Kamis, 16 Jul 2026
light_mode

IPM Muhammadiyah Siabu dan NNB Desa Hutapuli Bantu Korban Ulupungkut

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 22 Okt 2018
  • print Cetak

 

NNB Hutapuli (kiri) dan IPM Muhammadiyah Siabu (kanan) dalam aksi mengmpulkan sumbangan masyarakat untuk korban Muara Saladi

 

Laporan : JAKFAR NASUTION – Siabu

Dari Abi Hurairah Rahdiallohuanhu, Nabi shallahu alaihi wassalam bersabda “Siapa siapa yang melapangkan satu kesusahan dunia dari seorang mukmin, maka Allah akan melapangkan darinya satu kesusahan di hari Qiamat. Siapa-siapa memudahkan urusan orang yang kesulitan (dalam masalah hutang) maka Azza Wajalla memudahkan baginya dari kesulitan di dunia dan akhirat” (Hadist).

Sebagai manusia mahluk sosial  seharusnya kita mampu mengimplementasikan hadist tersebut di dalam kehidupan sehari-hari untuk terbiasa dapat merasakan penderitaan beberapa sudara kita untuk ditotolong guna meringankan beban hidup mereka.

Seperti halnya yang telah dilakukan Ikatan Pelajar Muhammadiyah Kecamatan Kecamatan Siabu  serta Naposo Nauli Bulung Desa Hutapuli Kecamatan Siabu mengumpulkan dana bantuan untuk korban bencana di Desa Muara Saladi, Ulupungkut.

Dua organisasi itu melakukan aksi mengumpulkan sumbangan dari masyarakat untuk disalurak kepada korban bencana alam di Ulupungkut. Aksi itu dilakukan pekan lalu.

Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 14 Siabu, Ali Basrah, Senin (22/10/2018) menyatakan bahwa aksi IPM Siabu itu sangat memiliki nilai yang bagus dalam dimensi solidartas terhadap korban banjir bandang Muara Saladi, Ulu Pungkut.

berita terkait :  12 Orang Wafat di Banjir Bandang Ulupungkut

Sumbangan yang berhasil dikumpulkan telah diserahkan kepada IPM Kabupaten Mandailing Natal di Panyabungan pada Rabu lalu untu selanjutnya diteruskan kepada keluarga korban di Muara Saladi.

Siti Halijah seorang siswa yang ikut berpartisipasi mengumgkapkan rasa syukurnya telah ikut serta menyumbangkan tenaganya demi mengumpulkan dana untuk korban bencana di Muara Saladi, “walaupun di tengah terik panasnya matahari kami tetap tegar, karena kami punya perinsif derita yang kami alami ini tidak sebanding derita yang telah dialami sudara kita yang telah kena bencana ini, makanya kami tetap tegar saat mengmpulkan bantuan masyarakat,” ungkapnya.

Bahri Efendi, salah satu tenaga pendidik di sekolah ini mengungkapkan, “betapa bangganya kami punya siswa yang mampu dapat merasakan beban penderitaan suadara-sudara kita yang berada di Desa Muara Saladi,” katanya.

Ditempat terpisah, tidak kalah menariknya lagi, Hanafi Kepala Desa Hutapuli memerintahkan kepada aparatnya dan anggota Naposo Bulung dan Nauli bulung agar bersinergi dalam rangka mengumpulkan dana bantuan untuk bencana di Muara Saladi, Ulupungkut.

“Dengan mendatangi warga demi mengumpulkan bantuan dan mengumpul bantaun dari pelintas jalan raya demi meringankan penderitaan korban Muara Saladi.  Dan ini adalah bentuk solidaritas kami sebagai  pemerintah desa dan warga Desa Hutapuli untuk warga Desa Muara Saladi,” katanya.

Hanafi mengungkapkan, beban yang mereka alami ini sangat lah berat, “kita sesama manusia tidak elok kalau tidak ikut membantu mereka, sementara kalau kita lihat dari sisi kekeluargaan mereka masih ada kaitannya dengan warga desa kita ini.

