Kamis, 16 Jul 2026
light_mode

Jembatan Penghubung Sinunukan-Batahan Berbahaya

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 26 Jul 2016
  • print Cetak
Seorang perempuan harus turun dari kenderaan melewati jembatan di titik Desa Air Apa KM 18 Sinunukan yang rusak parah

Seorang perempuan harus turun dari kenderaan melewati jembatan di titik Desa Air Apa KM 18 Sinunukan yang rusak parah

SINUNUKAN (Mandailing Onlie) – Jembatan di titik Desa Air Apa KM 18, penghubung antara Kecamatan Sinunukan dengan Kecamatan Batahan, rusak parah.

Lantai jembatan sudah banyak yang lapuk dan lepas menyebabkan lantai jembatan menjadi bolong-bolong.

Warga terpaksa menempelkan bantalan papan tebal agar kenderaan roda dua bisa melewatinya meski sangat berbahaya.

Ironisnya. Akses kenderaan roda empat hanya melalui jembatan ini jika warga Sininukan hendak  menuju Batahan selatan.

Pantauan wartawan, Malintang Pos pekan lalu, jembatan tersebut sudah tidak layak dilaui kednderaan karena mengancam keselematana jiwa.

Warga yang melewati jembatan ini harus ekstra hati-hati, kalau salah sedikit akan jatuh ke sungai.

Sejumlah warga menyatakan sangat mengharapkan jembatan tersebut cepat diperbaiki sebelum ada jorban jiwa.

“Kalau bisa diperbaikilah, Pak, biar bisa lewat. Bapak tengoklah  salah sikit pasti jatuh ke sungai, kalau saya gak berani lagi menyeberangkan harus minta tolong ke pengendara yang lain,” ucap Indah (25) salah satu warga perempuan yang sedang melewati jembatan itu.

Hal senada juga disampaikan Anto (45) warga Batahan Selatan yang mengharapkan jembatan tersebut cepat diperbaiki karena takut kalau anaknya yang sekolah di Sinunukan terjatuh.

“Harapan cepat diperbaiki, Pak. Awak was-was kalau anak pigi sekolah, kalau kita bisalah yang takut kita kan anak-anak ini” katanya.

Peliput : Horsik

Editor  : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Sumut Desak PTPN 4 dan Bank Mandiri Transparan di Batahan, Madina

    DPRD Sumut Desak PTPN 4 dan Bank Mandiri Transparan di Batahan, Madina

    • calendar_month Jumat, 15 Jan 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Anggota Komisi B DPRD Sumut, H. Fahrizal Efendi Nasution,SH meminta PTPN 4 menyerahkan hak rakyat Batahan, Mandailing Natal. Politisi asal Madina ini juga mendesak Bank Mandiri membuka data pencairan uang senilai Rp. 84 M yang dipakai untuk pembiayaan operasional kebun KUD Pasar Baru Batahan seluas 1.700 – 1.726 Ha. Apalagi semenjak dini, KUD Pasar […]

  • Ahmad Patra Keluar Ponpes Tanpa Izin

    Ahmad Patra Keluar Ponpes Tanpa Izin

    • calendar_month Kamis, 2 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIPIROK- Sejak 16 Nopember 2010 lalu, Ahmad Patra Hutagalung (14), santri kelas IV Pondok Pesantren (Ponpes) KH Ahmad Dahlan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan meninggalkan ponpes dengan alasan tidak jelas. Bahkan, Ahmad Patra tidak mengantongi izin keluar dari wilayah ponpes. Direktur Ponpes KH Ahmad Dahlan Sipirok, Jalaluddin Pane SH melalui Wakil Direktur Bidang Kesiswaan, Kemis SPd […]

  • Harga TBS di Madina Semakin Membaik

    Harga TBS di Madina Semakin Membaik

    • calendar_month Selasa, 26 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Harga tandan buah segar (TBS) sawit di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terus membaik. Dan dalam dua minggu terakhir, harganya kembali mengalami kenaikan Rp50 per kilogramnya dari sebelumnya Rp1.100 menjadi Rp1.150 per kg. Demikian dikatakan Sugeng (37), petani sawit warga Sinunukan, Kecamatan Sinunukan, kepada MedanBisnis, Senin (25/10) di Panyabungan. Disebutkannya, harga jual TBS sebesar Rp1.150 […]

  • Bansos Sumut di Madina Terkendala Indomie

    Bansos Sumut di Madina Terkendala Indomie

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Hingga kini Pemkab Madina belum mampu menuntaskan penyaluran bansos tahap I dari Pemprov Sumut di Kecamatan Panyabungan, Madina. Pemkab Madina menyatakan pasokan Indomie belum cukup, penyebab kendala penyaluran. Mie instan merek Indomie dijadikan salah satu bahan pangan dalam paket bantuan sosial (bansos) itu selain beras, minyak makan dan gula putih. “Indomie […]

  • KPU Madina Umumkan Syarat Dukungan Calon Indevenden

    KPU Madina Umumkan Syarat Dukungan Calon Indevenden

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mandailing Natal (Madina)  mengumumkan syarat dukungan bagi calon bupati/wakil bupati perseorangan atau indevenden pada  Pilkada Madina 2015. Pengumuman itu tertuang dalam surat KPU Madina Nomor 131 /KPU-KAB-002.434826/V /2015  tanggal 24 Mei 2015 Tentang Pengumuman Penyerahan Syarat Dukungan Calon Perseorangan Pada Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Mandailing […]

  • Harga Karet Turun, Ini Penyebabnya

    Harga Karet Turun, Ini Penyebabnya

    • calendar_month Kamis, 8 Sep 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Harga karet mentah di Panyabungan, Mandailing Natal, Sumatera Utara mengalami penurunan dalam dua pekan terakhir. Pada perdagangan Kamis (8/9/2022) di Gunungtua Iparbondar, Panyabungan, harga tertinggi Rp8.200 per kilogram. Terrendah Rp6.500 per kilogram. Padahal Kamis pekan lalu, pengakuan para petani, harga masih berada di Rp9.000 per kilogram untuk harga tertinggi, dan Rp7.800 […]

expand_less