Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

Dahlan Hasan Nasution, Berbuat dan Mengabdi Ditengah Kritikan dan Hujatan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 7 Sep 2015
  • print Cetak

 

(Bagian 2 dari 2 tulisan)

Beliau menyadari sepenuhnya bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan dan diatasi secepat mungkin Aspirasi masyarakat tentu saja menjadi bahan kajian secara komprehensif dan berbekal ini beliau melakukan berbagai reformasi guna menjawab kebutuhan masyarakat utamanya masyarakat kecil yang terhimpit dengan persoalan kebutuhan ekonomi. Berbagai upaya reformasi manajemen publik tentu saja tidak akan bisa memuaskan masyarakat secara keseluruhan. Masyarakat harus tercerdaskan dengan meningkatkan peran serta dalam masyarakat.

Inilah masyarakat “Civil Society” yakni masyarakat yang bisa berinteraksi dengan keadaban dan penuh budaya sehingga ketika pembangunan yang dilakukan pemerintah belum secara optimal mampu memenuhi tuntutan masyarakat tersebut, masyarakat bisa memaknainya sebagai dinamika pembangunan. Pola pikir masyarakat harus ditempatkan secara rasional dengan mengedepankan prinsip demokrasi yang egeliter. Keberhasilan pembangunan walau itu sekecil apapun harus diakui sebagai keberhasilan akan tetapi jika masih banyak yang kurang sempurna jangan lantas diberikan label yang negatif. Sudah saatnya kita menuju pembangunan dengan pola pikir (mind set) yang positif guna merubah paradigma berfikir “klasik”.

Kritik adalah ungkapan tidak setuju yang bisa muncul karena perbedaan pendapat, kepentingan, cara pandang atau nilai-nilai. Dalam masyarakat yang sangat majemuk, kritik adalah sebuah kewajaran karena ia menegaskan kekayaan perbedaan dan keberagaman budaya. Jika kritik tidak muncul dalam masyarakat seperti ini ada beberapa hal yang bisa dicurigai. Di antaranya terdapat dominasi satu pandangan atau kepentingan yang tidak memungkinkan munculnya pendapat dan suara yang berbeda; atau masyarakat kebanyakan yang beragam tersebut tidak peduli dan bersikap apatis sehingga merasa tidak perlu mengungkapkan pandangannya yang berbeda; atau lebih parah lagi masyarakat yang punya pandangan berbeda hanya tidak mau repot saja dan menerima begitu saja pandangan orang lain.

Tapi kritik juga memiliki fungsi lain yang sangat penting. Kritik yang selalu ada dan menjadi kebiasaan yang dipraktekkan secara lumrah memungkinkan kontrol dan pengawasan di antara masyarakat dan pemimpinnya. Setiap orang berhak dan sebaiknya dianjurkan untuk mengkritik, sesama anggota masyarakat lainnya atau seorang pemimpin tidak mungkin akan memimpin dengan ide dan pemikirannya semata.

Entah mengapa, ada dari kita  yang selalu punya kecenderungan untuk menjadi sosok yang gemar sekali mencari-cari kesalahan orang lain. Lihat saja betapa mudahnya seseorang menuduh atau mengkritik orang lain akan tetapi amat sangat penting untuk dibarengi dengan kedewasaan dan kematangan sehingga kritikan tersebut bisa menjadi bahan kajian untuk ditelaah. Kritik menjadi sah dan memiliki akuntabilitas jika dibarengi dengan moralitas, etika dan fatsun karena itu jelas akan lebih bermartabat dan berbudaya. Berkatalah yang baik atau diam. Ya, kita sebagai manusia memang telah diberikan banyak sekali nikmat oleh Allah SWT termasuk nikmat dapat berbicara. Akan tetapi, banyak diantara kita yang salah menggunakannya untuk kebaikan. Sejatinya, harus dapat dijaga karena itu merupakan karuniakan oleh-Nya.

Kritik juga mengenal bijak dalam pengertian mampu secara proporsional melihat kelemahan disamping kelebihan. Walaupun tampaknya di mata kita kemampuannya kecil/sepele dan kita masih bisa jauh lebih baik dari orang tersebut. Namun, cobalah bertanya pada diri sendiri, bagaimana bila kita berada di posisi orang yang dikritik, tanpa mempertimbangkan sedikitpun,  kebenaran dan kemampuannya?

Dan pastikan apa motif untuk memberikan kritikan tersebut. Sebisa mungkin harus diupayakan objektif dan bersih dari kepentingan terutama yang berkaitan dengan politik. Jika motifnya dipenuhi dengan iri, dengki dan hanya untuk menunjukkan kesalahan, maka segeralah berhenti untuk mengkritik karena tidak ada orang yang luput dari salah dan khilaf, dan begitupun diri kita.

Daripada menyibukkan dan melelahkan diri dengan mengorek-ngorek kesalahan dan kelalaian orang lain bukankah lebih baik berpikir positif. Coba tanyakan dengan jujur pada diri sendiri, sudah mampukah berbuat lebih baik dari orang yang dikritik atau yang dicari-cari kesalahannya?