Bantuan yang terkumpul oleh Naposo Nauli Bulung Hutapuli ini dihantar ke Muara Saladi pada Sabtu (20/10).***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 3 Pebruari Lubuk Larangan Tano Bato Dibuka

    3 Pebruari Lubuk Larangan Tano Bato Dibuka

    • calendar_month Senin, 28 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN, (MO) – Kabar gembira buat para mancing mania, pasanya 3 Pebruari nanti, akan dibuka Lubuk Larangan Tano Bato, Kelurahan Tano Bato, Kecamatan Padangsidimpuan (Psp Utara), Psp. Nantinya, Hasil penjualan tiket dari lubuk larangan ini akan digunakan untuk kepentingan sosial masyarakat sekitar. Ketua Panitia Amin Harahap Minggu (27/1) menuturkan, lubuk larangan ini sudah lama dijaga […]

  • ANTI KHILAFAH: DULU DAN KINI

    ANTI KHILAFAH: DULU DAN KINI

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Di Tanah Air, Khilafah terus diperbincangkan. Padahal pengusung utamanya, HTI, telah dibubarkan. Sepertinya, dalam jangka panjang, isu Khilafah—juga HTI—masih tetap akan dimainkan. Setidaknya untuk terus digoreng, dijadikan kambing hitam, atau sekadar untuk pengalih perhatian dari ragam persoalan yang gagal diatasi oleh rezim saat ini. Khilafah bahkan selalu dituding sebagai ancaman. Padahal jelas, ancaman itu datang […]

  • Buku: Tuanku Rao, Terror Mazhab Hambali di Tanah Batak (1)

    Buku: Tuanku Rao, Terror Mazhab Hambali di Tanah Batak (1)

    • calendar_month Minggu, 16 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    DITARIK DARI PEREDARAN TAHUN 1964 Disunting: Dame Ambarita Judul bukunya cukup panjang: Pongkinangolngolan Sinambela gelar Tuanku Rao, Teror Agama Islam Mazhab Hambali Di Tanah Batak 1816-1833. Buku yang menghebohkan tahun 1964 ini sempat ditarik dari peredaran. Tentu saja, buku langka di pasaran, bahkan sempat dihargai Rp1,5 juta. Oleh penerbit berbeda, Juni 2007, buku yang mengungkap […]

  • Sempat Dibuka, Paripurna Ranperda RPJMD Diskors Tanpa Batas Waktu

    Sempat Dibuka, Paripurna Ranperda RPJMD Diskors Tanpa Batas Waktu

    • calendar_month Rabu, 9 Feb 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Setelah sempat dibuka beberapa menit dan Bupati Mandailing Natal H. M. Ja’far Sukhairi Nasution membacakan pidato nota pengantar Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tahun 2021-2026, Rapat paripurna Ranperda RPJMD diskors oleh pimpinan sidang Erwin Efendi Lubis sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Penskors-an rapat paripurna ini […]

  • KTNA Madina Rembug Perdana, Bahas 5 Issu Pertanian Perkebunan

    KTNA Madina Rembug Perdana, Bahas 5 Issu Pertanian Perkebunan

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Setelah dilantik bulan lalu, pengurus Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Mandailing Natal (Madina) melakukan rembug pertama, Kamis (24/4/2014) membahas sekitar 5 poin issu pertanian dan perkebunan. Upaya mengembangkan kembali jeruk maga di kawasan Sibanggor menjadi salah satu topik bahasan. Jeruk Maga yang sempat terkenal dari Madina sempat punah akibat serangan virus […]

  • Sorikmas Mining : Agar Ada Manfaat Ekonomi  di Huta Godang Muda

    Sorikmas Mining : Agar Ada Manfaat Ekonomi di Huta Godang Muda

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 5Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pihak manajemen PT. Sorikmas Mining (PT.SM) menyatakan bahwa pilihan Desa Huta Godang Muda sebadai titik pengangkutan logistik lebih pada upaya perusahaan memberikan lapangan kerja kepada penduduk setempat. Government and Media Relations Assitant Superintendent PT.SM, Lia Palupi Nasution, Kamis (17/10/2013) menyatakan adanya protes kaum ibu tentang penolakan desa itu sebagai titik lokasi […]

expand_less