Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

Ramadhan Bulan Peningkatan Diri

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 10 Jul 2015
  • print Cetak

 

Oleh : Ahmad Asrin, S.Ag,MA                                                                                                                               Sekretari MUI Mandailing Natal  

 

Hari ini kita masih berada di bulan Ramadhan 1436H, bulan yang penuh berkah rahmat dan maghfiroh, semoga kita bisa sampai pada penghujung nantinya dan kita semua memperoleh predikat itqun minannar yakni selamat dari api neraka.

Bila kita menjalani semua ibadah ramadhan dengan penuh keikhlasan, melaksanakan aturan yang ada serta ibadah sunnah kita penuhi, insya Allah kita akan memperoleh keridhaan Allah.

Ramadhan bulan yang sengaja diciptakan Allah untuk ummat manusia sebagai bulan pembenahan diri, agar pribadi muslim, agar ummat Islam menjadi muslim yang lebih bertaqwa.

Puasa Ramadhan adalah merupakan salah satu pilar atau pondasi bagian paling penting dalam struktur ajaran Islam :

Rasulullah bersabda, artinya : Islam itu dibina atas lima dasar, bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah dan Muhammad itu utusan Allah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, melaksanakan haji dan berpuasa pada bulan Ramadhan.

Dasar dari pelaksanaan ibadah puasa adalah firman Allah SWT pada surat Al Baqarah 183 yang berbunyi : artinya : “Hai orang-orang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa”

Dari firman Allah tersebut jelas bahwa tujuan akhir dari pelaksanaan ibadah puasa tidak lain adalah membentuk manusia yang lebih bertaqawa atau meningkatkan taqwa seseorang. Demikian sayangnya Allah kepada kita yang telah menjadikan bulan Ramadhan sebagai sarana bagi kita untuk meningkatkan taqwa kita.

Bila kita membolak-balik kitab-kitab yang menerangkan tentang Bulan Ramadhan kita semakin menyadari betapa sungguh bulan Ramadhan mengandung banyak sekali kelebihan.

Antara lain adalah sabda Rasulullah : Artinya : “Barangsiapa yang melaksanakan ibadah puasa Ramadhan dengan penuh keimanan dan keikhlasan, maka diampuni Allah dosa-dosanya yang terdahulu.

Pada hadits lain Rasulullah juga bersabda  Artinya : Setiap amal anak Adam itu adalah untuknya kecuali puasa, puasa untuk Ku, dan Aku yang langsung akan memberi ganjaran

Demikian besarnya keutamaan puasa Ramadhan, sehingga setiap memasuki bulan rajab atau sya’ban Rasul mengajarkan kita doa :

Ya Alah berkahi kami di bulan Rajab dan Sya’ban, kemudian sampaikan kami ke bulan Ramadhan. Pada Hadis lain Rasulullah pernah mengatakan : Andai ummatku menyadari sepenuhnya akan keutamaan Ramadhan, maka mereka akan berharap Ramadhan ini terjadi sepanjang bulan setiap tahunnya.

Demikian tingginya keutamaan Ramadhan ini. Ada paling tidak beberapa fungsi Ramadhan :

Pertama, puasa sebagai bulan latihan. Yaitu latihan untuk mengendalikan hawa nafsu. Hawa nafsu adalah salah satu unsur dalam diri manusia yang memiliki kekuatan yang sangat besar untuk menjadikan manusia sebagai makhluk yang cenderung berprilaku menyimpang dari ajaran Allah dan Rasul-Nya. Rasulullah sendiri mengakui tentang betapa bahayanya nafsu, bahkan beliau sebut sebagai musuh yang paling besar dari musuh dalam sebuah peperangan yang dahsyat sekalipun.

Kedua, puasa sebagai bulan mengasah hati. Dengan tidak makan dan minum pada siang hari di bulan puasa mungkin akan mengetuk hati kita untuk turut merasakan betapa sedihnya penderitaan orang yang miskin yang tidak dapat memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari untuk makan. Dengan demikian maka diharapkan akan lahir rasa kepedulian sosial, kedermawanan dan simpati untuk peduli kepada sesama, khususnya orang-orang yang kurang mampu secara ekonomi. Prinsip kepedulian dalam ibadah puasa ini lebih nyata lagi tercermin pada syariah di penghujung Ramadhan ini yaitu adanya perintah zakat fitrah. Demikian tingginya ajaran Islam ini sesungguhnya.

Ketiga, puasa sebagai bulan menambah ilmu pengetahuan, yaitu banyaknya majelis-majelis ta’lim sepanjang Ramadhan, misalnya ceramah singkat sebelum tarawih, kuliah subuh, dan lain-lain sebagainya. Apalagi dengan kamajuan media komunikasi seperti TV yang menghadirkan program-program dakwah Islam di bulan Ramadhan, tausiah-tausiah, yang diharapkan akan menambah ilmu pengetahuan tidak hanya tentang puasa tetapi untuk pengembangan ilmu dan wawasan keislaman serta pencerahan-pencerahan bagi umat tentang agama Islam yang rahmatan lil’alamin.

