Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

Tolong Pak, Tertibkan Terminal!

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Rabu, 22 Apr 2015
  • print Cetak

SIDIMPUAN – Tolong pak, tertibkan terminal! Kalau tidak bisa, silahkan mundur dari jabatannya pak. Demikian ungkapan para supir angkutan kota lin 01 Kota Padangsidimpuan, saat ketika menyampaikan orasi, kemarin (20/4).

Puluhan supir ini melakukan aksi unjukrasa di halaman Sekretariat Daerah Pemko Psp, mulai pukul 09.30 WIB. Mereka menuntut pemerintah kota menertibkan dan menyesuaikan fungsi Terminal Hutaimbaru, sesuai dengan aturan yang ada, serta Surat Keputusan Wali Kota Psp nomor 171/KPTS/2014 tentang Lin Trayek Angkutan Mobil Penumpang Umum dan Penempatan Loket dan Pool Taksi L300.

Unjukrasa mereka disertai aksi mogok dengan memarkirkan puluhan mobil penumpang (mopen) lin 01 di Jalan Merdeka, tepat di depan kantor walikota.

Dalam orasinya, para supir meminta agar Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika secepatnya melakukan penertiban terminal sesuai fungsinya. Sebab, selama ini mereka hanya menerima janji-janji terkait penertiban. Bahkan belum ada tindakan tegas yang dilakukan Dishub selaku instansi terkait.

Hal itu terbukti dengan masih adanya angkutan umum luar yang beroperasi di dalam kota.

“Pak, kami hanya ingin terminal itu ditertibkan, kedatangan kami ke sini, agar terminal dapat difungsikan sesuai aturannya,” ujar mereka. Tak lama setelah berorasi, salah seorang personil Polres Kota Psp menghampiri. Polisi itu memberitahukan agar perwakilan supir masuk ke Aula Sekretariat untuk membahas persoalan itu secara langsung dengan pemerintah kota.

Saat itu juga, Koordinator Angkutan Umum Kota Psp Nurdin Waruwu bersama Koordinator Angkutan Umum Lin 01 Ahmad Soleh Manullang dan pengurus serta beberapa supir, masuk ke aula. Sementara itu  Walikota Psp diwakili Asisten II DR Alipada serta jajaran Dishub yang dipimpin Sekretaris Dishub Drs M Gunawan Harahap. Turut hadir juga Kasat Binmas AKP Ali Nurman Siregar, Kasat Lantas AKP Hasan, dan Sekretaris Organda Uly Panjaitan.

“Kami datang untuk satu tujuan. Kami mohon kepada Bapak untuk segera mengoptimalkan Terminal Hutaimbaru. Kalau tidak, kami tidak akan beranjak dari sini sebelum ada keputusan yang bisa kami pegang,” ujar Ahmad Soleh Manullang membuka dialog.

Ia menjelaskan, Terminal Hutaimbaru yang hanya memiliki 2 trayek, salah satunya lin 01 ingin pemko merealisasikan penertiban terminal. Bahkan, mereka sudah pernah melakukan audensi dan mengirim surat secara langsung ke Dishub, terkait hal itu.

“Sudah setahun terminal itu difungsikan, tapi kami tidak pernah mendapatkan apa-apa.  Maksudnya, masih saja ada angkutan umum luar yang beroperasi di dalam kota. Padahal sudah ada aturannya, bahwa terminal dija dikan sebagai tempat naik-turun penumpang,” katanya.

“Di antara kami memang banyak surat-surat kendaraannya yang tidak hidup. Kami bukan tidak mau mengurus surat-surat itu, tapi lantaran pendapatan kami semakin minim. Bagaimana kami mau mengurus surat, sementara uang pendapatan sehari-hari hanya pas-pasan. Daripada kami mencuri, mending kami narik angkot walaupun mati suratnya. Dan itu hanya untuk sekedar mencari makan saja, bukan mencari kekayaan,” katanya.

Kordinator Angkutan Umum Kota Psp Nurdin Waruwu menambahkan, awak angkutan umum lin 01 yang ada di Terminal Hutaimbaru dan angkutan umum lain yang ada di Terminal Batunadua dan Terminal Pijorkoling, sudah lama menunggu tindakan Dishub terkait penertiban terminal ini.

“Sampai sekarang tidak maksimal, inilah tuntutan kita. Karena, sudah jelas ada aturannya dan SK Walikota yang mengatur tentang penertiban terminal sesuai fungsinya. Kedatangan kami ke sini tidak lain hanya untuk meminta kepastian dari Pemerintah Kota Psp,” terangnya.

Sekretaris Dishub Drs M Gunawan Harahap kemudian memberikan penjelasan. Katanya, bahwa pada tahun lalu, Pemko melalui Dishub bersama jajaran Bakortiblantas telah melakukan penertiban sesuai arahan SK Walikota tersebut. Namun, ia sangat menyayangkan adanya angkutan umum yang masih melanggar aturan dari SK Walikota itu.

“Kita sebenarnya sudah mengoptimalkan dan telah berupaya untuk menertipkannya. Tapi, masih ada juga yang melanggar,” katanya. Walaupun begitu, ia menegaskan, dalam waktu dekat ini, ia akan melakukan  koordinasi dengan Bakortiblantas lain, terkait waktu pelaksanaan penertiban terminal.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Organda Kota Psp Uly Panjaitan menegaskan, agar Pemko Psp tidak hanya memberikan janji-janji. “Kami tidak ingin janji-janji, dan kami ingin ada keputusan dan hari ini juga ditertibkan,” katanya.

