Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Ramadhan Bulan Peningkatan Diri

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 10 Jul 2015
  • print Cetak

 

Oleh : Ahmad Asrin, S.Ag,MA                                                                                                                               Sekretari MUI Mandailing Natal  

 

Hari ini kita masih berada di bulan Ramadhan 1436H, bulan yang penuh berkah rahmat dan maghfiroh, semoga kita bisa sampai pada penghujung nantinya dan kita semua memperoleh predikat itqun minannar yakni selamat dari api neraka.

Bila kita menjalani semua ibadah ramadhan dengan penuh keikhlasan, melaksanakan aturan yang ada serta ibadah sunnah kita penuhi, insya Allah kita akan memperoleh keridhaan Allah.

Ramadhan bulan yang sengaja diciptakan Allah untuk ummat manusia sebagai bulan pembenahan diri, agar pribadi muslim, agar ummat Islam menjadi muslim yang lebih bertaqwa.

Puasa Ramadhan adalah merupakan salah satu pilar atau pondasi bagian paling penting dalam struktur ajaran Islam :

Rasulullah bersabda, artinya : Islam itu dibina atas lima dasar, bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah dan Muhammad itu utusan Allah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, melaksanakan haji dan berpuasa pada bulan Ramadhan.

Dasar dari pelaksanaan ibadah puasa adalah firman Allah SWT pada surat Al Baqarah 183 yang berbunyi : artinya : “Hai orang-orang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa”

Dari firman Allah tersebut jelas bahwa tujuan akhir dari pelaksanaan ibadah puasa tidak lain adalah membentuk manusia yang lebih bertaqawa atau meningkatkan taqwa seseorang. Demikian sayangnya Allah kepada kita yang telah menjadikan bulan Ramadhan sebagai sarana bagi kita untuk meningkatkan taqwa kita.

Bila kita membolak-balik kitab-kitab yang menerangkan tentang Bulan Ramadhan kita semakin menyadari betapa sungguh bulan Ramadhan mengandung banyak sekali kelebihan.

Antara lain adalah sabda Rasulullah : Artinya : “Barangsiapa yang melaksanakan ibadah puasa Ramadhan dengan penuh keimanan dan keikhlasan, maka diampuni Allah dosa-dosanya yang terdahulu.

Pada hadits lain Rasulullah juga bersabda  Artinya : Setiap amal anak Adam itu adalah untuknya kecuali puasa, puasa untuk Ku, dan Aku yang langsung akan memberi ganjaran

Demikian besarnya keutamaan puasa Ramadhan, sehingga setiap memasuki bulan rajab atau sya’ban Rasul mengajarkan kita doa :

Ya Alah berkahi kami di bulan Rajab dan Sya’ban, kemudian sampaikan kami ke bulan Ramadhan. Pada Hadis lain Rasulullah pernah mengatakan : Andai ummatku menyadari sepenuhnya akan keutamaan Ramadhan, maka mereka akan berharap Ramadhan ini terjadi sepanjang bulan setiap tahunnya.

Demikian tingginya keutamaan Ramadhan ini. Ada paling tidak beberapa fungsi Ramadhan :

Pertama, puasa sebagai bulan latihan. Yaitu latihan untuk mengendalikan hawa nafsu. Hawa nafsu adalah salah satu unsur dalam diri manusia yang memiliki kekuatan yang sangat besar untuk menjadikan manusia sebagai makhluk yang cenderung berprilaku menyimpang dari ajaran Allah dan Rasul-Nya. Rasulullah sendiri mengakui tentang betapa bahayanya nafsu, bahkan beliau sebut sebagai musuh yang paling besar dari musuh dalam sebuah peperangan yang dahsyat sekalipun.

Kedua, puasa sebagai bulan mengasah hati. Dengan tidak makan dan minum pada siang hari di bulan puasa mungkin akan mengetuk hati kita untuk turut merasakan betapa sedihnya penderitaan orang yang miskin yang tidak dapat memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari untuk makan. Dengan demikian maka diharapkan akan lahir rasa kepedulian sosial, kedermawanan dan simpati untuk peduli kepada sesama, khususnya orang-orang yang kurang mampu secara ekonomi. Prinsip kepedulian dalam ibadah puasa ini lebih nyata lagi tercermin pada syariah di penghujung Ramadhan ini yaitu adanya perintah zakat fitrah. Demikian tingginya ajaran Islam ini sesungguhnya.

Ketiga, puasa sebagai bulan menambah ilmu pengetahuan, yaitu banyaknya majelis-majelis ta’lim sepanjang Ramadhan, misalnya ceramah singkat sebelum tarawih, kuliah subuh, dan lain-lain sebagainya. Apalagi dengan kamajuan media komunikasi seperti TV yang menghadirkan program-program dakwah Islam di bulan Ramadhan, tausiah-tausiah, yang diharapkan akan menambah ilmu pengetahuan tidak hanya tentang puasa tetapi untuk pengembangan ilmu dan wawasan keislaman serta pencerahan-pencerahan bagi umat tentang agama Islam yang rahmatan lil’alamin.

