Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Cara Hilangkan Dendam

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Senin, 13 Apr 2015
  • print Cetak

Oleh: Ahmad Syafiul Anam

JAKARTA – Menjadi sebuah hal yang wajar ketika seorang membalas keburukan dengan keburukan serupa sebagaimana seorang membalas kebaikan dengan kebaikan yang serupa, bahkan lebih baik lagi. Islam mengajarkan untuk senantiasa membalas kebaikan orang lain. Ketika seseorang memberi uang 10 ribu rupiah kepada kita, kemudian suatu saat kita memberikan kepadanya 20 ribu rupiah, maka itu merupakan perbuatan yang mulia.

 


Membalas kebaikan dengan kebaikan memang sangat dianjurkan dalam agama. Begitu juga membalas keburukan yang kita terima dengan kebaikan. Hal ini menempati derajat yang sangat mulia. Misalkan, kita bersilaturahim kepada orang yang memutus silaturahim dengan kita, mengucapkan kata-kata lembut dan manis kepada orang yang selalu menyakiti kita dengan ucapannya yang kotor, atau kita memberikan sedekah kepada orang yang senantiasa bakhil kepada kita.
 
Termasuk hal yang sangat mulia adalah menghilangkan dendam dalam diri kita. Dendam adalah sebuah sikap marah dan tidak suka kepada orang lain. Dendam yang kita simpan dan sewaktu-waktu bergejolak akan mengakibatkan kita kehilangan kontrol dan mudah melakukan berbagai macam kekerasan.

Api dendam sungguh sangat menghancurkan kehidupan seseorang, keluarga, bahkan masyarakat. Dendam juga akan menghilangkan akal sehat seseorang sehingga akan menerjang segala rambu larangan. Seorang anak kadang dengan kejamnya memutilasi orang tuanya karena dendam, ibu tega membunuh anaknya karena dendam berebut harta warisan, teman rela melakukan konspirasi membunuh orang terdekatnya juga karena dendam. Begitu bahayanya dendam sehingga Alquran memasukkan di antara golongan yang bertakwa adalah yang mampu menahan amarahnya.

 “Dan bersegeralah kalian menuju surga yang seluas langit dan bumi, ia disediakan untuk orang-orang yang bertakwa. (Yaitu) Mereka orang-orang yang menginfakkan dalam keadaan senang maupun susah, orang-orang yang mampu menahan amarahnya dan orang-orang yang memaafkan manusia. Allah mencintai orang-orang yang baik.” (QS Ali Imran: 133-134).

Rasulullah Muhammad SAW juga bersabda, “Orang yang kuat bukanlah orang yang menang bergulat, tetapi orang yang kuat adalah orang yang bisa menjaga dirinya dari marah.” Beginilah seharusnya kita menampilkan akhlak seorang Muslim yang senantiasa lembut dan jauh dari aroma dendam dan provokatif. Hendaknya kita menghindarkan diri dari segala perbuatan teror maupun radikal karena justru semakin kita kasar kepada manusia maka mereka akan lari menjauhi kita. Dakwah yang kita usung akan mereka tolak jika kita menyampaikan dengan cara yang kurang santun dan kasar.

Rasulullah SAW ketika penaklukkan Kota Makkah telah memberikan contoh bagaimana berharganya nilai sebuah kesantunan. Saat orang-orang Makkah sudah pasrah dan menyerah menunggu apa yang akan dilakukan Rasulullah SAW, Nabi pun memberikan maaf kepada mereka. Padahal, dulu saat beliau bersama sahabatnya berada di Makkah selalu diganggu, ditindas, dan dihalangi melakukan berdakwah.

Dengan sifat lembutnya tersebut, Rasulullah berhasil memperkenalkan potret Islam yang lembut sehingga hal inilah yang menjadikan banyak orang tertarik kepada Islam. Setelah itu, banyak orang-orang  dari suku  yang belum masuk Islam berbondong-bondong masuk Islam setelah melihat kekuatan dan kelembutan Islam.

