Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

5.712 PNS Tapsel Terima Tunjangan Beras

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Rabu, 13 Mei 2015
  • print Cetak

TAPSEL – Hari Ini, Selasa (12/5), Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan mencairkan tunjangan beras Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang dirapel per 1 Januari 2014 hingga April 2015.

Hal tersebut sesuai dengan tindaklanjut dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor per-3/PB/2015 tentang perubahan atas kelima atas Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor Per-67/PB/2010 tentang tunjangan beras dalam bentuk natura dan uang.

“Besok (hari ini,red), rapel tunjangan beras pegawai sudah bisa dicairkan secara keseluruhan. Dan sudah dapat diambil,” ujar Bupati Tapanuli Selatan H Syahrul M Pasaribu yang disampaikan Kadis Pendapatan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Sulaiman Lubis SE kepada METRO, Senin (11/5) kemarin.

Dijelaskannya, sesuai pesan Bupati, kata Sulaiman, pencairan  rapel tunjangan beras pegawai merupakan hasil tindaklanjut dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia ck Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor per-3/PB/2015. Sebagaimana tertuang dalam pasal 3 Ayat 2, terangnya, pemberian tunjangan beras dalam bentuk uang kepada Pegawai Negeri dan pensiun atau penerima yang bersifat pensiun ditetapkan sebesar Rp7.242 per kilogram.

Lanjutnya lagi, sesuai dengan Pasal 4, harga pembelian beras oleh Pemerintah kepada Perum Bulog dan pemberian tunjangan beras dalam bentuk uang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 berlaku terhitung mulai 1 Januari 2014.

“Amanah Pak Bupati, sekalipun jumlah rapel beras tidak seberapa, namun setidaknya pegawai dapat menggunakannya ke hal-hal yang positif. Utamanya pada anak-anak yang sedang melanjutkan sekolah. Karena, pencairan ini berketepatan pada saat tahun ajaran baru pendidikan, tentunya banyak keluarga akan membutuhkan untuk keperluan sekolah anak-anaknya,” ungkapnya.

Diterangkannya, untul jumlah PNS yang menerima rapel tunjangan beras di lingkungan Pemkab Tapsel 5.712 orang, sedangkan jumlah jiwanya sebanyak 17.380 orang.

“PNS jumlahnya 5.712, Istri 4.131 orang dan anak 1.537 dengan total jiwa 17.380 orang, sedangkan harga beras Rp7.242 perkilogram. Kemudian, untuk perbulannya akan mendapatkan tunjangan setara 10 Kilogram beras per jiwa.” Pungkasnya.

Sumber :metrosiantar

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengacara Ragukan Keterangan Saksi Polisi

    Pengacara Ragukan Keterangan Saksi Polisi

    • calendar_month Selasa, 12 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIMALUNGUN (Mandailing Online) – Sidang lanjutan penganiayaan Kapolsek Dolok Pardamean, Kompol Anumerta Andar Siahaan kembali dilaksanakan di PN Simalungun, Senin (11/11). Pengacara terdakwa Wariyanto dan Jasarmen Sinaga, Gredo Tarigan mengatakan keterangan tiga anggota Polsek Dolok Pardamean yang dijadikan sebagai saksi, diragukan dan tidak faktual. Dalam tanggapan (duplik) penasihat hukum atas tanggapan (replik) Jaksa Penuntut Umum […]

  • Atika di Mata Mantan Guru

    Atika di Mata Mantan Guru

    • calendar_month Sabtu, 2 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      TAMBANGAN (Mandailing Online) – Calon Wakil Bupati (Cawabup) Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2, Atika Azmi Utammi Nasution dalam kesempatan yang tidak disengaja berjumpa dengan seorang gurunya sewaktu belajar di SMP Negeri 1 Kotanopan. Lokasi pertemuan Atika dengan guru IPS bernama Zulkifli Pulungan sewaktu menyantuni anak yatim di Desa Angin Barat, Kecamatan Tambangan, Madina, […]

  • Bupati Madina Segera Disidang di Medan

    Bupati Madina Segera Disidang di Medan

    • calendar_month Senin, 22 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Berkas perkara Bupati Mandailing Natal, Sumatera Utara, Hidayat Batubara, dalam waktu dekat ini akan segera dilimpahkan ke pengadilan tindak pidana korupsi. Hidayat Batubara bakal disidangkan di Pengadilan Tipikor Pengadilan Negeri Medan, Sumut. “Disidang di Medan dan kami segera memberikan surat rekomendasi kepada Mendagri Gamawan Fauzi untuk menonaktifkan Bupati Mandailing Natal,” kata Juru Bicara Komisi Pemberantasan […]

  • Oknum Polisi Aniaya Karyawan Muka Disulut Rokok Rp50 Ribu Dirampas

    Oknum Polisi Aniaya Karyawan Muka Disulut Rokok Rp50 Ribu Dirampas

    • calendar_month Senin, 28 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BELAWAN, (MO) – Perbuatan oknum polisi Bripka Hotma Tua Samosir, benar-benar kelewatan. Niatnya melerai keributan sepasang kekasih malah berujung tindakan kekerasan terhadap Lambok Simbolon (24), warga Pasar VII, Desa Pematang Johar. Data dihimpun, setelah memukuli karyawan Growth Sumatra Industri (GSI) itu, Bripka Hotman Tua Samosir yang bertugas di Polres Pelabuhan Belawan, ini lalu menyulut wajah […]

  • Pemkab Madina Lantik 73 Pejabat Eselon III dan IV

    Pemkab Madina Lantik 73 Pejabat Eselon III dan IV

    • calendar_month Jumat, 20 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekda Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Safe’i Lubis melantik 73 pejabat eselon III dan IV Pemkab Madina. Pelantikan berlangsung di aula kantor Bupati Madina, Jum’at (20/7/2018). Pelantikan itu berdasar Keputusan Bupati Madina Nomor 821.2/0675/K/2018 tanggal 19 Juli 2018. Dari 73 pejabat yang dilantik antara lain : Dr.M.Daud Batubara, M.Si dilantik untuk […]

  • Tommy Winata Dituding Cukong SBY

    Tommy Winata Dituding Cukong SBY

    • calendar_month Jumat, 18 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    The Age dan The Sunday Buka-bukaan Tomy Winata: Saya Rela Jilat Sepatu Wartawan JAKARTA- Tomy Winata, pengusaha yang disebut sebagai cukong Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), mengaku rela menjilat sepatu kotor para wartawan saat keterangan pers di Hotel Borobudur, Jakarta, Minggu (13/3) petang. “Jadi, andaikata saya ini harus jilat sepatu bapak-bapak (para wartawan) yang penuh […]

expand_less