Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Kejatisu Tahan 3 Tersangka Kasus Taman Raja Batu

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 24 Jul 2019
  • print Cetak

Kadis Perkim Madina Rahmadsyah Lubis digiring petugas Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumut, Rabu (24/7/2019). (Tribun Medan/Victory Arrival Hutauruk)

 

MEDAN (Mandailing Online) – Kejatisu resmi menahan 3orang tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan Tapian Sirisiri dan Taman Raja Batu, Rabu (24/7/2019).

Ketiga tersangka tersebut adalah Plt. Kadis Perkim Madina Rahmadsyah Lubis (49), Pejabat Pembuat Komitment (PPK) Dinas Perkim Madina 2017, Edy Djunaedi (42) dan ketiga adalah Akhyar Rangkuti (40) selaku PPK Perkim Madina tahun 2017 Khairullah.

Ketiga tersangka mulai diperiksa sejak pukul 09.30 WIB di ruangan Kasi Penyidikan di lantai hingga pukul 15.02 dibawa ke Klinik Holong Ni Roha untuk dilakukan pemeriksaan.

Seusai pemeriksaan, para terdakwa digiring kembali ke dalam gedung Kejati tepatnya di Ruang Aspidus Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu).

Di dalam ruangan para tersangka tampak menandatangani surat perintah penahanan dihadapan Aspidsus Irwan Sinuraya didampingi para kuasa hukumnya.

Setelah dari ruang Aspidsus, ketiganya langsung dibawa ke Mobil Tahanan Kejati Sumut untuk diangkut menuju ruang tahanan (Rutan) Tanjung Gusta Medan.

Kasi Penkum Kejati Sumut, Sumanggar Siagian menyebutkan dari pemeriksaan disimpulkan bahwa ketiganya terbukti terlibat dalam tindak pidana korupsi Tapian Siri-Siri dan Taman Raja Batu.

“Tim penyidik Kejati Sumut telah menetapkan tiga orang tersangka dan dari pagi telah memeriksa. Dan akhirnya menyimpulkan tersangka-tersangka tersebut untuk ditahan dari tim Penyidik. Dan telah menetapkan surat penetapan penahanan yang ditandatangani Kepala Kejati Sumut Fachruddin Siregar,” ungkapnya yang dikutip Tribun Medan.com edisi hari ini.

“Ketiga tersangka tersebut diduga telah melakukan tindak pidana korupsi dalam pengerjaan pembangunan Tapian Siri-Siri dan Taman Raja Batu Tahun Anggaran 2016 dan 2017 Dinas Perkim Kabupaten Madina (Mandailing Natal),” tambah Sumanggar.

Sumanggar membenarkan bahwa ketiga terdakwa tersebut yang terindikasi dalam korupsi terbesar senilai Rp 1,4 dari Rp4,7 miliar keseluruhan.

Sementara itu, media Medan Bisnis Daily mengutip Kasi Penkum Kejati Sumut, Sumanggar Siagian di kesempatan yang sama yang menyebutkan modus yang dilakukan para tersangka ini menurut tim penyidik yang melakukan pemeriksaan, yakni melaksanakan pembangunan di kawasan aliran sungai tanpa perencanaan dan ijin.

“Jadi mereka ini terindikasi melakukan proyek ini tanpa melalui tender atau lelang terbuka,” ujar Sumanggar dikutip Medan Bisnis Daily edisi hari ini.

“Untuk saat ini kita masih fokus ke Dinas Perkim ini dulu dan selanjutnya akan kita kembangkan,” bebernya lagi.

