Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Reses Ludfan Nasution dan Urgensitas Madrasah Bagi Generasi Muda

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 23 Mar 2018
  • print Cetak

Ludfan Nasution (bawah kanan) dan masyarakat Gunung Baringin dalam acara reses Ludfan Nasution di Kelurahan Gunung Baringin, Panyabungan, Madina, Jum’at (23/3/2018). (foto : Dahlan Batubara)

GUNUNG BARINGIN (Mandailing Online) – Anggota DPRD Mandailing Natal dari PKB, Ludfan Nasution,S.Sos melakukan reses di Kelurahan Gunung Baringin, Panyabungan Timur, Jum’at (23/3).

Wacana madrasah yg sangat vital dalam memupuk iman dan ilmu agama bagi generasi muda menjadi topik penting di reses ini.

Selain itu, aspirasi masyarakat menyangkut infrastruktur juga menjadi bahasan.

Reses berlangsung di halaman Madrastah Muhimmatul Islamiyah, Gunung Baringin.

Dalam penyampian di hadapan konstituen, Ludfan Nasution menyatakan bahwa peran madrasah sangat vital.

Sebab, ilmu agama hanya diperoleh di madrasah bagi generasi muda yang tidak menempuh pendidikan di pondok pesantren.

Karena tidak semua anak-anak kaum muslim yang masuk pesantren, maka peran madrasah di desa-desa menjadi sangat vital, bahkan menjadi satu-satunya lembaga pendidikan untuk menimba ilmu agama bagi generasi penerus.

Oleh karenanya, tak dapat dibayangkan bagaimana gambaran masyarakat 20-30 tahun mendatang jika peran madrasah kian terkikis.

Oleh karena itu, reses ini telah mengingatkan kita bahwa wajib masuk madrasah merupakan solusi urgen untuk menciptakan manusia yang seutuhnya di masa kini dan mendatang, menjamin generasi yang selamat di dunia dan akhirat.

“Kita semua harus mendukung setiap kegiatan di madrasah,” kata Ludfan.

Ludfan juga melihat perlunya terus diperhatikan kesejahteraan para guru madrasah,sebab pilihan mereka tidak berprofesi lain selain guru madrasah adalah suatu kenyataan yang harus diapresiasi.

Paparan Ludfan yang ringkas tentang posisi, fungsi dan vitalitas madrasah menjadi renungan bagi kaum muslim bahwa ilmu agama yang diperoleh anak didik di madrasah adalah merupakan yang sangat hakiki dan sangat wajib, sebab tanpa ilmu agama akan berakibat pada kosongnya aqidah, ibadah dan penguasaan syariah di kalangan kaum muslim di masa mendatang.

Peran madrasah yang demikian urgen tersebut menimbulkan daya dorong bagi kaum muslim untuk mengevaluasi kembali sendi-sendi kebutuhan dalam melanggengkan keberadaan madrasah di desa-desa, baik dari sisi regulasi di kalangan pemerintah maupun dukungan dari kalangan masyarakat luas.

Selain dihadiri masyarakat Kelurahan Kotasiantar, reses ini juga dihadiri pengurus Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) sejumlah kecamatan. FKDT merupakan organisasi kemayarkatan di bidang pendidikan keagamaan.

  1. Ridwan, ketua FKDT Panyabungan Timur dalam kesempatan itu mengungkapakan perlunya regulasi tentang pendidikan di madrasah. Dia berharap peraturan bupati Madina tentang wajib menempih pendidikan di madrasah agar ditingkatkan menjadi peraturan daerah. Termasuk memasukkan insentif guru-guru madrasah untuk di-perda-kan.

Disi sisi lain, di reses itu juga dicuatkan berbagai aspirasi dari konstituen yang umumnya menyangkut infrastruktur.

Khoiruddin, perwakilan masyarakat Gunung Baringin menyampaikan bahwa kelurahan itu saat ini membutuhkan pembangunan bronjong di tepian sungai yang melintasi pemukiman itu. rehabilitasi parit di dalam pemukiman. Lainnya, insentif pengurus jenazah serta mendefenitifkan Lurah yang saat ini masih pelaksana tugas dan berdomisili di Pidoli, Panyabungan.

