Jumat, 28 Agu 2026
light_mode

Air Terjun Sariawan, Wisata Alam Simangambat

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 7 Jul 2018
  • print Cetak

Air Terjun Sariawan di Simangambat, Siabu

 

Air Terjun Sariawan, adalah salah satu dari sejumlah air terjun yang ada di Simangambat Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara.

Tentu nama Sariawan tidaklah asing bagi telinga kita, tetapi kenapa harus dikaitkan dengan air terjun? Warga mengatakan keindahan air terjun ini seperti gambaran air terjun yang ada di salah satu produk kemasan obat sariawan (panas dalam), sangat mirip, ungkap warga.

Yanri Lubis, salah seorang warga setempat bercerita di daerahnya banyak air terjun dengan berbagai keunikan, baik dari nama maupun keindahannya, diantaranya Air Terjun Sariawan, Sijornih, Sampuran Sambilan, Alahan Kae, Rura Salak, Batu Madinding, Rura Loba, Rura Batu, Muara Sada, Rura Empat Ratus, Sampuran Es “dan masih banyak yang belum punya nama”, ungkapnya di Simangambat, pekan lalu.

Akses menuju lokasi air terjun Sariawan ini belumlah seperti yang dibayangkan layaknya objek wisata yang telah dikemas dengan baik.

Dari kota Panyabungan (ibu Kota Kabupaten Madina) kita dapat menumpang angkutan kota menuju Kelurahan Simangambat Kecamatan Siabu. Setibanya, anda dapat bertanya kepada warga arah menuju Air Terjun Sariawan.

Nah, jika anda hoby berjalan kaki sambil mengabadikan suasana perkebunan karet  Aek Nabara dan pertanian masyarakat, silahkan saja dan kemungkinan tiba sekitar satu setengah jam melalui jalan tanah.

Tetapi alternatif tercepat bisa menggunakan jasa sewa ojek lokal jenis sepeda motor dengan bayaran sistem tawar menawar, anda akan diantarkan sampai ketujuan dengan waktu tempuh kurang dari satu jam saja.

Miswaruddin, warga setempat menceritakan bahwa lokasi wisata Air Terjun Sariawan ini belumlah dikelola dengan baik oleh Pemerintah setempat dan bahkan belum pernah terekspos dengan baik sehingga tidak banyak yang tahu,” semoga kedepannya Pemerintah terkait dapat membantu memperhatikan temuan para pemuda ini dan bisa bekerjasama untuk mengelolanya dengan baik dan mengenalkannya ke wisatawan”, ungkapnya.

Kiranya kita juga berharap kepada pemerintah setempat untuk menjaga seluruh air terjun ini, mendaftarkannya sebagai tujuan objek wisata di Madina yang dikelola Pemerintah Desa, membantu membuka akses jalan menuju lokasi wisata dan bahkan memberi nama baru agar lebih menarik bagi wisatawan.

Penulis : Asri/Syahren

Fhoto: Adnan Saleh (Madina Pos)

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Daftar Tunggu Calon Haji Madina Tembus Tahun 2027

    Daftar Tunggu Calon Haji Madina Tembus Tahun 2027

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Daftar tunggu calon jemaah haji di Mandailing Natal  sampai saat ini sudah mencapai tahun 2027. Hal ini berdasarkan estimasi dari jumlah calon jemah haji Madina yang sudah mendaftar  mencapai 6431 orang. Demikian diungkap Kepala Kementerian Agama Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Drs. Muskin Batubara, M.Pd didampingi Kasi Haji Ahmad Zainul Khobir […]

  • SK Penugasan Tengku Erry jadi Plt Gubernur Sudah Diteken Mendagri

    SK Penugasan Tengku Erry jadi Plt Gubernur Sudah Diteken Mendagri

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo telah menandatangani surat penugasan Wakil Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi, menjalankan tugas gubernur, pascapenahanan Gatot Pudjo Nugroho yang berstatus tersangka kasus dugaan suap hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan. “Setelah menerima pemberitahuan dari KPK, surat sudah kami siapkan. Prinsipnya juga sudah disiapkan. Hari ini […]

  • Madrastah Kotasiantar Gagas Pendirian Tsanawiyah Plus

    Madrastah Kotasiantar Gagas Pendirian Tsanawiyah Plus

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tahun Ajaran 2014/2015 menjadi sangat istimewa bagi masyarakat Kelurahan Kotasiantar, Panyabungan, Mandailing Natal. Dinamika pendidikan madrastah yang selama ini dikelola sendiri oleh masyarakat terus berprogres membaik. Selain dapat menamatkan sebanyak 98 murid MDTA Islamiyah Darussalam Kotasiantar, lembaga pendidikan swadaya masyarakat ini juga mewisuda sebanyak 64 anak didik Rohudotul Athfal  Darussalam. […]

  • Pj Bupati Madina akan Panggil PT GLP

    Pj Bupati Madina akan Panggil PT GLP

    • calendar_month Sabtu, 30 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Pj Bupati Mandailing Mandailing Natal (Madina) Aspan Sofyan akan memanggil PT Gruti Lestari Pratama (GLP) terkait belum jelasnya kebun plasma terhadap masyarakat. Demikian disampaikan Kabag Humas Taufik Lubis kepada MedanBisnis, Rabu (27/10), di Panyabungan. Menurut Taufik, persoalan plasma merupakan hal yang wajib bagi setiap perusaan perkebunan yang diperuntukkan untuk mesyarakat sekitar. Apalagi, perusahaan itu […]

  • Disdik Madina kutip dana sertifikasi?

    Disdik Madina kutip dana sertifikasi?

    • calendar_month Senin, 24 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Keterbukaan Informasi Publik (KIP) di jajaran pegawai negeri sipil (PNS) Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sangat tertutup. Apalagi, terkait kasus dugaan pengutipan dana sertifikasi, insentif dari gubernur dan dan non sertifikasi kepada guru. Sehingga terkesan terciptanya sarang korupsi. Salah seorang guru yang telah bersertifikasi, mengungkapkan pada awalnya mereka tidak setuju adanya […]

  • Buntut Laporan Polisi Kades Sirambas, 7 Warganya Diperiksa Polisi

    Buntut Laporan Polisi Kades Sirambas, 7 Warganya Diperiksa Polisi

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kasus 7 orang warga Desa Sirambas, Kecamatan Panyabungan Barat yang dilaporkan Kadesnya sebab rusak kantor Desa masih terus bergulir di kekepolisian. Warga Desa sebut Kades tak obyektif. Selasa Kemarin, (15/10) 3 (Tiga) Warga Desa itu diperiksa kepolisian untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Hal itu disampaikan Taufik salah seorang suami terduga pelaku. […]

expand_less