Dengan tinjauan tiga hal fungsi dari puasa Ramadhan tersebut maka dapatlah kita sebut bulan Ramadhan ini sebagai bulan latihan. Seorang muslim akan memetik hikmah manfaat dari keistimewaan Ramadhan manakala puasa dan ibadah ramadhan yang dilakukan secara total dan tulus. Secara total dalam pengertian menjalankan ibadah puasa dengan benar dan melaksanakan ibadah-ibadah sunnah serta menghindari perbuatan-perbuatan yang dapat merusak pahala puasa kita. Para guru kita, ustad kita mengajarkan, ada hal yang membatalkan puasa dan ada hal yang membatalkan pahala puasa. Manakala kita tidak mampu membatasi diri pada hal yang dapat merusak pahala puasa maka, nilai puasa yang kita lakukan tentu tidak sempurna adanya.

Kemudian puasa dilakukan semata-mata untuk meraih ridha Allah. Itulah yang dimaksud dengan berpuasa secara total dan tulus. Apabila kita ingin puasa benar-benar member bekas pada diri kita dalam rangka peningkatan takwa kita.

Rasulullah Saw bersabda : Berapa banyak orang berpuasa namun tidak memperoleh apa-apa dari puasanya selain lapar dan haus.

Apalagi momentum 17 Ramadhan yang kita kenal dengan Nuzulul Quran (turunnya Alquran), semestinya menambah kecintaan kita kepada Alquran, semakin rajin kita membacanya dan semakin kuat komitmen kita untuk menjadikan Alquran sebagai pedoman hidup dalam kehidupan kita.

Mudah-mudahan puasa yang kita laksanakan benar-benar memberi bekas bagi pembentukan kerpibadian kita menjadi pribadi muslim yang lebih baik, sebagaimana tujuan dari disyariatkannya puasa itu sendiri, amin ya rabbal’alamin.

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembangunan Daerah Lemah Akibat Ego Sektoral

    Pembangunan Daerah Lemah Akibat Ego Sektoral

    • calendar_month Sabtu, 25 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ego sektoral menjadi salah satu faktor rendahnya grafik pembangunan di daerah. Gambaran ego sektoral yang dimaksud adalah tidak adanya sinergitas antara para tokoh daerah, baik yang ada di kabupaten, di provinsi dan di pusat. “Maka tadi kita minta kepada bupati dan wakil bupati agar ego sektoral itu dibuang,” ujar anggota DPRD […]

  • Jaminan Kesehatan Tidak Gratis di Sistem Kapitalis

    Jaminan Kesehatan Tidak Gratis di Sistem Kapitalis

    • calendar_month Rabu, 29 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nurmala Sari, S.Pd Aktivis Dakwah dan Mompreneur, tinggal di Tapanuli Utara   Kesehatan salah satu hal penting dan nikmat yang harus disyukuri oleh setiap orang. Sebab jika kesehatan terganggu, maka aktivitas pun akan terhambat. Setiap orang yang mengalami gangguan kesehatan tentunya ingin cepat sembuh, maka ditempuhlah berbagai ikhtiar mulai dari berobat ke rumah sakit, […]

  • Mengenal Bahasa Mandailing (bagian 3)

    Mengenal Bahasa Mandailing (bagian 3)

    • calendar_month Jumat, 18 Nov 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Basyral Hamidi Harahap (in memoriam) Dibawah ini didaftarkan menurut abjad, nama-nama daun dan arti pesan yang ingin disampaikan dalam bahasa daun sebagai berikut : Nama Daun Bahasa Mandailing Bahasa Indonesia Adungdung Alasona Alugit Ambasang Ampolu Ampolas Andudur Andulpak Angkung Arirang Balik-balik angin Bariang Barungge Biding-biding Bulu tolang Dali Daupa Dong-dong Gala-gala Galingang Galoga Galunggung […]

  • KPU: Coblos Ulang Pilkada Madina Tak Ada Kendala

    KPU: Coblos Ulang Pilkada Madina Tak Ada Kendala

    • calendar_month Sabtu, 26 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menjadwalkan pelaksanaan coblos ulang Pilkada Madina pada 20 April 2011 mendatang. KPU belum menemui kendala pelaksanaan coblos ulang. Hal itu diungkapkan Ketua KPU Madina Jefri Antoni di ruang kerjanya di Kelurahan Kayu Jati, Kecamatan Panyabungan, Senin (21/03/2011). Dijelaskan, KPU Madina belum menemui kendala dalam melaksanakan tahapan […]

  • Ivan Batubara Didaftar ke PKB

    Ivan Batubara Didaftar ke PKB

    • calendar_month Jumat, 26 Apr 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tim Ivan Iskandar Batubara melakukan pendaftaran ke kantor PKB Mandailing Natal (Madina), Sumut, Jl. Willem Iskander, Panyabungan, Jum’at (16/4/2024) untuk mendaftarkan Ivan Iskandar Batubara sebagai bakal calon bupati. Gerakan pendaftaran ini diiringi massa kurang lebih 100 orang yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Pemilih PKB. Tim Ivan Iskandar Batubara terdiri dari Muhammad […]

  • Dalam 6 Bulan, 3,2 Juta Orang Kehilangan Pekerjaan

    Dalam 6 Bulan, 3,2 Juta Orang Kehilangan Pekerjaan

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing ONline) – Dampak perlambatan laju pertumbuhan ekonomi mulai menghampiri pasar tenaga kerja. Minimnya pembukaan lapangan kerja baru dan pemutusan hubungan kerja (PHK) membuat angka pengangguran di Indonesia melambung. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin mengatakan, hasil survei ketenagakerjaan periode Agustus menunjukkan jumlah pengangguran terbuka di Indonesia menembus angka 7,39 juta orang, naik 220 […]

expand_less