Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

Film Mandailing “Marina” Masuk Pasar

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 1 Jul 2016
  • print Cetak
Adengan film Marina

Adengan film Marina

SIABU (Mandailing Online) – Tympanum Novem Films kembali merilis satu film Mandailing, berjudul “Marina”.

Film berbahasa Mandailing yang berdurasi nyaris 2 jam itu telah beredar di toko-toko kaset di pasaran dalam bentuk VCD.

Film “Marina” ini digarap dengan plot cerita lebih lentur agar penonton lebih terhibur. Rodang Tinapor di Desa Bonandolok, Kecamatan Siabu, Mandailing Natal merupakan lokasi dan setting utama ceritanya.

“Bukan tanpa alasan. Tentu karena Rodang, rawa yang luasnya ribuan hektar memang memiliki banyak potensi, baik potensi sumber kehidupan penduduk, maupun potensi ekowisata,” kata Askolani Nasution yang menyutradarai film ini di sela acara nonton bareng film “Marina” di café Radio Start FM Panyabungan usai berbuka puasa, Kamis (3/6).

Film “Marina” bercerita tentang seorang gadis bernama “Marina” yang melarikan diri dari kota karena dituduh membunuh temannya. Marina lalu hidup di satu kawasan rawa bernama Rodang Tinapor.

Dia kawasan itu dia bertemu berbagai sosok-sosok  unik manusia yang hidup di rawa. Misalnya dua bocah kecil yatim piatu bernama Lian dan Makbul yang hidup rawa dengan parahu kecil penangkap ikan. Lalu seorang duda muda yang tinggal bersama satu putrinya yang masih kecil setelah si istri lari dengan pria lain.

Ada pula sosok orang gila yang saban hari selalu merasa memegang HP dan ber-SMS. Bahasanya cuma satu : “Laporan diterima…pesan telah terkirim”.

Keempat sisi hidup berbeda itu menjalin aliran cerita film ini dengan sentuhan musik rasa gordang sambilan dan seruling. Film ini kian enak ditonton karena dipikat oleh gambar-gambar rawa yang sangat eksotis berlatar perbukitan dan hamparan ilalang yang mempesona membentuk mozaik-mozaik indah.

Ada pula Erwin Parsaulian, pemeran duda yang ditinggalkan istrinya. Erwin yang juga pemeran tokoh Cak-cak di “Film Biola Namabugang” dan pemeran tokoh Jamures di film “Sigotap Ulu, sangat piawai berakting di film “Marina” ini sehingga makin memperkuat emosi di dalam film ini.

“Kami berharap, dengan film ‘Marina’, penonton bukan hanya terhibur karena kisah yang menggetarkan kemanusiaan, tetapi sekaligus menawarkan eksotisme Rodang Tinapor yang dimiliki Mandailing Natal. Hanya penonton yang bisa melihat potensi ini, karena penduduk lokal hanya menyadari potensi mata pencaharian saja,” kata Askolani Nasution.

Editor  : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sampai Oktober Target PAD Madina baru 73,8%. Bapenda : Dinas Pariwisata dan Tenaga Kerja Masih Nihil

    Sampai Oktober Target PAD Madina baru 73,8%. Bapenda : Dinas Pariwisata dan Tenaga Kerja Masih Nihil

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Data dari Badan Pendapatan Daerah ( Bapenda ) Pemkab Madina. Terhitung sampai bulan oktober target pendapatan asli daerah (PAD) baru 73,8% atau Rp.98 miliar dari target Rp.134 miliar. “Untuk target PAD Tahun 2024 di seluruh sektor itu senilai 134M, dan capaian yang telah terselesaikan di peroleh dari berbagai sumber hingga 31 […]

  • Pembangunan Bandar Udara Di Madina Terus di Kebut

    Pembangunan Bandar Udara Di Madina Terus di Kebut

    • calendar_month Selasa, 27 Jun 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) PT. Modrn Bahana,Kso dan PT. Waskita Karya (persero) tbk terus mengebut pembangunan bandar udara Mandailing Natal hingga enam bulan ke depan. Keseluruhan progres pembangunan bandara, baik sisi udara mapun darat bisa selesai akhir tahun 2023. Seperti diketahui, Bandar Udara Mandailing Natal ( Madina ) termasuk salah satu Bandar Udara baru yang harus […]

  • Pj Bupati Madina akan Panggil PT GLP

    Pj Bupati Madina akan Panggil PT GLP

    • calendar_month Sabtu, 30 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Pj Bupati Mandailing Mandailing Natal (Madina) Aspan Sofyan akan memanggil PT Gruti Lestari Pratama (GLP) terkait belum jelasnya kebun plasma terhadap masyarakat. Demikian disampaikan Kabag Humas Taufik Lubis kepada MedanBisnis, Rabu (27/10), di Panyabungan. Menurut Taufik, persoalan plasma merupakan hal yang wajib bagi setiap perusaan perkebunan yang diperuntukkan untuk mesyarakat sekitar. Apalagi, perusahaan itu […]

  • Rahmad Raiyyan Terima Aspirasi Warga Huta Tinggi

    Rahmad Raiyyan Terima Aspirasi Warga Huta Tinggi

    • calendar_month Senin, 23 Okt 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) – Anggota DPRD Sumut , Rahmad Raiyyan Nasution melaksanakan sosialisasi peraturan daerah di Desa Huta Tinggi, Panyabungan Timur, Mandailing Natal (Madina), Senin, (23/10/2023). Sosialisasi tentang Rancangan Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Utara tentang Ketertiban Masyarakat dan Ketertiban Umum. Sosialisasi berjalan sukses dihadiri ratusan warga. Meski begitu, warga juga tetap menyampaikan aspirasi pembangunan. […]

  • Jelang Arus Mudik, Pengerjaan Jalinsum Sebagian Selesai

    Jelang Arus Mudik, Pengerjaan Jalinsum Sebagian Selesai

    • calendar_month Selasa, 30 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Mangantisipasi peningkatan arus mudik tahun ini, sejumlah perbaikan titik jalan Lintas Sumatra (Jalinsum) di wilayah Tapanuli Selatan (Tapsel), Sidempuan dan Mandailing Natal (Madina) sudah selesai pengaspalannya. Titik yang digasak mulai dari titik Tugu Siborang, Kota Padangsidimpuan hingga Ranjo Batu, Muara Sipongi di batas Sumatera Barat sepanjang 120 km. Di Desa Lumban […]

  • Breaking News! Kantor Dalihan Natolu Grup di Padangsidimpuan Disegel KPK

    Breaking News! Kantor Dalihan Natolu Grup di Padangsidimpuan Disegel KPK

    • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PADANGSIDIMPUAN-( Mandailing Online ): Warga di Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara (Sumut), tiba-tiba heboh melihat segel Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di salah satu kantor kontraktor. Kantor tersebut berada di Jalan Teratai, Kelurahan Pintu Padang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan. Menurut pantauan wartawan, segel dengan bertuliskan “Dalam Pengawasan KPK” itu terpajang di depan pintu masuk kantor berwarna […]

expand_less