Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Dua Pimpinan Parpol Soroti Layanan RSU Panyabungan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 29 Okt 2015
  • print Cetak

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dua pimpinan partai politik menilai pelayanan di RSU Panyabungan kian menurun, padahal anggaran untuk rumah sakit itu telah dinaikkan.

Penilaian itu disampaikan Ketua DPC Hanura Madina Ir.Ali Makmur Nasution yang juga anggota DPRD Madina, dan Ketua DPC PDI Perjuangan Madina, Iskandar Hasibuan, Kamis (29/10).

Dalam sepekan terakhir, kedua parpol itu banyak menerima keluhan dan laporan dari warga Panyabungan Barat, Panyabungan, Siabu, Bukit Malintang dan Panyabungan Timur yang beberapa waktu lalu terpaksa berobat ke rumah sakit swasta di Panyabungan disebabkan keluhan pelayan di RSU Panyabungan.

Ali Makmur Nasution mengutarakan, tadi dia didatangi warga mengeluhkan layanan RSU Panyabungan yang tidak ada dokter di tempat. Warga yang mengadu itu mengaku sudah 3 hari di RSU tak mendapat pengobatan berarti karena tak ada dokter, setelah 3 hari RSU Panyabungan merujuknya ke RS swasta.

Saat itu juga Ali Makmur menghubungi pimpinan RSU Panyabungan, tetapi jawaban dan bahasa pimpinan terkesan kasar.

Saat Ali menanyakan apakah tidak ada kebijakan atau cara lain mencari dokter lain? Jawaban pimpinan RSU Panyabungan malah berkata bahwa tak lagi urusannya mencari dokter, karena dia telah selama ini berupaya mencari dokter spesialis.

“Bahkan beliau sempat mengatakan ‘ho sajo ma manyoroti au, aha langa goyak ni roamu tu au (kamu saja lah yang menyoroti saya, apa sakit hatimu padaku). Ini aneh, saya sebagai anggota DPRD tentu harus memperrtanyakan kebijakan publik rumah sakit, apalagi keluhan warga mengadu kepada saya harus saya tindaklanjuti ,” kata Ali Makmur menirukan kata-kata pimpinan RSU Panyaungan.

“Beliau juga menyatakan bahwa rumah sakit swasta juga menerima pasien BPJS, kenapa harus ke RSU Panyabunga saja,” ujar Ali.

Ali mengatakan, seharusnya pimpinan RSU Panyabungan lebih profesional mengatasi masalah. Termasuk juga memberiikan jawaban-jawaban dari pertanyaan publik. “Kepada saya saja dia berkata seperti itu, apalagi kepada warga biasa tak bisa saya bayangkan,” kata Ali.

Ali menyatakan, seharusnya tak ada alasan dokter tak ada jika ada dokter lain yang cuti. Sebab Sebab, anggaran untuk RSU Panyabungan saja telah milyaran rupiah di Perubahan APBD Madina 2015.

Kenaikan anggaran itu diperuntukkan bagi tunjangan untuk dokter yang bertugas dan pembelian obat-obatan, pegawai honor.

“Harusnya pimpinan RSU itu mencari dokter yang serius bertugas melayani pasien, anggarannya ada,” kata Ali Makmur yang akrap disapa Oji Ganding ini.

Oleh karenanya, dia berharap kepada bupati Madina untuk memperhatikan layanan RSU Panyabungan itu demi kebaikan layanan kepada pasien.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Madina, Iskandar Hasibuan, juga telah menerima banyak laporan dari warga soal keluhan layanan di RSU Panyabungan. Iskandar mendesak bupati segera bersikap tegas guna untuk menyelamatkan nama baik RSU Panyabungan dan nama baik bupati.

“Kemarin-kemarin itu banyak warga mengadi ke DPC PDI Perjuangan Madina soal keluhan mereka terhadap layanan RSU Panyabungan, termasuk dokter yang sering tak ada akibat cuti. Warga yang mengeluh itu dari Panyabungan Barat, Kecamatan Panyabungan, Kecamatan Siabu,” katanya.

Secara terpisah, Direktur RSU Panyabungan Drg.Bidasari yang dikonfirnasi via telefon seluler menyatakan bahwa dia sempat dihubungi Ali Makmur Nasution mempertanyakan keluhan warga itu.

Dokter spesialis yang dimaksud oleh Ali Makmur Nasution memang kebetulan sedang sakit dan saat ini masih diopname, sedangkan dokter yang satu lagi sedang cuti. Tetapi karena satu dokter sakit, makanya dia memanggil dokter yang cuti agar pasien terlayani.

