Jumat, 17 Apr 2026
light_mode

Plasma PT. DIS dan Limbah PT. RMM Tak Ada Masalah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 2 Sep 2015
  • print Cetak

NATAL (Mandailing Online) – Mekanisme pengolahan limbah oleh pabrik kelapa sawit PT. RMM telah sesuai dengan standar baku mutu yang dikeluarkan kementerian lingkungan hidup dan keputusan bupati Mandailing Natal (Madina) perihal izin pembuangan limbah cair ke badan sungai.

Demikian rilis pers Humas PT. Dinamika Inti Sentosa (PT.DIS), JS. Tarigan,SH yang diterima Mandailing Online, kemarin, terkait berkembangnya laporan dari masyarakat Desa Bintuas tentang dugaan pencemaran limbah PKS dan permasalahan lahan plasma terhadap Desa Bintuas dan  Buburan Kecamatan Natal.

Disebutkannya, limbah cair yang dihasilkan juga sesuai dengan standart hasil uji dari laboratorium Sucopindo dan pemeriksaan dari Bapelda yang mana hasil uji tersebut dilaporkan sekali dalam 6 bulan ke BLHKP, antara lain melakukan pemantauan air limbah yang keluar dari kolam limbah, melakukan pemantaun air, pemeriksaan yang dilakukan berdasarkan baku mutu parameter air (BOD, COD, PH) dan lainnya.

“Lokasi pengelolaan limbah PKS juga jauh dari Daerah Aliran Sungai kurang lebih 4 kilo meter,” katanya.

Pemerintah daerah juga telah menunjuk Camat dan Kepala BLHKP Madina serta dari pihak kepolisian sektor Natal melakukan investigasi ke lokasi kolam limbah sekaligus mengambil sampel air dari aliran sungai yang diduga tercemar limbah. Dari hasil dari uji laboratorium BLHKP yang diambil dari sampel air sungai yang di duga tercemar limbah, hasilnya mengandung bahan solit yang tidak membahayakan.

Berbagai isu negatif yang selama ini diberitakan oleh media maupun LSM yang menyatakan  PT. DIS tidak ada memberikan dan membangun kebun plasma kepada masyarakat adalah tidak benar dan sangat disesalkan.

Pekerjaan pembangunan kebun kelapa sawit  untuk kebun plasma masyarakat 4 Desa (Desa Buburan, Bintuas, Sikarakara dan Sundutan Tigo) tetap berjalan  dan  penguasaan lahan dengan ganti rugi juga tetap berlanjut.

Sampai saat ini, areal kebun inti dan plasma yang telah terbuka dan ditanam sudah seluas 3.016 Ha dengan tanaman yang sudah berproduksi (TM.1) seluas 1.175 Ha. Laporan  progres setiap perkembangan pekerjaan pembangunan kebun kelapa sawit dan tanam serta penguasaan lahan pekerjaan selalu disampaikan kepada masing-masing koperasi 4 desa. 

Bila ditelusuri beberapa waktu lalu adanya surat yang masuk dari LSM ke kantor Bupati Mandailing Natal, dengan memberikan pernyataan sikap tehadap PT.DIS dan PT. RMM untuk mencabut izin HGU PT.RMM dan menuntut kebun plasma untuk masyarakat merupakan pernyataan yang keliru dan lebih kearah kepentingan pribadi semata dan bukan merupakan pernyataan dari masyarakat.

Pada bulan Juli 2015 seluruh peserta plasma sebanyak 1.451 kepala keluarga telah menerima kompensasi dari Sisa Hasil Penjualan (SHP) sebesar 100.000 rupiah dari hasil produksi tanaman yang sudah menghasilkan.

“Pemberian kompensasi sebesar 100.000 rupiah itu dikarenakan hasil produksi dengan biaya operasional produksi lebih rendah,” ujarnya.

Perusahaan tetap berkomitmen dan tidak pernah mengingkari janji untuk membangun kebun kelapa sawit plasma kepada Desa Buburan, Bintuas, Sikarakara dan Sundutan Tigo. Namun, sebagaimana diucapkan oleh seorang oknum yang mengatasnamakan tokoh masyarakat justru sebaliknya, bahwa PT.DIS hanya menyampaikan janji-janji tanpa ada kejelasan realisasinya dan sebagaimana bukti bahwa rumor ini tidak benar adanya.

