Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

DPRD Madina Fokuskan Pembebasan Warga Batahan I dari Tahanan Polisi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 30 Mar 2016
  • print Cetak
RDP Komisi II dengan warga Batahan dipimpin Ketua DPRD Madina, Hj.Leli Hartati

RDP Komisi II dengan warga Batahan dipimpin Ketua DPRD Madina, Hj.Leli Hartati

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPRD Madina saat ini memprioritaskan mengeluakan 13 warga Batahan I dari tahanan polisi.

Itu dikatakan Ketua DPRD (Mandailing Natal ) Madina, Hj. Leli Hartati menjawab wartawan usai memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II yang dihadiri warga Batahan I Kecamatan Batahan, Rabu (30/3/2016).

Mengenai nasib rekomendasi Pansus DPRD Madina tentang pencabutan izin PT.Palmaris, menurut Leli akan terus diseriusi. “Hanya saja, kita fokuskan dulu menangguhkan penahanan warga yang ditahan polisi sebagai prioritas utama,” katanya.

Dikatakannya, jika perlu DPRD Madina akan memberikan jaminan agar warga bisa keluar dari tahanan.  Dan sebisa mungkin DPRD dan Pemkab Madina sama-sama memberikan jaminan bagi kebebasan warga.

“Sebab, keluarga mereka juga sejauh ini telah berkoordinasi dengan Sekda Madina, makanya kita akan memperkuat permohonan kebebasan warga,” katanya.

Sekedar diketahui, sebanyak 13 warga Batahan I telah ditahan polisi pada Maret ini yang diadukan PT. Palmaris atas tuduhan mencuri buah sawit ketika warga melakukan pemanenan di lokasi kebun yang diklaim PT. Palmaris sebagai lahannya.

Sementara warga Batahan I mengatakan bahwa lahan itu masih status stanpass sebagai akibat konflik lahan antara warga Batahan versus PT. Palmaris. Dan warga menyatakan bahwa pihak PT. Palmaris juga melakukan pemanenan di lokasi sengketa, tetapi ketika giliran warga yang memanen justru ditangkap.

Konflik lahan itu telah lama berlangsung antara PT.Palmaris dengan 6 desa di Kecamatan Batahan. Pada tanggal 3 Januari 2013 DPRD Madina telah mengeluarkan rekomendasi pencabutan Izin PT. Palmaris menindaklanjuti hasil penyelidikan dan investigasi Panitia Khusus DPRD Madina. Selain itu, Hidayat Batubara sewaktu menjabat bupati Madina juga telah menerbitkan surat penghentian aktivitas PT. Palmaris.

Hanya saja, hingga saat ini tak diketahui nasib rekomendasi DPRD itu, sebab, tak pernah terdengar Pemkab Madina melakukan eksekusi menjalankan rekomendasi DPRD Madina itu. Justru, saat ini warga Batahan harus berurusan dengan hukum dan ditahan polisi karena diadukan PT. Palmaris.

Peliput  : Maradotang Pulungan

Editor    : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Pastikan Stop Angkat Honorer jadi CPNS

    Pemerintah Pastikan Stop Angkat Honorer jadi CPNS

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA, – Pemerintah memastikan tidak ada lagi pengangkatan honorer tertinggal selain kategori satu (K1) dan kategori dua (K2). Pemerintah pun sudah menyiapkan skenario baru untuk menampung honorer K1 maupun K2 yang tidak lolos CPNS, yaitu dijadikan Pegawai Pemerintah dengan Kontrak (PPK). Itupun syaratnya, harus lulus uji kompetensi dan punya keahlian yang dibutuhkan instansi bersangkutan. “Kita […]

  • Pemprov Sumut Siap Dampingi Desa Sali Baru untuk Pengajuan IPR

    Pemprov Sumut Siap Dampingi Desa Sali Baru untuk Pengajuan IPR

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MEDAN (Mandailing Online) – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyatakan siap memberikan pendampingan teknis proses pengajuan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) kepada Desa Sali Baru, Muara Batang Gadis, Mandailing Natal. Kesiapan itu termasuk pendampingan proses izin lingkungan yang menjadi fondasi utama dalam proses pengajuan IPR. Itu disampaikan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral […]

  • Mahasiswa Unimal Kembangkan Apotek Hidup

    Mahasiswa Unimal Kembangkan Apotek Hidup

    • calendar_month Selasa, 23 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ACEH TAMIANG (Mandailing Online) – Apotek hidup merupakan kumpulan tanaman-tanaman berkhasiat obat yang dibudidayakan di pekarangan rumah. Dinamakan apotek hidup karena terdiri dari ragam tumbuhan sebagai obat mencegah dan penyembuh berbagai penyakit. Ada beberapa dari penduduk Desa Rantau Pauh, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang sudah memiliki apotek hidup yang ditanam di pekarangan rumah seperti lidah […]

  • Hidayat: Ini Amanah

    Hidayat: Ini Amanah

    • calendar_month Selasa, 26 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pasangan Hidayat-Dahlan sukses mendulang suara hingga 70 persen lebih. Ini sesuai quick count sementara versi desk pemilukada Madina dan Panwaslu. Melihat hasil ini Hidayat menganggap semua suara yang diperoleh merupakan amanah. “Kami berterima kasih kepada seluruh masyarakat, baik pendukung, tim pemenangan maupun simpatisan yang telah memercayakan amanah kepemimpinan ini kepada kami melalui perolehan suara,” kata […]

  • Bupati Madina : Sipir Lapas Natal Main Cekik Leher Pelajar SD Itu Tindakan Biadab

    Bupati Madina : Sipir Lapas Natal Main Cekik Leher Pelajar SD Itu Tindakan Biadab

    • calendar_month Selasa, 29 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- Kasus penganiayaan oleh oknum Sipir Lapas Kelas IIB Natal, Kecamatan Natal, Mandailing Natal ( Madina )  kembali terjadi. Penganiayaan dilakukan oleh Taufik sipir lapas Natal kepada pelajar Sekolah Dasar berinisial NV pada senin 28/8/2023 kemaren. Kasus penganiayaan ini sendiri telah dilaporkan orang tua korban ke Polres Madina. ” ia salaku […]

  • Pemko Padangsidimpuan Gelar Kegiatan di Hotel

    Pemko Padangsidimpuan Gelar Kegiatan di Hotel

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Sidimpuan  – Surat Edaran (SE) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi tentang peraturan larangan rapat di hotel, tidak membuat surut Pemko Padangsidimpuan tetap melakukan kegiatan di hotel. Seperti halnya sosialisasi sistem akuntabilitas kinerja pemerintah (SAKIP) digelar di Hotel Sitamiang, Jalan S.M Raja, Padangsidimpuan, Senin (8/12). Seminggu sebelumnya acara sosialisasi juga digelar Dinas Perizinan di […]

expand_less