Memposisikan diri pada tempat yang dikritik mungkin bisa jadi akan bisa menetralisir hasrat untuk mencari kesalahan? Mampukah kita berbuat seperti dia, sebaik dia, atau lebih baik dari dia? Dan kalaupun ternyata memang mampu berbuat lebih maka bersyukurlah, jangan sampai hal tersebut  menjadikan ujub dan menjadi justifikasi untuk selanjutnya “gembar gembor” melakukan kritik seakan tidak ada habisnya.

Sebaiknya marilah memelihara perkataan dan perbuatan, jangan menjadikan kritikan sebagai wadah untuk menyerang dan membunuh karakter seseorang.

Bagi seorang mukmin yang senantiasa merasa diawasi oleh Allah, wajib mengerti bahwa “perkataan” itu termasuk amalannya yang kelak akan dihisab: amalan baik maupun buruk. Karena pena Ilahi tidak meng-alpakan, tidak pernah lalai ataupun menghapuskan satupun perkataan yang diucapkan manusia. Ia pasti mencatat dan memasukkannya ke dalam buku amal. Ingatlah bahwa semuanya, kelak harus kita pertanggungjawabkan.

Perangkum      : Tim

Editor              : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Luna Maya Nangis Tinggalkan Persidangan Ariel

    Luna Maya Nangis Tinggalkan Persidangan Ariel

    • calendar_month Senin, 20 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Bandung – Luna Maya meninggalkan ruang persidangan sambil menangis, usai menjadi saksi dalam persidangan ke-6 kasus video porno dengan terdakwa Ariel Peterpan . Sidang pada hari Senin berlangsung di Ruang Kresna gedung Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Senin. Luna Maya menjadi saksi sekitar satu jam dalam sidang itu yakni dari pukul 10.30 hingga pukul 11.30 WIB. […]

  • Truk Terguling di Jembatan Manyabar

    Truk Terguling di Jembatan Manyabar

    • calendar_month Selasa, 24 Jan 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Satu unit truk colt diesel terguling di dek abutmen jembatan Manyabar, Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal, Senin (23/1/2016). Truk yang membawa material krikil itu terguling yang diduga akibat tidak ada besi penahan pada bangunan dek, sementara ketinggian badan jalan cukup tinggi sehingga kondisinya curam. Tidak ada korban jiwa di peristiwa itu. Sejumlah […]

  • Madina Terbaik Indeks Inovasi Daerah se-Tabagsel

    Madina Terbaik Indeks Inovasi Daerah se-Tabagsel

    • calendar_month Rabu, 29 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Kabupaten Mandailing Natal (Madina) memperoleh kategori Inovatif dalam Indeks Inovasi Daerah Provinsi, Kabupaten dan Kota Tahun 2021. Perolehan itu tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 002-6-5848 Tahun 2021 tanggal 23 Desember 2021 tentang Indeks Inovasi Daerah Provinsi, Kabupaten dan Kota Tahun 2021 ditandatangani Mendagri, Tito Karnavian. Pemberian penghargaan berlangsung […]

  • Ikurung Mantong Manuk Tai Inda Ilehen Tuduonna

    Ikurung Mantong Manuk Tai Inda Ilehen Tuduonna

    • calendar_month Sabtu, 25 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Songonima boto natarjadi ikurung manuk tai inda ilehen tuduonna mangamburi boto sada-sada, romuse mantong boto namangoban tudukon, ripur sude manuki, hasidunganna lam-lam dai nisirai, iambangia leng manuk nia hapengani madung manuk nidongan , songon manuk naburnungon doma boto tondo-tondo markareput barimbing nai, ning amangtuai mantong, taldus doma tali nisarusur nia patunda tagina namarkombur dilopo Jarindangi. […]

  • PAW Anggota DPRD Madina Dari Partai PKB Berlangsung Hikmat

    PAW Anggota DPRD Madina Dari Partai PKB Berlangsung Hikmat

    • calendar_month Selasa, 16 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN : Secara resmi Hj Riadoh Rangkuti telah duduk sebagai anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal periode 2009-2014 dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Pelantikan Riadoh dilakukan melalui proses Pengganti Antar Waktu (PAW) dari Alm H Abdurahman Mustofa Nasution , yang telah meninggal dunia beberapa waktu ya lewat. Pengambilan sumpah janji Hj Riadoh berlangsung di ruang sidang […]

  • Legenda dari Afrika Selatan, Nelson Mandela Pecinta Batik yang Peduli Kaum Papa

    Legenda dari Afrika Selatan, Nelson Mandela Pecinta Batik yang Peduli Kaum Papa

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    SOSOK sederhana melekat pada diri Nelson Mandela. Meski tokoh anti-apartheid itu telah meninggal dunia, kesederhanaan dan kerendahan hatinya sebagai pemimpin tetap menjadi inspirasi. “Bagi banyak orang, Nelson Mandela adalah ikon dan pejuang hak asasi manusia yang tersohor. Tapi, bagi mereka yang mengenal dekat beliau, Nelson Mandela adalah seorang teman yang rendah hati,” kata George Bizos, […]

expand_less