sesungguhnya Madina membutuhkan pengusaha-pengusaha. Usahawan, pebisnis, enterpreneur. Wiraswasta. Karena para usahawan ini memiliki peran besar menggerakkan roda perekonomian daerah di Mandailing Natal (Madina). Baik itu pengusaha berkaliber industri rumah tangga, UMKM hingga usaha berskala besar, Dan sesungguhnya merintis usaha, menjalankan perusahaan, mengembangkan skala usaha, hingga mempertahankan usaha bukan hal mudah. Itu memiliki tingkat kesulitan […]

  • Atika Kutuk Bom di Gereja Katedral Makassar

    Atika Kutuk Bom di Gereja Katedral Makassar

    • calendar_month Selasa, 30 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Calon wakil bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution mengecam aksi bom di depan gereja Katedral Makassar, Minggu kemarin. Dikatakannya bom bunuh diri di Makassar bukanlah kelakuan terpuji. Itu diungkapkan Atika dalam unggahan di akun Facebook-nya Atika Azmi Utammi, Minggu (28/3/2021). “Saya mengecam keras dan mengutuk perbuatan tak terpuji itu,” katanya. […]

expand_less