Sifat dendam tidak akan menyelesaikan masalah. Hanya dengan sifat lembut segala sesuatu menjadi indah dan mudah. Wallahu a'lam.

Sumber : republika.co.id

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • 100 Elemen Masyarakat Menolak 3 Orang Anggota KPU Madina

    • calendar_month Rabu, 4 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 9Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Seratus orang dari berbagai elemen masyarakat Mandailing Natal (Madina) membubuhkan tandatangan dalam surat laporan keberatan pencalonan kembali 3 orang anggota KPU Madina. Ketiga orang anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Madina tersebut adalah Raimah Siregar SP, Khollad Daulay dan Elvi Aida. Ketiganya dinyatakan tak layak lagi menjadi anggota KPU untuk priode mendatang, […]

  • Air PDAM Sering Mati, Warga Panyabungan Mengeluh

    Air PDAM Sering Mati, Warga Panyabungan Mengeluh

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Keluhan warga Payabungan, Mandailing Natal (Madina) bukan saja soal PLN yang sering padam, air bersih yang dikelola PDAM Tirta Madina juga dikeluhkan karena airnya keruh dan sering mati. Dalam reses yang dilakukan anggota DPRD Madina, Syahriwan Nasution baru-baru ini banyak menampung keluhan warga soal air bersih di Panyabungan. “Warga mengeluh […]

  • Kasus Penganiayaan di Hutabaringin, Penyidik Polres Madina Periksa Sejumlah Saksi

    Kasus Penganiayaan di Hutabaringin, Penyidik Polres Madina Periksa Sejumlah Saksi

    • calendar_month Sabtu, 17 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kasus penganiayaan yang menimpa Sahirbani Rangkuti (34) warga desa Hutabaringin Julu Kecamatan Puncak Sorik Marapi Madina yang terjadi pekan lewat oleh oknum perangkat desa berinisial OR ( 37 ) terus bergulir. Jum’at 16/8 penyidik dari Polres Madina memeriksa sejumlah saksi untuk dimintai keterangannya termasuk Darman Rangkuti selaku Kepela Desa. Ipda Bagus […]

  • Dinas PUPR Madina Mulai Normalisasi Aek Singolot Pasca Banjir

    Dinas PUPR Madina Mulai Normalisasi Aek Singolot Pasca Banjir

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dinas PUPR Kabupaten Mandailing Natal mulai normalisasi sungai aek singolot di Panyabungan Selatan pasca meluapnya air sungai dua pekan lewat. Batuan dan kayu yang sempat membuat aliran sungai terhalang dibersihkan dengan menggunakan alat berat. Normalisasi sungai aek singolot tepatnya di Tanobato itu diperkirakan kelar selama 3 hari kedepan. Erwin Kepala Bidang […]

  • Ringan Langkah, Bupati Madina Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad di Aek Galoga

    Ringan Langkah, Bupati Madina Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad di Aek Galoga

    • calendar_month Minggu, 24 Okt 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    AEK GALOGA (Mandailing Online) – Di tengah kesibukan sebagai orang nomor satu di Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal, H. M. Ja’far Sukhairi Nasution masih meringankan langkah memenuhi undangan peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw di Aek Galoga, Panyabungan, Minggu (24/10). Bupati Madina hadir di pelataran Masjid Al-Abshor Aek Galoga didampingi beberapa pejabat di lingkungan Pemkab Madina. Kehadiran […]

  • Pemerintah Arab Saudi Tak Akan Pindahkan Makam Rasulullah

    Pemerintah Arab Saudi Tak Akan Pindahkan Makam Rasulullah

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Republika Online, MAKKAH – Pihak Masjidi Al Haram dan An Nabawi akhirnya memberikan tanggapan mengenai kabar pemindahan makam Muhammad SAW. Menurut mereka, pemerintah Arab Saudi tak pernah memerintahkan hal itu. Al Arabiya melaporkan, Sabtu (6/9), jubir kepemimpinan umum untuk urusan Masjid Al Haram dan Masjid An Nabawi, Ahmad Al Manshur membantah informasi tentang makam nabi […]

expand_less