Minggu, 31 Mei 2026
light_mode

Kasus Proyek Pustu Pastab Jae, DPRD Madina : Dinas Kesehatan Melanggar Peraturan Daerah. Kadis Kesehatan : Itu Tanggungjawab Saya, Yang Penting Dibangunkan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 19 Jul 2016
  • print Cetak
Imran Khaitamy dan Ismail Lubis

Imran Khaitamy dan Ismail Lubis

PANYABUNGAN (Mandailing Online) Kasus dugaan pengalihan lokasi proyek rehabilitasi Puskesmas Pembantu (Pustu) dari Desa Pastap Julu ke desa Pastap Jae terus bergulir.

Pihak DPRD Mandailing Natal (Madina) menilai pengalihan lokasi itu perbutan melanggar Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Madina TA 2015.

 “Itu sudah jelas-jelas menyalahi, kalau mau dipindahkan, ada prosedurnya. Tidak bisa secara sepihak dikutak-katik.Dan apabila sudah dikerjakan, itu pelanggaran terhadap Perda,” ujar anggota DPRD Madina, As Imran Khaitamy Daulay SH dari Komisi IV, pekan lalu.

Artinya, APBD tidak ada menampung anggaran untuk kegiatan di Pastap Jae. Kalau hari ini ada pembangunan di sana, patut dipertanyakan duitnya dari mana.

“Sebaliknya, oleh APBD justru mengamanahkan kepada pemerintah untuk membangun atau rehabilitasi Pustu di Pastap Julu. Kalau nanti sampai pada waktu yang ditentukan tidak ada dibangun, tentu juga akan dipertanyakan kemana anggaran yang sudah diplot untuk itu,” tegas Imran.

Jika tidak dapat dipertanggungjawabkan, maka itu sudah patut diduga telah terjadi penyalah gunaan wewenang atau patut diduga terjadi tindak pidana korupsi.

Pelaksanaan proyek rehab dan pembangunan pagar Pustu Pastab Jae tersebut tidak bisa dikerjakan, karena sejauh belum didapat rekomendasi persetujuan dari DPRD. Karena untuk mengubah isi Perda itu ada prosedurnya.

“Kalau tetap dilakukan, itu pelanggaran terhadap Perda. Kalau melanggar perda tersebut pasti ada resikonya,” akhiri Imran.

Secara terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Madina, Drg. Ismail Lubis yang dikonfirmasi, pekan lalu, mengakui bahwa mereka memindahkan lokasi pekerjaan proyek rehab Pastab Julu tersebut ke Pastab Jae akibat adanya kesalahan dalam prencanaan.

Disebutkannya, pada perencanaan awal yang akan dikerjakan adalah Pustu Pastab Julu, namun ternyata di Desa Pastab Julu hanya ada Polindes, sehingga proyek rehab dipidahkan ke Desa Pastab Jae.

Ketika ditanya apa dasar hukum untuk melaksanakan pekerjaan rehab Pastab Jae? Ismail Lubis mengatakan bahwa itu adalah tanggung jawabnya. Yang jelas, dananya disalurkan untuk rehab Pustu, yang menyalahi justru apabila tidak dibangunkan.

“Itu adalah tanggung jawab saya, yang jelas saya membangunkan anggaran yang sudah ada tersebut, yang menyalahi adalah apabila anggaran tersebut tidak dibangunkan,” katanya.

Peliput : Maradotang Pulungan

Editoor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengukur Risiko Gagal “Kampung Pisang”: Antara Jargon dan Fakta Lapangan

    Mengukur Risiko Gagal “Kampung Pisang”: Antara Jargon dan Fakta Lapangan

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Tim Mandailing Epicentrum*   Program “Kampung Pisang” di Mandailing Natal datang dengan bahasa yang meyakinkan: ada “general check-up” tanah, identifikasi hama dan penyakit, hingga “terapi awal” sebelum pengembangan kawasan. Sekilas, semua terdengar rapi—bahkan ilmiah. Namun pertanyaannya sederhana: seberapa jauh istilah-istilah itu benar-benar mencerminkan kondisi faktual di lapangan? Karena dalam banyak program pembangunan, kegagalan […]

  • Banjir Manusia Sambut Sandiaga Uno di Sidimpuan

    Banjir Manusia Sambut Sandiaga Uno di Sidimpuan

    • calendar_month Rabu, 12 Des 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PADANGSIDIMPUAN (Mandailing Online) – Sandiaga Uno mengunjungi Kota Padangsidimpuan dan menyempatkan diri mampir ke pasar tradisional Sangkumpal Bonang,  menyapa para pedagang, Senin (10/12/2018). Kawasan pasar Sangkumpal Bonang pun menjadi penuh oleh lautan manusia yang sangat antusias atas kunjungan Sandaiaga. Saat kunjungan ke pasar itu, para pedanag berdialog dengan Sandiaga Uno menyangkut persoalan ekonomi terutama harga-harga […]

  • Pembantaian Sugiono Diusut

    Pembantaian Sugiono Diusut

    • calendar_month Selasa, 14 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    STM Hilir, Polsek Talun Kenas masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi terkait pembantaian Sugiono (30) warga Dusun Kampung Tengah, Desa Jati Sari, Kecamatan Tinggi Raja, Asahan yang terjadi di Dusun Kampung Tanjung, Desa Limau Mungkur, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deli Serdang, Ahad (12/12/2010). Hal itu dikatakan Kanit Reskrim Polsek Talun Kenas Iptu Andi Alfian di ruang […]

  • DCS Dapil 2 PAN Madina

    DCS Dapil 2 PAN Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 2 PAN Madina

  • Satma Madina Minta Gubsu Copot PLT Sekda Madina

    Satma Madina Minta Gubsu Copot PLT Sekda Madina

    • calendar_month Senin, 25 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Satuan Mahasiswa Peduli Masyarakat Pemuda Pancasila meminta kepada Gubernur Sumatra Utara Samsul Arifin agar mencopot PLT Sekdakab Gozali Pulungan karena tidak mempunyai wibawa sebagai Pelaksana Tugas Sekretaris Kabupaten mandailing Natal, terkait banyaknya persoalan yang terjadi pada saat ini di dalam pemarintahan Kabupaten Mandailing Natal, tentang terjadinya Devisit anggaran pada tahun 2010 yang senilai puluhan Milliar. […]

  • Penguatan Kebudayaan Melalui Politik Anggaran Daerah

    Penguatan Kebudayaan Melalui Politik Anggaran Daerah

    • calendar_month Kamis, 3 Mei 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh : Mulyadi Hakim Nasution, SH Anggota DPRD Mandailing Natal Disampaikan pada Kegiatan Konsolidasi Organisasi Forum Pelestarian dan Pengembangan Adat dan Budaya Mandailing Natal Hotel Madina Sejahtera, Panyabungan, Kamis 3 Mei 201     Penguatan adat dan budaya daerah memang memerlukan peran berbagai pihak. Tidak memadai lagi kalau hanya semata-mata menjadi beban pelaku-pelaku adat […]

expand_less