“Saat ini dokternya sudah datang dan ada di sini, Pak,” kata Bidasari. Dia menyatakan bahwa selama ini salah satu kendala yang dihadapi adalah sulitnya mendatangkan dokter di Panyabungan. Banyak dokter yang enggan bertugas di Panyabungan akibat berbagai faktor situasi serta kondisi Madina.

Memecahkan persoalan itu pihaknya telah banyak menempuh berbagai langkah dan kebijakan, termasuk melakukan kerjasama dengan Universitas Sumatera Utara bagi ketersediaan dokter sepesialis di Panyabungan, hingga upaya ke pemerintah pusat di Jakarta, tetapi mencukupi jumlah kebutuhan dokter spesialis masih sulit.

Di sisi lain, Bidasari menyatakan bahwa pelayanan RSU Panyabungan boleh saja disoroti dan dinilai, tetapi dia berharap agar penilaian harus memiliki indikator yang jelas dan terukur.

Editor  : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bella Saphira Berhaji Diundang Pemerintah Arab Saudi

    Bella Saphira Berhaji Diundang Pemerintah Arab Saudi

    • calendar_month Jumat, 25 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BARU menjadi mualaf, Bella Saphira mendapat rezeki menunaikan ibadah haji bersama suaminya, Mayor Jenderal Agus Surya Bakti. Wanita yang mulai dikenal dalam sinetron Dewi Fortuna itu mendapat undangan haji khusus dari pemerintah Arab Saudi. Dan Rabu (23/10) lalu dia baru saja kembali dari Tanah Suci Mekkah. ‘Iya, baru pulang,’ ujar perwakilan manajemen Bella, Rio, saat […]

  • Dialog Percepatan Pembangunan Madina dan Apresiasi Bupati

    Dialog Percepatan Pembangunan Madina dan Apresiasi Bupati

    • calendar_month Jumat, 24 Feb 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jika tidak ada halangan, dialog percepatan pembangunan daerah akan dilangsungkan di Jakarta, Senin depan (27/2/2023). Ini akan menjadi tonggak penting bagi Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara dalam upaya percepatan pembangunan di semua sektor. Dialog ini melibatkan para tokoh-tokoh besar Mandailing di perantauan yang tergabung dalam Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D) […]

  • Berantas Pekat, Satpol PP Ambil Langkah Persuasif

    Berantas Pekat, Satpol PP Ambil Langkah Persuasif

    • calendar_month Rabu, 20 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Untuk memberantas penyakit masyarakat (pekat) yang telah ditetapkan dalam Peraturan Daerah (Perda), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madina memilih komunikasi persuasif. Kepala Satpol PP Pemkab Madina Hendra Edisa Putra AP MM mengatakan, untuk menegakkan Perda tentang penanganan penyakit masyarakat, Satpol PP memilih cara berkomunikasi dengan warga itu sendiri dengan membujuk […]

  • Gedung Penangkaran Walet di Kota Panyabungan Buat Resah Warga

    Gedung Penangkaran Walet di Kota Panyabungan Buat Resah Warga

    • calendar_month Sabtu, 29 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA- Mandailing Online : menjamurnya gedung penangkaran sarang burung walet di areal pemukiman di kota panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mulai membuat resah warga. Selain masalah kesehatan, bau kotoran walet, dan bising akibat ampli walet yang diputar sampai 12 jam an juga kerap mengganggu istirahat warga. Eli Siregar warga kelurahan sipolu polu pada Mandailing Online […]

  • Atika Nasution Yakin Harun Mustafa Jadi Pilihan Tepat Dipilkada Madina

    Atika Nasution Yakin Harun Mustafa Jadi Pilihan Tepat Dipilkada Madina

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ): mengawali bulan november, hari ini Jum’at 1/11/2024 calon bupati madina Harun Mustafa Nasution Sarapan lontong di Desa Sigalapang Julu dan ngopi di Desa Kampung Padang Kecamatan Panyabungan kota. Agenda ini sendiri terus dilakukan dalam rangka menunjukkan komitmennya menjemput aspirasi tanpa batas. Harun Mustafa yang selalu didampingi tokoh pemuda Saparuddin Haji […]

  • Lestarikan Permainan Tradisional, Tambangan Jadi Kecamatan Layak Anak

    Lestarikan Permainan Tradisional, Tambangan Jadi Kecamatan Layak Anak

    • calendar_month Kamis, 6 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Madina ( Mandailing Online): Menghindari permainan game dan smarfhone, Kecamatana Tambangan di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina), mulai lestarikan permainan tradisional. Pelestarian permainan tradiaional itu digelar Melalui Festival Permainan Leluhur. Lewat acara itu, Masyarakat Tambangan pun mengukuhkan diri sebagai Kecamatan Layak Anak dengan mengkampanyekan kembali agar anak – anak lebih menyukai permainan tradisional sehingga menghindari […]

expand_less