Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

Teror via SMS, Wanita Mengaku Istri Mantan Pejabat Pemkab Madina Dilapor ke Polisi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 20 Mei 2017
  • print Cetak

 

Surat tanda penerimaan laporan Basrah yang diterbitkan Polres Sidimpuan

Sumber : Harian Medan Bisnis / Editor : Dahlan Batubara

 

SIDIMPUAN (Mandailing Online) – Seorang wanita mengaku istri mantan pejabat Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dilaporkan ke polisi oleh Basrah Gabe Siregar (50), warga Jalan T Umar, Padangsidimpuan.

Demikian dilansir Harian Medan Bisnis Daily.com edisi 20 Mei 2017. Hanya saja, status wanita itu belum diketahui. Wanita ini melakukan teror SMS melaui nomor HP 08122415#### kepada keluarga Basrah.

Isi SMS itu menyangkut peringatan kepada Basrah agar Basrah menjaga istrinya supaya tak mengejar pria berinisial H mantan pejabat Pemkab Madina.

Basrah mengaku tak terima dirinya dan keluarganya dihina melaui SMS dan telepon.

“Kita tidak menerima penghinaan yang dilakukan mengaku istri mantan pejabat Madina H menggunakan No Hp 08122415#### itu, ” kata Basrah di rumahnya, Jumat (19/05/2017) yang dilansir Harian Medan Bisnis.

Dikatakannya, penghinaan pedas yang diterimanya sangat membuat keluarganya merasa terpukul dan rendah.

“Kau jaga istri kau itu agar jangan mengganggu laki orang. Atau kau jual istri kau sama si H, makanya kau diam istri kau mengancam si H agar masih mau samanya,” kata Basrah membacakan isi SMS yang dikirim mengaku dari istri H.

“Dan tuduhan lainnya yang tidak pantas dan tidak senonoh, ” kata Basrah lagi.

Menurut Basrah, isi SMS itu sangat menghina martabat dan harga dirinya sebagai suami.

“Ini tidak bisa saya terima karena itu saya melaporkan hal itu ke pihak kepolisian, ” ucap Basrah.

Basrah menjelaskan, sebelum membuat laporan ke Polres Padangsimpuan, ia sempat bertemu dengan H dan mengajak ke rumahnya. Sambil menangis H meminta maaf dan mengaku sedang dilema atas jabatannya.

Menurut Basrah, penghinaan itu terjadi pada Kamis (06/04/2017), sekitar pukul 13.53 WIB. Ia ditelepon H menanyakan isi SMS yang dikirimkan sebelumnya.

“Saat itu terdengar suara seorang wanita menyahuti dengan cacian dan makian yang persis sama dengan isi SMS melalui 08122415**** dan tetap mengaku sebagai istri H,” ujarnya.

Kasus penghinaan itu selanjutnya dilaporkan ke Polres Padangsimpuan sesuai nomor : STPL/162/IV/2017/SU/PSP tanggal 10 April 2017.

Polisi telah memeriksa beberapa saksi, di antaranya H dan I, istri Basrah.

Kasat Reskrim Polresta Padangsidimpuan, AKP Zul Efendi membenarkan pihaknya menerima laporan tersebut.

“Benar, laporannya sudah kita terima. Dan saat ini, kasusnya masih lidik,” ucapnya singkat.

Sejauh ini belum diketahui idenditas wanita yang melakukan terror via SMS itu.

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota Koramil 14 Kotanopan Bantah Terlibat Tambang Emas Ilegal Dikawasan TMBG Madina

    Anggota Koramil 14 Kotanopan Bantah Terlibat Tambang Emas Ilegal Dikawasan TMBG Madina

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Madina-Mandailing Online : anggota Koramil 14 Kotanopan inisial DT dan M membantah keras memback up atau terlibat dalam aktifitas tambang emas ilegal  yang ada di kawasan Taman Nasional Batang Gadis (TNBG) wilayah desa Batahan Kecamatan Kotanopan, Madina. Kepada wartawan, DT dan M menjelaskan informasi yang diterima redaksi dalam pemberitaan menyebut dugaan keterlibatan oknum anggota koramil […]

  • Mantan Sekda Madina: Tiga Alasan Memilih SAHATA

    Mantan Sekda Madina: Tiga Alasan Memilih SAHATA

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dukungan memenangkan Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 2, Saipullah Nasution-Atika Azmi Utammi Nasution (SAHATA) terus berdatangan. Terlebih dalam beberapa hari belakangan elektabilitas pasangan ini terus melejit. Kali ini dukungan datang dari mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Drs. HM Yusuf Nasution, MSi. Tokoh agama yang juga ketua Pimpinan Daerah […]

  • Pemkab Madina Harus Akui Keberadaan Masyarakat Adat

    Pemkab Madina Harus Akui Keberadaan Masyarakat Adat

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ULU PUNGKUT (Mandailing Online) – Sampai saat ini Mandailing Natal belum memiliki peraturan daerah (perda) tentang pengakuan masyarakat adat. Padahal keberadaan masyarakat adat dapat dibuktikan secara fisik dan historis. Ketiadaan perda ini merupakan hutang pemerintah daerah dan DPRD bagi masyarakatnya sendiri. Koordinator Umum Batang Pungkut Green Conservation (BPGC), Syafruddin Lubis Kamis (17/7/2014) menyatakan BPGC berkepentingan […]

  • Abdur Rahim Siregar Reses, Bagikan Nasi  ke Rumah Warga

    Abdur Rahim Siregar Reses, Bagikan Nasi ke Rumah Warga

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anggota DPRD Sumut dari PKS, Abdur Rahim Siregar melaksanakan reses di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Rabu (13/5/2020). Reses kali ini berbeda dengan sebelum sebelumnya karena situasi Covid-19. Selain menyerap aspirasi masyarakat, kegiatan pembagian nasi kotak juga dilakukan ke rumah rumah warga secara langsung. Abdur Rahim Siregar kepada wartawan mengatakan bahwa pembagian […]

  • Pemerintah Harus Hati-hati Memberi Izin Tambang

    Pemerintah Harus Hati-hati Memberi Izin Tambang

    • calendar_month Senin, 24 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kendati 70 % sumber pemasukan APBN berasal dari sektor pertambangan, pemerintah diharap untuk lebih berhati-hati dalam memberikan izin pertambangan bagi investor yang ingin melakukan eksplorasi tambang di daerah Indonesia, dengan mempertimbangkan aspek lingkungan dan kesejahteraan masyarakat sekitar. Itu ditegaskan Anggota Komisi VII DPR-RI, Jhonny Allen Marbun pada seminar bertajuk “Industri Pertambangan […]

  • Meneladani Politik Para Nabi dan Rasul

    Meneladani Politik Para Nabi dan Rasul

    • calendar_month Kamis, 19 Des 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

          Oleh : HM Jakfar Sukhairi Nasution   Politik dalam pandangan Islam bagian dari ibadah. Bagian dalam memperbesar kebaikan dan meminimalisir keburukan. Memudahkan urusan yang baik dan mempersempit ruang gerak keburukan. Intinya semua harus dalam panji amar ma’ruf dan nahi munkar melalui kekuasaan. Nabi Daud dan Sulaiman, mereka sebagai prototipe seorang penguasa yang […]

expand_less