Dengan tinjauan tiga hal fungsi dari puasa Ramadhan tersebut maka dapatlah kita sebut bulan Ramadhan ini sebagai bulan latihan. Seorang muslim akan memetik hikmah manfaat dari keistimewaan Ramadhan manakala puasa dan ibadah ramadhan yang dilakukan secara total dan tulus. Secara total dalam pengertian menjalankan ibadah puasa dengan benar dan melaksanakan ibadah-ibadah sunnah serta menghindari perbuatan-perbuatan yang dapat merusak pahala puasa kita. Para guru kita, ustad kita mengajarkan, ada hal yang membatalkan puasa dan ada hal yang membatalkan pahala puasa. Manakala kita tidak mampu membatasi diri pada hal yang dapat merusak pahala puasa maka, nilai puasa yang kita lakukan tentu tidak sempurna adanya.

Kemudian puasa dilakukan semata-mata untuk meraih ridha Allah. Itulah yang dimaksud dengan berpuasa secara total dan tulus. Apabila kita ingin puasa benar-benar member bekas pada diri kita dalam rangka peningkatan takwa kita.

Rasulullah Saw bersabda : Berapa banyak orang berpuasa namun tidak memperoleh apa-apa dari puasanya selain lapar dan haus.

Apalagi momentum 17 Ramadhan yang kita kenal dengan Nuzulul Quran (turunnya Alquran), semestinya menambah kecintaan kita kepada Alquran, semakin rajin kita membacanya dan semakin kuat komitmen kita untuk menjadikan Alquran sebagai pedoman hidup dalam kehidupan kita.

Mudah-mudahan puasa yang kita laksanakan benar-benar memberi bekas bagi pembentukan kerpibadian kita menjadi pribadi muslim yang lebih baik, sebagaimana tujuan dari disyariatkannya puasa itu sendiri, amin ya rabbal’alamin.

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • AS dan Australia akui sadap RI

    AS dan Australia akui sadap RI

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Menteri Luar Negeri, Marty Natalegawa telah menyatakan kedua negara tidak menyangkal dan tidak membenarkan terkait penyadapan terhadap Indonesia. “Jawaban yang diperoleh dari kepala perwakilan Kedubes AS dan Australia di Jakarta sama dengan yang diterima negara-negara lain dengan situasi serupa: AS dan Australia tak dapat mengonfirmasi atau menyangkal kabar tersebut,” katanya, tadi […]

  • Tahu Dimana Ngarijan Salim & Linda Kodrat? Laporkan!

    Tahu Dimana Ngarijan Salim & Linda Kodrat? Laporkan!

    • calendar_month Sabtu, 26 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Wisnu AS meminta bantuan masyakarat Provinsi Sumatera Utara, khususnya Kota Medan, agar memberitahukan keberadaan pasangan suami istri, Ngarijan Salim dan Linda Kodrat, yang sudah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Polri dan buronan Interpol 182 Negara sejak Tahun 2006. “Kita berharap bantuan seluruh masyarakat agar memberitahukan keberadaan pasangan suami istri […]

  • Empati Atika di Zona Banjir

    Empati Atika di Zona Banjir

    • calendar_month Kamis, 23 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pelayanan pemerintah daerah kepada rakyat itu relatif terbatas, karena menyangkut faktor dana dan sistem. Tetapi empati tidak ada batasnya. Karena sumbernya berasal dari hati ke hati. Suatu getaran emosional yang mampu merasakan apa yang orang lain rasakan. Empati membuat seseorang merasa mampu berada dalam posisi orang lain. Melihat dengan mata orang lain, mendengarkan dengan telinga […]

  • Pejabat Dinkes Harus Minta Maaf Kepada Rakyat Madina

    Pejabat Dinkes Harus Minta Maaf Kepada Rakyat Madina

    • calendar_month Rabu, 8 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pejabat di Dinas Kesehatan didesak meminta maaf kepada seluruh rakyat Madina terkait kesalahan input data covid-19 penyebab Madina masuk PKPM Level 4. Desakan itu dicuatkan ustad Sahminan Rangkuti, Rabu (18/9/2021). Jangan gara-gara oknum tertentu di Dinas Kesehatan Mandailing Natal (Madina), rakyat jadi korban menanggung rugi yang sangat besar. “Mau salah input […]

  • Guru Dibunuh , Sebelum Meninggal, Kakak Diteror Via SMS

    Guru Dibunuh , Sebelum Meninggal, Kakak Diteror Via SMS

    • calendar_month Rabu, 15 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JENAZAH Ellijah SPd , 49, korban pembunuhan sadis di Desa Bandarpanjang, Muarasipongi, Kabupaten Mandailing Natal itu, telah dikebumikan oleh keluarganya, Selasa (14/12) sekira pukul 08:00 di Pekuburan Muslim Jalan Letda Sujono Gang Istirahat, Kelurahan Bandarselamat Kecamatan Medan Tembung. Seluruh sanak keluarga larut dalam duka mengantarkan jenazah anak sulung dari tujuh bersaudara itu ke tempat peristirahatan […]

  • Tak Mau Kehilangan Momen Bersejarah, Wabup Atika Kunjungi PRDT

    Tak Mau Kehilangan Momen Bersejarah, Wabup Atika Kunjungi PRDT

    • calendar_month Senin, 14 Feb 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    TAMBANGAN (Mandailing Online) – Tak mau kehilangan momen bersejarah, Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution mengunjungi Pekan Raya Durian Tambangan (PRDT) pada hari kedua pelaksanaan di Desa Laru Baringin, Tambangan, Minggu (13/2) kemarin. Selain momen bersejarah karena ini untuk pertama kalinya digelar PRDT, kegiatan ini juga menjadi momen untuk lebih mengenal berbagai […]

expand_less