Namun, Kasat Lantas Kota Psp AKP Hasan kemudian meminta waktu terkait dengan penertiban tersebut. “Tidak mungkinkan hari ini kita laksanakan. Kita di sini sama-sama harus menyampaikan laporan ke pimpinan. Setelah itu, nantinya akan dilakukan koordinasi penentuan waktunya. Jadi kita sebenarnya manusia masih memiliki kelemahan. Makanya, sebaiknya kasih waktu untuk menentukan pelaksanaan penertiban ini,” terangnya.

Selanjutnya Asisten II DR Alipada menegaskan kepada seluruh peserta yang hadir, bahwa pelaksanaan penertiban Terminal Hutaimbaru akan berlangsung pada Rabu (22/4) mendatang.

Sumber : Metrosiantar

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tahun 2024, Senilai 7,8 M Anggaran Untuk Hotmix Ruas Jalan Simpang Siobon-Aek Mata

    Tahun 2024, Senilai 7,8 M Anggaran Untuk Hotmix Ruas Jalan Simpang Siobon-Aek Mata

    • calendar_month Kamis, 9 Nov 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )-Dinas PUPR Mandailing Natal ( Madina ) tahun 2024 telah mendapat alokasi anggaran Dana Alokasi Khusus atau DAK Bidang Jalan senilai Rp 7,8 miliar untuk pembangunan jalan hotmix ruas jalan simpang siobon -aek mata, Kecamatan Panyabungan. Agar tidak ada kendala saat pelaksanaan pekerjaan, Dinas PUPR Madina Kamis 9/11/2023 melaksanakan Long Segmen […]

  • Jembatan Gantung Bernilai 4,6 M di Kampung Baru Selesai, Ini Harapan Bupati ke Warga

    Jembatan Gantung Bernilai 4,6 M di Kampung Baru Selesai, Ini Harapan Bupati ke Warga

    • calendar_month Senin, 20 Nov 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- Jembatan gantung aek batang gadis di Desa Kampung Baru, Kecamatan Panyabungan Utara ,Mandailing Natal ( Madina ) bernilai Rp.4,6 miliar kelar dikerjakan, Bupati Madina H.M.Jakfar Sukhairi Nasution berharap masyarakar bisa merawat nya. ” dengan selesainya pekerjaan jembatan gantung yang diharapkan masyarakat ini, saya berharap masyarakat bisa merawat nya, karena jembatan […]

  • Dana Desa Dinilai Gagal, Bupati Diminta Evaluasi PMD Madina

    Dana Desa Dinilai Gagal, Bupati Diminta Evaluasi PMD Madina

    • calendar_month Jumat, 24 Mei 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dana Desa di Mandailing Natal dinilai gagal mendorong pertumbuhan ekonomi desa. Kucuran Dana Desa yang mencapai ratusan milyar per tahun per desa pun dinilai mubazir alias tak menghasilkan apa-apa bagi ekonomi masyarakat desa. Kondisi ini dinilai akibat lemahnya visi pemerintahan desa sehingga tak mampu mensinergiskan pertumbuhan ekonomi ditengah kucuran Dana Desa […]

  • Rumah Dinas Bupati Madina Didatangi Ratusan Guru Honor Pelamar PPPK Madina

    Rumah Dinas Bupati Madina Didatangi Ratusan Guru Honor Pelamar PPPK Madina

    • calendar_month Rabu, 27 Des 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- Rumah Dinas Bupati Mandailing Natal ( Madina ) H.M.Ja’far Sukhairi Nasution Rabu sore 27/12/2023 digruduk guru guru peserta pelamar PPPK  yang merasa terzolimi. Mereka melakuka  aksi didepan pintu masuk rumah dinas Bupati. Karena tak kunjung di temui Bupati, pengunjuk rasa yang sejak tadi pagi telah berunjuk rasa mulai dari gedung […]

  • Shafron Rilis Citra Satelit Peta Hutan Mangrove di Sikara-Kara

    Shafron Rilis Citra Satelit Peta Hutan Mangrove di Sikara-Kara

    • calendar_month Selasa, 10 Des 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tokoh Pantai Barat Madina, Shafron memosting foto hutan mangrove dari citra satelit. “Kami akan membuktikan bahwa pemusnahan hutan mangrove di Desa Sikara-Kara itu benar,” tulis Shafron sebagai pengantar foto itu di akun pribadinya “Shafron Baron” di facebook, Senin (9/12/2019). “Bukti foto dari Citra Satelit sudah jelas dari tahun 2007 […]

  • Seribuan Umat Muslim Madina Minta Ahok Diadili

    Seribuan Umat Muslim Madina Minta Ahok Diadili

    • calendar_month Jumat, 14 Okt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bersamaan aksi serentak unjuk rasa secara nasional di berbagai daerah di Indonesia, muslim di Mandailing Natal juga turun ke jalan mendesak agar Gubernur DKI Jakarta, Ahok diadili. Sekitar 1.000 massa dari berbagai lembaga dan pengajian berunjukrasa, Jumat siang (14/10) mengutuk pernyataan Ahok yang telah melecehkan kitab suci Al-qur’an. Aksi unjuk rasa […]

expand_less