 

Sumber : Tribun Medan.com / Medan Bisnis Daily

Editor : Dahlan Batubara

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • PERANAN GORDANG SAMBILAN  DALAM KEGIATAN UPACARA HORJA GODANG  DI KOTANOPAN  (Bagian 1)

    PERANAN GORDANG SAMBILAN DALAM KEGIATAN UPACARA HORJA GODANG DI KOTANOPAN (Bagian 1)

    • calendar_month Rabu, 3 Okt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Abdul Majid (Mahasiswa Pascasarjana ISI Padangpanjang) Nursyirwan   (Dosen Jurusan Seni Musik dan Pascasarjana ISI Padangpanjang) Febri Yulika  (Dosen Jurusan Seni Musik dan Pascasarjana ISI Padangpanjang)     ABSTRAK Upacara Horja godang merupakan upacara adat perkawinan pada etnik Mandailing, dilaksanakan setelah seminggu acara akad nikah. Upacara Horja Godang dilaksanakan oleh masyarakat keturunan raja-raja di […]

  • Dirut RSU Panyabungan Juga Dipanggil KPK

    • calendar_month Rabu, 29 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Selain dua orang anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Ali Mutiara Rangkuti dan Muhammad Zein, Dirut RSU Panyabungan, Drg. Bida Sari juga dipanggil KPK. “Mereka diperiksa sebagai saksi untuk tersangka HB,” kata Juru Bicara KPK, Johan Budi, Selasa (28/5/2013). Satu orang lagi juga dipanggil sebagai saksi, yakni Raja Sahlan Nasution selaku […]

  • Pengumuman Proklamasi Kemerdekaan Pertamakali di Panyabungan

    Pengumuman Proklamasi Kemerdekaan Pertamakali di Panyabungan

    • calendar_month Senin, 21 Mei 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Catatan ini adalah hasil pencatatan terhadap penuturan lisan Almarhum Ibrahim Dalimunthe saat masih hidup di Medan tanggal 7 April 1995 yang dicatatat oleh Ir. M.Noor El Husein Dalimunte. Penuturan langsung dari pelaku di Panyabungan, Mandailing, Sumatera Utara pada hari-hari setelah kemerdekaan Indonesia diproklamirkan di Jakarta. Berikut ini hasil catatannya : Pada tanggal 18 Agustus […]

  • Kasus Dinas Kesehatan Madina Diadukan Saja ke KPK

    Kasus Dinas Kesehatan Madina Diadukan Saja ke KPK

    • calendar_month Kamis, 14 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Warga Panyabungan mendesak Aliansi Rakyat Peduli Madina mengadukan kasus di Dinas Kesehatan Mandailing Natal ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Desakan itu disampaikan sejumlah warga kepada Mandailing Online, Kamis (14/7/2017). “Apabila  penanganan kasus-kasus Dinas Kesehatan ini mentok di Kejaksaan Agung, maka kita mendesak Aliansi Rakyat Peduli Madina melanjutkan pengaduan itu ke KPK […]

  • Koperasi dan UKM di Padangsidimpuan Tak Bertumbuh

    Koperasi dan UKM di Padangsidimpuan Tak Bertumbuh

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Sidimpuan, – Dinas Perindustrian, Perdagangan dan UKM Kota Padangsidimpuan hingga Sepetember 2013 mencatat tidak ada kelompok koperasi masyarakat yang bertambah. Saat ini jumlah koperasi yang tercatat hanya 196 kelompok. Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan UKM (Disperindag) Kota Padangsidimpuan melalui Kabid Koperasi, Ir Ridoan Pasaribu kepada MedanBisnis mengatakan, tahun 2013 ini tidak ada koperasi masyarakat yang […]

  • Arus Banjir Berlumpur

    Arus Banjir Berlumpur

    • calendar_month Sabtu, 18 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Seorang perempuan penduduk Desa Muara Batang Angkola, Kecamatan Siabu, Mandailing Natal, Sabtu (18/12/2021) berjalan di genangan arus banjir berlupur di pemukiman. Pemukiman desa ini berada di kawasan pinggiran Sungai Batang Gadis sehingga luapan air sungai yang sampai ke pemukiman ini sangat pekat bercampur lumpur. Foto: Jakfar Nasution

expand_less