 

Peliput : Dahlan Batubara

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pariwisata dan Budaya Dalam Diskusi Pemuda Mandailing

    Pariwisata dan Budaya Dalam Diskusi Pemuda Mandailing

    • calendar_month Senin, 15 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kebudayaan bisa dimaknai sebagai basis pariwisata. Pariwisata bukanlah ‘predator’ pemangsa kebudayaan, namun menempatkan pariwisata  menjadi fasilitator dan agen kebudayaan. Agen yang dimaksud adalah mengangkat eksistensi budaya ke tingkat yang tinggi dengan cara mengeksplorasi nilai-nilai budaya, bukan mengeksploitasi (memperalat atau memeras) budaya. Dengan demikian, industri pariwisata tidak lagi meletakkan budaya sebagai sub-ordinasi, melainkan sebagai orientasi nilai […]

  • Biaya Penerbitan Sertifikat Tanah Capai 1,2 Juta

    Biaya Penerbitan Sertifikat Tanah Capai 1,2 Juta

    • calendar_month Senin, 18 Mar 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Biaya penerbitan sertifikat tanah 1.000.000 hingga 1.200.000 rupiah. Akibatnya warga menjerit. Sejumlah warga Desa Air Apa, Kecamatan Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengungkapkan, aparat desa mematok target rupaiah itu untuk pengurusan satu sertifikat tanah. Padahal, pemerintah pusat sudah menegaskan bahwa biaya penerbitan sertifikat gratis alias tak ada pungutan biaya. “Kami […]

  • Tambang Emas Ilegal Di Sipogu dan Rantobi Madina Bebas Beroperasi.Warga Minta Kapolres Baru Bertindak

    Tambang Emas Ilegal Di Sipogu dan Rantobi Madina Bebas Beroperasi.Warga Minta Kapolres Baru Bertindak

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Batangnatal ( Mandailing Online ): Aktifitas tambang emaa ilegal dengan menggunakan alat berat jenis excavator di wilayah Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara masih beroperasi bebas. Dugaan kuat, aktifitas pelaku tambang emas ilegal ini bebas beroperasi karena memiliki stabil pada oknum tertentu. Pantauan dilapangan, di desa Sipogu, ada aktifitas alat berat terpantau melakukan […]

  • Anggota DPRD Sumut Ti Aisah Ritonga Reses Ke Madina

    Anggota DPRD Sumut Ti Aisah Ritonga Reses Ke Madina

    • calendar_month Rabu, 8 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan MO- Anggota DPRD Propinsi Sumatera Utara dari Partai Demokrat Ti Aisah Ritonga SE reses ke Madina berpusat di Aula Kantor Camat Siabu, Rabu (8/2). Persoalan infrastruktur jalan menjadi bahan aspirasi dari warga kepada Ti Aisah. Selain itu, tapal batas antara Kabupaten Mandailing Natal dengan Tapanuli Selatan juga menjadi bahasan. “Tapal batas antara ini sudah […]

  • Kadin Sumut Sambut Positif Pembukaan Jalur Madina-Palas

    Kadin Sumut Sambut Positif Pembukaan Jalur Madina-Palas

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

          PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Rencana pembukaan lanjutan jalur Madina-Palas disambut positif Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Utara. Wakil Ketua Kadin Sumut Wilayah Pantai Barat Sobir Lubis, Selasa (10/6/2025) menyatakan jalur ini kelak memiliki daya dukung bagi perekonomian Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dan Kabupaten Padang Lawas (Palas) secara khusus dan kawasan Tapanuli […]

  • Inspektorat Madina Lakukan Penyelidikan

    • calendar_month Kamis, 6 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Inspektorat Mandailing Natal mengaku saat ini tengah melakukan penyelidikan terhadap kasus pemecatan sekitar 20 petugas kebersihan kota Panyabungan. Kepala Inspektorat Madina Marwan Siregar menjawab wartawan, Selasa (4/6/2013) menyatakan pihaknya masih bergerak mengumpul bukti-bukti. Dia juga membenarkan bahwa pihak Pemkab Madina sudah menerima surat Inspektorat Sumut atas nama Gubernur Sumut terkait pemecatan […]

expand_less