Statement yang disampaikan oleh oknum tersebut sengaja diisukannya karena kecemburuan yang bersangkutan tidak mendapatkan atau menerima pencairan kompensasi sebesar Rp. 100.000. Tidak diterimanya konpensasi oleh oknum tersebut dikarenakan kartu keanggotaan yang bersangkutan sebagai peserta plasma telah dialihkan kepada pihak lain, dan  statement yang sering diisukan bersangkutan juga tidak mendasar karena yang bersangkutan tidak pernah masuk ataupun berkunjung langsung ke areal kebun plasma masyarakat yang dibangun oleh PT.DIS.

“Kami sangat mengharapkan kepada semua pihak untuk memberikan dukungan moril kepada PT.DIS agar keinginan dan cita-cita yang diamanatkan membangun kebun kelapa sawit bagi masyarakat dapat terealisasi dengan baik. Sehingga amanat undang-undang tentang kebun plasma masyarakat dapat tercapai dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat,” katanya mengakhiri.

Editor  : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tidak Memiliki SIUP, Pemkab Madina Segel Indomaret

    Tidak Memiliki SIUP, Pemkab Madina Segel Indomaret

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pihak Pemkab Mandailing Natal (Madina) melakukan penyegelan terhadap toko Indomart di Jl.Willem Iskander, depan bank BNI, Sipolu-polu, Panyabungan. Penyegelan dilakukan tim gabungan Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT) dan Satpol PP, Jumat (31/01/2014) akibat PT.Indomart belum mengantongi Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP). Sebelum penyegelan, Pemkab Madina melalui KPPT telah melayangkan surat teguran […]

  • Kasus DBD di Madina Mulai Makan Korban

    Kasus DBD di Madina Mulai Makan Korban

    • calendar_month Jumat, 1 Des 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- Kasus demam berdarah ( DBD ) di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) mulai mengkhawatirkan. Sejumlah warga dikabarkan meninggal dunia akibat penyakit tersebut. Kekhawatiran akibat jangkitan penyakit yang bersumber dari gigitan nyamuk itu pun mulai menjadi perbincangan khususnya kaum ibu. Derlina, warga Kelurahan Sipolu Polu pada Mandailing Online bercerita, di […]

  • Percepatan Pembangunan Madina dengan Memperkuat Daya Saing Daerah

    Percepatan Pembangunan Madina dengan Memperkuat Daya Saing Daerah

    • calendar_month Kamis, 28 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    14 tahun Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dimekarkan dari kabupaten induk, Tapanuli Selatan (Tapsel), bukanlah usia yang muda. Jika diibaratkan manusia, sudah memasuki usia remaja. Pada usia ini, sudah mulai paham bagaimana menggapai suatu cita-cita. Nah, bila ini sebuah daerah, berarti seyogianya juga mampu mewujudkan kesejahteraan daerah itu sendiri. Maka dari itu, sudah barang tentu jika […]

  • Malaysia Belajar Tangani Napi ke Indonesia

    Malaysia Belajar Tangani Napi ke Indonesia

    • calendar_month Rabu, 23 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Penyebutan penjara di Indonesia dengan “pemasyarakatan” menarik perhatian pihak Maktab Penjara Kerajaan Malaysias. Mereka juga salut melaihat keterampilan warga binaan LP Klas I Tanjung Gusta Medan, khususnya dalam budidaya jangkrik. Komandan Maktab Penjara Kerajaan Malaysia Nawawi Bin Hamid dalam kunjungannya sekaligus studi banding 54 taruna Maktab Penjara Kerajaan Malaysia atau Akademi Pemasyarakatan ke di […]

  • IAIN Sumut Masih Tunggu Izin Jadi UIN

    IAIN Sumut Masih Tunggu Izin Jadi UIN

    • calendar_month Senin, 29 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan – Institut Agama Islam Negeri Sumatera Utara masih menunggu izin dari pusat terkait rencana perguruan tinggi agama Islam itu berubah status menjadi Universitas Islam Negeri. Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sumatera Utara Prof Nur Ahmad Fadhil Lubis di Medan, Sabtu, menyebutkan, pihaknya sudah menyampaikan berkas-berkas usulan perubahan tersebut ke Bappenas dan Kementerian PAN. […]

  • Visi Misi Calon Bupati/Wakil Bupati Yusuf Nasution-Imron Lubis

    Visi Misi Calon Bupati/Wakil Bupati Yusuf Nasution-Imron Lubis

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      (Bagian 3 dari 3)   VII. PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH Untuk mencapai tujuan dan sasaran sebagaimana telah dirumuskan, pasangan calon Bupati Mandailing Natal Tahun 2016 – 2021, Drs. M. Yusuf Nasution, M.Si dan H. Imron, S.Pd, M.M, maka disusunlah program – program pembangunan dengan pengelompokan sesuai dengan misi sebagai berikut :   Misi Pertama : […]

expand_less